That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Three



"Jadi yang selama ini membentakku, berkata kasar kepadaku itu bukan kamu Jack?" kata Elsa tak percaya setelah mendengar semuanya.


"iya sayang. mana tega aku membentak mu seperti itu." kata Jackson lembut membelai mesra Elsa dan memeluknya. dia begitu kangen memeluk istrinya itu.


"tidak tidak tidak.. ini tidak mungkin. jadi yang selama ini memanjakan aku...." perkataan Bianca menggantung. dia menoleh ke sampingnya. orang yang selama ini dia anggap sebagai Jackson.


Orang itu membuka topeng wajah sintetis nya dan menunjukkan wajah aslinya. dia tersenyum manis kearah Bianca.


"halo sayang, akhirnya aku menemukanmu." kata George dengan senyum mautnya.


"George.. Lyncoln? jadi yang selama ini bersama denganku itu kamu?" kata Bianca tak percaya.


"iya itu benar. kenapa kamu kecewa sayang? kecewa karena kamu tidak bisa mengeruk harta kekayaan keluarga Wang seperti kamu mengeruk harta kekayaan ku dulu? apa kamu sudah bangkrut? apa belum cukup uang yang kamu hasilkan dari menipuku milyaran dollar?" kata George dengan senyum iblisnya. baginya, walaupun dia mencintai Bianca, tapi rasa bencinya jauh lebih dalam.


Krena Bianca dia kehilangan semuanya. karena Bianca dia kehilangan kedua orang tuanya. karena Bianca dia kehilangan kepercayaan sahabat baiknya. semua karena Bianca. oleh karena itu, kalaupun Bianca harus mati, itu hanya boleh ditangan dia seorang. George Lyncoln.


"Jack, tolong aku Jack. aku gak mau ketemu sama dia lagi Jack. aku gak mau dia nyakitin aku kaya dulu lagi Jack. aku mohon tolong aku." kata Bianca berakting kembali. dia berpura-pura sebagai yang tersakiti.


"udahlah Bi, kamu gak usah akting lagi. aku tahu kok. bukan kamu yang diporot George. tapi George yang kau sikat hartanya. bahkan mama dan nenekmu, kamu kan yang membunuhnya?"


"Gak Jack, itu gak benar selama ini George lah yang bersikap buruk terhadapku Jack. aku mohon tolong aku." kini Bianca sudah bersimpuh didepan kaki Jackson.


"dulu mungkin aku bisa tertipu dengan air mata buaya mu itu. tapi sekarang aku lebih percaya kepada sahabat Karib ku sejak kecil Bi. dan sekarang kamu harus mempertanggung jawabkan semuanya Bi." kata Jackson dan segera memanggil polisi yang sudah ada sejak tadi datang bersamanya.


"tidak Jack, aku tidak bersalah.. hahahaha.. aku tidak bersalah.. hahaha" kata Bianca dengan tertawa.


"kau wanita gila Bi. sudah sepantasnya kamu mendapatkan semuanya." kata Elsa membuat Bianca marah.


"aku memang gila. tapi itu juga karena kamu telah merebut Jackson dari aku. karena aku tidak bisa memiliki Jackson, maka kamu dan Angela juga tidak bisa memilikinya. hahahaha" Bianca tertawa dengan sangat keras. tiba-tiba dia menarik pistol yang berada disamping celana polisi. Dengan gerakan cepat dia menembakkan dia timah panas kearah Elsa dan Angela.


Dooor.. dooor..


"ELSA!! ANGELA!!"


"Tidak!!! kak Max!" kata Elsa yang melihat Maxime melindunginya dengan menghadang peluru yang mengarah ke Elsa.


"mama!" teriak Rere yang menangis melihat mamanya tergeletak bersimbah darah setelah berhasil melindungi Angela dari peluru.


Bianca langsung dibawa pergi oleh polisi itu. dan George mengikutinya setelah berpamitan sekilas kepada Jack. seluruh keluarga membawa Zahra dan Max kerumah sakit. karena pendarahan yang terjadi pada keduanya membuat Max dan Zahra tidak bisa tertolong.


"Tidak!! Jack, kak Max Jack.. dia tidak mungkin mati. Zahra juga. masih ada Leon dan Rere yang membutuhkan mereka." kata Elsa didalam isak tangisnya.


"mama.. jangan tinggalin Rere mama. Rere mau mama" kata Rere sembari menangis memanggil mamanya.


Elsa tak kuat melihatnya. dia menghampiri Rere dan Leon. dia memeluk kedua malaikat kecilnya. dia menangis membayangkan bagaimana nasib mereka selanjutnya.


"sayang, mulai hari ini, kalian ikut Mommy ya. kalian akan jadi anak Mommy. kalian tidak usah bersedih lagi. kalian masih punya Mommy dan Daddy. kalian juga masih punya Uncle dan Aunty." kata Elsa dalam tangisnya.


"sampai kapanpun kalian harus janji. kalian akan jadi anak mommy and Daddy. jangan nangis ya sayang." kata Jackson ikut memeluk mereka.


***


Zahra dan Max telah selesai dimakamkan. mereka berdua dimakamkan secara terpisah. Elsa masih belum bisa meninggalkan makam keduanya. Leon dan Rere sudah mulai bisa tenang setelah saudara sepupunya menghiburnya.


"Max, apa ini maksud dari ucapan yang tempo hari kita perbincangkan? kamu bilang kamu hanya akan menikahi satu wanita. dan Leon juga bilang dia tidak akan mempunyai mami baru. jadi ini jawabannya? kamu meninggalkan kita semua kak? dan kamu Zahra. kenapa kamu pergi secepat itu? bukankah kamu berjanji akan membantuku mengurus Angela bersama - sama? apa ini perpisahan yang kau janjikan padaku tempo hari? kamu bilang kalau suatu hari kamu pergi, kamu lebih memilih pergi dengan tanpa melihatku agar kamu bisa pergi dengan tenang. tapi kenapa kamu tidak memikirkan perasaanku Zahra?


Tapi apapun yang terjadi, semoga kalian berdua tenang di alam sana. akan selalu aku ingat, Max pelindungku dan Zahra pelindung Angela. kalian juga bisa tenang dialam sana. karena anak kalian akan menjadi bagian dari keluarga Wang juga. mereka anak-anakku." kata Elsa lalu hendak beranjak pergi.


Namun sebelum dia beranjak pergi, dia terpaku saat tahu ada seseorang yang baru datang untuk melihat Max.


"untuk apa kamu kembali, Marian?" kata Elsa dengan sinis kepada mantan istri dari Max.


"aku mendengar kabar kematian Max. awalnya aku tidak percaya. tapi setelah aku telusuri berita itu, dan aku hadir sendiri disini. aku percaya kalau Max memang sudah tidak ada." kata Marian dengan air matanya. Elsa melihat itu dan tersenyum sinis.


"huh.. buat apa kamu menangis Marian? justru aku lebih bahagia kalau Kak Max meninggal daripada harus hidup dalam sakit hati karena istrinya tidak pernah mengakui dia dan anaknya bahkan bercerai secara sepihak."


"jaga ucapan kamu ya Elsa. aku juga sedih dengan kematian Max."


"sedih? jangan sok perhatian dengan Max. kamu tidak ingat, seberapa besar kamu menyakiti Max dan Leon. bahkan sampai sebelum Max meninggal, Leon trauma untuk mempunyai mami baru. itu semua gara-gara kamu." Elsa berlalu hendak melangkah pergi. "dan mulai detik ini, Leon bukan lagi anak kamu. dia mulai hari ini anak pasangan Elsa dan Jackson. jadi jangan sampai aku melihatmu berkeliaran diantara kehidupan kami dan Leon. kalau tidak kamu bisa tanggung sendiri akibatnya. camkan itu, Marian." lanjutnya lalu melangkah pergi meninggalkan Marian sendiri.


Marian termenung mendengar kata-kata Elsa. dia mengingat bagaimana perjuangan Max mendapatkannya. bertahun-tahun dari mereka SMA. hingga akhirnya saat kuliah, Marian luluh. namun karena sebuah kesalahan, hadirlah Leon yang tak pernah Marian harapkan. karena baginya, adanya Leon hanya akan membuatnya menghentikan karir yang selama ini dia geluti. akhirnya dia terpaksa meninggalkan Max, orang yang dia cintai.


Namun saat mengetahui kabar bahwa Max meninggal, Marian langsung pergi ke sini, untuk mengucapkan selamat tinggal untuk yang terakhir kalinya. tapi dia tak kuasa melihat mantan keluarga mertuanya disana dengan memangku anak kecil tampan yang menangisi papinya.


Akhirnya dia hanya bisa menatapnya dari jauh. dan dia memberanikan diri mendekat saat hanya ada Elsa yang tersisa disana.


"Max, ini aku datang. maafkan aku Max. selama ini aku telah banyak menyakitimu. aku membuatmu jatuh kembali menjadi pria yang dingin. maafkan aku yang selalu mengabaikan pesan dan panggilanmu. aku tahu, kamu bekerja sebagai mata-mata hanya agar bisa menjagaku. aku berterimakasih kepadamu karena sudah setia kepadaku. bahkan setelah kita sudah bercerai. Aku juga minta maaf karena telah menelantarkan anak kita. maaf karena aku belum bisa menerimanya Max. tapi sekarang maafku pun sudah tak ada artinya. karena sampai kapanpun aku tak pernah akan bisa menemuinya. Tapi aku yakin, Elsa akan lebih bisa menjaganya dari pada aku. aku ibu yang buruk dan jahat baginya. aku tak berhak untuk bertemu dengannya. Max, terimakasih pernah mengisi hidupku dan mengisi hatiku sampai sekarang. selamat tinggal Max." kata Marian yang akhirnya beranjak dari pemakaman.


*****


Guys, hari ini cukup ya.. konfliknya sudah selesai. jadi ini ending dari konfliknya. tapi ada sedikit pengumuman nih guys.. sebentar lagi cerita Gadis Sexy itu milikku season satu hampir selesai. voting dong guys.. mau diterusin season duanya gak?