
hari pagi yang begitu cerah . terlihat matahari memancarkan sinarnya di langit biru atas sana , serta tiupan angin yang terus menerpa apa pun yang di lewatinya . kebetulan hari ini adalah weekend , terlihat sebuah taman hampir di penuhi orang-orang yang sedang berolahraga .
" sayang ! aku capek , kita istirahat dulu Yo ! " ujar Rona sambil menduduki kursi taman yang kosong , karena capek berjalan di pagi hari
" iya Uda kamu di sini saja ya ! aku akan beli air minum dulu " seru Vero dengan lembut kepada sang istri , kemudian di pergi meninggalkan Rona
Rona tak menjawab , karena dia sungguh merasa lelah . mungkin karena hormon kehamilan , membuatnya mudah lelah hanya berjalan saja . namun , tiba-tiba ada seorang wanita yang mendekat kepada Rona , yang kala itu Rona sedang bersandar pada kursi taman .
" kamu Rona kan ? Rona pra Sanjaya ? " tanya wanita itu yang kini berdiri di depan Rona
" iya , saya sendiri " jawab Rona sambil menatap wanita di hadapannya dengan bingung
" kamu ingat aku gak ? " tanya wanita itu lagi dengan senyuman
" gak "
" serius ! masa gak ingat aku si ? "
Rona pun mencoba mengingat wanita di hadapannya . namun , tak kunjung dia menemukan apa pun . kemudian dia kembali menatap wanita dihadapannya dengan menggelengkan kepala . seketika wanita dihadapannya menghilangkan senyumnya , karena Rona tak mengingatnya dirinya .
" ok , perkenalkan nama ku Analisa syahputri . di panggil Lisa , tamatan SMA pelita harapan dan kuliah di salah satu universitas Jerman " ujar wanita itu memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya kepada Rona
" o.... Lisa , sorry sa aku lupa ! " seru Rona dengan cengir kudanya sambil menerima uluran tangan wanita yang bernama Lisa
" Lo Uda nikah ? kapan ? siapa suami Lo ? Uda berapa usia kandungan Lo ? " tanya Lisa berturut-turut , yang tadinya terlihat kesal . kini menatap Rona dengan tidak percaya
" kalo nanya tu satu-satu ngapa ! duduk dulu ! " seru Rona dengan wajah cemberutnya kepada Lisa
wanita yang bernama Lisa itu pun duduk di samping Rona dan Rona Dengan senang hati membiarkannya .
" iya iya lah aku Uda nikah 3 tahun lebih yang lalu dan usia kandungan kini baru mau mendekati 4 bulanan dan suami ku ..." ujar Rona menjeda Kalimatnya sambil melihat ekspresi wanita di sampingnya
" siapa ? jangan bilang Vero Arga Pratama ? mantan pacar kamu dulu ! " tebak Lisa
" benar sekali , seratus buat kamu ! " seru Rona dengan senyuman bahagia
" ko bisa ? bukannya dulu dia ke Australia karena kecelakaan ! terus ku dengar di juga lupa ingatan dan ...cerita dong ! " hardik Lisa dengan tidak sabaran dan tidak percaya menatap Rona yang kini masih tersenyum padanya
saat Rona ingin mengatakan sesuatu , dia urungkan . karena Vero telah datang membawa sebotol minum air putih dan roti .
" sayang ini minum dulu dan makan rotinya ! " pinta Vero sambil menyodorkan ke dua pangan itu pada Rona dan tanpa mempedulikan wanita lain di samping sang istri
" makasih sayang "
Rona pun menuruti perkataan Vero . dia menghabiskan setengah air yang ada dalam botol serta roti yang dia habiskan sebungkus saja .
" ko coba sebungkus yank ? " tanya Vero sambil menatap wajah sang istri
" Uda kenyang " jawab Rona dengan senyuman
" hello disini ada jomblo Lo ! jangan mesraan di depan gue juga kale ! " ujar Lisa tiba saja mengalihkan perhatian Vero dan Rona
" Lo siapa ? " tanya Vero dengan wajah datarnya
" Lisa " jawab wanita itu acuh , membuat Vero mengerutkan keningnya . karena dia merasa mengenal wajah wanita yang bernama Lisa ini
" dia teman aku waktu SMA yank , masa kamu gak kenal si ? " tanya Rona pada Vero
" gak " jawab Vero singkat dan padat . membuat Lisa mendengus kesal
" sepertinya gue harus perkenalkan diri lagi Ron ! " seru Lisa kesal dan Rona hanya tersenyum sungkan pada Lisa
" nama gue Analisa syahputri , biasa di panggil Lisa dan kalo masih Lo gak ingat dan gak kenal gue juga . Lo tinggal dulu Rona sama gue " hardik Lisa yang merasa kesal kepada Vero
" gak mau , gue tetap disini ! " seru Vero dengan sikap dinginnya
" Ron ! Lo ko bisa sama si kulkas satu ini si ! heran gue , emang gak ada pria lain apa ? " tutur Lisa pada Rona sambil menyindir Vero
" mau gimana lagi , kan Uda takdir . bahkan gue aja dulu gak percaya , bila gue Uda nikah sama Vero " kata Rona dengan sedikit bercanda menatap Lisa di sampingnya dan tanpa menatap wajah sang suami yang terlihat kesal
" takdir ? atau cinta ? " tanya Lisa dengan nada sindiran sambil tersenyum geli
" ya gitulah " jawab Rona dengan malu-malu
" iya Uda , aku pulang dulu ya ? gue gak mau jadi nyamuk dan Rona sehat selalu ya ! , by Ron dan kulkas ! assalamualaikum " ujar Lisa sambil berdiri , kemudian dia lari menjauh sambil tertawa ringan . karena telah meledek si Vero yang di sebut kulkas
" wa'alaikumsalam "
Rona dan Vero pun juga pulang kembali ke rumah mama . sedangkan di tempat lain , Jeki sedang bersama sang istri menikmati hari libur mereka di siang hari . kala itu berada di taman yang berdekatan dengan apartemen mereka . mereka duduk di bangku panjang yang khusus untuk umum , bangku berukuran sedang yang terbuat dari besi bercat coklat .
" sayang ! " ucap Jeki yang kini merangkul sang istri di sampingnya
" iya yank " sahut Elsa sambil menatap wajah suaminya yang begitu dekat
" kamu yakin ingin ikut ke puncak ? " tanya Jeki memastikan ke inginan istrinya , dengan nada lembut tentunya
" iya dong yank , semenjak aku tau hamil . kita tak pernah keluar dan aku juga jarang ke temu teman ku . sekali-kali kan gak apa dan lagian ada kamu . jadi aku gak akan kenapa-napa ! " jawab Elsa panjang lebar menyakinkan suaminya dengan senyuman
" baiklah , asal kamu bahagia . tapi ingat , kemana pun dan di mana pun . kamu harus tetap bersama ku , karena kamu sedang hamil dan aku gak mau . istri tercinta ku dan calon anak kita kenapa-napa " tutur Jeki dengan lembut pada Elsa , sang istri .
" pasti dong sayang , kan dari dulu kamu selalu ada di dekat ku tanpa harus aku meminta " ujar Elsa dengan senyuman senangnya
" masa si ? " canda Jeki yang ikut tersenyum
kini mereka kembali menatap sekitar taman yang hampir di penuhi oleh tumbuhan yang berbeda jenis dan menatap langit biru cerah di atas sana . mengingat awal pertemuan mereka yang menjengkelkan dan perlahan timbul rasa di antara mereka , serta berakhir dengan adanya rasa cinta dan berujung pernikahan . menjalin hubungan resmi dan sebentar lagi akan hadir seseorang di antara mereka yang akan menambah rasa cinta dan kebahagiaan mereka berdua .
" entahlah , aku juga kurang tau pasti . karena aku juga merasa gak suka pada Bella dulu " jawab Elsa jujur
" gak suka ? tapi kata Serly , Bella yang perlahan menggantikan kehadiran Erlin dulu ! " ujar Jeki kepada sang istri yang masih setia bersandar di tangannya
" memang dulu iya , tapi semenjak Rona pacaran dengan Vero . Bella seperti menjauh dan kadang jarang bertemu . bahkan dulu , saat Rona di tinggal Vero berobat di Australia . Bella juga terkadang mau menghibur Rona dan suatu ketika saat perpisahan sekolah . aku mendengar kabar bahwa di pulang kampung ke rumah neneknya " jelas Elsa lagi , menjawab kebingungan dan rasa penasaran sang suami
" o...begitu , ok aku akan beritahu kepada Vero soal ini . karena aku yakin , dia pasti belum bertanya banyak tentang teman istrinya itu " kata Jeki sambil tersenyum mengingat teman kecilnya itu , yang sekarang sudah nikah dan Meraka masih bersahabat
" iya , dasar bucin ! " seru Elsa
" eh , bukan cuma sahabat aku aja yang bucin . sahabat kamu juga bucin sayang " kata Jeki
" iya in aja de "
kemudian mereka sama-sama tertawa ringan dengan di temani angin serta pohon dan tumbuhan lainnya dan kebetulan taman yang mereka tempati sepi , tak banyak pengunjung yang datang di taman tersebut serta angin yang berhembus lambat menyejukkan hati dan menenangkan jiwa dalam raga . serta sinar mentari siang yang perlahan akan memanaskan bumi di langit biru dan awan putih di atas sana .
" kita masuk yu yank ,ini sudah tengah hari Lo ! nanti kamu ke panasan " pinta Jeki dengan lembut pada istrinya
" baiklah , ayo . aku juga ingin makan nasi goreng buatan kamu ! " seru Elsa dengan senyuman sumringahnya pada yang suami
" ya sudah ayo masuk dulu , biar ku buat nasi gorengnya ! tapi kalo gak enak gimana yank ? jujur aku belum pernah masak , kecuali rebus dan goreng telur " ujar Jeki kepada Elsa , sang istri tercintanya yang kini sudah di gandeng tangannya
" tak masalah papa " ucap Elsa dengan nada anal kecil membuat Jeki merasa gemas
Drrttt !!!
saat Jeki dan Elsa sudah melangkahkan kakinya menuju apartemen . ponsel Jeki pun berbunyi , menandakan pesan masuk . sehingga Jeki dan Elsa berhenti melangkah . sedangkan Jeki langsung memeriksa pesan tersebut , dan ternyata dari Vero .
" cari tau tentang Analisa syahputri , dia itu teman sekolah Rona waktu SMA . aku merasa curiga terhadap wanita yang satu ini dan ku rasa Elsa juga tau ! "
setelah Jeki selesai membaca pesan singkat dari Vero , Jeki kembali memasukan ponsel di saku celana jeansnya dan kemudian menatap sang istri yang setia berdiri di sampingnya .
" siapa sayang ? " tanya Elsa , saat suami menatap wajahnya
" Vero , sudah kita masuk dulu . agar aku bisa memasakkan permintaan mu dulu "
mereka kembali melanjutkan langkahnya memasuki apartemen mereka tersebut dan kini sampailah Jeki dan Elsa di apartemen mereka . serta tak lupa Jeki sudah menutup dan mengunci pintu apartemennya . kemudian Jeki langsung menuju dapur , setelah mendudukkan sang istri di kursi tempat ruang meja makan .
" di tunggu ya nyonya , saya akan segera menemui permintaan nyonya ! " seru Jeki berdramatis , dengan sudah memakai celemek di tubuh kekarnya
" ok , di tunggu " sahut Elsa sambil mengerlingkan matanya pada sang suami
" nyonya ! jangan menggoda saya dong . nanti saya suka sama nyonya gimana ? terus kalo tau suami nyonya ? " tanya Jeki seperti seorang pelayan di goda oleh majikannya sendiri
" biarin dong , kan nyonya juga yang kasih kamu jatah dan tak pernah telat ! " jawab Elsa seperti seorang majikan
Jeki dan Elsa pun terus bercanda untuk menghilangkan keheningan di dalam apartemen mereka . karena mereka hanya Tinggal berdua saja , dan kalo ada pembantu hanya jika Jeki di kantor saja . tapi , karena weekend , jadinya pembantu di liburkan apa bila tanggal merah .
selesai Jeki memasak nasi goreng tersebut , dia langsung menyajikannya pada sang istri yang setia menunggunya di meja makan .
" gimana rasanya ? " tanya Jeki dengan lembut dan hati yang was-was
" enak banget " jawab Elsa dengan mulutnya yang penuh
" masa si ? " tanya Jeki tak percaya , tanpa izin Jeki langsung memakan nasi goreng tersebut dengan tangan kanannya
" gimana ? enak kan ? " tanya Elsa balik dengan tetap mengunyah nasi goreng yang di buat suaminya
Jeki , bukannya menjawab , tapi Mala lari ke dapur dan memuntahkan makanan yang ada di mulutnya . kemudian mencuci mulutnya dan setelah itu dia langsung meminum air yang berada di dapur .
" enak gimana ? asin luar biasa gitu . Uda yank , jangan di makan lagi . ini gak enak Lo " ujar Jeki setelah kembali berdiri di samping istrinya dan langsung mengambil piring yang berisi setengah nasi goreng
" eh , jangan dong yank . aku lapar , ini benaran enak ! " seru Elsa saat mengambil kembali nasi goreng yang berada di tangan suaminya tadi
Jeki pun membiarkan Elsa memakan nasi goreng yang tak layak di makan menurutnya . namun , mau gimana lagi , kalo istrinya sudah memaksa ingin tetap memakan nasi goreng buatannya . tapi , dia juga merasa senang . karena Elsa menghargai hasil kerja kerasnya .
" Alhamdulillah " ucap Elsa sehabis makan setelah meneguk air putih di atas meja
" iya sudah , aku akan cuci piring bekas makan kamu dulu dan kamu tetap disini ! " pinta Jeki dengan lembut dan hangat tentunya
Elsa pun menuruti perkataan suaminya dengan tetap duduk di tempatnya . sedangkan Jeki sudah sibuk mencuci semua alat masak dan piring . setelah selesai , Jeki kembali mendekati Elsa setelah meletakkan celemek yang di pakai pada tempatnya dan langsung membawanya untuk menonton TV .
" yank ? kamu kenal wanita yang bernama Analisa syahputri ? " tanya Jeki pada sang istri , saat dirinya baru ingat pesan singkat dari sahabatnya
" Analisa Syahputri ? dia kan teman satu sekolah kita dulu yank dan aku masih ingat . dia itu sering dekati Rona , apa bila ada tugas matematika " jawab Elsa yang kini duduk disamping suaminya
" o..begitu , apa Lisa nama panggilannya ? "
" iya , emang kenapa yank ? ada masalah sama dia ? atau kamu dulu ada rasa sama dia ? " tanya Elsa sambil memicingkan matanya menatap suaminya yang kala itu juga menatapnya
" bukan gitu yank , Vero tadi kirim pesan . dia dan Rona sahabat mu itu . ketemu Lisa , dan Vero merasa curiga padanya . sekarang kamu ngertikan ? " yg tutur Jeki dengan lembut serta sorot matanya yang serius , membuat Elsa pun percaya dan mengerti maksud suaminya itu
" terus bagaimana penyelidikan kalian tentang Bella ? " tanya Elsa setelah mengingat bila suaminya sempat cerita kemarin
" yang itu masih belum menemukan kabar yang pasti , orang suruhan Abang Raka selalu mengikutinya . namun , kunjung belum menemukan ke curigaan " jawab Jeki
" ya sudah , semoga saja Rona dan Vero tak terpisahkan lagi . apa lagi sekarang mereka akan segera memiliki anak ke tiga ! " seru Elsa yang merasa prihatin terhadap sahabatnya
" amin , mudah-mudahan saja Allah SWT selalu meridhoi mereka berdua untuk selalu bersama sampai maut memisahkan " kata Jeki sambil tetap memegang tangan sang istri dan istrinya , Elsa langsung bersandar di dada bidang sang suami
Jeki dan Elsa pun menikmati hari libur mereka di rumah saja . sedangkan Vero dan Rona juga melakukan hal yang sama , yaitu tetap berada di rumah mama . namun , mereka juga ikut bermain dengan anak kecil mereka yang sudah aktif-aktifnya .
...Bersambung...