
Selesai makan malam, Angel masuk kedalam sebuah kamar yang tadi ditunjukkan oleh Melati. didalam kamar itu semuanya bernuansa lelaki. tidak ada feminim feminimnya.
Angel duduk di pinggir ranjang. dia masih mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan. dia menangkap sebuah lemari lima pintu. perlahan dia berjalan menghampiri lemari tersebut. dibukanya satu persatu pintu almari tersebut. dua pintu berisikan baju milik Sam, satu pintu berisikan aksesoris dan barang berharga, serta dia pintu lainnya sudah disiapkan Melati dan Sam tempo hari untuk pakaian Angel.
Angel lalu mencari baju tidur. dia tak menemukan piyama atau baju tidur berlengan apalagi daster didalam lemari itu. yang ada hanya dress malam yang minim bahan juga lingerie yang menonjolkan kesan sexy.
"Ini pasti pilihan bang Sam." gumam Angel sambil menggelengkan kepalanya. "Ya udah lah. mau bagaimana lagi. udah jadi istrinya gini." lanjut Angel mengambil lingerienya dan membawanya masuk kedalam kamar mandi.
Dia menyiapkan air hangat dalam bathtub. memberinya sabun aromaterapi yang ia sukai. wangi mawar. setelah dirasa cukup, Angela pun berendam dalam bathtub itu. tubuhnya seakan ter selimuti buih sabun yang menutup tubuh ***** nya.
Sedangkan diruang keluarga, Sam tengah bermain PS dengan Rey. mereka seperti anak kecil. itulah yang mereka lakukan saat bersama.
"Bang, lo udah putusin Rere kan?" tanya Rey tiba-tiba.
"Udah. ada angin apa lo tanya kaya gitu?" jawab Sam heran.
"gak papa bang, tanya aja."
"jangan bilang lo mau ngajak dia pacaran? udah deh gak usah. kalau saran Abang mending lo cari yang lain. buat apa macarin yang bekas."
"ha! bekas? jadi abang udah make Rere juga?" tanya Rey dengan nada tidak percaya.
"iya baru sekali tapi abang nyesel. dia udah gak ke segel."
"maksud abang, dia udah bekas?"
"hmm..."
"gila tu anak. ngatain kakaknya j*l*ng gak tahunya dia sendiri yang gitu. untung belum jadi gue pacarin. makasih deh bang udah bikin gue gak jadi pacaran sama dia."
"makasih tu sama Angel. berkat dia hamil jadi kita terbebas dari wanita ular itu."
"Angel hamil kan juga karena abang. jadi ya sama aja kalau Rey bilang makasih sama abang."
"ohh iya.. ya udah abang mau ke kamar dulu. mau malam pertama." kata Sam dengan senyum mesumnya.
"malam kedua kali bang. ehh bang, ingat kata dokter, kandungannya masih lemah. puasa dulu sebulan lagi!" teriak Rey.
Sam yang mendengarnya pun juga langsung ingat kalau dokter melarangnya untuk menyetubuhi Angel karena kandungannya masih lemah. harus menunggu satu bulan lagi. Tapi saat masuk kedalam kamar, dia melihat Angel tengah mengeringkan rambutnya didepan cermin meja rias.
Sam menelan salivanya saat melihat tubuh molek Angela yang hanya terlapisi lingerie tipis tanpa memakai bra. Sam mendekat dan memeluk Angel dari belakang. sontak Angel sedikit terkejut. tapi dia dengan cepat mengontrol keterkejutan nya.
"Sayang, malam ini kamu sexy banget. bikin abang bergairah tau." Kata Sam sambil menciumi leher jenjang Angel.
"Ahh bang geli. ingat ya bang kalau abang harus puasa dulu sebulan. abang gak boleh minta jatah dulu."
"ahh kamu gak adil mah. aku gak boleh minta jatah tapi kamu pakai baju kaya gini. gimana mau tahan abang yang." kata Sam merengek seperti anak kecil.
"siapa suruh dilemari gak ada baju tidur adanya lingerie."
"kan ada dress malam yang."
"sama aja abang. dress malamnya juga minim bahan. ketat lagi. kasihan babynya nanti." kata Angel.
"ya udah ya udah.. abang mau mandi dulu." kata Sam masuk ke kamar mandi untuk menidurkan sesuatu yang tengah bangun.
Saat Sam masuk ke kamar mandi, handphone Angel berdering. dia melihat ke layar siapa yang menelfon. terdapat nomor asing yang masuk. dia tak tahu siapa itu. akhirnya dengan ragu-ragu dia mengangkatnya.
📱Halo,dengan siapa ya?
📲 Ohh my God. akhirnya kamu angkat telfon ku.hei nona Wang,kenapa kamu melupakan aku setelah kamu kembali ke negara kamu?
📱Maaf anda siapa ya? (kata Angel sopan karena sedikit lupa dengan suara itu.)
📲 Ya ampuuuuunnnn nona Wang,kenapa kamu bisa melupakan aku?ini aku princess Diana. Istrinya pangeran Charles.
📱Astaga... Diana sayang.. kemana saja kamu?kenapa baru memberi kabar sekarang? (Angel baru sadar kalau itu suara Diana,sahabatnya di New York dulu. dia blasteran Indo-Belanda tapi sudah dari umur lima tahun di New York.)
📲 I am sorry honey... aku sekarang udah pindah ke Indonesia. tapi aku belum ada waktu untuk menemuimu. Apa kamu ada waktu luang besok? aku kangen sekali denganmu. bahkan aku sudah pindah ke Universitas Angkasa demi bisa punya kesempatan satu kampus denganmu.
📱Kamu serius Di? yah aku sudah gak kuliah disana. aku kuliah online.
📲 Kamu hutang penjelasan kepadaku. pokoknya besok aku tunggu dikantin kampus jam 10 pagi. kamu harus datang tepat waktu.
Tut.. tut..
Telefon itu dimatikan sepihak dari Diana. Angela menggerutu karena kebiasaan Diana tak pernah berubah. dia tak pernah bisa untuk mendengarkan penjelasan lewat telefon.
"Telefon dari siapa sayang?" tanya Sam yang habis dari kamar mandi hanya menggunakan boxer nya. Angel melihat Sam langsung merebut handuknya dan menyuruh Sam untuk duduk dibawah sedangkan Angel berada di pinggir ranjang untuk mengeringkan rambut Sam.
"iu tadi telfon dari Diana bang. ingat kan Diana? teman Angel waktu di NYC."
"Diana yang bar bar itu?"
"hmm... yang tiap hari ngaku istrinya pangeran Charles."
"berarti tanpa sadar dia ngaku kalau dia udah tua dong. hahaha"
"gak papa sayang. tapi berangkatnya sama abang ya. kebetulan besok abang ke kantornya sore. jadi sekalian aja jalan. terus nanti kamu pulangnya barengan sama Diana atau Rey." kata Sam.
"makasih abang. ngomongin kuliah, kuliah Angel gimana bang? Angel kan udah pindah."
"pindah lagi aja kenapa sih sayang? lagian kamu kenapa pindah kesana segala sih. udah pindah aja ya. nanti biar diurus sama asisten abang. lagian kalau kamu pindah, kan disini dekat sama abang. ada Rey, Franky, kakakmu juga. bahkan ada Diana juga yang bisa jaga kamu kaya bodyguard." kata Sam.
"baiklah.tapi cepat ya bang. Angel pengen kuliah lagi." kata Angel.
"siap sayang. sekarang kita tidur yuk."
***
Pagi harinya.
"Duh gawat. ****** gue. gara-gara tuh dosen, gue jadi telat kan ketemu Angel. telat lima belas menit nih. sial banget sih." gerutu Diana.
Saat tengah buru-buru dia tak sengaja menabrak seseorang dan menjatuhkan semua bukunya.
"kalau jalan tuh hati-hati. punya mata untuk ngelihat. jangan dipake pajangan." teriak lelaki itu.
"Duh maaf. kan lo yang nabrak gue. udah tahu gue ke buru-buru malah lo nya gak minggir." elak Diana tak kalah sadis.
"enak aja. lo itu yang jalan udah kaya dikejar setan. udah tahu ini kampus banyak orang yang lewat di lorong. masih aja lari-larian kaya anak TK."
"Lo tu yang anak TK. PAUD kali. udah tahu gue bilang minta maaf masih aja nyengol. dasar, cowok arrogant." kata Diana sambil menatapnya tajam.
"lo dari tingkat berapa sih?"
"gue tingkat satu." jawab Diana enteng.
"lah masih bocah. gak sopan banget lo ngomong sama kating." kata lelaki itu. "kalau gue ketemu lo lagi, gue bakal buat perhitungan sama lo. kalau gak sekarang gue lagi buru-buru. dasar, junior bar-bar." lanjutnya sambil pergi meninggalkan Diana yang hanya terpaku.
"Duh... kenapa sih gue gak bisa lihat tuh almamater? itu almamater merah dan logo didadanya warna putih lagi. udah kating anak BEM lagi. ****** gue. kan gue pengen masuk BEM juga." gumam Diana yang merutuki dirinya sendiri.
[Di Universitas Angkasa, terdapat almamater yang berbeda tiap tingkat.
tingkat 1 warna abu-abu
tingkat 2 warna orange
tingkat 3 warna merah
tingkat 4 warna hitam
dan untuk mahasiswa abadi juga yang meneruskan S2 warna dongker.
Sedangkan untuk logo universitas warna biru itu mahasiswa biasa, sedangkan warna putih untuk anak BEM.]
Diana masih saja menggerutu saat sampai di meja Angel. dia duduk dengan wajah yang ditekuk. kalau saja karena Angel tak menyapanya dulu, dia tak mungkin bisa meredakan amarahnya juga kesialannya.
"Kamu kenapa sih Di, ketemu aku kenapa gak ada muka seneng - senengnya sedikit. seharusnya kan aku yang marah karena kamu udah telat lima belas menit." kata Angel.
"Ya sorry Ngel. habis tadi aku ketemu kating yang nyebelin. awalnya aku gak sengaja tuh tabrakan sama dia. terus aku katain aja dia. gak tahunya dia kating tingkat 3. anak BEM pula. ****** kan aku." kata Diana.
"ya siapa suruh sih kamu gak lihat - lihat tuh almamater nya."
"kan aku lupa Ngel kalau disini tuh almamater nya beda. lagian kenapa sih mesti beda Ngel?"
"Ya mana aku tahu. ini kan udah ada sejak kakek buyutku. aku kan generasi keberapa entah gak tahu aku Di." kata Angela sambil menyesap minuman ke empat nya selama menunggu Diana.
"Ohh iya. ehh ngomong-ngomong kok kamu gak pakai almamater sih Ngel?"
"ya ini kan aku tadi malem mau ngobrolin sama kamu. tapi kamu nya aja yang keburu ditutup panggilannya."
"Ya maaf Ngel. kamu kan tahu aku paling gak suka berpanjang lebar di telfon. sekarang ceritain ada apa?" kata Diana yang serius mendengarkan Angel akan berbicara.
Angel menceritakan semuanya dari awal dia diperkosa sampai sekarang dia hamil dan sudah menikah dengan Sam. tak sedikitpun Diana menyela Angel. Diana memang gadis barbar. tapi dia tak pernah menyela omongan lawan bicara kalau lawan bicaranya belum menghentikan omongannya sendiri. dikala Angel merasa sudah cukup ceritanya dia pun menghela nafas lega.
".......... gitu ceritanya Di." kata Angel menyesap kembali jus alpukat ke empat nya hingga habis.
"Ohh my God... i'm sorry honey. saat kamu sedang seprti itu aku justru gak ada waktu buat kamu." kata Diana.
"its okay Di. sekarang semuanya telah terjadi. jadi aku hanya bisa mengikhlaskan. toh sekarang bang Sam juga udah tanggung jawab dan makin cinta sama aku Di." kata Angel.
saat mereka sedang asyik berbincang-bincang, Tiba-tiba datang segerombolan cowok tampan yang menghebohkan seluruh kantin. Diana menatap sinis terutama seorang lelaki yang berjalan angkuh sok keren itu. sedangkan Angel tersenyum kepada salah seorang yang juga tengah melambaikan tangannya kepada Angel. Mereka berempat menghampiri meja Angel. Sontak Diana dan lelaki itupun langsung kaget.
"NGAPAIN LO DISINI!"
*****
**HAYO GUYS... KALIAN BISA TEBAK GAK SIAPA YANG BERANTEM SAMA DIANA?
MENURUT KALIAN, AKU MESTI MASUKIN TOKOH RERE LAGI GAK NIH?
JAWAB DIKOMEN YA GUYS.. JANGAN LUPA VOTENYA😘**