That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_28



Paman Jojo, Leon dan Rey melihat rekaman itu dari awal Sam masuk kedalam rumah. mereka melihat dengan seksama tanpa ada yang terlewatkan. sampai akhir video dimana Angela terjatuh disana. Semua mata memanas. terlebih Rey yang juga menangisi sikap kakaknya juga menangisi Angel dan anaknya yang kini masih berjuang dalam hidup dan mati.


Leon sedih juga menahan air mata. mau menyalahkan Sam juga tidak sepenuhnya kesalahan Sam. tapi kalau mau murni menyalahkan Angela yang menantang maut sendiri, ini semua juga masih ada sangkut pautnya dengan Sam. Leon menunduk sedih. adik yang selama ini dia sayang dan dia jaga harus seperti ini.


"paman harap, kalian berdua rahasiakan ini semua dari para tetua. cukup paman saja yang tahu." kata Jojo.


"tapi dok.." kata Rey.


"panggil saya paman saja." sahut Jojo.


"tapi Paman, jujur saja, walaupun dia abang saya, saya tidak rela kalau Angela kembali kepadanya. saya ingin melihat Angela bahagia. bagi saya Angela itu sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri." kata Rey memohon untuk membuat Sam jera dan merasa kehilangan.


Tiba-tiba terbesit pikiran jahat Jojo untuk membuat Sam menyesal seumur hidup.


"untuk itu biar paman dan tante yang urus. kalian semua tinggal tunggu beres saja. dan jangan sampai ada yang membocorkan tentang perihal ini." kaga Jojo dibalas anggukan pasti Leon dan Rey.


Mereka berdua kembali ikut menunggu didepan ruangan Angela operasi. sudah hampir empat jam Angela menjalani operasi namun lampu operasi masih saja menyala. semua yang menunggu sudah terlihat putus asa. tak luput dari pandangan juga terlihat Sam yang menunduk putus asa.


Bukan ini yang aku maksud Ngie. aku hanya menggertakmu agar kamu tidak pergi. itu saja. aku hanya tak suka melihat kamu memperlakukan Rere seperti itu. aku gak ada maksud buat nyelakain kamu dan anak kita. hatiku sakit melihat kamu seperti ini Angel.....


Sam bergumam dalam hati. dia merasa sedih saat melihat Angela terbaring tak berdaya seperti ini. bukan ini yang dia inginkan. dia hanya menggertak agar Angela tak jadi pergi dari rumah itu. namun ternyata perkiraan Sam salah. dia malah mendapati Angela berakhir di meja operasi.


Lampu ruangan mati menandakan operasi selesai. bertepatan dengan itu didorong nya keluar brangkar dan satu box bayi. namun dalam keadaan ditutup kain.


"Maaf kami sudah berusaha untuk menyelamatkan salah satunya. namun Tuhan berkehendak lain. sang ibu mengalami pendarahan hebat dan tak tertolong setelah sang anak dinyatakan meninggal. kami turut berduka cita sedalam-dalamnya." kata Dokter itu.


"ANGELAAAAAAAA...." raung Melati dan Elsa. mereka memeluk Angela yang tertutup perban di mukanya. matanya tertutup dengan damai. ada senyum diwajahnya.


Sedangkan Sam berjalan ke arah box bayi. disana terdapat bayi mungil nan cantik yang juga terbujur kaku dengan wajah pucat nya. bayi yang begitu cantik seperti Angela.


"My Princess sayang... maafkan ayah sayang... ayah sudah jahat dengan kamu. ayah juga sudah mencelakai ibu kamu. maafkan ayah sayang." gumam Sam dalam hati sambil menangis menggendong anaknya untuk pertama dan terakhir kalinya sebelum pada akhirnya dia meletakkannya dan beralih ke jasad Angela.


"sayang... maafkan aku sayang. maafkan atas semua kesalahan ku dengan kamu. aku yakin, ini semua hukuman Tuhan karena selama ini aku selalu menyakiti kamu. sayang aku mohon.. maafkan aku dan bangunlah.. kita mulai lagi dari awal." kata Sam dalam tangisnya.


Semua yang melihat itu ikut pilu mendengar perkataan Sam. juga Leon dan Rey yang tak percaya kalau rencana untuk menyelamatkan Angela gagal saat melihat Paman Jojo dan juga Tante ikut menangis.


Jackson hanya diam memaku sambil menenangkan istrinya. bukannya dia tak bersedih. tapi jika dia ikut bersedih siapa yang akan menjadi sandaran bagi istrinya? siapa yang akan menguatkan istrinya?


Sampai saat upacara pemakaman Angela pun, orang terdekat masih saja menangisinya. teman Angela di kampus ikut datang. bahkan berita meninggalnya Angela sudah sampai diseluruh penjuru negeri. banyak petinggi yang hadir ikut melayat dan memberi ucapan bela sungkawa kepada kedua keluarga.


Kematian Angela juga terdengar sampai ditelinga Rere. dia sampai tidak fokus dalam bekerja akhirnya dia meminta ijin untuk pulang lebih awal. namun dia langsung menuju ke pemakaman Angela. disana sudah sepi pengunjung. hanya tinggal seorang yang masih dengan senantiasa duduk termenung di pusara Angela dan anaknya.


"Bang Sam... " kata Rere sambil menyentuh pundak Sam.


"Rere..." Sam berdiri melihat Rere.


"apa aku bermimpi bang? bilang kalau aku bermimpi bang? bilang kepadaku kalau semua ini tidak nyata bang.." raung Rere. dia menangis tak percaya apa yang dilihatnya.


"kamu tidak mimpi Rere... ini benar-benar nyata. Angel sudah pergi dari kehidupan kita." kata Sam kembali bersimpuh di pusara Angela.


"apa kamu bilang? kamu yang sengaja bersujud kepada Angela?"


"iya bang. hari itu aku menemui kak Angel hanya untuk meminta maaf. bahkan tanpa dia minta aku langsung bersujud dan mencium kakinya agar aku dimaafkan. tapi ternyata kak Angel sudah memaafkan aku tanpa aku meminta maaf. kemarin dia masih terlihat sehat dan bugar. aku sungguh tak percaya kalau dia sudah meninggal sekarang. bahkan apa yang dia katakan kemarin itu aku baru paham sekarang artinya"


"memang apa yang dia katakan kepada kamu?"


"kak Angela bertanya kepadaku apakah aku masih mencintaimu atau tidak. lucu kan bang? istri mana yang dengan tenang menanyakan itu dengan mantan kekasih suaminya. waktu itu aku bilang kalau aku sudah tak mencintaimu lagi. kupikir setelah itu dia akan berhenti bertanya. tapi dia malah bilang kalau kamu masih mencintaiku dan mencariku kemana saja. dan tiba-tiba dia bilang kalau dia akan pergi setelah melahirkan anaknya dua bulan lagi. dia akan pergi dari kehidupan kita dan kita bisa bersatu. dia bicara seperti itu dengan nada yang terlihat tegar...."


"..... padahal aku tahu. aku juga wanita. dia menyimpan luka yang dalam dihatinya. dari matanya aku bisa melihat dia begitu mencintaimu bang. cintanya lebih tulus daripada cintaku. dulu aku mau jadi pacarmu itu cuma karena aku melihat Kak Angel bersama bang Rey dan aku iri. lalu aku memilih bersamamu. aku pikir dialah yang mengambil kebahagiaanku. tanpa ku tau ternyata akulah yang mengambil kebahagiaannya. bahkan di sisa terakhir hidupnya, dia masih mendengar kalau suami yang dia cintai setengah mati ternyata mencintai orang lain...."


"...... apa abang tidak merasa bersalah dan menyesal sekarang? kalau aku jadi abang, mungkin sekarang aku akan kehilangan hidupku juga. karena kehidupanku sudah dibawa mati oleh istri yang begitu mencintai kita meskipun kita tak mencintainya." kata Rere panjang lebar.


Perkataan Rere membuatnya sadar. dia sadar kalau selama ini dia selalu menyakiti Angela. bahkan dia sadar kalau ternyata cintanya kepada Angela lebih besar tidak seperti cintanya kepada Rere. dia semakin menangis di pusara Angela. dia semakin menyesal dan tak berdaya.


Rere meninggalkan Sam sendiri di pusara Angela. dia berlalu dengan hati yang tenang dan mengikhlaskan Angela.


Hanya ini yang bisa aku bantu agar bang Sam menyadari kesalahannya kak. semoga kakak dan keponakanku bahagia disana. aku selalu menyayangi kalian.


***


Setelah pemakaman Angela, Rey melajukan mobilnya ke rumah Elisabeth. dia ingin membicarakan kembali perihal anaknya.


"Mau apa lagi kami kesini?" tanya Eli dengan ketus.


"aku kesini hanya ingin menarik ucapanku dan meminta maaf atas ucapanku tempo hari."


"ada angin darimana kamu tiba-tiba meminta maaf kepadaku? bukankah selama ini kamu selalu egois dengan prinsipmu sendiri kalau aku lah yang telah membuat kesalahan." kata Eli dengan senyum meremehkan.


"terserah kamu mau bilang apa tentang aku El. aku kesini cuma mau bilang maaf dan juga aku mau bilang, kalau aku gak akan jadi membawa masalah ini ke meja hijau. aku akan menghargai keputusanmu. aku menghargai keputusanmu untuk menjauhkan aku dari Reyhan atau mendekatkan kita. aku juga akan menghargai keputusanmu mau mengenalkan aku sebagai pipinya atau hanya sebagai omnya. aku tidak akan memaksamu."


"kenapa kamu bicara seperti itu?"


"aku hanya takut kamu akan pergi meninggalkanku dengan membawa Reyhan seperti Angela pergi bersama anaknya meninggalkan Sam. aku tidak mau mendapat penyesalan diujung hidupku."


"jadi maksudmu, kalaupun aku tetap tidak akan menganggap kamu ayah dari anakku, kamu akan terima?"


"Terima. apapun itu keputusanmu, aku akan hargai. karena aku tak mau kamu pergi seperti Angela dan anaknya."kata Rey dengan yakin.


" baiklah kalau begitu, aku juga tidak akan menghalangi kamu untuk bertemu dengan Reyhan. tapi aku ingin kamu jangan memisahkan aku dan Reyhan seperti abang kamu yang ingin memisahkan Angela dengan anaknya."kata Eli membuat keputusan.


"baik. aku juga tidak ingin apa-apa terjadi dengan anak kandungku. bolehkah aku menemuinya?" tanya Rey dan dibalas anggukan oleh Eli.


*****


Rey sudah sadar. sedangkan Sam justru sadar setelah kepergian Angela. lalu apa yang sebenarnya direncanakan paman jojo ya? apa yang akan terjadi kepada Sam setelah ini? terus kalian setuju gak kalau Eli akhirnya menerima Rey? terus Franky?