
Di sisi lain, Leon membawa Bella berkeliling taman bermain. terlihat Bella begitu bahagia melihat semua permainan. Bella ingat, terakhir kali dia kesini ketika berusia lima tahun. itu untuk pertama kalinya dia diajak ayahnya ke taman bermain. dan itu sudah berlalu tujuh belas tahun. andaikan dulu ayahnya tidak bangkrut mungkin dia sekarang masih bisa bermain di manapun dia mau.
"Tuan.. mari lihat itu." kata Bella sambil menunjuk atraksi didepannya.
"emm.. Bella tunggu." kata Leon.
"ya Tuan.."
"Bella.. kita sedang jalan berdua sekarang. akankah kamu tetap memanggilku Tuan?"
"tapi kan anda memang Tuan saya." kata Bella heran.
"No. mulai sekarang jika hanya ada aku dan kamu, berdua, panggil aku kakak Leon. jangan panggil aku tuan."
"Tidak Tuan. nanti Madam dan Nyonya bisa marah jika mendengar." tolak Bella.
"kan tadi aku bilang kalau hanya berdua, itu artinya saat tak ada Queen dan Diana. paham!"
"Tapi.."
Cup.
Leon mengecup pipi Bella membuat Bella mematung. matanya menatap kedepan dengan pandangan kosong. jantungnya berdetak tak karuan. baru pertama kali dia mendapatkan kecupan dari seorang lelaki. dan kenapa harus tuannya yang memberinya kecupan.
"kalau kamu berani membantah, maka aku akan menghukummu dengan itu. membantah sekali, cium sekali. dan kalau kamu sampai memanggilku Tuan lagi jika hanya berdua, maka aku akan menghukummu dengan mencium ini." kata Leon sambil memegang bibir Bella. membuat Bella mengangguk.
Dia bingung dengan kondisi sekarang. dia tahu kalau tuannya itu menikah. tapi kenapa tuannya bersikap begitu romantis dan mesra kepadanya. bukankah ini salah? bukankah ini tidak seharusnya terjadi? kalau sampai Diana tahu bukankah nanti dia pasti di cap sebagai wanita penggoda?
***
Angela masih bercakap-cakap dengan Sam saat salah satu bodyguard nya menghampirinya dengan membawa benda pipih di tangannya.
"Madam, ada pesan dari salah satu pengawal yang Anda suruh untuk mengikuti Tuan Leon." kata bodyguard itu.
Angela menerima HP itu dan melihat pesan yang dikirim. ternyata sebuah gambar. Sam yang penasaran pun juga ikut melihat. disana terlihat jelas bagaimana perlakuan Leon kepada Bella yang begitu romantis. Leon menggandengnya dan memberi perlindungan untuk Bella. bahkan di slide terakhir foto yang di kirim, mata Angela dan Sam terbelalak. mereka melihat Leon mencium pipi Bella.
"akankah jalan ini yang terbaik untuk mereka Bang? aku takut kalau perasaan Leon hanya sekedar pelampiasan karena kesepian?" katanya.
"Kalau menurutku tidak Queen. Leon beneran suka sama Bella. aku bisa melihat dari tatap mata menyejukkan yang Leon berikan untuk Bella. sampai detik ini sudah menunjukkan berapa seriusnya ucapan Leon." komentar Sam.
"tapi bagaimana dengan Diana? merek sbelum bercerai." kata Angela.
"kalau untuk itu, biar aku yang atur. akan ku atur seseorang untuk membuntuti nya. aku kenal seorang mata-mata hebat di kota ini." usul Leon..
"Terimakasih Bang."
Deg..
Sam melihat Queen tersenyum dengan manisnya. senyum itu begitu mengingatkan tentang Angela. Tapi dia Queen Sam, bukan Angela. tapi dia akan menjadi Angela untukmu.
***
Di sebuah kapal pesiar, Diana masih menikmati liburannya. dia sedang bermain di kolam renang bersama para sosialita nya.
"Hai jenk.. gak papa nih kalau ninggalin suami selama seminggu? gak dicariin kamu?" kata temannya kepada Diana.
"Gak lah.. biar aja. dia sibuk kerja tak pernah ada waktu buatku. lagian aku juga udah gak cinta sama dia. yang aku ingin hanya hartanya saja dan statusku sebagai Nyonya muda keluarga Wang. itu membuat perusahaan papa berkembang pesat." kata Diana kemudian matanya menangkap sosok seorang lelaki yang kelihatan berjalan kesini.
"Di, itu Lucas Kennedy. bukannya itu adiknya Tuan Jhon Kennedy ya." tanya temannya.
"iya, dia adik sepupu Tuan Jhon." kata Diana yang melambaikan tangannya untuk Lucas agar Lucas menghampirinya.
"Sayang.. aku cari kemana aja ternyata kamu disini." kata Lucas yang mendekati Diana dan langsung duduk disamping Diana memeluk pinggang Diana dengan protektif.
"kan tadi aku sudah bilang sayang kalau mau ke atas untuk berenang, kamu aja yang terlalu lelap tertidur." katanya.
"hei.. aku lelah sayang, semalam kamu begitu menggairahkan." bisik Lucas ditelinga Diana dengan begitu sensual membuat Diana merinding.
"Tuan, Nyonya.. mohon perhatiannya kalau bermesraan jangan disini. kasihanilah aku yang jomblo ini." kata teman Diana.
"makanya cari lelaki, di kapal ini kan juga banyak bule yang berkantong tebal, cukup untuk menghidupi mu selama seminggu disini. haha" kata Diana.
Tanpa ia sadari, ada seseorang yang tanpa sadar memotret nya. dia memotret Diana yang tengah mesra bersama Lucas. bahkan tak segan-segan Diana dan Lucas berciuman disana. lelaki iu awalnya tidak begitu memperhatikan Diana karena dia kesini ingin berlibur dengan kekasihnya juga. namun barusan dia mendapat email dari seorang sahabat di kampusnya dulu, meminta pertolongannya untuk memata-matai Diana yang kebetulan dia melihatnya di kapal ini.
***
Bella senang hari ini bisa berjalan-jalan ke taman bermain. dia membawa sebuah boneka panda besar pemberian Leon. mereka berdua pulang terlebih dahulu karena Leon ingin makan siang dirumah. dia ingin makan masakan Bella. sesuai janjinya, dia membelikan Bella lobster besar dan banyak untuk diberikan keluarganya. dan Bella besok ingin ambil libur sehari untuk kembali ke rumah keluarganya sebentar.
Saat sampai dirumah, Leon langsung membersihkan dirinya kedalam kamar. sedangkan Bella juga langsung kedapur untuk memasak makan siang untuk Leon. tanpa mengganti baju, dia langsung menggunakan celemek dan memasak untuk Leon. dia begitu suka memasak, oleh karena itu semua masakan yang dia buat pasti enak karena dia memasak menggunakan cinta dan ketulusan hati.
Saat sedang asyik memasak, Tiba-tiba dia dikagetkan dengan adanya seseorang yang memeluknya dari belakang. reflek dia memukul orang itu dengan sikunya.
"Awww.." ringis seseorang yang tak lain adalah Leon.
"aduh maaf maaf kak. aku gak sengaja." kata Bella sambil memegang pundak Leon.
"kamu ini. sakit sekali perutku Bella." kata Leon yang masih memegangi perutnya namun kini dia sudah bisa berdiri sedikit tegak.
"Habis kak Leon ngagetin aja sih." kata Bella sambil melanjutkan acara masaknya.
Leon kembali memeluk Bella dari belakang dan menaruh kepalanya di pundak Bella. Bella merasa risih dengan sikap Leon kepadanya.
"Kak lepasin, aku lagi masak. lagian gak enak dilihat orang kak." kata Bella menggerakkan pundaknya agar Leon melepaskannya. namun bukannya melepaskan, Leon malah semakin mengeratkan pelukannya.
"tidak akan aku lepaskan." kata Leon.
"Tuan Leon!" bentak Bella tiba-tiba. Leon yang tak suka mendengar Bella memanggilnya Tuan karena mereka sedang berdua pun langsung melepaskan Bella dan pergi berlalu tanpa berkata apapun.
Melihat itu, Bella langsung melanjutkan memasaknya sampai kina belas menit memasaknya selesai pun Leon belum kembali juga. Bella lalu mencarinya untuj menyuruhnya makan. Bella mencari kesegala penjuru rumah namun tak kunjung menemukannya. akhirnya saat Bella hendak ke kamar, dia melihat ruang kerja Leon terbuka. Bella melongok sebentar dan melihat Leon disana masih berkutat dengan layar laptopnya dengan ekspresi yang menakutkan bagi Bella.
"Kak, mari makan. makanan sudah siap. nanti keburu dingin." kata Bella.
Leon yang tadi sempat kesal dengan Bella dan bertambah kesal tatkala melihat sebuah gambar dari seseorang di laptopnya, seketika melihat senyum polos Bella membuat emosinya lenyap. Leon pun mengisenginya.
"oke aku akan makan dan memaafkan kesalahanmu tadi yang memanggilku Tuan. tapi dengan syarat."
"apa syaratnya kak?"
"syaratnya kamu duduk dipangkuan ku sekarang dan cium aku." kata Leon tegas.
"ha!?" Bella kaget mendengar apa yang dikatakan Leon.
"cepat lakukan jangan bengong aja. atau akan aku bilang sama Queen kalau kamu gak becus kerjanya. bengong terus." ancam Leon.
Mendengar nama Queen disebut, Bella langsung berjalan mendekati Leon. diapun Duduk dipangkuan Leon dan dengan malu dia mencium pipi Leon. senyum Leon pun mengembang. matanya kembali menatap foto yang ada di laptop. mata Bella pun ikut melihat dan matanya terbelalak melihat foto sepasang manusia sedang ciuman disana. Mata Bella kembali melotot saat dia mendengar perkataan Leon.
"itu kekasihnya Diana. dia pergi ke kapal pesiar itu dengan kekasihnya." kata Leon.
"Tapi kan kamu suaminya kak? kenapa dia berpacaran dengan lelaki lain?" tanya Bella.
"Dia selingkuh Bella, dia menyelingkuhiku. " kata Leon sambil mendekap Bella dan menyandarkan kepalanya di bahu Bella.
"tapi bukankah kita juga terlihat seperti selingkuh Kak?" kata Bella tiba mengingat apa yang sedang mereka lakukan sekarang.
"Bagiku tidak Bella. bagiku kamu seperti istriku. kamu yang melayani ku, kamu yang merawatku saat aku sakit. dan mulai malam itu aku sudah tak pernah menganggap Diana istriku. hanya kamulah istriku Bel." kata Leon sendu.
"tapi kan Kak, kalian masih terikat hubungan suami istri yang sah." kata Bella.
"secepatnya akan aku urus perceraiannya. tapi aku mohon, jangan pergi tinggalkan aku Bella. aku mencintaimu. sungguh.. sungguh mencintaimu." kata Leon.
Bella tertegun mendengarnya. Leon mengungkapkan rasa cintanya. dada Bella mendesir. semacam ada kupu-kupu yang memenuhi dadanya. dia melihat kearah Leon yang juga menatapnya. tatapan mereka semakin dalam. menyiratkan perasaan mereka masing-masing. dari awal Bella juga sudah menaruh hati untuk Leon.
Namun sebelum rasa cinta itu terpupuk, Bella sudah ingin menyudahinya, karena baginya dia tak pantas mendapatkan Leon. namun setelah mendengar apa yang Leon katakan tadi, dia pun berniat agar bisa mempertahankan hubungan yang sebenarnya terlarang ini.
Entah siapa yang memulai, namun kini keduanya saling berciuman. Leon m*****t bibir mungil Bella. mereka berciuman begitu mesra dan hangat. perlakuan Leon yang begitu lembut membuat Bella terbuai akan sikap Leon yang terlihat begitu mempesona.
***
**Sebelum lanjut cerita nih, aku baca ada yang komen pemeran utamanya Angela, jadi minta cerita Leon jangan panjang - panjang. sebenarnya salah. saya membuat season dua ini untuk bercerita tentang kisah cinta para anak Jackson dan Elsa. yaitu Angela, Leon, dan Rere. jadi ya wajar kalau saya membuat cerita Leon.
Kalau yang merasa tak suka chapter Leon dan Diana boleh di skip saja. saya tidak mempermasalahkan. bagi yang masih setia dengan alur yang saya buat terimakasih.
Mohon dukungannya agar saya semakin sering untuk update agar kalian tidak menunggunya**.