That Sexy Girl Is Mine

That Sexy Girl Is Mine
Season 2_31



Setelah ulang tahun Princess Aurora selesai, Leon dan Diana ikut berkumpul bersama Rere dan keluarga. disana juga ada bunda Princess. seorang wanita tangguh yang menghidupi anaknya sendiri tanpa bantuan orang lain maupun keluarga. membangun perusahaannya sendiri hingga kini perusahaan nya sudah menjadi perusahaan raksasa di NYC hanya dalam kurun waktu lima tahun. meskipun dia hanya single parent dan cacat. wanita yang menjadi bunda princess ialah Angela. yang dulu dikabarkan meninggal oleh dokter rumah sakit.


"Angel... mau sampai kapan kamu mau bersembunyi darinya? apa kamu gak kangen sama orang tua kita?" tanya Leon.


"JANGAN PANGGIL AKU ANGEL. ANGEL SUDAH LAMA MATI!" katanya dengan nada marah.


"oke oke.. Madam Queen Aurora. tapi mau sampai kapan kamu akan sembunyikan semuanya dari orang tua kita? apa kamu tidak kangen dengan mereka?" kata Leon mengalah.


"bukannya Queen gak kangen kak. cuma Queen takut untuk bertemu mereka. Queen malu. sekarang Queen cacat. Queen bukan wanita yang sempurna lagi." kata Angela yang kini merubah namanya menjadi Queen Aurora itu dengan sedih.


"tapi bagaimanapun mereka tetap orang tua kandung kakak. kakak gak bisa sembunyi terus seperti ini." kata Rere menimpali.


"tapi apa mereka akan menerima kakak?" kata Queen menerawang.


"Apapun yang terjadi denganmu, kami akan menerimanya sayang. jadi janganlah sembunyi lagi." suara bariton dari seorang lelaki dibelakang Queen mengalihkan semua yang ada disana. mata Queen memanas saat melihatnya. dia begitu rindu terhadap kedua orang itu. siapa lagi kalau bukan Jackson dan Elsa, orang tua kandungnya. yang kini sudah terlihat semakin menua dengan usianya yang hampir setengah abad.


"Mommy... Daddy..." kata Queen merentangkan tangannya. Elsa memeluk anaknya dengan erat. dia tak bisa berkata sejak Leon menceritakan semuanya tentang Angela yang kini lebih di kenal dengan nama Madam Queen Aurora di NYC.


"Mommy kangen sekali sama kamu nak.. mommy harap kamu jangan pergi sayang.. jangan lagi ninggalin mommy. jangan lagi sembunyi dari mommy." kata Elsa.


"Maafkan aku Mom.. maafkan aku Dad.." Queen menangis dalam pelukan kedua orang tuanya. semua yang melihat itu terharu.


Juga Princess yang berada di lantai atas melihat semuanya. dia yang merencanakan semuanya ini. dia yang meminta uncle nya untuk menghubungi kakek neneknya sebagai kado ulang tahunnya kali ini. karena tak ada hadiah yang lebih istimewa selain melihat senyum bundanya bagi seorang gadis kecil yang sudah lebih dewasa dari umurnya itu.


Bunda... sebentar lagi Princess akan mencari Ayah. Princess janji akan membawa Ayah kembali lagi kepada kita. Princess janji akan buat Bunda bahagia. Princess sedih jika selalu melihat Bunda menangis setiap malam. kata Princess dalam hatinya sambil mengusap air mata yang membasahi pipi putihnya.


#Flashback8tahunLalu#


Seminggu setelah Angela dikabarkan meninggal, ternyata selama itu pula dia disembunyikan oleh Jojo dan istrinya. kebetulan saat Angela sedang dioperasi, ada juga seorang wanita hamil korban kecelakaan yang sedang dioperasi. entah keberuntungan darimana, kebetulan wanita itu juga memiliki luka bahkan memiliki bayi yang berjenis kelamin sama dengan Angela.


Akhirnya Jojo memalsukan kematian Angela karena jasad wanita hamil itu tak ada keluarga yang mencarinya. jadi akhirnya nama Angela sudah meninggal dan karena tidak mau kerepotan mengurus semuanya, Jojo berinisiatif membuatkan data diri baru untuk Angela dan anaknya.


Angela berubah menjadi Queen dan bermarga Aurora. sedangkan anaknya diberi nama Princess seperti keinginan Sam yang dia ketahui saat pemakaman dulu.


Angela membuka matanya setelah berjuang untuk hidup. dan diapun diceritakan semuanya oleh Jojo. meskipun begitu, dia belum bisa pergi dari rumah sakit itu. karena sang anak masih belum stabil kondisinya.


Akhirnya selama dua bulan Angela tinggal di rumah sakit. saat anaknya sudah dinyatakan membaik, Jojo membawanya ke NYC. selama setahun dia hanya fokus untuk pertumbuhan anaknya. dia mulai belajar bisnis. ternyata darah bisnis dari ayahnya menurun juga kepadanya.


Angela mulai merintis usahanya sambil kuliah. dia meneruskan kuliah sesuai bidangnya kini. akhirnya ditahun ketiga, perusahaan yang dia bangun sudah stabil dan meningkat dengan drastis. namanya mulai dikenal diseluruh penjuru negeri.


Hingga tiga tahun yang lalu, tanpa sengaja perusahaan nya bekerja sama dengan Leon dan juga Jhon. membuatnya berkumpul kembali dengan Leon, Rere dan Diana. namun dia masih enggan untuk bertemu orang tuanya.


Sebenarnya banyak pengusaha sukses yang sekiranya masih lajang mendekati Angela. bukan karena dia kasihan. namun karena mereka bangga. dan bagi mereka, fisik bukan menjadi halangan bagi mereka untuk ingin mendekati Angela. namun entah kenapa, sekaya apapun mereka atau setampan apapun mereka, tak ada yang menarik hati Angela. bahkan pernah putra mahkota kerajaan datang ingin meminang Angela, namun dengan halus dia menolaknya.


Meskipun banyak yang ditolak. namun tak membuat mereka berhenti menarik perhatian Angela. mereka semua tak lepas ingin bekerja sama dengan perusahaan Angela. Semua melakukan itu karena begitu bangga dengan usaha Angela.


#FlashbackOff#


***


Kembali ke masa kini dimana Sam berada.


Sam terbangun dari tidur panjangnya setelah kemarin dia mengamuk. dia bangun tidur dengan muka acak-acakan. namun dengan segera dia melupakan semuanya. dia kembali memasang tampang bad boynya.


Dia turun ke meja makan untuk sarapan bersama keluarganya. disana juga ada anak-anak Rey yang juga dekat dengan Sam bahkan memanggil Sam dengan sebutan Ayah. semua itu atas perintah Rey. karena Rey yakin, hanya anak kecil lah yang bisa membuat hati Sam tenang saat kehilangan anaknya.


"Hai my boy." sapa Sam kepada anak pertama Rey dan Eli. Reyhan yang lebih sering dipanggil Hans.


"Hai Ayah. Ayah udah sehat?" tanyanya balik.


"tentu boy. kamu lihat? bahkan mungkin Ayah bisa kembali mengalahkanmu dalam tanding basket lagi." kata Sam sambil mengusak rambut Hans.


"No! Ayah curang kalau main." kata Hans.


"tenang Hans. kan ada papa. nanti kita bakal menang." kata Rey menimpali percakapan mereka.


"wah curang, masak dua lawan satu. kalau gitu baby boy, kamu harus bantu ayah." kata Sam kepada anak kedua Rey, Vero.


"siap ayah. Velo akan bantu ayah." katanya dengan nada cedalnya. lucu sungguh lucu. selalu bisa membuat gemas Sam.


Sejak kehadiran Hans ditambah Vero, Hari-hari Sam semakin tertata dan kembali seperti dulu. meskipun dalam hatinya masih ada yang kosong. karena baginya tak ada yang bisa menggantikan Angela. bahkan dia berniat ingin menduda seumur hidup. sampai dia meninggal. untuk perusahaan dia sudah ingin memberikannya kepada Hans atau Vero nantinya.


Setelah sarapan dengan penuh canda tawa, para lelaki berkumpul diruang keluarga sedangkan Melati dan Eli berada di dapur. karena hari minggu, mereka selalu gunakan untuk family time. Saat asyik sedang bermain sambil menonton acara televisi, Sam dan Rey teralihkan dengan berita internasional tentang pesta ulang tahun seorang pengusaha terkenal.


Princess Aurora, anak semata wayang Madam Queen Aurora, merayakan pesta ulang tahunnya yang kedelapan dengan meriah kemarin. dia bahkan menyanyikan lagu untuk sang bunda. membuat semua mata tamu undangan yang hadir terhipnotis dengan aksinya.


Tiba-tiba mata Sam memerah. ari matanya keluar tanpa ijin membasahi pipinya. Rey melihat itu dan langsung mematikan televisi nya.


"Rey, mungkin kalau Princess masih hidup, dia akan cantik seperti gadis itu. iya kan? aku rindu princess Rey..." kata Sam menangis. Rey pun kembali menenangkannya.


"abang sabar ya. semua sudah berlalu. sekarang kita ke makam Princess aja. sekalian kita ke makam Angela. semoga dengan itu kerinduan abang kepada mereka berkurang." kata Rey dijawab anggukan oleh Sam.