
Jackson masuk kedalam rumah dan langsung menuju ke taman untuk mencari Elsa dan Angela. disana dia melihat Elsa tersenyum bahagia saat melihat Angela menari layaknya princess. begitu indah bahkan Angela pun tertawa bahagia.
Tapi kini senyumnya menghilang tatkala ujung matanya melihat Bianca berjalan dibelakang Jackson. Elsa kembali menunjukkan tatapan kosong nya. Meskipun dia masih bisa dibilang sakit. tapi perasaan cemburunya masih tetap ada. dan dia lebih sering menunjukkan kesukaan atau ketidak sukaan lewat mimik ekspresi muka tanpa suara.
Bianca yang melihat Elsa tak berdaya dijadikan sebagai kesempatan untuk makin mendekati Jackson agar mau menerimanya dan membuatkan status resminya sebagai Nyonya muda keluarga Wang.
Tapi dia tak suka melihat Angela tertawa bahagia didepan Elsa. oleh karena itu dia mendekati Angela dan mengajaknya bermain bersama dengan Jackson juga. mereka terlihat seperti keluarga yang romantis. tapi hanya dari sudut pandang Bianca. tapi jika dilihat dari sudut pandang Jackson, Jackson lebih sering mengabaikannya dan lebih fokus ke Angela.
Mereka bertiga berlari kejar-kejaran. Elsa melihat itu semua dan menitikkan air matanya. dia tak ingin semuanya hanya seperti ini.
Ayo sayang, bereaksi lah. aku ingin kamu sembuh. aku ingin kamu ceria seperti dulu lagi. harap Jackson dalam hatinya.
Dia seperti ini hanya ingin memancing kembali Elsa agar mau berbicara dan berkomunikasi seperti dulu lagi. tapi yang ada Elsa malah menangis meraung-raung menyebut nama Jackson dan memanggil anaknya yang dia anggap masih ada.
Melihat itu Jackson langsung menghampirinya dan memeluk Elsa untuk menenangkannya. sedangkan Bianca tersenyum penuh kelicikan dan memeluk Angela agar tak ikut mendekati Elsa.
***
Hari demi hari berlalu, kondisi Elsa semakin membaik. bahkan kini dia sudah mau berjalan tak hanya duduk dikursi roda. dia sudah mau melakukan aktivitas seperti memasak, menonton TV atau bermain bersama Angela meskipun masih sering melamun dengan tatapan kosong nya.
Pernah sekali dia melamun saat memasak dan pada akhirnya masakannya gosong. dia juga pernah hampir tenggelam karena melamun saat berjalan atau tak sengaja hampir terjatuh ditangga. hal ini membuat Jackson mau tak mau terpaksa harus bekerja dirumah agar bisa mengawasi Elsa dan juga Angela yang sekarang selalu ditinggalkan oleh mamanya.
Seperti saat ini ketika Jackson, Elsa dan Angela sedang berkumpul berasa, Jackson tak mendapati Bianca berada disana menjaga Angela.
"Mama kamu kemana sih sayang, kenapa sampai jam segini tak pulang." tanya Jackson.
"Mama katanya arisan terus mau shopping Daddy." kata Angela polos.
Ohh jadi uang yang kamu minta selama ini untuk biaya Angela hanya kamu gunakan untuk bersenang-senang sendiri. bagus ya Bianca. dasar parasit. geram Jackson.
"Ya udah sayang, sekarang kamu Daddy mandiin ya. udah sore."kata Jackson.
" gak usah Daddy, Angela mandi sendiri aja bisa kok. Daddy disini aja nemenin Mommy, kasihan Mommy sendiri."kata Angela berlalu meninggalkan mereka.
Selang sepuluh menit dari itu, datang seorang pembantu yang berlari tergopoh-hopoh menuju kearah Jackson yang sedang menyuapi Elsa.
"Tuan... tuan.. nona muda tuan.. nona muda jatuh dikamar mandi." kata bibi itu sambil mengatur nafasnya.
"APA!" Jackson kaget mendengarnya.
"Sayang, ayo cepat bawa Angela kerumah sakit." kata Elsa dan langsung diangguki Jackson yang masih terkejut dengan Elsa yang sudah bisa berbicara.
Setengah jam kemudian mereka sampai dirumah sakit. tak lupa Elsa langsung menghubungi Maxime dan Jojo. hal itupun langsung membuat Jackson heran. sejak kapan Elsa membawa HP. hal itu membuat Jackson bertanya-tanya.
"Sayang, adalah yang ingin kamu katakan kepadaku?" tanya Jackson dengan tajam. melihat itu Elsa hanya menghembuskan nafasnya.
"Maaf, selama ini aku hanya bersandiwara. ini semua rencana kak Maxime dan kak Jojo. karena kita berpikir Angela itu bukan anak Bianca tapi anak aku sayang." kata tegas.
"jadi kamu membohongiku?"
"aku tak pernah bermaksud membohongimu. aku hanya ingin melihat seperti apa rubah itu bertindak jika tahu aku depresi. dan kamu bisa melihat kan sekarang? Bianca yang dulu kamu bilang kalau dia lembut dan baik tapi nyatanya seperti ini. dia menelantarkan anaknya. ralat. anakku. dan dia hanya mementingkan uangmu." kata Elsa.
"darimana kamu tahu kalau Angela anak kita sayang? bukan anakku dengan Bianca.?" tanya Jackson.
"Sebentar lagi kamu akan tahu. aku harap kamu jangan pernah kasih tahu Bianca dulu. ikuti alurku kalau kamu masih ingin menjadi suamiku." kata Elsa sambil memeluk Jackson.
Jackson hanya diam mendengar itu semua. dia menunggu dokter menangani Angela. tak lama Bianca datang dengan berlari sambil menenteng barang belanjaannya. dia melihat Jackson langsung memeluk Jackson dan menumpahkan air matanya dalam dekapan Jackson.
Jackson menenangkan Bianca, berkata bahwa Angela akan baik-baik saja. Jackson sesekali melirik kearah Elsa dan Elsa hanya memutar matanya jengah dengan rubah yang ada didalam pelukan suaminya tercinta itu.
Lalu dokter pun keluar dari ruangan. Mereka bertiga langsung mendekati dokter tersebut.
"Siapa orang tua dari pasien?" tanya dokter tersebut.
"saya Mamanya dok." kata Bianca.
"saya Daddy nya dok." kata Jackson.
"begini pak bu, anak anda mengalami pendarahan. sedangkan darah yang ada di rumah sakit ini sedang kosong. apa diantara bapak ibu ada yang golongan darahnya O resus negatif?" kata Dokter itu.
Bianca memucat.
"saya A dok. mungkin Daddy nya yang sama seperti anak kami dok." kata Bianca sepeti ketakutan. takut kalau nyatanya Jackson tak sama seperti Angela.
Bianca A. Aku juga A. apa mungkin anaknya akan menjadi O resus negatif? tunggu, bukankah Elsa juga bergolongan darah O resus negatif? apa mungkin....