Rona

Rona
eps . 14 Kesedian dan Cinta



...maafkan aku yang telah menyakiti mu...


...tapi tolong jangan pernah menyakiti diri mu...


...karena aku tidak bisa melihat darah...


...dan luka di antara kau dan aku...


...~Rona pra Sanjaya~...


...kau tidak perlu meminta maaf...


...cukup aku saja...


...karena dulu kau terluka karena diri ku...


...maafkan aku...


...~Vero Arga Pratama~...


...~sad and happy ending love~...


" sarapan sudah selesai , sekarang aku mandi dan berangkat ke kantor " kata Vero dengan senyuman


" o ya kertasnya "


Vero pun menulis sesuatu di kertas kecil dan meletakkannya di meja makan . kemudian setelah dia pergi meninggalkan rumah .


saat Vero sudah pergi , rona pun keluar dari kamar dengan terburu-buru .


" ya gagal dan batal lagi " kata rona lemas


rona pun duduk di meja makan dan di sana sudah ada nasi goreng ke sukaannya serta secarik kertas kecil .


...bila merasa bosan di rumah...


...keluarlah atau aja teman mu main ke rumah...


...selamat menikmati sarapan mu...


...ratu ku...


itu lah isi kertas yang di tinggalkan oleh Vero . sudah 10 hari Vero menghindar dari rona dan rona menggunakan 7 hari untuk mencari tau masa lalu nya .


" apa dia tidak merindukan ku "


" seharusnya aku tidak seperti waktu itu , namun gimana lagi . nasi sudah jadi bubur yang sudah terjadi tidak akan bisa di ubah kembali "


rona pun memakan sarapannya dalam kesedihan , setelah selesai dia langsung ke kamarnya kemudian menuju kamar mandi . setelah rona selesai mandi dia pun shalat subuh .


ya selama 10 hari Vero pulang tengah malam dan pergi kantor sebelum subuh tiba . sehingga rona tak dapat melihat wajah Vero .


~flashback~


3 hari yang lalu rona bertemu dengan semua temannya di taman . taman tempat rona dan Vero memulai pacaran , tapi rona masih belum mengingat apa pun . sehingga saat dia menginjakan kakinya di taman itu dia mendengar dan mengingat yang masih buram .


...aku ingin mengenal mu lebih jauh...


...pacaran dengan ku...


...aku akan memaksa mu bila kau tidak mau...


bila kau tak bisa jawab sekarang , aku akan menunggu jawaban mu dan ku harap kau tidak akan menolah ku


seketika kepala rona terasa sakit , temannya rona pun panik gak tau harus berbuat apa . tapi itu hanya berlangsung sebentar , karena rona bisa melawan rasa sakitnya .


" jelaskan semua masa lalu ku , semuanya " pinta rona tegas


" tapi Vero meminta kami untuk tidak memberitahu mu " kata Serly yang tidak tega melihat kondisi rona


" jangan beritahu Vero , kalo kalian menceritakan masa lalu ku . aku mohon " ucap rona yang putus asa mengingat Vero


" baiklah " saut Jeki


" kamu yakin Jeki " tanya evan


" yakin gak yakin . Mereka harus hadapi , lagian rona dan Vero sudah sering merasa sakit masing-masing " jawab Roky dengan bijak


" sekarang rona kamu duduk , kami akan ceritakan semuanya " kata Elsa yang berdiri di samping rona


rona pun duduk di bangku taman dan melihat pemandangan danau buatan .


" rona . taman ini adalah taman kalian berdua memulai hubungan . aku tau ini dari Vero , karena dia sempat bercerita kepada kami . kalo dia menyatakan cintanya di sini , 6 tahun lalu saat kita baru menduduki kelas 3 SMA dan Vero itu adalah anak baru yang baru masuk " jelas Nura menatap rona di akhir dengan senyuman


" terus saat kita ke kantin Vero mendekat pada mu dan dia berkata kalian teman waktu TK . tapi kau menyakalnya , kemudian berapa Minggu kalian terlihat dekat . tapi aku tidak tau apa yang membuat kalian dekat " lanjut Serly


" o ya kalian dekat , karena Vero selalu mengantar dan jemput kamu setiap pergi dan pulang sekolah . aku tau ini karena Vero bercerita pada ku " timpal Evan


" terus Vero datang pada ku , bertanya . bagaimana cara menembak cewek . awalnya aku terkejut , karena Vero tidak mudah dekat cewek . sejak kecil aku dan Vero tumbuh bersama dan Vero selalu dingin dengan cewek " jelas roky dengan santai


" pas berapa hari kemudian kau berkata , baru pacaran dengan Vero . padahal kami mengira kau sudah pacaran dengan Vero selama seminggu " saut Elsa dengan senyuman


" tapi kebersamaan kalian hanya sebentar , karena Vero harus ke Australia untuk keselamatannya " timpal Jeki


" apa yang terjadi pada Vero " tanya rona sedih


" Vero mengalami kecelakaan , akibat rem blom dan itu terjadi pada tahun baru saat kita berlibur dipuncak dengan kebahagiaan dan tawa mau pun tingkah aneh kita . tapi saat Vero selesai mengantar mu pulang , Vero kecelakaan hingga kami tau pelakunya juhan melalui rekaman sisi tv di depan rumah mu " jelas Roky sedih


" dan selama 5 tahun kalian berpisah dan selama 5 tahun kau menangis dan murung tiap malam di balkon kamar mu " saut Elsa juga sedih sambil memeluk rona


" dan aku Serly yang setia di samping dengan selalu memberitahu perkembangan kesehatan Vero. namun awalnya kamu membuat rencana agar Vero mendapatkan ingatannya kembali . tapi rencana hanya rencana . karena Vero menghilang selama sebulan " timpal Serly


" tapi Vero menghilang itu karena dia menyeliki sendiri masa lalu yang 5 tahun silang . dia memberitahu aku , kalo kamu mungkin bermimpi dan menyebut namanya dan nama juhan . sehingga Vero bersih keras untuk mengingat mu selama seminggu . walau dia selalu merasakan sakit di kepalanya " jelas Jeki dengan mata berkaca-kaca mengingat Vero yang selama sebulan di tambah seminggu yang terus merasakan sakit


rona yang mendengar itu pun meneteskan air mata , sedangkan temannya sudah tidak sanggup menjelaskan lagi .


" kenapa berhenti lanjutkan " pinta rona yang masih dalam pelukan Elsa


" saat Vero berhasil mengingat mu , kemudian kami membantu Vero untuk mendekat pada mu . awalnya kami tidak mau membantu Vero karena kau sudah meminta kami berjanji untuk tidak menyebut nama Vero " ucap Nura dengan berat hati


" saat Vero menyamar sebagai Randi , kau memberi kabar . kau akan menikah akhir bulan dan itu membuat Vero merasa sakit bagaikan tersambar petir disiang bolong . akhirnya Vero pergi di saat kau pergi ke toilet , tapi kemudian kau juga pergi " timpal Elsa


" ke esokan harinya kami mendapat kabar dari Vero , bahwa kau kecelakaan dan Vero saat itu hanya diam membisu . kemudian bang Raka meminta Vero menikah dengan mu . sedangkan Vero Langsung menyetujui itu .kamu tau saat kau tak sadar diri begitu lama , Vero seperti mayat hidup . memiliki jiwa namun raga terasa mati " jelas Serly sambil menetaskan air mata


" terus yang menyebabkan kau kecelakaan dan lupa ingatan itu karena Yanti teman yang dianggap Vero seperti saudara . mereka sama-sama kuliah di Australia " timpal Jeki


" jadi karena itu Vero bersedih , dia menyalahkan dirinya atas apa yang terjadi pada ku dulu " ucap rona menangis


Elsa pun memeluk rona dan Serly serta Nura juga memeluk rona hingga akhirnya rona pun pingsan dengan panik teman rona membawa ke rumah sakit tanpa sepengetahuan Vero mau pun keluarganya.


kembali ke topik , rona mulai merasa lelah menunggu kepulangan Vero . tiba-tiba hujan turun dimalam yang gelap gulita dan rona memilih untuk keluar dan mandi hujan di sana .


" Vero cepatlah kembali pada ku , aku sudah mengingat masa lalu ku . cepatlah pulang aku menunggu mu " teriak rona menatap langit malam yang ditemani hujan dan angin kencang


petir semakin keras dan angin semakin kencang , seakan semesta alam mengerti perasaan rona yang merasa kepedihan dihatinya . selang berapa waktu rona pun mulai lemas , hingga dia pun pingsan dalam pelukan .


" rona kamu kenapa jadi begini " tanya rona menopang tubuh rona


Vero pun membawa rona dalam gendongannya menuju kamar rona . setelah Vero meletakkan rona di ranjang dia pun langsung turun kebawah untuk mengunci pintu .


setelah pintu terkunci , Vero pun langsung menuju kamar rona dan Menganti pakaian rona dengan lampu mati . setelah selesai dia pun menyalahkan lampu kamar itu kembali .


setelahnya Vero pun menutup pintu kamar rona , dia langsung masuk kamarnya dan kemudian mandi . selesai Vero mandi , Vero pun memilih untuk tidur karena merasa sangat lelah


berapa waktu kemudian pintu kamar Vero terbuka dan seorang wanita masuk setelah menutup pintu kamar Vero .


" Vero aku sudah mengingat , tolong maafkan aku dan terima kasih telah kembali pada ku lagi . walau kau terlambat menepati janji mu yang dulu itu tidak masalah yang penting kamu sekarang ada di sampingku " katanya tersenyum dengan memeluk disisi kiri Vero


rona pun bangun turun dari ranjang Vero dan melihat setiap isi kamar Vero , namun tanpa sengaja dia melihat warna merah pada tembok yang berdekatan dengan pintu . rona pun langsung mendekat pada Vero lagi dan memeriksa ke dua tangan Vero .


~Deg~


betapa terkejutnya rona melihat tangan Vero yang luka , luka yang mulai sedikit memudar .


" maafkan aku Vero , luka ini pasti karena aku kan . kau menyakiti diri mu karena aku " tangis rona pun pecah sambil menggenggam tangan Vero dengan kedua tangannya .


" kamu kenapa nangis " tanya Vero terbangun karena tangis rona


tiba-tiba rona memeluk Vero , Vero yang lengah pun tertidur di timpa rona . Vero sangat merasa terkejut dengan tingkah Vero yang mulai agresif


" kamu kenapa nangis , katakan pada ku " tanya Vero lagi yang Dengan perasaan sakit dihatinya


" karena kamu Vero " jawab rona yang masih menangis di atas Vero


" apa yang ku lakukan ? maaf bila aku menyakiti mu lagi " ucap Vero yang ikut menangis


" ini bukan salah mu ini salah ku " kata rona menatap wajah Vero dengan linangan air mata


Vero yang mendengar rona berkata begitu pun makin merasa khawatir dan dia sangat salah karena menghindari rona selama 10 hari ini .


" ya sudah terserah kamu mau apa , menangis lah sepuas mu dan aku akan lakukan apa pun untuk mengembalikan senyuman mu " kata Vero sambil mengusap lembut kepala rona


rona yang mendengar itu pun tersenyum dan Vero yang melihat senyum rona pun tenang . namun tiba-tiba Vero merasa terkejut .


~Cup~


rona menciumi wajah Vero kemudian bibir Vero . Vero yang mendapat sentuhan Tiba-tiba dari rona pun mencoba membangun rona dengan menggoyang pundak rona dengan kedua tangannya .


" ada apa dengan mu rona " tanya Vero menatap mata rona lekat


rona bukannya menjawab , tapi berusaha membuka baju kancing kemeja yang di pakai Vero . Vero yang merasa terkejut pun mencoba menghindar dari rona . rona pun tergeletak di samping Vero . kemudian Vero berlari menuju kamar mandi menjauh dari rona .


" Vero aku sudah mengingat mu " teriak rona terduduk di ranjang Vero


Vero tidak merespon perkataan rona , sedangkan rona hanya menangis menatap pintu kamar mandi Vero . rona pun akhirnya tertidur karena merasa lelah menangis dan akibat demam karena hujan.


" terima kasih ya Tuhan , kau telah mengembalikan ingatan rona . wanita yang sangat ku cintai " kata Vero setelah mengitip rona yang tertidur , kemudian dia keluar dengan memakai handuk


Vero mandi dan memakai handuk sebatas pinggang memperlihatkan sixpack di tubuhnya. Vero pun dengan cepat mengambil baju di lemari bajunya , sebelum rona terbangun .


saat Vero sudah menemukan bajunya dengan


cepat Vero berlari ke kamar mandi untuk memakai baju . sedang rona pun terbangun saat mendengar suara dan matanya langsung terbuka melihat Vero berlari ke kamar mandi dengan handuk . seperti anak kecil dan rona hanya sedikit tertawa .


" kumat lagi tingkah anehnya . menyebalkan tapi ngangenin si " dalam hati rona tersenyum menatap pintu kamar mandi


saat Vero keluar dari kamar mandi , rona pun pura-pura tidur .


" syukurlah masih tidur , sekarang sudah jam 12 malam dan apa mungkin aku tidur di kamar sebelah aja ? " tanya Vero dengan menatap rona dengan senyuman tipis


Vero pun melangkahkan kakinya menuju pintu , namun terhenti karena ...


" kenapa tidak tidur bersama " tanya rona terduduk menatap Vero


" kamu yakin " tanya Vero saat berbalik menatap rona dan merasa tak percaya dengan yang di katakan rona


" mendekat pada ku "


Vero yang mendengar diam mematung di tempat yang berdiri di dekat pintu .


" kamu bilang kamu akan turuti apa mau ku kan ? karena aku ratu bagi mu dan kamu akan jadi apa pun yang ku mau asal aku bahagia kan ? " tanya rona panjang lebar menatap Vero dengan pura-pura marah


" i..ya " jawab Vero yang mulai merasa tidak tenang


rona yang melihat serta mendengar perkataan Vero pun ingin tertawa namun dia tahan . karena dimana-mana pria yang meminta dan wanita yang merasa malu atau salah tingkah . ini Mala sebaliknya.


" kalo gitu turuti permintaan ku , permintaan ratu mu " kata rona dengan pura-pura dingin


Vero pun melangkahkan pelan-pelan , sedangkan rona masih menahan tawanya . saat Vero sudah mendekat di ranjang di hanya berdiri dan tidak naik ke ranjang .


rona pun samakin ingin tertawa melihat tingkah dan ekspresi wajah Vero . tapi dia berusaha menahan tawanya .


" naik " pinta rona tegas


" gak mau " jawab Vero terbata-bata


" kenapa ? " tanya rona yang masih dingin padahal di dalam hati rona ingin tertawa


setelah Vero mengatakan itu dengan berjalan cepat menuju pintu. namun dia tidak bisa keluar karena pintunya di kunci .


" siapa yang kunci dan kuncinya mana " tanya Vero dalam hati dengan masih memegang gagang pintu


" kuncinya ada pada ku " kata rona yang masih pada posisi duduk di ranjang Vero


" berikan kuncinya " pinta Vero berbalik menatap rona dengan kesal


" turuti dulu " ucap rona acuh


" apa yang harus ku turuti lagi " tanya Vero yang sudah sangat kesal


" mendekat kesini " Jawab rona sambil menepuk sisi kanannya


Vero diam mematung dan ke sulitan menelan ludah dikerongkongan nya . rona yang masih berpura-pura menjaili Vero sungguh merasa senang didalam hati .


" ok kalo kamu tidak mau mendekat , aku akan 2 kasih pilihan " kata rona menatap Vero


" apa ? katakan saja " sergak Vero cepat


" kamu tidur di samping ku atau kamu pijat kaki ku di ranjang . pilihan ada di tangan mu " jelas rona yang masih bersikap pura-pura dingin


Vero yang mendengar pun sungguh semakin terkejut dengan permintaan rona . rona yang dia kenal sangat berbeda , namun mau tidak mau dia harus memiliki .


" aku harus bisa jaga diri jangan sampai aku membuat kesalahan lagi " dalam hati Vero yang kesal menatap wajah rona


rona yang di tatap seperti itu oleh Vero pun tak peduli , Mala dia merasa senang .


" apa pilihan mu " tanya rona


" pijat kaki mu aja "


dengan muka datarnya Vero mendekat ke ranjang dan kemudian dia naik .


" kamu duduk di sini " pinta rona menepuk di tengah ranjang


Vero pun menuruti , rona pun bergeser sedikit ke kiri Vero dan Vero mulai merasakan firasat aneh , tapi dia tidak tau apa .


" berikan kaki mu " pinta Vero dingin


rona bukannya memberikan kakinya , tapi Mala menyerang Vero. sehingga Vero berbaring dengan di peluk rona .


Vero pun merasakan detak jantungnya yang tak terkontrol . sedangkan rona mendengar itu.


" kenapa menjauh " tanya rona menatap mata Vero


" siapa yang menjauh " elak Vero menatap langit-langit kamar


" kamu "


" engga " elak Vero lagi


" terus kenapa tidak mau tidur bersama " tanya rona yang masih memeluk Vero


" kan kamu yang minta " jawab Vero tanpa menatap rona


" apa yang ku minta " tanya rona lagi


mendengar itu Vero diam tidak tau harus berkata apa dan rona akhirnya pun tertawa .


" hahhahah " tawa rona pecah bergema dikamar


" apa yang lucu " tanya Vero yang kembali menatap rona


" kamu "


Vero hanya diam dan karena merasa lelah mata Vero mulai tertutup . rona yang melihat Vero yang sudah mulai tertidur pun hanya tersenyum


" tidurlah raja ku , semoga kau bermimpi indah dan maafkan aku yang juga terlambat mengingat mu** " kata rona menatap Vero dengan senyuman tipis


rona pun mencium kening lama, kedua pipi dan terakhir mencium bibir Vero sekilas . Vero yang merasakan benda kenyal dan manis di bibirnya pun merespon dengan sangat buas .


rona awalnya terkejut dengan mata terbelalak , namun itu hanya sebentar hingga akhirnya dia pun ikut terlena dan menikmati nya bersama.


hingga akhirnya mereka tertidur karena sudah merasa lelah dan kehilangan untuk bernapas .


malam yang di awali dengan kepedihan dan kesedihan . kini di akhir dengan rasa manis dan cinta dalam pelukan hangat yang mendalam .


malam pun menjemput pagi yang indah bagi kedua pasangan kekasih yang sedang di mabuk cinta dengan bercerita dan bercumbu mesra .


" kapan kamu mendapatkan ingatan mu " tanya Vero yang masih berpelukan dengan rona


" 3 hari yang lalu " jawab rona dengan senyuman manisnya


" apakah sakit dan siapa yang membantu mu " tanya Vero lagi dengan wajah cemasnya


" sedikit sakit dan teman kita yang membantu ku mengingat mu "


" mereka ingkar janji " ucap Vero yang kesal


" Jangan salahkan mereka Vero aku yang terus meminta , awalnya mereka tidak mau . tapi setelah 7 mereka mau , jadi salahkan lah diri ku dan jangan Meraka " jelas rona yang mulai sedih menatap Vero


Vero yang melihat rona sedih pun menghilangkan rasa kesal dan marahnya . hingga kini diganti dengan senyuman menatap rona dalam pelukannya.


" aku tidak akan marah pada mereka tapi ada syaratnya " kata Vero dengan senyuman manisnya


" syarat ? apa ? " tanya rona dengan dahi berkerut menatap wajah Vero


" kamu harus janji , apa pun yang terjadi jangan pernah lupakan aku " pinta Vero


rona yang mendengar itu pun mulai merasakan firasat buruk akan sesuatu .


" iya aku janji "


" makasih ratu ku , tapi mungkin kita akan berpisah dulu selama seminggu " kata Vero sedih di kata terakhirnya


" kamu mau kemana " tanya rona yang sangat terkejut mendengar perkataan Vero


" aku ada urusan kantor di luar negeri , jadi kemungkinan aku akan pulang selama seminggu dan pasti aku akan sangat merindukan mu " jawab Vero dengan semakin mempererat pelukannya dengan rona


" pasti sangat penting sampai harus seminggu " tanya rona sedih dan Langsung meletakkan kepalanya di dada bidang Vero


" bolehkah aku bercinta dengan mu ratu ku , untuk menghilangkan rasa rindu ku nanti selama seminggu " pinta Vero menatap rona di atasnya


" bercinta ? kamu bercanda kan ? " tanya rona dengan perasaan terkejut


" kalo kamu tidak mau aku tidak akan memaksa mu ratu ku " kata Vero dengan senyuman


rona yang mendengar itu langsung mencium setiap wajah Vero . sedangkan Vero merasa senang karena rona mau melakukannya .


hubungan percintaan itu pun dilakukan dengan rasa cinta dalam kelembutan dan penuh kenikmatan . sampai di akhiri dengan rasa sakit dan air mata .


" Vero , sakit " racau rona


" sebentar lagi sayang " kata Vero terus aktif


Vero terus melanjutkan hingga akhirnya mencapai pelepasan dan tubuh rona terus bergetar sampai akhirnya Vero selesai dan perlahan tubuh rona pun lemas . sedangkan Vero yang melihat itu sangat merasa bersalah dan dia pun memeluk rona dengan erat .


" maaf " ucap Vero kemudian mencium kening rona lama


" tidak masalah , tapi cepatlah kembali pada ku lagi . aku akan setia menunggu mu " kata rona menatap wajah Vero kemudian menyembunyikan wajahnya di dada bidang Vero


" baiklah aku akan segera kembali saat tugas ku nanti sudah selesai dan terima kasih ratu ku " saut Vero tersenyum memeluk rona .


rona dan Vero pun terlelap tidur dalam pelukan dan kehangatan dari orang yang dicintai . sampai waktu siang Mereka bangun , namun rona merasakan sakit di area sensitifnya dan itu membuatnya kesulitan untuk berdiri .


" AU sakit " kata rona saat turun dari ranjang


" apa yang sakit " tanya Vero panik


" kamu ini lupa ingatan lagi kah " tanya rona kesal menatap Vero yang berdiri didepannya


" iya maaf , iya Uda aku gendong aja " pinta Vero disamping rona


" mau gendong kemana " tanya rona


" kamar mandi "


Vero langsung menggendong rona tanpa helaian kain dan rona sangat merasa malu digendong Vero tanpa memakai baju .


" mau di mandikan gak " tanya Vero dengan senyuman manisnya


" Uda gak perlu , kamu letak akan aku di bak . kemudian bantu aku isikan airnya dan setelah itu kamu keluar " pinta rona dengan kesal


" aku juga ingin mandi " kata Vero yang masih menatap rona dengan senyuman


" di kamar lain Uda keluar sana " pinta rona lagi


" baiklah " ucap Vero cemberut


Vero pun menuruti semua yang dikatakan rona . setelah mereka selesai mandi , Mereka bersiap-siap untuk kencang dengan pakaian rapi dan terlihat cantik untuk rona dan tampang untuk Vero .


" bagaimana apa masih sakit " tanya Vero yang fokus mengemudi


" Uda gak ko , kita mau kemana " tanya rona mengalihkan pembicaraan


" kesuatu tempat "


rona yang mendengar pun sangat penasaran , sampai akhirnya Vero berhenti di suatu tempat yang terlihat gelap . perjalanan mereka cukup jauh , sehingga sampai tujuan pada habis magrib . karena tadi sering berhenti di karena melaksanakan shalat zhuhur , ashar dan magrib hingga mall untuk membeli makanan dan minuman kecilan .


" kamu ingat tempat ini gak " tanya Vero di atas sebuah tebing yang memperlihatkan pemandangan indah


" ya aku ingat . terima kasih Vero kau masih mengingat janji mu " ucap rona tersenyum bahagia menatap Vero


" tempat ini masih sama , padahal sudah 5 tahun lebih kita tidak kesini " kata Vero menatap sekelilingnya


" iya "


rona pun menggandeng tangan Vero dengan manja dan Vero juga merasa sangat bahagia . mereka berdua menikmati pemandangan kota Jakarta dan gemerlap bintang serta sinar rembulan yang terlihat sangat indah .


" rona kamu ingat saat aku yang hampir saja mencium ku " kata Vero menghilang kesunyian menatap rona


rona hanya tersenyum dengan menahan malu , bila mengingat waktu itu.


" terus kalo aku ingat kamu mau apa " ucap rona sok kesal padahal didalam hati dia sangat merasa malu


" aku ingin melakukan itu dengan ikatan yang kita miliki disini . dengan bintang , bulan , awan dan langit sebagai saksi cinta kita di malam yang indah ini . kamu mau ? " kata Vero dengan senyuman manisnya


" iya aku mau "


Vero dan rona sangat bahagia menikmati hari ini yang begitu manis . mereka berdua berbagi napas melalui mulut dan mulut . setelah 15 menit , Vero pun menghentikan itu . di karenakan rona yang menepuk dadanya .


" maaf "


" kumat lagi "


mereka pun akhirnya tertawa bersama , hingga selang beberapa waktu mereka memilih untuk pulang . setelah mereka memakan makanan dan minuman yang di beli Vero tadi di mall.


setelah waktu sudah menunjukkan jam 10 malam Mereka sampai rumah dengan perasaan yang amat sangat bahagia .


...Bersambung...


posting ; positif thinking ( pikirkan positif)


tangis karena rasa sakit kini telah hilang


akhirnya Vero mau pun rona kembali bersama secara resmi . karena tidak ada keraguan di hati dan rasa takut lagi .


tapi firasat apakah yang di takutkan rona ?


apakah Vero dan rona berpisah selama seminggu atau lebih dari perkiraan ?


sampai jumpa di eps selanjutnya


assalamualaikum