That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_34



Sam membuka matanya. dia melihat ke sekelilingnya. kamar yang asing menurutnya. dia mengerutkan keningnya. melihat sekeliling tampak sepi. dia mengingat kembali kenapa bisa sampai disini. memorinya berputar kembali. dia mengingat saat bertemu dengan seorang wanita yang mirip dengan Angela.


"Angela!" gumam Sam yang lalu berlari keluar hendak mencari Angela.


Dia melihat sekeliling. dia mencari dimana keberadaan Angela. sampai terdengar suara orang berbincang - bincang. Sam mendekati suara itu. dia pun perlahan berjalan mendekati mereka. Sam menajamkan pandangannya. dia kembali melihat Angela.


Sam pun berlari mendekati Angela dan memeluk Angela. dia menangis mencurahkan kerinduan yang selama ini dia pendam. tanpa dia sadari kalau orang yang dia peluk tak merespon apapun, meskipun dia Angela yang sebenarnya.


"Angela.. akhirnya aku bisa bertemu denganmu..." kata Sam masih dalam tangisnya.


Sedangkan Angela sekuat tenaga memasang tampang datarnya. dia menguatkan hati agar emosinya tidak meluap dan mereka semua tidak tahu kalau dia Angela yang sebenarnya.


"emm maaf Tuan. bisa lepaskan pelukan anda." kata Angela datar.


"Tuan? Angela ini abang sayang.. kenapa kamu seperti orang asing?" kata Sam. Rey dan Eli hanya diam.


Dia sudah diceritakan semuanya oleh Leon kalau yang ada dihadapannya itu bukan Angela melainkan Madam Queen. karena waktu kecelakaan mukanya hancur dan kebetulan Jojo yang mengoperasi mukanya dan dibuat mirip seperti Angela. itulah alasan bohong Leon kepada Rey dan Eli. awalnya Leon takut mereka tak percaya. namun ternyata mereka semua percaya.


"Maaf Tuan. anda memang orang asing bagi saya. Saya baru sekali bertemu dengan anda. dan nama saya bukan Angela seperti yang anda sebut tadi. nama saya Queen Aurora. seluruh orang kota NYC selalu memanggil saya Madam Queen." kata Angela masih menahan gejolak nya.


"Gak.. gak mungkin ada orang yang beneran mirip dengan Angela. kamu pasti Angela. iya kan?" kata Sam.


"bang.. dia memang bukan Angela. aku sudah membuktikan semuanya. kalau memang dia bukan Angela. dia hanyalah Madam Queen yang habis operasi plastik dan kebetulan mukanya sama seperti Angela setelah operasi." kata Rey.


"lalu kenapa kamu bisa serumah dengan Leon?" kata Sam yang masih tidak percaya.


"itu semua karena om dan tante mengangkat Queen menjadi anak angkat kami menggantikan Angela yang pergi Sam." kata Jackson dan Elsa yang datang bergabung.


"Mommy.. Daddy..." kata Sam hendak menyalami orang tua Angela.


"Kamu sudah bukan menantu kami karena Angela sudah pergi. jadi kamu bisa memanggil kami Om dan Tante lagi." kata Elsa dingin.


Leon menceritakan semua yang terjadi dulu kepada Jackson dan Elsa. mendengar itu membuat Jackson dan Elsa semakin mendukung Angela untuk bersembunyi dari Sam.


Mendengar penolakan dari mertuanya membuat Sam semakin sakit. dia merasakan sakit yang teramat sakit. bahkan dia tak bisa lagi merasakan kehidupannya. dia merasa semuanya hambar tanpa ada keindahan lagi.


"dulu kami percayakan Angela kepada kamu tapi kamu sia-sia kan dia. jadi semenjak kejadian hari itu, kamu sudah bukan lagi menantu kami." kata Jackson. Jackson dan Elsa pun akhirnya pergi meninggalkan mereka.


Jackson sempat melirik ke arah putrinya. dia takut kalau putrinya itu akan luluh kembali melihat Sam. namun ternyata dugaannya salah. dia melihat kilatan kebencian dari mata Angela yang menatap Sam. hal itu membuat Jackson bersyukur. Karena dia tak ingin anak semata wayangnya itu akan kembali tersakiti.


***


Pagi harinya mereka sarapan bersama dengan diam. Sam sesekali melirik ke arah Angela. dia masih yakin kalau yang ada dihadapannya itu adalah Angela, istrinya yang selama ini dianggap mati. tapi dia juga msih bingung, kalau ini Angela terus siapa yang dulu dimakamkan itu?


"Princess sayang... sarapan dulu nak." kata Queen memanggil anaknya yang terlihat terburu-buru untuk berangkat sekolah.


"sorry bunda.. Princess udah telat ini." kata Princess sambil mendekati Angela untuk mencium pipinya lalu menyomot sepotong sandwich yang ada di atas meja. "Princess berangkat dulu semuanya." katanya lagi lalu berangkat tanpa mengindahkan keberadaan tamunya. Dia bahkan tak sadar saat ada ayahnya disana.


"Madam.. akankah itu Princess Aurora yang selalu tampil di TV itu?" tanya Hans, anaknya Rey.


"iya sayang. kamu tahu anak madam?" tanya Angela.


"bagaimana tidak tahu madam, semua anak disekolah Hans tiap apa yang di iklankan oleh Princess pasti langsung menjadi tranding topik bagi semuanya." kata Hans menggebu-gebu. "pokoknya nanti Hans akan minta foto dan tanda tangan gar bisa dipamerin oleh teman-teman semuanya."


"boleh.. boleh saja." kata Angela dengan menahan tawa karena apa yang dikatakan Hans terdengar lucu.


"apakah saya boleh tanya madam?" kata Rey perlahan.


"boleh tuan Rey. anda mau bertanya apa?" tanya Angela. Angela yakin pasti Rey akan bertanya tentang anaknya. dan benar saja tebakannya.


"apa tadi itu anak anda Madam?" tanya Rey sambil melirik ke arah Sam.


"ohh betul tuan. dia anak semata wayang saya." kata Angela menarik perhatian Sam.


"lalu Dimanakah suami anda?" tanya Sam memancing.


"suami saya sudah meninggal sejak anak saya dalam kandungan. dia meninggal karena sebuah kecelakaan bersama saya dulu. jadi saya single parent." kata Angela memaksakan senyumnya.


ayahnya itu kamu bang Sam. tapi aku tidak akan meluluhkan hatiku lagi. biarlah kamu mengenal Princess sebagai anak orang lain bukan anakmu. batin Angela.


Sam mengiyakan saja apa yang dikatakan Angela. dia masih tetap yakin kalau yang ada dihadapannya itu adalah Angela dan anaknya pun juga masih hidup. dia permisi sebentar hendak ke kamar mandi namun sebenarnya dia menelfon orang kepercayaan nya untuk mencari informasi tentang Madam Queen dan Princess aurora. dia masih begitu yakin kalau Queen adalah Angela. dia bisa melihat itu hanya dengan menatap mata Madam Queen saat berbicara.


***


Hari pernikahan. (kisah Diana dan Leon)


"cie yang mau nikah.. akhirnya setelah menunggu delapan tahun akhirnya kamu memilikinya juga." kata Sam.


"iya Sam. selama ini gue udah sebaik mungkin dalam menghadapi Diana. gue gak ingin kaya kalian yang sempat gagal dalam percintaan. gue pingin mulus seperti Franky." kata Leon yang kini tengah berada dikamarnya bersama para sahabatnya. sedangkan Diana berada di ruang ganti bersama para wanita.


"ehh... lo gak inget apa kalau cinta gue juga gak mulus. gue kan awalnya mendambakan adik lo. nih cecunguk satu ini yang udah ngembat duluan." kata Franky.


"kenapa gak lo tikung aja sih dulu. kalau lo tikung kan mungkin Angela masih ada." celetuk Sam tiba-tiba membuat semuanya diam.


"udah deh jangan bahas Angela lagi kalau hanya membuat kalian semua melow. ini hari pernikahan Leon lho." kata Seseorang yang sedang berdiri di depan pintu.


"halo senior.. apa kabar mu?" tanya Jhon menyapa ramah Sam.


"kok lo bisa ada disini?" tanya Sam heran.


"ya iya lah. dia kan adik ipar gue." kata Leon.


"ADIK IPAR!?" kata ketiganya heran.


"udah deh gak usah heran. Jhon ini suaminya Rere. kalian masih ingat kan sama Rere? kami sekeluarga menerima Rere lagi. karena kami semua merasa yakin kalau itu semua juga kemauan Angela untuk kita bisa memaafkan Rere. jadi ya Rere kini menjadi bagian keluarga Wang lagi."kata Leon panjang lebar.


" ohh gitu. kirain adiknya Diana. salam kenal gue adiknya bang Sam. Rey. dan ini Franky."kata Rey.


"salam kenal juga. ya udah yuk kak. udah ditunggu dibawah. jadi mau nikah gak lo? jangan cuma mikirin malam pertama doang." kata Jhon.


"ehh curut, dasar adik ipar kurang ajar." kata Leon.


"baru tahu lo kalau dia kurang ajar? ya itu yang gue rasakan saat dulu dia jadi ekornya Angela. menyebalkan." kata Sam mengingat jaman dulu sekolah di NYC.


"mulai lagi deh senior. udah deh. yuk buruan nanti mempelai wanitanya di ambil orang lagi." kata Jhon.


"ehh jangan dong. calon bini gue." kata Leon seketika berlari membuat keempat lelaki di belakangnya tertawa.


Acara pernikahan Leon dan Diana begitu mewah dan megah. terdapat juga banyak wartawan yang meliput disana. acaranya berjalan dengan lancar. semua tamu undangan begitu menikmati acara resepsi pernikahan tersebut. Apalagi saat Princess Aurora tampil membawakan sebuah lagu nanti merdu.


"Lagu ini untuk my uncle.."


It's amazing how you 


Can speak right to my heart


Without saying a word


You can light up the dark


Try as I may I could never explain


What I hear when you don't say a thing


The smile on your face let's me know that you need me


There's a truth in your eyes saying you'll never leave me


The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall


You say it best 


When you say nothing at all


All day long I can hear 


People talking out loud (ooh)


But when you hold me near (you hold me near)


You drown out the crowd (drown out the crowd)


Try as they may they can never define


What's being said between your heart and mine


The smile on your face let's me know that you need me


There's a truth in your eyes saying you'll never leave me


The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall


You say it best (you say it best)


When you say nothing at all


the smile on your face let's me know that you need me


There's a truth in your eyes saying you'll never leave me (ooh)


The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall


You say it best (you say it best)


When you say nothing at all


(Ronan Keating-When You Say Nothing At All)


Princess mengakhiri lagunya dengan begitu indah. tanpa sadar Sam sudah menitikkan air matanya. dia merasa sedih sekaligus bahagia. entah apa yang dia lihat tapi dia semakin yakin kalau Queen itu Angela dan Princess Aurora itu anaknya. dia melihat senyum Angela ada pada Princess sedangkan mata Princess menurutnya begitu mirip dengan matanya.