
Sepeninggalan Jackson, Rere pun keluar dari ruangan itu dengan emosi yang memuncak. diluar dia menemui Sam. dia tersenyum melihat Sam.
"bang, bang sam."sapa Rere.
"Rere..."
"bang... abang yakin itu anak abang? abang gak curiga kalau itu anak lelaki lain?" kata Rere menghasut Sam.
Sam mengernyit heran. kenapa Rere bersikap seperti ini kepada kakaknya. padahal selama dua bulan ini dia dekat bahkan ber0acaran dengan Rere, dia merasa Rere itu gadis yang lemah lembut dan tak mungkin tega untuk melukai kakaknya. karena setiap Rere menceritakan tentang keluarganya itu terlihat seperti begitu sayang kepada kedua kakaknya.
"kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu Re?" tanya Sam
"ya aku cuma berpikir positif aja bang. wanita mana sih yang pernah tidur dengan satu cowok lalu bisa betah tidak tidur dengan cowok lain. apalagi kalau sehabis tidur dengan cowok kaya pasti akan mendapatkan semua yang dia mau." kata Rere menjelekkan Angel.
"Kenapa kamu bisa berpikir Angel seperti itu? bukannya kamu adiknya?" tanya Sam.
"Adik ketemu gedhe maksud abang? aku kan cuma anak angkat keluarga Wang."
"pantes kamu tak tahu sifat Angela. dia tak akan seperti itu. bahkan aku orang pertama yang ada dihatinya. aku orang pertama yang memacarinya. aku orang pertama yang menciumnya. aku orang pertama yang menyentuhnya. dan aku orang pertama yang melakukan itu sampai dia hamil. aku tahu betul siapa Angel daripada kamu. Angel bukan wanita jal*ng seperti yang kamu maksud itu. justru aku bertanya sama kamu. semalam kita baru melakukan pertama kali, kamu bilang kamu belum pernah melakukan itu sama sekali, dan kamu bilang kamu pernah kecelakaan dalam olahraga jadi kamu sudah dinyatakan tidak pera**n oleh dokter. tapi aku sanksi kalau itu beneran. kamu terlihat lebih agresif dari para jal*ng yang pernah aku tiduri. apa jangan - jangan kamu itu bekas?" kata Sam dengan pedas membuat Rere tertohok.
Memang benar apa yang Sam katakan kalau Rere sudah tidak gadis semenjak kelas satu SMA. kegadisannya di ambil oleh mantan pacar pertamanya. semenjak itu Rere sering gonta ganti pasangan. tapi demi menutupi kelakuannya dia menutup diri dan terlihat seperti kutu buku yang selalu berada di perpustakaan.
"Kenapa diam? benarkan yang aku bilang? ternyata aku salah jatuh cinta kepada orang. mulai hari ini jangan pernah hubungi aku. pergilah dari kehidupanku dan Angel. aku akan menerima Angel dan anakku. dan aku harap kamu tidak mengganggu kehidupan kita." kata Sam meninggalkan Rere begitu saja.
Rere yang mendengar itu merasa tidak Terima dan pergi begitu saja dengan hati yang marah. dia pergi menuju apartemennya. Dia tak menyangka akan tertimpa sial seperti ini. namanya terancam keluar dari keluarga Wang. dia juga putus dari ATM berjalannya. yang tersisa hanya tabungan hasilnya ikut pemotretan sebagai model, mobil dan apartemennya.
Dia melajukan mobilnya ke apartemen. tapi yang didapati adalah barang - barangnya dikeluarkan paksa oleh suruhan Jackson. semua barangnya tak ada yang tersisa didalam.
"APA-APAAN INI!" teriak Rere melihat barangnya semua dikeluarkan.
"maafkan kami Nona. ini hanya perintah dari Tuan besar. anda harus segera keluar dari apartemen ini. dan ini ada titipan dari tuan besar." kata orang suruhan Jackson itu menyerahkan sebuah amplop.
Rere membukanya. perlahan dia membacanya.
Dengan ini saya, Jackson Wang menyatakan bahwa saudari Rezka Wang resmi dikeluarkan dari silsilah dan hak waris Keluarga Wang. dan untuk dispensasi nya saudari Rezka mendapatkan uang seratus juta rupiah.
"Gak... gak.. gak.. ini gak mungkin. aku jadi miskin. gak, aku gak mau jadi miskin. gak..." teriak frustasi Rere.
Dia tak menyangka akan jatuh sejatuhnya seperti sekarang. sekarang apa gunanya dia memakai bau dan barang bermerk kalau dia sudah tak punya nama dan tempat untuk tinggal. dia menghubungi temannya di club malam tapi tak ada yang mau membantunya karena alasan kalau dia sudah dikeluarkan dari keluarga Wang.
Rere heran kenapa semua orang bisa tahu kalau dia dicoret dari keluarga Wang? Rere membuka sebuah situs online dan disana terlihat video konferensi pers dari Jackson dan Leon yang menyatakan kalau Rezka Wang alias Nona Ketiga keluarga Wang resmi keluar dari keluarga Wang dengan alasan ingin kembali kepada keluarga kandungnya.
Padahal siapa keluarga kandungnya? ayahnya meninggal saat dia masih kecil. keluarga sudah tak ada yang tersisa selain mamanya. tapi kini mamanya telah meninggal dan dia ditendang keluar dari rumah keluarga Wang yang memberinya nama. dan kini dia tak punya apa-apa lagi selain tubuhnya dan beberapa barang bermerk nya.
***
Seminggu berlalu dan Angela mulai membaik dan hari ini dia sudah boleh pulang tapi masih harus bedrest. tidak boleh kecapekan.
Sedangkan Sam kini mulai menemani Angel. Sam sudah resmi menjadi suami Angel setelah dua hari Angel sadar. mereka melakukan akad nikah dirumah sakit. disaksikan keluarga terdekat dan para dokter juga perawat disana.
Meskipun belum bisa menerima Angel sepenuhnya, tapi Sam berjanji akan bertaubat dan serius dalam hubungannya dengan Angela.
"Bang, angel haus." kata Angela.
"Ada lagi sayang?" Sam mulai membiasakan untuk memanggil Angela sayang kembali seperti dulu.
"tidak bang. Angel hanya ingin abang disini." kata Angel menggenggam tangan Sam. "makasih bang udah mau menerima angel dan anak kita." lanjutnya.
"abang yang seharusnya makasih sayang. kamu sudah mau memaafkan abang dan menerima abang kembali. maafkan abang yang dulu ya sayang. abang menyesal. abang janji akan membahagiakan kamu seperti dulu. abang tidak akan menyakitimu lagi. abang akan menjagamu dan anak kita." kata Sam mengecup kening Angel dengan sayang.
"Cih.. sekarang disayang sayang. kemarin dibuang." kata Rey yang jengah melihat Sam dan Angela yang kini menjadi kakak iparnya.
"makanya nikah." kata Sam enteng.
"alah.. lo juga gak akan nikah kalau gak gue restuin." kata Leon.
"iya, kalau bukan gue yang jaga Angela juga lo gak akan ketemu Angela. udah gue nikahin tuh Angela." kata Franky.
"enak aja. Angela punya gue ya." kata Sam protektif.
"cih.. sekarang aja protektif. kemarin disikat laki lain diem aja. udah Ngie. nikah sama abang aja yok. kan kemarin abang udah bilang kalau bakal nerima anak kamu." kata Franky.
"iya dek. dia terlalu over protektif." timpal Leon.
"ehh enak aja.. gue yang nanem masa lo yang panen. gak, gak bisa." kata Sam sambil memeluk Angel protektif seperti akan diambil orang saja.
Angel melihat itu hanya tertawa bahagia. akhirnya selama tiga bulan ini dia bisa tertawa bahagia melihat Sam. karena semenjak Sam pergi dia seakan kehilangan jiwanya. apalagi saat dia tahu kalau dia hamil tapi tak bisa bertemu dengan Sam.
Sepulang dari rumah sakit, Angela dibawa kerumah Melati. sebenarnya Elsa ingin merawat Angela tapi karena sekarang Angela sudah menikah dan punya suami, akhirnya Elsa tak bisa memaksakan kehendaknya. toh yang jadi besannya juga Melati, orang yang dia kenal juga. bahkan Melati juga terlihat sayang banget sama Angela.
Ya mau bagaimana lagi. sudah dua puluh tahun lebih dia hanya merawat anak laki-laki karena anaknya laki-laki. jadi saat salah satu menikah dia seperti melupakan anak laki-laki nya. walaupun sekarang dia juga sudah menyayangi Rey, tapi dia juga seperti lupa punya anak Rey. seperti yang terjadi saat makan malam kali ini.
"sayang, kamu mau apa? udang, ayam, daging atau mau makan apa?" tanya Melati sama Angela.
"Rey mau udang Bund." kata Rey.
"Sam juga mau sayur sopnya dong bunda." kata Sam.
"kalian berdua punya tangan ambil sendiri. kamu juga Sam, istri lagi sakit bukannya di ambilin malah minta dilayanin sama bunda." kata Melati galak.
"ahh bunda mah semenjak ada Angel, kita anak lakinya dilupain bang." kata Rey.
"iya Rey. kalau kaya gini mah mending gak jadi nikah aja, kita jadi kaya anak tiri." kata Sam.
"abang aja merasa seperti anak tiri, apalah daya Rey yang memang anak tiri bang." kata Rey dengan muka memelas.
Tuk.. tuk..
Karena jengah melihat tingkah Sam dan Rey seperti anak kecil Melati memukul mereka dengan sendok sayur.
"cepat makan. kalau gak nanti dihabisin sama ibu hamil. ibu hamil itu nafsunya banyak." kata Melati. dan benar saja, Melati Rey dan Sam belum makan, Angela sudah menambah lagi dengan memajukan piringnya didepan Melati dengan senyum pepsodent nya.
***