
Satu bulan berlalu. Angel merasa kesepian tidak adanya Mommy dan Daddy nya. namun dia tak merasa kesepian karena kakaknya sering membawa temannya untuk mampir.
Meskipun tengah hamil, dia tak merasakan ada keluhan sedikitpun dalam kehamilannya. anaknya tidak cukup rewel. dia masih terlihat seperti orang normal dikarenakan perutnya yang masih rata.
"Angel... turun sayang. ada Rey sama Frank dibawah nih nanyain kamu." teriak Leon. mendengar itu diapun langsung turun.
"Hai semuanya. loh kok mejanya masih kosong aja sih?" kata Angel menatap kakaknya.
"iya nih Ngie. kakak lo gak kasih kita minum. padahal tenggorokan gue udah kering." kata Rey yang langsung mendapat geplakan dari Leon.
"hahaha.. ya udah Angel bikinin ya." kata Angel keluar dari ruang keluarga untuk menuju ke dapur.
"ehh.. adik lo yang satu lagi kemana?"tanya Franky.
" dia di apartemennya. katanya nanti dia akan nyusul kesini. sekalian mau ngenalin pacarnya."kata Leon.
"Rere udah punya pacar?" tanya Rey kaget.
"iya, lo sih kelamaan nembak." kata Leon.
"yah.. gue kan baru ngorek info dari Angela Le, gue gak tahu kalau bakal ditikung sama cowok lain. gue mau lihat seperti apa sih cowok Rere." kata Rey.
Tak lama setelah itu, datang Rere dan pacarnya yang tak lain adalah Sam. mereka menghampiri ketiga cowok dengan tangan bergandengan. Leon dan Rey yang melihat itu menatap tak percaya. sedangkan Franky menatap dengan wajah datarnya.
"jadi ini pacar kamu dek?" tanya Leon.
"hehe.. iya kak. kita udah pacaran sebulan yang lalu." kata Rere.
"kenalin, gue Sam pacarnya Rere." kata Sam dengan gaya sok keren.
"awalnya gue kira siapa yang jadi pacar lo Re. taunya abang gue sendiri. kalau gitu gue ikhlas deh." kata Rey dengan sedikit tersenyum.
Ya walaupun gak ikhlas banget, tapi melihat kamu bahagia, aku ikut bahagia. kata Rey.
Franky masih menatap mereka dengan tatapan datar yang sulit diartikan. tak lama Rere datang, Angela pun datang dengan membawa minuman dan makanan ringan.
"aduh maaf ya semuanya. maaf lama. aku buatin yang spesial buat kalian." kata Angela sambil berjalan. tapi tiba-tiba matanya memanas saat melihat Sam yang sedang bermesraan dengan Rere. "bang Sam" lirihnya. tangannya melemas dan langsung tak sengaja melepaskan nampan yang dibawanya
Praaaannnnggg...
Dengan sigap Franky membantu Angela. Franky membawa Angela duduk. dan Leon menenangkan adiknya. tak lupa Rere pun langsung mendekat ke arah kakaknya itu.
"kamu gak apa-apa kan kak?" pertanyaan Rere membuat Angela tersadar dan mengalihkan pandangan dari Sam.
"kamu istirahat aja Ngie, kayanya badan kamu lagi gak enak." kata Rere.
Franky menyuruh pembantu untuk membersihkan kekacauan itu. diapun duduk disamping. dia bisa melihat ekspresi patah hati Angela saat melihat Sam. dan dia juga bisa melihat mata terkejut Sam saat melihat Angela.
Apa dia Sam yang kamu maksud sweetheart? tanyanya dalam hati.
Rere menggantikan Angela untuk mengambilkan minum untuk semuanya. Angela hanya melamun dalam diamnya. entahlah, dia tak tahu apa yang akan terjadi. orang yang selama ini dia cari ternyata ada disini tengah bersama adiknya. dia juga bertanya ada hubungan apa Sam dengan Rere? namun dia enggan menanyakan semuanya kalau bukan Rere sendiri yang menjelaskannya.
Rere kembali dengan membawa minuman dan makanan. dia langsung duduk disamping Sam dan bercanda ria bermesraan bersama Sam. dan Sam pun merespon Rere. dia terlihat sengaja menunjukkan kemesraannya dengan Rere kepada Angela.
"emm.. gitu. salam kenal bang." kata Angela sembari memaksakan senyum di bibirnya.
"dan lo tahu gak Ngie. ternyata dia pacaran sama Rere. sumpah gue gak nyangka banget tahu gak Ngie." kata Rey lagi.
Angela yang mendengar itu seperti terasa tertimpa beton yang sangat keras. dia diam-diam menyubit lengannya guna membangunkan nya. dia berharap ini semua hanya mimpi. saat dirasakannya sakit, dia sadar kalau ini semua bukan mimpi.
"iya kak. aku juga gak nyangka bakalan pacaran sama Bang Sam. ohh iya bang, kak Angel itu enam tahun sekolah di New York. setahuku bang Sam juga lulusan dari sekolah yang sama dengan Kak Angie. apa bang Sam kenal sama kak Angie?" kata Rere.
Angel yang mendengar itu menjerit hatinya.
Aku mengenalnya Re, dia ayah dari anak dalam kandungan ku. dia orang yang aku cintai Re.
Angel berasa ingin berteriak. namun dia takut.
"ohh, aku gak kenal sayang. baru sekarang aku lihat kakak kamu. kamu kan tahu, disana ada ribuan pelajar. gak mungkin saling kenal kan? apalagi kalau jurusannya beda. kan pasti gak pernah ketemu." kata Sam sambil melirik sinis ke arah Angela.
Angela yang mendengar itu semakin merasakan sakit yang teramat sakit. dia tak menyangka apa yang diucapkan oleh Sam. orang yang selalu dia cintai. bahkan dia tak pernah merasakan sesakit ini saat dulu dia melihat Sam berkencan dengan wanita lain. tapi saat dia melihat Sam berkencan dengan adiknya sendiri bahkan bermesraan di depannya, membuat hatinya remuk seperti kaca yang pecah.
Melihat itu, Franky semakin yakin kalau Sam yang dimaksud Angel itu Sam yang kini tengah berada diantara mereka. tanpa sadar tangan Franky mengepal. dia menahan emosinya untuk memukul Sam. tingkahnya tersebut tak luput dari pandangan Rey yang duduk disampingnya. dia melihat Franky dari tadi hanya diam dan terlihat marah. dia tak tahu apa penyebabnya, tapi dia ingin mencari tahu.
"Ngie, bukannya kamu sedang tak enak badan? istirahat lah. jangan sampai kamu masuk rumah sakit." kata Franky dengan menekan kalimatnya.
"iya dek. kalau lagi sakit kamu tidur aja. jangan memaksa diri." kata Leon.
"baiklah kalau gitu, semuanya aku ke atas dulu ya." kata Angela memaksakan senyumnya.
Akan aku buat kamu menyesal Sam telah menyakiti Angel. batin Franky.
***
Didalam kamar Angel langsung menangis. dia tak menyangka akan bertemu dengan Sam tapi dalam keadaan seperti ini. dia tak menyangka kalau akan bertemu dengan Sam saat Sam berstatus pacar dari Rere. dia begitu sakit melihat mereka berdua. dia tak pernah menyangka semuanya akan terjadi. dia tak pernah menyangka akan jadi seperti ini.
"Sayang, Bunda janji akan merawat kamu penuh kasih sayang. jika Ayahmu tak mau menerima kita, Bunda janji akan bawa kamu pergi keliling dunia agar kita sama-sama bahagia. kita tak butuh ayah. kita akan bahagia berdua bersama." kata Angela dalam tangisnya.
Bahkan dia tak sadar ada yang melihatnya menangis. dia tersadar saat ada seseorang yang memeluknya dengan erat. seseorang itu bahkan menangis.
"kamu pasti akan bahagia Ngie, kamu akan bahagia. jika dia tak bisa menerimamu, biarlah aku yang akan menjadi sandaran mu Ngie. Biarkan aku menjadi bahagiamu Ngie. Biarkan aku menjadi ayah dari anak kamu Ngie." kata orang itu.
"Bang Franky?" kata Angel saat tahu siapa yang memeluknya.
"Ngie.. biarkan aku menjadi ayah bagi anakmu Ngie. aku tahu, Sam pacar Rere kan ayah dari anakmu itu?"
"Abang tahu dari mana?" tanya Angel menatap Franky yang tengah berlutut di depan Angel yang duduk di pinggiran ranjang.
"Abang tak perlu mencarinya di New York jika abang hanya melihat pandangan matamu saat menatap Sam tadi. Abang sudah bisa menduganya kalau dia ayah dari anak yang kamu kandung ini."
"tapi bang, aku gak mungkin merusak kebahagiaan Rere bang. Rere terlihat bahagia saat bersama Bang Sam."
"abang tahu. tapi abang gak mau biarin kamu begini Ngie. dan kamu juga lihat, dia tak menganggapmu. dia bilang kalau dia tak mengenalmu. padahal kalian dekat selama enam tahun kan? tapi dia tadi seolah tak mengenalmu. seolah tak ingat dosa yang dia buat. jadi kakak mohon, biarlah kakak yang menjadi ayah dari anak yang kamu kandung ini Ngie." kata Franky dengan memohon.
"Ayah? anak dalam kandungan? siapa yang hamil?"