That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_08



Sepeninggalan Angela, Franky ijin numpang ke kamar mandi. tapi dia justru tidak ke kamar mandi malah pergi ke kamar Angela. Dia berbicara kepada Angela tanpa sepengetahuan yang lain. dia tahu bagaimana yang dirasakan Angela saat itu.


Sedangkan diruang keluarga.


"Le, gue balik dulu ya. ada urusan nih di kantor yang mesti diselesaiin." kata Leon.


"gak nanti aja lo? lha terus Rere?" kata Leon.


"Rere sekalian gue yang bawa. biar sekalian pulang ke apartemen." katanya lagi.


"loh gak nginep dek? kasihan kak Angie sendiri. kakak mau ke kantor soalnya."


"duh gak bisa kak. soalnya aku mesti nyelesaiin tugas kak." kata Rere.


"ya udah deh." kata Leon.


"gue juga ikut pulang bareng lo ya bang. gue nebeng Franky tapi ini anak malah gak balik-balik dari kamar mandi. kayanya ber*k batu deh dia." kata Rey.


"ya udah ayo." jawab Sam.


Akhirnya mereka bertiga pergi. Leon jalan ke arah kamar Angela hendak berpamitan. namun dia malah mendengar percakapan Angela dengan seseorang.


"abang tahu. tapi abang gak mau biarin kamu begini Ngie. dan kamu juga lihat, dia tak menganggapmu. dia bilang kalau dia tak mengenalmu. padahal kalian dekat selama enam tahun kan? tapi dia tadi seolah tak mengenalmu. seolah tak ingat dosa yang dia buat. jadi abang mohon, biarlah abang yang menjadi ayah dari anak yang kamu kandung ini Ngie." kata lelaki itu.


"Ayah? Anak yang dikandung? siapa yang hamil?" kata Leon. Dan dia terkejut melihat Angela menangis dan Franky yang berlutut didepan Angela sambil menangis pula.


"kakak?" kata Angela terkejut.


"apa yang kamu bicarakan sama Franky. kenapa pakai kata-kata ayah dan anak dalam kandungan segala. apa kamu hamil Angel?" kata Leon pelan tapi penuh penegasan. Sifatnya mirip sekali dengan almarhum Max, papanya. sifat detektif nya persis sekali. bisa menganalisa segala masalah dari berbagai sudut. oleh karena itu di umur yang masih muda dia bisa merintis usahanya dari nol tanpa bantuan Jackson.


"Le, gue mau nikahin Angela." kata Franky serius.


"lo jangan bercanda Frank. nikah jangan dibuat bercanda." kata Leon. "lagian kenapa lo mau nikahin Angela." lanjutnya masih menatap mereka berdua dengan tatapan yang mengintimidasi.


"Angela hamil." kata Franky.


"APA! jadi bener yang kakak dengar tadi dek? kamu hamil? sama siapa? apa Franky ayahnya?" tanya Leon.


"Emm... Angel memang hamil kak. untuk ayah anak ini.. emm.." Angel enggan menyebutkan nama Sam. sebelum Angel menjawab Franky memotong pembicaraan Angel.


"iya gue ayah dari anak yang Angel kandung." kata Franky.


"Abang...." kata Angel dengan tatapan tak menyangka.


"Ngie, abang kan udah bilang tadi. abang serius dengan ucapan abang tadi." kata Franky.


"kakak rasa, apa yang Franky bilang bener. kamu harus cepet menikah dengan Franky. Secepatnya akan kakak urus pernikahannya dan bilang sama Daddy." kata Leon cepat.


"tapi kak.."Angel menyela.


"gak ada tapi-tapian." kata Leon tegas dan hendak pergi dari kamar Angela.


"TAPI BUKAN BANG FRANKY AYAH DARI ANAKKU KAK!" teriak Angel membuat Leon menghentikan langkahnya.


"Lalu untuk apa Franky bilang dia akan menikahimu kalau dia bukan ayah dari anak dalam kandunganmu?" tanya Leon.


"karena.. karena.." Angel gugup menjawabnya.


"karena ayah si bayi mencampakkan Angel." kata Franky.


"siapa laki-laki itu. siapa dia sampai beraninya dia mencampakkan adikku setelah menghamilinya. katakan Frank. katakan." kata Leon mengguncang tubuh Franky.


"Tapi Ngie, kakakmu harus tau. semuanya harus tahu siapa ayah dari anak itu Ngie." kata Franky tegas.


Angel hanya bisa pasrah dan menangis menunduk. dia pasrah jikalau Franky mau bilang sama Leon. Semoga Leon tidak marah.


"gue akan kasih tahu lo. tapi gue harap lo gak marah Le." kata Franky.


***


"SAM... KELUAR LO.. SAM.. KELUAR!" teriak Leon saat sampai didepan rumah Sam.


"Le, lo kan janji gak akan marah-marah." kata Franky.


"kakak, aku mohon jangan buat keributan disini." kata Angela.


"gak bisa. pokoknya kakak mau buat perhitungan sama tu anak. kakak gak rela kamu digituin. dan sekarang dia malah pacarin Rere." kata Leon.


Dari dalam keluarlah Rey dan bundanya. Mereka heran kenapa Leon, Franky dan Angela datang dengan marah. Angela juga terlihat sekali kalau habis menangis.


"ada apa ini? kenapa lo datang marah-marah." tanya Rey.


"mana abang lo? gue mau cari perhitungan sama dia." kata Leon dengan nada kasar.


"Gue disini. ada apa lo kesini?" kata Sam dari arah parkiran yang datang bersama Rere.


"kakak? kenapa kakak kesini? sama Kak Angie pula. ada apa?" tanya Rere bingung.


Bugh.. bugh.. bugh..


"dasar lo cowok b****sek, b***ngan. tega lo ya hamilin adik gue Angel dan sekarang lo malah pacaran sama adik gue yang satunya. enak lo ya mau lari dari tanggung jawab." kata Leon membabi buat memukul Sam.


"Kakak, kakak apa-apa in. kenapa mukul pacar aku." kata Rere membela Sam.


"Asal lo tahu dek. cowok yang lo bilang pacar lo itu, udah ngehamilin Angel. dan lo dengan teganya bahagia diatas penderitaan kakak lo. tega lo ya." kata Leon.


"bang Sam? apa benar yang di bilang sama kak Leon?" tanya Rere kepada Sam.


"aku bisa jelasin semuanya sayang. Angel hanya masa laluku. sekarang hanya ada kamu di hatiku sayang. dan aku gak mungkin hamilin dia." kata Sam kepada Rere.


Plak! Angel menampar Sam dengan keras.


"Aku udah sabar ya sama kamu bang. aku udah sabar dengan sikap kamu yang pura-pura gak kenal sama aku. tapi kamu gak bisa pungkiri kalau anak dalam perutku ini anak kamu bang. aku cuma lakuin ini sama kamu." kata Angel dengan tangisnya.


Plak! kali ini sebuah tamparan melayang pada pipi Angel. bukan dari Sam. melainkan dari Rere.


"puas kak. puas kamu udah buat aku sakit hati? dulu waktu aku bilang sama kamu kalau aku suka sama bang Rey, kamu justru mendekatinya. aku diem kak. aku hanya melihatmu dari jauh. aku memendam perasaanku buat kamu. tapi saat ini, aku udah jatuh cinta sama bang Sam. aku udah bahagia sama bang Sam, kamu malah mau ngerebut bang Sam dari aku kak? apa belum puas kamu mendapatkan bang Rey sampai kamu mau mendapatkan bang Sam juga?" kata Rere marah didepan muka Angel.


"Angel gak pernah ngerebut aku dari kamu Re. aku mendekati Angel karena aku ingin mendekatimu. tapi justru kamu malah pacaran sama abangku. dan jangan pernah kamu salahin Angel." kata Rey yang kini paham dengan situasinya. Sedangkan Bunda melati hanya melihat dan menilai sifat kedua wanita yang ada didepannya.


"Kamu tahu Re, Angel memendam sakit hati dan sudah bersabar dengan sabarnya yang tinggi saat lihat kamu sama Sam. tapi kenapa kamu malah berpikiran picik Re? Sam yang jahat bukan Angel." kata Franky.


"huh.. kamu lihat kan kak Angel ku yang paling cantik? dua lelaki yang tampan membelamu. apa masih kurang? kenapa kamu masih mau merebut Sam dari aku? kenapa kak, kenapa?" kata Rere.


"tapi dek. ini memang benar anak Sam. aku tidak bohong. aku tidak ada maksud untuk. merebut Sam dari kamu. tapi ini anak Sam. apa salah kalau aku meminta pertanggung jawaban?" tanya Angel.


"Hamil? kamu bilang Hamil kak? coba aku lihat kalau emang kamu beneran hamil atau cuma ingin menggoda pacar aku." Kata Rere mendekat pada Angel. dan tak disangka Rere mendorong Angel dengan keras dan tubuhnya menabrak tiang dibelakangnya.


"Ahh sakit kak.. sakit.. tolong.. perutku sakit sekali." Angel memegang perutnya dan melihat ada darah yang mengalir di kakinya.


"ANGEL!"