That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_15



Sepeninggalan Sam, Angel memesan banyak sekali makanan. selang sepuluh menit datang Leon sama Franky dan Diana menyusul beberapa menit setelahnya.


"cuma kamu sendiri banyak banget dek makannya." tanya Leon yang melihat begitu banyak makanan di meja.


"iya nih, cukup tuh perut Ngel?" kata Diana.


"cukup aja lah. nih kan aku berdua." kata Angel dengan senyum pepsodent nya.


"loh Rey belum kesini?" tanya Franky.


"belum.soalnya emang lagi sibuk dia ada pemotretan. bakalan telat katanya." kata Angel.


Namun tiba-tiba ada seseorang yang berlari ke meja mereka. siapa lagi kalau bukan si biang rusuh Rey.


"sorry sorry gue telat. masih ada kan makanannya." tanya Rey sambil mengatur nafasnya.


"Pesen aja ya sendiri. ini khusus ibu hamil." kata Angela melindungi makanannya.


"pelit amat lo jadi kakak ipar Ngie." cibir Rey.


"biarin. penting aku kenyang ini." kata Angel yang hendak melahap makanannya namun dia urungkan saat melihat Sam berjalan kearah mejanya sambil bercengkerama dengan seorang wanita cantik kan sexy namun sayangnya mukanya penuh dengan polesan make up. "guys.. suamiku bawa siapa tuh?" tanya Angel membuat semua yang ada dimeja melihat kearah Sam dan Kattie yang semakin mendekat ke meja mereka.


"KATTIE!?" pekik ketiga lelaki disana berbarengan. Kattie dan Sam yang mendengar itupun langsung menyapa mereka.


"Hai semua." sapa Kattie ramah.


"lo beneran Kattie? gak mimpi kan gue?" kata Franky yang lebih antusias daripada Leon dan Rey yang melihatkan ekspresi datarnya.


"iya dia Kattie. gue nemu di perusahaan tadi." kata Sam sambil duduk disamping Angel dan mengapit Angel diantara dirinya dan Leon.


"enak aja lo. emang gue barang apa." kata Kattie sambil melempar Sam dengan sumpit.


"kapan lo balik dari London?" tanya Rey.


"udah hampir setahun sih. hehe." kata Kattie.


"udah hampir setahun tapi lo gak pernah kabarin kuta-kita. wah sadis banget lo Kat." kata Leon.


"ya sorry guys. habis gue harus ngurus perusahaan bokap di. bali jadi gak mesti kejakarta. dan tiap, mau nyari lo lo pada gue gak ada wkatu. " kata Kattie yang terlihat begitu ramah kepada semuany.


Hal itu tak luput dari pandangan Angela yang melihatnya. terlebih Kattie terlihat mencari perhatian kepada Sam suaminya. dia pun menyikut Sam untuk mengenalkan dirinya kepada Kattie. Untungnya Sam paham dengan maksud istrinya itu.


"ohh iya Kattie. kenalin ini is..." perkataan Sam terpotong.


"kamu Angela kan? adiknya Leon?" tanya Kattie.


"kok kamu tahu nama aku? kan barusan Bang Sam baru mau ngenalin ke kamu."kata Angela yang sebenarnya tak suka dengan kehadirannya.


" ya iyalah, gimana gak tahu kalau tuh kakak kamu gak cerita semuanya sama aku."kata Kattie.


"ohh.."


"ehh mumpung semuanya kumpul disini, gue mau ngasih ini ke kalian. undangan reuni SMP 88 Angkasa." kata Franky mengeluarkan semua undangan yang didapat.


"wah mesti datang nih." kata Rey. "tapi siapa yang bakalan jadi pasangan gue nanti?" katanya bingung.


"ya sama. gue juga gak punya." kata Leon sambil melihat Diana penuh arti.


"Ogah. gue gak mau lo jadikan pasangan lo." kata Diana mengerti tatapan mata Leon.


"lah emang gue punya? gue juga gak punya kali. enak tuh si Sam." kata Franky.


Ya iyalah. si Sam pastinya kan ngajak gue. secara gue yang selalu digadang-gadang pasangan couple serasi sama Sam. dalam batin Kattie.


"Ya iya lah enak. kan udah punya istri. ya bawa istri lah. iya gak sayang?" tanya Sam kepada istrinya yang masih dikit cemberut karena tak suka kepada Kattie.


"iya Kat. nih istri gue. Angela adeknya Leon."


"Jadi Angela itu istri lo? pantes kelihatan manja banget sama lo. selamat ya.." kata Kattie memaksakan senyumnya.


"ya iyalah. kan sama suami sendiri ya pasti manja. terlebih aku udah hamil. iya kan sayang." kata Angela manja kepada suaminya.


"iya dong sayang. kan kalau gak manja sama aku kamu mau manja sama siapa? masak sama cowok lain." kata Sam yang begitu lembut kepada Angela. membuat Kattie merasakan sakit dihatinya.


"siapa tahu boleh." sahut Angel enteng.


"No. gak boleh. yang boleh manjain kamu cuma aku seorang. gak butuh cowok lain. karena kamu sudah punya aku sebagai suami." kata Sam sambil memeluk gemas istrinya.


"iya iya dasar suami posesif." kata Angel membalas pelukannya dan menebarkan senyum penuh arti kepada Kattie. Untuk menunjukkan kalau Sam hanya miliknya.


"iya deh yang udah nikah." cibir Diana.


"makanya nikah sono." sahut Rey.


"belum ada yang ngelamar." balas Diana sambil melirik Leon malu-malu.


"bukannya gak ada yang lamar. udah ada yang ngelamar tapi dia tolak mentah-mentah." kata Leon membuat Diana menundukkan kepalanya.


Ya sebenarnya Leon sempat mendekati Diana. tapi saat Leon hendak melamarnya, Diana menolaknya mentah-mentah karena masih ingin berkarir belum mau memikirkan untuk berkeluarga. tapi kalau untuk pacaran dia masih bisa pertimbangkan. tapi bagi Leon, lebih baik langsung menikah karena bisa bebas untuk apa aja. terlebih dia yakin Diana pasti orang yang baik. karena Angel hanya mempunyai teman Diana seorang. Angel sedikit tertutup orangnya jadi hanya mempunyai segelintir orang. dan tidak berteman dengan sembarang orang kalau memang hatinya tidak suka.


"Ohh ya? siapa yang ngelamar kamu Di? emang ada yang mau?" tanya Franky. belum sempat Diana menjawab, Lagi-lagi Leon yang menjawabnya.


"Mungkin setelah ditolak dia langsung menyesal karena sempat suka dan melamar Diana kali." kata Leon sinis.


"wah... orangnya ganteng gak Di?" tanya Angel.


"Gak. dia jelek banget malah. kamu inget gak sama Jhon? ya lebih bagusan dia lah daripada orang yang ngelamar aku." kata Diana enteng membuat Leon semakin marah. dia memang cinta sama Diana karena cuma Diana wanita yang tak langsung terpikat dengannya.


Tapi dia paling anti di banding bandingkan dengan orang lain. dia ingin orang melihatnya sebagai Leon. bukan melihatnya mirip orang lain atau lebih baik lebih buruk dari orang lain. dengan masih kesal kepada Diana, Leon mengirim pesan kepada modelnya di perusahaan. yang juga menjadi teman wanita keduanya yang dekat dengan Leon selain Kattie.


Saat semuanya masih sibuk dengan pembahasan siapa yang melamar Diana, Kattie pamit karena tak tahan melihat Sam dan Angela. selang beberapa menit Kattie pergi, datang seorang wanita yang begitu cantik. tingginya sekitar 160an. rambut se pundak, wajah mungil, senyumannya yang cantik manis memikat siapa saja yang memandangnya. tubuh rampingnya membuat dia terlihat sempurna.


"El... sini." teriak Leon membuat Diana mengikuti arah mata Leon. dia merasa tak asing dengan gadis yang berjalan kearah mereka.


"Hai.. sorry lama. tadi macet." kata gadis itu.


"guys, kenalin. ini Elisabeth Granger." kata Leon mengenalkan kepada semuanya.


"Hai.." sapa gadis yang kerap disapa Eli itu.


"Hai kak Eli." sapa Angel ramah kepada Eli yang udah sering bertemu.


"ohh Hai my little Angel.. i miss you.." kata Eli memeluk Angel.


"Kakak? kakak Eli?" kata Diana menyapa Eli.


"ya.." Eli masih bingung karena tak tahu siapa yang menyapanya.


"kakak lupa sama aku? aku Diana sepupu kakak yang tinggal di NYC." kata Diana berbinar.


"ohh my God.. my Princess Diana..." kata Eli memeluk Diana erat. baru sadar kalau Diana itu sepupunya yang jauh.


"kakak kenal bang Leon?" tanya Diana.


"ya iya lah kenal. bagaimana gak kenal. kakak kan tiap hari sama Leon terus. udah banyak yang bilang kalau kakak itu pacarnya bang Leon. gak tahu tuh status kita gak jelas." kata Eli membuat Diana muram dan menundukkan wajahnya.


Sedangkan Eli yang melihat itu langsung melirik Leon dan Leon mengisyaratkan dengan anggukan kepala.


Ohh.. jadi gadis kecil itu Diana. bisa aja tuh Leon. masak cuma. hal kaya begini harus gue yang turun tangan. hadeh.