Rona

Rona
eps . 50 Analisa Syahputri



hari pagi yang begitu cerah . terlihat matahari memancarkan sinarnya di langit biru atas sana , serta tiupan angin yang terus menerpa apa pun yang di lewatinya . kebetulan hari ini adalah weekend , terlihat sebuah taman hampir di penuhi orang-orang yang sedang berolahraga .


" sayang ! aku capek , kita istirahat dulu Yo ! " ujar Rona sambil menduduki kursi taman yang kosong , karena capek berjalan di pagi hari


" iya Uda kamu di sini saja ya ! aku akan beli air minum dulu " seru Vero dengan lembut kepada sang istri , kemudian di pergi meninggalkan Rona


Rona tak menjawab , karena dia sungguh merasa lelah . mungkin karena hormon kehamilan , membuatnya mudah lelah hanya berjalan saja . namun , tiba-tiba ada seorang wanita yang mendekat kepada Rona , yang kala itu Rona sedang bersandar pada kursi taman .


" kamu Rona kan ? Rona pra Sanjaya ? " tanya wanita itu yang kini berdiri di depan Rona


" iya , saya sendiri " jawab Rona sambil menatap wanita di hadapannya dengan bingung


" kamu ingat aku gak ? " tanya wanita itu lagi dengan senyuman


" gak "


" serius ! masa gak ingat aku si ? "


Rona pun mencoba mengingat wanita di hadapannya . namun , tak kunjung dia menemukan apa pun . kemudian dia kembali menatap wanita dihadapannya dengan menggelengkan kepala . seketika wanita dihadapannya menghilangkan senyumnya , karena Rona tak mengingatnya dirinya .


" ok , perkenalkan nama ku Analisa syahputri . di panggil Lisa , tamatan SMA pelita harapan dan kuliah di salah satu universitas Jerman " ujar wanita itu memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya kepada Rona


" o.... Lisa , sorry sa aku lupa ! " seru Rona dengan cengir kudanya sambil menerima uluran tangan wanita yang bernama Lisa


" Lo Uda nikah ? kapan ? siapa suami Lo ? Uda berapa usia kandungan Lo ? " tanya Lisa berturut-turut , yang tadinya terlihat kesal . kini menatap Rona dengan tidak percaya


" kalo nanya tu satu-satu ngapa ! duduk dulu ! " seru Rona dengan wajah cemberutnya kepada Lisa


wanita yang bernama Lisa itu pun duduk di samping Rona dan Rona Dengan senang hati membiarkannya .


" iya iya lah aku Uda nikah 3 tahun lebih yang lalu dan usia kandungan kini baru mau mendekati 4 bulanan dan suami ku ..." ujar Rona menjeda Kalimatnya sambil melihat ekspresi wanita di sampingnya


" siapa ? jangan bilang Vero Arga Pratama ? mantan pacar kamu dulu ! " tebak Lisa


" benar sekali , seratus buat kamu ! " seru Rona dengan senyuman bahagia


" ko bisa ? bukannya dulu dia ke Australia karena kecelakaan ! terus ku dengar di juga lupa ingatan dan ...cerita dong ! " hardik Lisa dengan tidak sabaran dan tidak percaya menatap Rona yang kini masih tersenyum padanya


saat Rona ingin mengatakan sesuatu , dia urungkan . karena Vero telah datang membawa sebotol minum air putih dan roti .


" sayang ini minum dulu dan makan rotinya ! " pinta Vero sambil menyodorkan ke dua pangan itu pada Rona dan tanpa mempedulikan wanita lain di samping sang istri


" makasih sayang "


Rona pun menuruti perkataan Vero . dia menghabiskan setengah air yang ada dalam botol serta roti yang dia habiskan sebungkus saja .


" ko coba sebungkus yank ? " tanya Vero sambil menatap wajah sang istri


" Uda kenyang " jawab Rona dengan senyuman


" hello disini ada jomblo Lo ! jangan mesraan di depan gue juga kale ! " ujar Lisa tiba saja mengalihkan perhatian Vero dan Rona


" Lo siapa ? " tanya Vero dengan wajah datarnya


" Lisa " jawab wanita itu acuh , membuat Vero mengerutkan keningnya . karena dia merasa mengenal wajah wanita yang bernama Lisa ini


" dia teman aku waktu SMA yank , masa kamu gak kenal si ? " tanya Rona pada Vero


" gak " jawab Vero singkat dan padat . membuat Lisa mendengus kesal


" sepertinya gue harus perkenalkan diri lagi Ron ! " seru Lisa kesal dan Rona hanya tersenyum sungkan pada Lisa


" nama gue Analisa syahputri , biasa di panggil Lisa dan kalo masih Lo gak ingat dan gak kenal gue juga . Lo tinggal dulu Rona sama gue " hardik Lisa yang merasa kesal kepada Vero


" gak mau , gue tetap disini ! " seru Vero dengan sikap dinginnya


" Ron ! Lo ko bisa sama si kulkas satu ini si ! heran gue , emang gak ada pria lain apa ? " tutur Lisa pada Rona sambil menyindir Vero


" mau gimana lagi , kan Uda takdir . bahkan gue aja dulu gak percaya , bila gue Uda nikah sama Vero " kata Rona dengan sedikit bercanda menatap Lisa di sampingnya dan tanpa menatap wajah sang suami yang terlihat kesal


" takdir ? atau cinta ? " tanya Lisa dengan nada sindiran sambil tersenyum geli


" ya gitulah " jawab Rona dengan malu-malu


" iya Uda , aku pulang dulu ya ? gue gak mau jadi nyamuk dan Rona sehat selalu ya ! , by Ron dan kulkas ! assalamualaikum " ujar Lisa sambil berdiri , kemudian dia lari menjauh sambil tertawa ringan . karena telah meledek si Vero yang di sebut kulkas


" wa'alaikumsalam "


Rona dan Vero pun juga pulang kembali ke rumah mama . sedangkan di tempat lain , Jeki sedang bersama sang istri menikmati hari libur mereka di siang hari . kala itu berada di taman yang berdekatan dengan apartemen mereka . mereka duduk di bangku panjang yang khusus untuk umum , bangku berukuran sedang yang terbuat dari besi bercat coklat .


" sayang ! " ucap Jeki yang kini merangkul sang istri di sampingnya


" iya yank " sahut Elsa sambil menatap wajah suaminya yang begitu dekat


" kamu yakin ingin ikut ke puncak ? " tanya Jeki memastikan ke inginan istrinya , dengan nada lembut tentunya


" iya dong yank , semenjak aku tau hamil . kita tak pernah keluar dan aku juga jarang ke temu teman ku . sekali-kali kan gak apa dan lagian ada kamu . jadi aku gak akan kenapa-napa ! " jawab Elsa panjang lebar menyakinkan suaminya dengan senyuman


" baiklah , asal kamu bahagia . tapi ingat , kemana pun dan di mana pun . kamu harus tetap bersama ku , karena kamu sedang hamil dan aku gak mau . istri tercinta ku dan calon anak kita kenapa-napa " tutur Jeki dengan lembut pada Elsa , sang istri .


" pasti dong sayang , kan dari dulu kamu selalu ada di dekat ku tanpa harus aku meminta " ujar Elsa dengan senyuman senangnya


" masa si ? " canda Jeki yang ikut tersenyum


kini mereka kembali menatap sekitar taman yang hampir di penuhi oleh tumbuhan yang berbeda jenis dan menatap langit biru cerah di atas sana . mengingat awal pertemuan mereka yang menjengkelkan dan perlahan timbul rasa di antara mereka , serta berakhir dengan adanya rasa cinta dan berujung pernikahan . menjalin hubungan resmi dan sebentar lagi akan hadir seseorang di antara mereka yang akan menambah rasa cinta dan kebahagiaan mereka berdua .


" entahlah , aku juga kurang tau pasti . karena aku juga merasa gak suka pada Bella dulu " jawab Elsa jujur


" gak suka ? tapi kata Serly , Bella yang perlahan menggantikan kehadiran Erlin dulu ! " ujar Jeki kepada sang istri yang masih setia bersandar di tangannya


" memang dulu iya , tapi semenjak Rona pacaran dengan Vero . Bella seperti menjauh dan kadang jarang bertemu . bahkan dulu , saat Rona di tinggal Vero berobat di Australia . Bella juga terkadang mau menghibur Rona dan suatu ketika saat perpisahan sekolah . aku mendengar kabar bahwa di pulang kampung ke rumah neneknya " jelas Elsa lagi , menjawab kebingungan dan rasa penasaran sang suami


" o...begitu , ok aku akan beritahu kepada Vero soal ini . karena aku yakin , dia pasti belum bertanya banyak tentang teman istrinya itu " kata Jeki sambil tersenyum mengingat teman kecilnya itu , yang sekarang sudah nikah dan Meraka masih bersahabat


" iya , dasar bucin ! " seru Elsa


" eh , bukan cuma sahabat aku aja yang bucin . sahabat kamu juga bucin sayang " kata Jeki


" iya in aja de "


kemudian mereka sama-sama tertawa ringan dengan di temani angin serta pohon dan tumbuhan lainnya dan kebetulan taman yang mereka tempati sepi , tak banyak pengunjung yang datang di taman tersebut serta angin yang berhembus lambat menyejukkan hati dan menenangkan jiwa dalam raga . serta sinar mentari siang yang perlahan akan memanaskan bumi di langit biru dan awan putih di atas sana .


" kita masuk yu yank ,ini sudah tengah hari Lo ! nanti kamu ke panasan " pinta Jeki dengan lembut pada istrinya


" baiklah , ayo . aku juga ingin makan nasi goreng buatan kamu ! " seru Elsa dengan senyuman sumringahnya pada yang suami


" ya sudah ayo masuk dulu , biar ku buat nasi gorengnya ! tapi kalo gak enak gimana yank ? jujur aku belum pernah masak , kecuali rebus dan goreng telur " ujar Jeki kepada Elsa , sang istri tercintanya yang kini sudah di gandeng tangannya


" tak masalah papa " ucap Elsa dengan nada anal kecil membuat Jeki merasa gemas


Drrttt !!!


saat Jeki dan Elsa sudah melangkahkan kakinya menuju apartemen . ponsel Jeki pun berbunyi , menandakan pesan masuk . sehingga Jeki dan Elsa berhenti melangkah . sedangkan Jeki langsung memeriksa pesan tersebut , dan ternyata dari Vero .


" cari tau tentang Analisa syahputri , dia itu teman sekolah Rona waktu SMA . aku merasa curiga terhadap wanita yang satu ini dan ku rasa Elsa juga tau ! "


setelah Jeki selesai membaca pesan singkat dari Vero , Jeki kembali memasukan ponsel di saku celana jeansnya dan kemudian menatap sang istri yang setia berdiri di sampingnya .


" siapa sayang ? " tanya Elsa , saat suami menatap wajahnya


" Vero , sudah kita masuk dulu . agar aku bisa memasakkan permintaan mu dulu "


mereka kembali melanjutkan langkahnya memasuki apartemen mereka tersebut dan kini sampailah Jeki dan Elsa di apartemen mereka . serta tak lupa Jeki sudah menutup dan mengunci pintu apartemennya . kemudian Jeki langsung menuju dapur , setelah mendudukkan sang istri di kursi tempat ruang meja makan .


" di tunggu ya nyonya , saya akan segera menemui permintaan nyonya ! " seru Jeki berdramatis , dengan sudah memakai celemek di tubuh kekarnya


" ok , di tunggu " sahut Elsa sambil mengerlingkan matanya pada sang suami


" nyonya ! jangan menggoda saya dong . nanti saya suka sama nyonya gimana ? terus kalo tau suami nyonya ? " tanya Jeki seperti seorang pelayan di goda oleh majikannya sendiri


" biarin dong , kan nyonya juga yang kasih kamu jatah dan tak pernah telat ! " jawab Elsa seperti seorang majikan


Jeki dan Elsa pun terus bercanda untuk menghilangkan keheningan di dalam apartemen mereka . karena mereka hanya Tinggal berdua saja , dan kalo ada pembantu hanya jika Jeki di kantor saja . tapi , karena weekend , jadinya pembantu di liburkan apa bila tanggal merah .


selesai Jeki memasak nasi goreng tersebut , dia langsung menyajikannya pada sang istri yang setia menunggunya di meja makan .


" gimana rasanya ? " tanya Jeki dengan lembut dan hati yang was-was


" enak banget " jawab Elsa dengan mulutnya yang penuh


" masa si ? " tanya Jeki tak percaya , tanpa izin Jeki langsung memakan nasi goreng tersebut dengan tangan kanannya


" gimana ? enak kan ? " tanya Elsa balik dengan tetap mengunyah nasi goreng yang di buat suaminya


Jeki , bukannya menjawab , tapi Mala lari ke dapur dan memuntahkan makanan yang ada di mulutnya . kemudian mencuci mulutnya dan setelah itu dia langsung meminum air yang berada di dapur .


" enak gimana ? asin luar biasa gitu . Uda yank , jangan di makan lagi . ini gak enak Lo " ujar Jeki setelah kembali berdiri di samping istrinya dan langsung mengambil piring yang berisi setengah nasi goreng


" eh , jangan dong yank . aku lapar , ini benaran enak ! " seru Elsa saat mengambil kembali nasi goreng yang berada di tangan suaminya tadi


Jeki pun membiarkan Elsa memakan nasi goreng yang tak layak di makan menurutnya . namun , mau gimana lagi , kalo istrinya sudah memaksa ingin tetap memakan nasi goreng buatannya . tapi , dia juga merasa senang . karena Elsa menghargai hasil kerja kerasnya .


" Alhamdulillah " ucap Elsa sehabis makan setelah meneguk air putih di atas meja


" iya sudah , aku akan cuci piring bekas makan kamu dulu dan kamu tetap disini ! " pinta Jeki dengan lembut dan hangat tentunya


Elsa pun menuruti perkataan suaminya dengan tetap duduk di tempatnya . sedangkan Jeki sudah sibuk mencuci semua alat masak dan piring . setelah selesai , Jeki kembali mendekati Elsa setelah meletakkan celemek yang di pakai pada tempatnya dan langsung membawanya untuk menonton TV .


" yank ? kamu kenal wanita yang bernama Analisa syahputri ? " tanya Jeki pada sang istri , saat dirinya baru ingat pesan singkat dari sahabatnya


" Analisa Syahputri ? dia kan teman satu sekolah kita dulu yank dan aku masih ingat . dia itu sering dekati Rona , apa bila ada tugas matematika " jawab Elsa yang kini duduk disamping suaminya


" o..begitu , apa Lisa nama panggilannya ? "


" iya , emang kenapa yank ? ada masalah sama dia ? atau kamu dulu ada rasa sama dia ? " tanya Elsa sambil memicingkan matanya menatap suaminya yang kala itu juga menatapnya


" bukan gitu yank , Vero tadi kirim pesan . dia dan Rona sahabat mu itu . ketemu Lisa , dan Vero merasa curiga padanya . sekarang kamu ngertikan ? " yg tutur Jeki dengan lembut serta sorot matanya yang serius , membuat Elsa pun percaya dan mengerti maksud suaminya itu


" terus bagaimana penyelidikan kalian tentang Bella ? " tanya Elsa setelah mengingat bila suaminya sempat cerita kemarin


" yang itu masih belum menemukan kabar yang pasti , orang suruhan Abang Raka selalu mengikutinya . namun , kunjung belum menemukan ke curigaan " jawab Jeki


" ya sudah , semoga saja Rona dan Vero tak terpisahkan lagi . apa lagi sekarang mereka akan segera memiliki anak ke tiga ! " seru Elsa yang merasa prihatin terhadap sahabatnya


" amin , mudah-mudahan saja Allah SWT selalu meridhoi mereka berdua untuk selalu bersama sampai maut memisahkan " kata Jeki sambil tetap memegang tangan sang istri dan istrinya , Elsa langsung bersandar di dada bidang sang suami


Jeki dan Elsa pun menikmati hari libur mereka di rumah saja . sedangkan Vero dan Rona juga melakukan hal yang sama , yaitu tetap berada di rumah mama . namun , mereka juga ikut bermain dengan anak kecil mereka yang sudah aktif-aktifnya .


...Bersambung...