
" Alhamdulillah ... Akhirnya sampai juga " ucap Rona tersenyum senang melihat Vila mewah yang ada di hadapannya yang terlihat masih sama seperti 7 tahun lebih yang lalu
Saat ini Rona , Vero dan Bella telah sampai di puncak. Rona masih ingat kenangan dulu , masa pacarannya dengan Vero yang kini telah menjadi suaminya dan bahkan sudah ingin memiliki 3 anak yang kini masih di kandungannya. Vero yang melihat wajah istrinya serta mata yang memancarkan kebahagiaan dan juga kesedihan. Membuatnya ikut mengerti dengan apa yang istrinya kenang.
" Sayang ... Ayo. Semua sudah menunggu kita " ujar Vero sambil menarik tangan kanan istrinya dengan lembut dan Rona mengaguk dengan senyuman
" Bella " panggil Rona menatap sahabatnya yang sejak tadi berdiri di belakangnya dalam diam
" Iya " sahut Bella dan langsung mengikuti langkah suami istri yang ada di depannya
Mereka bertiga memasuki Vila yang besar itu dengan terasnya yang sangat besar. Di dalamnya semua sahabatnya tersenyum melihat kehadiran Rona dan Vero. Tapi , kemudian senyuman itu memudar ketika melihat kehadiran seorang wanita , yaitu Bella . Namun , di raut wajah sahabatnya terlihat keterkejutan dan juga kesedihan dengan kerinduan. Hal itu tertuju pada Bella , Bella pun juga rindu dan lebih terkejut melihat Erlina ada di depannya dengan jarak yang cukup jauh.
" Bella " serentak Elsa , Nura , Serly , Erlina setelah terdiam beberapa menit dan akhirnya satu kata dengan sebutan nama. Nama sahabat mereka yang juga baru menampakkan dirinya
" Apa kabar semuanya ? " tanya Bella tersenyum sumrigah melihat sahabatnya satu persatu
Tidak ada yang menjawab dan mala semua mendekati Bella kecuali kaum pria. Kaum pria pergi meninggalkan istrinya mereka di ruang tamu Vila memberikan ruang untuk kaum Wanita. Di ruang tamu begitu sunyi , tidak ada yang bersuara dan hanya tatapan mata yang di tujukan pada Bella.
KITA BERSATU LAGI !!!
Mendengar teriakan Rona yang tiba-tiba. Membuat semua sadar dan perlahan di bibir di wajah mereka melengkung saling bertatapan. Terlihat di raut wajah mereka sangat bahagia , karena telah bersatu lagi dengan sahabat yang kini telah berkumpul.
BERPELUKAN !
Kini yang berteriak bukan Rona saja. Tapi , para wanita , mereka berpelukan dengan senyuman serta air mata yang meluncur dari kelopak mata mereka yang terpejam. Menikmati pelukan kehangatan dalam arti persahabatan. Namun , tiba saja terdengar suara perintah , sehingga pelukan mereka terlepas.
" Jangan berpelukan ! "
Suara itu berasal dari para suami. Sang pelaku yang menganggu suasana dalam pelukan dengan kerinduan dengan sahabat. Membuat para istri menatap kesal dan tajam pada para suami.
" Ganggu saja " ketus Nura yang berdiri di samping Elsa
" Iya . Uda tau lagi kumpul , gak lihat apa ?! " sahut Serly
" Kita kasih hukuman aja gimana ? " sambung Rona dengan menatap kesal
" Hukuman ? " serentak para suami
Para istri saling tatapan , karena mereka berdiri berdampingan. Terlihat senyum licik di bibir ranum wajah cantik mereka. Seakan sedang merencanakan sesuatu dan mengatakan lewat sikap diwajah. Sedangkan para suami saling melirik satu sama lain dengan hukuman apa yang akan di berikan istri mereka.
" Tidur di luar ! " serentak para istri. Membuat wajah para suami pucat pasih dengan tatapan yang seakan ingin memperotes
" Gak boleh gitu dong yank... " keluh Jeki sambil melangkah mendekati istrinya
" Kamu lagi hamil besar sayang. Jadi gak boleh pelukan dan plis... Batalin hukumannya " tutur Roky memelas dengan sikap memohonnya di depan istrinya yang menatap acuk dengan muka kesal
" Yank ... Batalin ya ? Aku gak ingin jauh dari kamu dan anak kita " sahut Evan yang kini juga sudah berdiri depan istri , meminta belas kasihan untuk tidak tidur di luar
" Ratu ku... " kini giliran Vero yang menatap istrinya dengan tatapannya memohon
" Kamu atau aku yang tidur di luar ? " tantang Rona menatap tajam suaminya
" Eh ! Jangan gitu... Iya uda. Aku saja tidur di luar " jawab Vero dengan pasrah
Sedangkan para istri sebenarnya tidak tega membiarkan suami mereka tidur dengan kedinginan. Namun , karena rasa kesal , mereka bersikap untuk tidak peduli. Sedangkan Erlina dan Bella hanya tersenyum dan juga tertawa melihat para suami sahabat mereka yang takut istri.
" Masih ada lagi gak si , seorang pria takut istri ? " tanya Bella pada sahabat yang kini terlihat perut terlihat membesar
" Pasti ada dong " jawab Rona dengan tersenyum dan di angguki yang lainnya
" Btw. Bella kamu kemana aja ? Semenjak kita tamat SMA , kamu uda gak ada kabar ? " tanya Nura
Bella memhelakan nafas kasar mendengar pertanyaan Nura yang merupakan sahabatnya.
" Baiklah ... Sudah waktunya aku cerita " ucapnya menatap sahabatnya satu persatu dan sahabatnya hanya diam dengan siap untuk mendengarkan
Bella menceritakan ketika dia pergi kampung halamannya tempat kelahiran ibundanya. Dia sana kakeknya telah meninggal , akibat usia dan penyakit paru-paru. Kemudian dia juga menceritakan tentang keharmonisan rumahnya yang sudah seperti neraka baginya. Dengan berat dan sesak di hatinya , Bella juga menceritakan tentang ibundanya yang di bunuh oleh ayah kandungnya sendiri. Akibat dari sebuah foto yang menampilkan kedekatan ibundanya dengan seorang pria yang merupakan mantan kekasih ibunya dulu di waktu muda. Tentunya hal itu , membuat sahabatnya terkejut dan ikut merasa sedih dengan kehidupan Bella yang kini sedang berduka.
" kamu yang sabar ya Bel... Kami semua akan selalu ada untuk mu " tutur Elsa dengan air mata yang terus meluncur dari pelupuk matanya
" iya... Kamu harus kuat dan tetap semangat. Mungkin ada hikmah di balik semua ini. Contohnya seperti Rona , sahabat kita yang selalu bertahan dengan penantian yang panjang. Padahal... Rona terkenal sangat cuek dan tak suka pada cowok. Tapi... Bisa begitu cinta dengan si balok es satu " jelas Serly dengan polosnya
" Serly Arviyansah ! " seru Rona menatap sahabat yang begitu polosnya
" Emang benarkan ? Kalo aku jadi Rona... Mungkin aku langsung cari yang lain dari pada menantikan seseorang selama 5 tahun dan walaupun pada akhirnya Vero bersamanya dengan menjadi suaminya. Tapi , masih ada saja orang-orang misterius yang ingin memisahkan mereka berdua " ujar Serly lagi yang masih tidak memperhatikan tatapan mata sendu sahabatnya , siapa lagi jika bukan Rona
" Serly sayang... Kamu tidur aja. Wanita yang hamil besar harus banyak istirahat. Biar persalinannya lancar dan anak kamu sehat " tutur Erlina dengan lembut, walau dia cukup terkejut mendengar perkataan Serly tentang penantian Rona selama 5 tahun terhadap pria yang kini telah menjadi suami sahabatnya
Serly pun memilih menuruti perkataan Erlina. Setelah dia dapat merasakan aura yang membuatnya merinding. Serly tidur di Ranjang dan meninggalkan sahabatnya yang masih duduk di karpet berbulu lembut di lantai kamarnya.
" Rona... Yang di katakan Serly itu benar ? " tanya Erlina dengan tatapannya yang tidak percaya mengetahui tentang kisah cinta sahabatnya
" Itu benar Er " jawab Rona dengan tersenyum getir mengingat masa pahitnya dulu hanya karena cintanya pada seorang pria yang sudah melulukan hatinya dan bahkan membuatnya merasakan cinta yang begitu besar terhadap Vero yang merupakan suaminya. Tapi , selalu saja ada orang yang ingin memisahkan mereka berdua
" Bolehkah kamu menceritakan kisah cinta mu ? Tapi... Jika kamu tak bi... " perkataan Erlina terpotong di kala mendengar suara sahabatnya
" aku akan menceritakannya "
Rona menceritakan kejadian 7 tahun lebih yang lalu. Dimana saat itu Juhan hampir menghilangkan nyawa Vero dan sehingga dirinya menanti kehadiran sang kekasih selama 5 tahun lama. Ketika sudah bertemu kembali dengan kekasihnya yang ternyata lupa ingatan. Membuatnya sempat ingin merelakan Vero dan tak ingin mengikuti kata hatinya lagi. Karena dia akan menikah dengan seorang pria yang belum tau siapa. Sampai ketika Yanti mengajaknya bertemu dan dia tahu bila Vero yang akan menjadi suaminya. Namun , nahas , Yanti mala ingin merenggut nyawanya dan sehingga dia melupakan semua tentang adanya Vero. Hal itu membuatnya terluka , ketika telah mengingatkan semuanya. Tapi , suatu hari Vero hampir kehilangan nyawanya lagi , akibat ulah Ardi yang menembakan peluru yang hampir mengenai paru-paru Vero. Namun , saat Vero telah selamat dari komanya dan kehadiran dua malaikat kecil , yaitu Rangga dan Anggita anak kembarnya. Suatu hari ada paket misterius yang hampir tiap hari ada di depan rumahnya dengan sebuah kartu yang tertera nama mengirim " PENGAGUM RAHASIA ". Sehingga mereka memutuskan untuk tinggal di rumah orang tua Vero , karena keadaannya yang sedang hamil. Tapi , suatu hari Vero terpaksa harus pergi keluar kota untuk urusan bisnis dengan menggunakan pesawat yang hampir merenggut nyawa Vero lagi.
" begitulah kisah cinta ku... " kata Rona mengakhiri cerita kisah cintanya yang selalu ada kata suka dan duka yang selalu datang seli berganti
" aku sungguh tak tau lagi harus berkata apa... Kisah cinta mu seperti ada dalam Novel. Tapi... Paket misterius dari... PENGAGUM RAHASIA mu itu apa pelakunya sudah ketemu ? " ujar Erlina dengan tatapannya tak percaya dengan kisah cinta sahabatnya yang penuh pilu dan selalu saja ada masalah dengan menghadirkan luka dan derita
Rona hanya tersenyum dan sahabat yang lainnya hanya diam. Bella pun sama halnya dengan Erlina yang merasa tak percaya dan tak menduga jika kejadian yang menimpa kisah cinta sahabatnya akan seberat itu. dengan apa yang baru saja dia dengar dari sahabatnya . Tapi , dia hanya diam menatap mata Rona yang berkaca-kaca dengan pipi yang telah basah , akibat air mata di saat menceritakan tadi.
" Sudah... Saatnya kita tidur. Ini sudah larut malam dan besok giliran Erlina yang cerita " ujar Nura. Kemudian bangun dari duduknya dan berbaring di samping Serly
Erlina hanya tersenyum getir mendengar perkataan Nura yang mengatakan gilirannya bercerita besok. Tapi , dia juga tak bisa menolak , karena dia juga harus berbagi duka dan sukanya pada sahabatnya. Malam ini mereka tidur di kamar berbeda , dalam satu kamar terdapat dua orang. Di lantai bawah dan hanya Bella dan Erlina yang berada di kamar lantai atas.
...Bersambung...
Kisah cinta tentang Analisa Syahputri dengan Candra Malik Ibrahim ! akan di pisah dan akan segera di update. Nantikan Novel ke dua ku para sahabat setia !!!