That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_45



Setelah kepergian Sam, Angela merasakan kesepian yang amat dalam. dia merasa kalau hidupnya sudah seperti abu-abu. Tak berwarna lagi saat adanya Sam disini. apalagi sekarang kakaknya sudah tinggal dirumahnya sendiri. mengingat kakaknya, tiba-tiba Angela merogoh sakunya dan menelfon kakaknya.


📲 Halo dek?


📱Kak, kakak apa kabar? kenapa kakak jarang main kesini semenjak menikah? Queen kesepian kak...


📲 Kan ada Sam yang nemenin kamu dek. kakak tahu ya kalau kamu sudah dilamar olehnya. hayo ngaku?


📱Pasti Morgan ya.. dasar ember. ohh iya kak,gimana pernikahan kakak dengan Diana?


📲 Kakak sudah mengajukan surat gugatan cerai.


📱Kakak serius?


📲 Serius sayang....


📱Tapi kenapa kak? bukankah kakak yang selingkuh dengan Bella? kenapa malah kakak yang menggugat cerai bukannya Diana?


📲 Kakak tidak bisa bicarakan ini di telfon.


📱Baiklah kalau gitu kita ketemuan aja dimana kak. Queen butuh penjelasan dari kakak.


📲 Baik, tunggu kakak dirumahmu setengah jam lagi.


Akhirnya Leon menutup telfonnya secara sepihak. Angela mendesah berat. dia tak menyangka kalau hubungan kakaknya dengan Diana akan kacau seperti ini. Masih ada setengah jam lagi sampai kakaknya kesini. Angela pun memanggil Morgan, asisten pribadinya.


"Ada apa Madam memanggil saya?" tanyanya saat sudah sampai di depan Angela.


"Apa kamu tahu sesuatu tentang pernikahan Kak Leon dan Diana?" tanyanya dengan ekspresi muka serius. membuat Morgan yang sudah mengikutinya selama delapan tahun ini tergagap.


"se-sedikit Madam." jawabnya tergagap.


"jawab yang tegas! kamu itu lelaki jawabnya kok kaya gitu. iya atau gak?!"bentak Angela. Morgan kaget karena baru kali ini dia dibentak Angela. Morgan yakin kalau ini masalah serius menyangkut keluarganya.


" Iya Madam!"jawabnya tegas.


"katakan apa yang kamu tahu."


"saya hanya tahu sedikit Madam dari pada pembantu yang dikembalikan oleh tuan Leon. mereka berkata kalau selama ini Nyonya Diana tak pernah melayani Tuan Leon layaknya seorang suami istri. bahkan dalam hal menyiapkan pakaian kantornya saja, Bella yang menyiapkannya Madam. sampai para pembantu berdoa kalau yang jadi istri Tuan itu Bella saja bukan Nyonya Diana." jelas Morgan seperti yang dia dengar dari para pembantu. tan0a mengurangi dan melebihkan.


"Ada lagi?"


"kata mereka, setiap Tuan Leon pergi bekerja, Nyonya Diana pasti akan langsung ikut pergi keluar. bahkan Nyonya terkadang pulang lebih larut malam daripada Tuan Leon yang lembur. tak jarang pula satpam juga melihat kalau Nyonya pulang bersama seorang lelaki." kata Morgan lagi tapi lebih pelan agar tak membuat Nyonya nya itu marah besar.


"baiklah kalau begitu kamu boleh pergi." kata Angela dingin. Sedangkan Morgan bisa bernafas lega.


Kini Angela tahu kenapa kakaknya memutuskan untuk menceraikan Diana. ternyata alasannya sungguh membuat Angela sendiri naik pitam. dia juga merasakan sakit saat tahu kakaknya tak diurus layaknya seorang suami. padahal kakaknya begitu sayang kepada Diana. bahkan dia rela melakukan apapun untuk gadis itu. tapi justru ini balasannya.


Saat itu, Leon tiba dirumah Angela. dia langsung masuk ke ruang kerja Angela saat diberi tahu oleh Morgan dimana keberadaan adiknya itu. Dia masuk tanpa mengetuk pintu lagi. disana dia melihat Angela tengah memandang jauh ke luar, di hamparan taman bunga lavender.


"Dek.." kata Leon pelan.


"Segeralah nikahi Bella kak. Queen tidak mau kakak meneruskan pernikahan itu dengan wanita busuk itu." kata Angela.


"ka-kamu sudah tahu itu?" kata Leon yang kaget saat tahu adiknya membelanya.


"Morgan telah menceritakan semuanya tentang Diana yang tak sopan kepadamu kak."


"apakah tentang perselingkuhannya juga?"


"selingkuh? jadi Diana juga selingkuh? sungguh wanita tak bermoral. dengan siapa dia berselingkuh. katakan padaku kak."


"Jangan dek. jangan hakimi pria itu."


"tapi kalau kamu tetap nekat ingin memberinya pelajaran, kamu harus memikirkan perasaan Rere dan juga Jhon."


"tunggu, apa hubungan mereka dengan perselingkuhan Diana?" tanya Angela heran yang menyangkut pautkan adiknya itu degan Diana.


"karena lelaki itu adik Jhon."


"APA! kalau lelaki itu adik Jhon, berarti dia Lucas? menantu perdana menteri? dasar buaya darat." murka Angela.


"sudahlah Dek. nanti aku akan urus masalahku dengan Diana sendiri. dan kakak kesini karena ingin memberimu kabar kalau kakak akan menikahi Bella besok. kakak akan mendaftarkan pernikahan kita dulu. untuk resepsi nanti akan kakak pikirkan lagi kalau sudah resmi pisah dengan Diana." kata Leon.


"Baiklah kak. tapi aku mohon jangan kasih tahu dulu kepada Mommy and Daddy. queen takut kalau mereka akan murka." kata Angela.


"iya dek."


***


Hari berikutnya, Leon mengajak Bella untuk mendaftarkan pernikahan mereka di kantor pencatatan sipil. dan kini mereka resmi menikah.


"Selamat datang dirumah Nyonya Leonel Wang." kata Leon yang menggiring masuk Bella yang kini sudah resmi menjadi istrinya dalam hukum.


"apaan sih kakak. malu ihh.. udah aku mau mandi dulu, udah gerah ini kak." kata Bella yang cepat berlalu memeninggalkan Leon sendiri karena malunya saat Leon menyebutnya Nyonya Leonel.


Bella belum terbiasa dengan itu. namun saat dia masuk ke kamar utamanya, matanya tertuju dengan sebuah figura yang ada diatas tempat tidur. matanya memanas menahan air mata. terpampang jelas disana Leon berfoto bersama Diana dipesta pernikahannya.


Leon menghentikan langkahnya saat melihat Bella mematung. matanya menatap kearah mana Bella melihat. dan matanya menemukan Bella menatap foto pernikahannya dengan Diana. dengan sigap, Leon membuka jendela disamping kamarnya. Dia pun mengambil figura tersebut dan melemparnya keluar. bertepatan Rudi asistennya tengah berada di halaman samping terlonjak kaget.


"Rudi, bersihkan itu dan segera ganti dengan fotoku dan Bella. bersihkan semuanya yang ada dirumah ini foto Diana." teriak Leon dari atas membuat sang asisten mengelus dadanya.


"Kalau bukan karena gaji yang besar dari Madam, aku tak mau jadi asisten Tuan Leon. lebih baik bersaing sama Morgan untuk menjadi asisten Madam." gerutu Rudi.


"Jangan menggerutu, cepat bereskan!" terdengar lagi teriakan Leon yang membuat Rudi berjingkat dan segera membersihkan semua foto Diana dirumah itu.


***


Sedangkan Angela kini tengah berada dirumah Rere. sebenarnya dia tak mau memberitahu Jhon akan perselingkuhan adiknya itu dengan Diana. namun dia juga tak mau kalau semakin larut akan semakin besar masalah ini jika Jhon tahu dari orang lain. dia tak mau hubungan keluarganya dengan Rere renggang kembali.


"ada apa kamu kesini Queen? tumben sekali." tanyanya.


"gak.. aku cuma kangen sama Boy aja. ohh iya gimana kabar adik kamu itu Jhon. siapa namanya? Lucas?" tanya Angela tiba-tiba membuat Jhon heran.


"untuk apa kamu menanyakan adikku Queen?" tanya Jhon.


"iya kak, tumben."


"gak.. kemarin kakak gak sengaja ketemu sama istrinya, anak perdana menteri itu. dan dia terlihat seperti sedang ada masalah." kata Angela yang kebetulan beberapa hari yang lalu bertemu dengan istri Lucas.


"ya siapa sih yang gak kepikiran kak, apalagi wanita kaya Clara. aku kalau jadi Clara juga bakal kepikiran kak. Dia gak bisa hamil. kata dokter ada kelainan dalam rahimnya jadi tak bisa hamil kak." terang Rere.


"tapi untungnya Lucas bisa menerimanya." kata Jhon.


Angela mengernyit.


"Yakin dia bakalan bisa menerima istrinya itu Jhon? apa kamu lupa kalau dia itu maniac sex tapi juga pencinta anak-anak? aku takutnya kalau dia akan berpaling dari Clara Jhon. apalagi pernikahan mereka kan juga sudah lima tahun tapi belum juga dikaruniai anak." kata Angela memancing.


"aku yakin dengan anak itu Queen." kata Jhon mantap.


"Baiklah Jhon. tapi kalau ada sesuatu skandal yang dia buat, jangan salahkan aku kalau aku tidak melindunginya ya. ya sudah kalau begitu aku pamit dulu. dada boy." kata Angela sembari mengecup anak Rere yang tengah asyik bermain.


Sedangkan Jhon dan Rere dibuat heran dengan apa yang terjadi ini. dia heran dengan apa yang dikatakan Angela kepada mereka.