That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Lamaran



Jackson dan Elsa begitu bahagia. ternyata selama ini, anak yang mereka anggap sudah meninggal ternyata masih hidup. Terlebih sekarang anak itu begitu cantik seperti bidadari.


"Ohh iya sayang, untuk sementara waktu kamu jangan cemburu ya kalau aku dekat dengan Bianca." kata Jackson yang kini tengah berada didalam kamar sedang bersantai bersama Elsa dan Angela yang tertidur.


"iya sayang, aku percaya kok sama kamu. aku gak akan biarin dia dapetin kamu. udah cukup penderitaan kita selama lima tahun. aku gak akan biarin dia menyentuh Angela anak kita lagi." kata Elsa sembari mengelus kepala Angela yang tengah terlelap dalam dunia mimpinya.


Sedangkan ditempat Bianca berada, dia tengah bersantai dengan agendanya di salon. kini dia tengah perawatan untuk tubuh dan rambutnya.


Sebentar lagi aku akan berhasil mendapatkan Jackson. aku yakin kalau Jackson pasti sedikit kecewa dengan Elsa karena telah mencelakai Angela saat Angela sedang mandi. aku yakin itu. kalau tidak, bagaimana mungkin Jackson mengajakku makan. hanya berdua lagi. pokoknya nanti malam aku harus menjadi yang tercantik disamping Jackson. batin Bianca.


***


Menjelang malam, Jackson sudah siap untuk makan malam bersama Bianca. dia sudah terlihat rapi dengan dilayani sang istri tercinta.


"kamu siap sayang?" tanya Elsa.


"Siap sayang. kamu dirumah hati-hati ya. kalau ada apa-apa hubungi saja aku sayang."kata Jackson sembari mencium kening istrinya itu dengan manja.


Akhirnya Elsa melepas kepergian suaminya untuk bersama wanita lain. dia sebenarnya tidak rela. tapi entah apapun yang terjadi dia harus rela dengan apa yang akan terjadi nantinya. dia hanya bisa menunggu suaminya pulang tanpa kurang apapun.


Tak terasa waktu sudah pukul sebelas malam. Elsa tetap menunggu Jackson pulang. dia ingin dengar dari bibir Jackson sendiri kalau dia sudah memutuskan untuk meninggalkan Bianca karena Angela sudah terbukti anak kandung mereka bukan anak kandungnya bersama Bianca. hingga dia tertidur disofa depan TV karena mengantuk. sampai - sampai dia tak bisa merasakan bahwa ada tangan yang membawanya kembali masuk ke dalam kamar.


Pagi harinya Elsa terbangun didalam kamar. jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi. dia terkaget lalu langsung beranjak keluar kamar, dia berniat untuk membuat sarapan untuk suami dan anaknya.


" Loh.. Nyonya sudah bangun? Nyonya sedang membuat apa?"tanya Bi sarni pembantunya.


"ini biasa Bi, mau bikin sarapan untuk Bapak dan Angela." kata Elsa.


"loh.. Nyonya gak tahu? kan Tuan sama Non Angel sudah berangkat bi. ini kan sudah terlewat jam berangkat sekolah dan kerja Nyonya." kata Bi Sarni.


"Ha! kenapa Bapak gak bangunin saya ya bi?" tanyanya bingung.


Sebelum Bi Sarni menjawab, sudah didahului oleh Bianca yang ada dibelakangnya.


"Buat apa bangunin pemalas seperti kamu. asal kamu tahu, mulai hari ini aku yang akan membuatkan anak dan calon suamiku sarapan." kata Bianca enteng.


"Calon suami? Maksud kamu apa?" tanya Elsa.


"iya calon suami. sebentar lagi aku akan menikah dengan Jackson. dan aku akan menjadi nyonya dirumah ini. tidak mungkin kan dalam satu rumah ada dua nyonya? jadi mending kamu yang pergi dari kehidupan Jackson. karena kamu tidak bisa memberikan anak lagi untuk Jackson setelah rahim kamu diangkat. sedangkan aku sudah punya Angela." kata Bianca.


"Gak, Angela itu anak aku. Angela darah daging ku dengan Jackson. aku tak akan biarkan kamu merebut Angela dan Jackson." kata Elsa tak kalah sengit.


"sorry, kalau untuk Jackson aku memang ingin merebutnya. tapi untuk Angela karena kamu gak mau aku rebut dia. kamu boleh bawa dia. yang terpenting Jackson milikku. toh kalau kita nikah nanti dia akan punya anak dari aku. hahahaha."


"jangan mimpi kamu rubah. selamanya suamiku tak akan menceraikan aku dan aku juga tak akan minta cerai dengannya."


"baiklah karena kamu bersikeras. kalau begitu terimalah aku menikah dengan Jackson. karena dia sudah melamarku." kata Bianca dengan mata berbinar dan memperlihatkan sebuah cincin permata dijari manisnya.


#flashbackOn


"Jack, makasih ya udah membawaku dinner di restoran mewah bintang lima ini." kata Bianca.


"sebenarnya ini cuma hal kecil dari tiga impian kamu. dan sekarang habiskan makananmu. kita wujudkan impianmu kedua." kata Jackson sembari berdiri dan mengulurkan tangannya kepada Bianca.


Bianca melihat sikap Jackson yang romantis pun yakin kalau Jackson sebenarnya sudah kembali mencintainya. kembali menginginkannya.


Jackson membawa Bianca ke sebuah taman lampion yang indah. Bianca terharu karena Jackson masih ingat kalau dia ingin sekali kencan bersama dengan pasangannya di taman lampion.


"Kamu suka Bi?" tanya Jackson.


"suka banget Jack. makasih ya." kata Bianca sambil memeluk mesra Jackson.


"emm.. jangan makasih sekarang. mending sekarang kamu ikut aku ke atas. aku punya kejutan lagi buat kamu." kata Jackson membawa Bianca ke atas untuk melihatkan sebuah kejutan.


Saat sampai diatas, Bianca dikejutkan dengan sebuah tulisan dari puluhan lilin. bertuliskan 'will you marry me'. Bianca menatapnya dengan berbinar. saat dia menoleh kearah Jackson, Bianca melihat Jackson berlutut sembari membawa sebuah kotak cincin.


"Bianca, Will you marry me?" tanya Jackson.


Melihat itu Bianca langsung menahan tangis harunya. dia tak bisa berkata-kata. dia hanya bisa menjawab dengan anggukan kepala. dia begitu bahagia saat Jackson menyelipkan sebuah cincin permata di jarinya.


#flashbackOff