That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Pengalaman Pertama 2



"Lo bilang lo udah cinta sama gue? bulshit lo. gue gak percaya yang namanya cinta pandangan pertama asal lo tahu." ucap Elsa mematahkan perkataan Jackson.


"Kalau gitu, gue bakal buat lo jatuh cinta sama gue. cinta mati sama gue." ucap Jackson kembali mendekati Elsa dan mulai memaksa mencium Elsa dengan mengurungnya di sofa setelah dia berhasil mendorongnya duduk kembali di sofa.


Jackson menciumnya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Namun dia lengah. dia tak tahu kalau Elsa akan memberontak. Bugh. Elsa menendang perut Jackson dengan lututnya. sehingga dia bisa terbebas dari kungkungan lelaki yang telah menyatakan cinta padanya itu.


"Aww gila ya lo. lo itu cewek bukan sih?" kata Jackson yang memegangi perutnya yang kesakitan. Bahkan tanpa sadar dia menggigit bibir Elsa hingga sedikit berdarah karena saking kaget nya saat tadi di tendang oleh Elsa.


"Elo itu yang apaan. beraninya main sosor aja. gigit pula. nih lihat bibir gue sampai berdarah dan bengkak gini. tanggung jawab gak lo." ucap Elsa refleks membuat Jackson tersenyum penuh arti.


"Tenang, gue bakal tanggung jawab. malahan nanti gue bakal langsung ngelamar lo di depan bokap lo. gue serius. bokap lo disamping kan?" Seketika hal itu membuat Elsa terdiam. dia tidak menyangka kalau Jackson bakalan tahu bahwa papanya berada di ruangan samping.


"Dasar omes lo. otak mesum!"


***


"kemana anak itu kenapa belum kembali juga?" kata Elvano kepada Alexa.


"biarlah Van, biarlah mereka saling mengenal. siapa tahu mereka berjodoh." kata Jack dan Julie, teman sekaligus calon besan mereka. orang tua Julio calon suami Key.


"ngomong-ngomong jodoh, kenapa gak kita omongin aja sama Tomi dan Rahma. mereka pasti setuju anaknya dijodohin sama anak kalian Al?" tanya Julie.


"iya juga ya. biar kita bisa kumpul kaya waktu SMA dulu itu." kata Alexa setuju.


"tapi untuk sementara biar mereka kenal dulu. jangan langsung dikasih tahu. biar mereka saling merasakan jatuh cinta dahulu agar rumah tangganya tak terpaksa." kata Elvano. "kalau begitu ini sudah malam. mari kita jemput mereka." lanjutnya.


Didalam ruangan, Jackson sudah membuka kunci pintunya dan menyalakan TV. Dia sedang menunggu Elsa yang pergi ke kamar mandi untuk mengoleskan obat di bibirnya yang luka. sebenernya Jackson ingin membantu, namun singa betina itu menolaknya dengan tegas.


"lho nak Jackson kok sendiri? dimana putri tante?" kata Alexa.


"ohh Elsa lagi mandi tante. katanya gerah." kata Jackson bertepatan Elsa keluar dari kamar mandi dengan sedikit bengkak di bibirnya yang tak luput dari pandangan Elvano meskipun dia tahu kalau Elsa sudah berusaha menutupi lukanya. Namun Elvano tahu kalau dia habis berciuman.


"papa sama mama mau pulang, kamu mau ikut pulang gak nak?" kata Elvano.


"emm.. gak deh ma, pa, Elsa ada janji sama anak-anak yang lain di cafe. sekalian berangkatnya sama Jackson aja. mobil Elsa biar kak Key aja yang bawa ya. kebetulan Jackson ini temen Arian ma, pa." kata Elsa menjelaskan agar tak membuat orang tuanya bertanya ada apa dengan bibirnya, terpaksa dia kabur bersama dengan Jackson. Jackson yang mendengar itupun langsung senang karena mengira Elsa akan menerimanya.


"baiklah kalau gitu. kita semua pulang dulu. paman dan bibimu juga sudah pulang Jack, jaga Elsa baik-baik ya." kata Elvano sambil mendekat dan berbisik ke telinga Jackson. "dan kalau lagi ciuman, pelan-pelan aja ya, kasihan Elsa dia belum berpengalaman." bisiknya.


"siap Om." kata Jackson bersemangat karena mendapat lampu hijau dari calon mertuanya.


"Jack! lo masih pengen hidup gak sih? kenapa jadi orang kok mesum amat gini." ucap Elsa sambil memberontak.


"panggil gue sayang maka gue akan berhenti."


"Ogah. kenapa sayang - sayangan. emang lo pacar gue apa? bukan kali." ucap Elsa sambil terus berusaha melepaskan diri.


"Lo emang bukan pacar gue tapi mulai sekarang lo itu calon istri gue."


"Ya! lepasin gue Jack."


"Gak, sebelum lo panggil gue sayang dan ngakuin kalau gue calon suami lo, gue gak aka ngelepasinnya." ucap Jackson yang terus menciumi tengkuk Elsa.


"oke oke... gue bakal ngaku lo calon suami gue,sekarang gue mohon udah ya." ucap Elsa.


"Kata sayang nya mana?" tanya Jack lagi.


"Sayang, udah ya.." kata Elsa lembut hingga membuat Jackson luluh dan melepaskannya.


"Nah gitu dong baru calon istri ku." ucap Jackson dengan mengecup pipi Elsa setelah melepaskan Elsa dari pelukannya.


Mereka berjalan dengan mesra. Jackson merangkul pinggang Elsa dengan lembut dan berjalan beriringan. membuat semua mata yang memandang iri akan kecantikan dan ketampanan mereka. mereka benar-benar pasangan yang sempurna.


Elsa sebenarnya juga kurang suka dengan sikap Jackson yang memeluknya posesif. namun dia tak mungkin bisa untuk membuat Jackson melepaskannya kalau ancamannya dia akan di cium di depan umum. Hal itu membuat Elsa mati kutu dan lebih memilih diam saja saat Jackson memeluk pinggangnya dengan mesra dan begitu posesif seakan takut kehilangan.


Mobil Jackson memasuki parkiran. Jackson mengikuti Elsa masuk kecafenya menuju sebuah meja istimewa yang didesign dengan sebuah sofa. meja yang selalu Elsa dan ketiga teman ceweknya tempati sehingga dulu di cafe ini hanya ada pelanggan pria yang cuma sekedar cuci mata setelah lelah disekolah, kuliah atau lembur kerja.


Namun tatapan para pengunjung itu kini berganti tatapan membunuh. karena dipojok sana ada Sian, Meisya dan Rose yang duduk dengan tiga orang cowok. telebih saat Elsa masuk, dia datang bersama seorang cowok. membuat semua pengunjung yang ramai itu datang berharap bertemu dengan Elsa yang selama ini pergi diluar negeri. berharap bisa sekali saja mengencani nya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Halo guys... dapat salam nih dari Elsa dan Jackson.