Rona

Rona
eps . 30 Hamil ???



setelah pergelutan di ranjang mereka tidur sambil berpelukan , sampai akhirnya azan subuh berkumandang . membangun sepasang kekasih yang masih merasakan letih akibat dari kenikmatan duniawi .


Draattttriiing


suara alarm berbunyi begitu keras , sehingga Rona yang masih merasa lelah terpaksa bangun dari ranjang empunya . namun , saat kesadaran belum pulih total . tiba-tiba Rona ingin merasa mual , sehingga Rona berlari terburu-buru menuju kamar mandi .


Oek...!!!


Vero yang masih tertidur , kini terbangun karena mendengar suara Rona di kamar mandi yang sedang muntah . Vero langsung turun dari ranjang menyusul Rona di kamar mandi .


" kamu sakit yank ? " tanya Vero kepada Rona , sambil tangan kirinya memijat pundak leher Rona . untuk memudahkan Rona memuntahkan isi perutnya


Rona terus muntah sampai akhirnya badannya cukup lemas. namun , yang Rona muntah kan bukanlah makanan . melainkan hanya cairan bening .


" kita ke rumah sakit aja ya ? " pinta Vero sambil tangannya membersihkan mulut Rona dengan handuk kecil yang terletak di dekatnya


" gak , aku baik-baik aja . paling bentar lagi juga sembuh " ujar Rona setelah menggelengkan kepalanya dengan lemas


" aku mau mandi , sekarang kamu keluar " kata Rona


" aku mau mandi juga sayang " celoteh Vero dengan tersenyum nakal dan melupakan rasa khawatirnya terhadap Rona


" gak , yang ada nanti Mala berolahraga " gerutu Rona kesal sambil mendorong Vero menuju pintu


" yank sayang , please ya " tutur Vero dengan wajah memelasnya menatap Rona


Rona tetap pada pendiriannya , dia terus mengusir Vero keluar dari kamar mandi . walau Vero tidak mau dan terus ingin minta mandi bersama . tapi , akhirnya Rona berhasil memaksa Vero keluar . sehingga Rona bisa mandi dengan tenang dalam pintu yang sudah dia kunci .


selang berapa waktu , Rona selesai mandi . kemudian lanjut Vero mandi , yang tadinya sedang duduk di pinggir ranjang menatap pintu kamar mandi .


" cepat Vero !!! " perintah Rona dengan sedikit berteriak


selang 5 menit Vero telah keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan mantel kamar mandi . Rona yang melihat itu , langsung mengambil baju untuk Vero di dalam lemari .


Vero mengambil baju yang di berikan Rona , kemudian meletakkannya di ranjang dan setelah itu Vero melepas mantelnya tepat di depan Rona . Rona yang melihat itu sekilas langsung membalikkan tubuhnya menatap jendela kamar dengan pipi sudah memerah seperti tomat .


Vero yang melihat itu hanya tertawa sambilan dia memakai baju tersebut . Vero sangat suka mengerjai Rona dengan membuat Rona kesal . Vero dan Rona melakukan shalat bersama , setelahnya Vero menggantikan bajunya dengan baju kantor . sementara Rona sudah berada di dapur , membuatkan sarapan .


" sayang , kamu yakin gak mau periksa ke rumah sakit ? " tanya Vero lagi setelah ia selesai memakan sarapannya


" emmm aku baik-baik aja ko . mungkin cuma masuk angin " jawab Rona setelah menyuapkan sesendok nasi terakhir ke Mulutnya


" baiklah , aku tadi sudah telpon mama dan Kelin . untuk Nemani kamu di rumah bersama anak kita " ujar Vero


Rona yang mendengar itu hanya mengangguk , menyetujuinya saja . karena tubuhnya masih terasa lemas , tapi Rona tidak menunjukkannya kepada Vero . karena Rona tidak ingin membuat Vero atau siapa pun khawatir .


" sayang ! kalo gitu aku pamit ya ? jaga diri mu . bila terjadi sesuatu segera hubungi aku ? dan bila kamu ..."


" iya raja ku , aku akan beritahu kamu dan aku tidak kenapa-napa . janganlah terus mengkhawatirkan aku , fokuslah berkerja di kantor " tutur Rona dengan tersenyum paksa memotong perkataan Vero


" baiklah " ucap Vero setelah memhembuskan nafas pasrah


" assalamualaikum ratu ku " kata Vero pamit


" wa'alaikumsalam raja ku " jawab Rona menyalami tangan kanan Vero dan di susul oleh Vero mencium kening Rona


Vero pun pergi dengan mobil meninggalkan perkarangan rumahnya menuju kantor . sementara Rona kembali ke kamar setelah dia selesai membersihkan meja dan mencuci piring .


Rona kini berbaring di ranjang kamar sambil menatap langit kamar . selang berapa waktu dia pun tertidur sampai jam dinding kamar menunjukkan 12 : 10 wib siang . Rona bangun ingin wudhu di kamar mandi dan langsung melaksanakan shalat di dekat ranjang .


selesai Rona shalat zhuhur , bel pintu berbunyi menandakan ada yang bertamu ke rumahnya . Rona yang mendengar bel pintu berbunyi , segera menyimpan keperluan shalatnya dan setelahnya turun ke bawah dengan pelan-pelan akibat badan yang sedikit lemas .


" wa'alaikumsalam ma Kelin " jawab Rona setelah membuka pintu dan tersenyum melihat kehadiran tamunya yang datang


" kak ipar aku kangen !!! " tutur Kelin memeluk Rona


" kakak juga kangen Kelin " ujar Rona membalas pelukan Kelin


" heeem mama gak kangen ni ? " timpal mama Vero yang masih berdiri di depan pintu sambil melipat tangannya di dada pura-pura kesal


" mama !!! " seru Rona dan Kelin melepas pelukan dan langsung menatap mama dengan sambil merentangkan tangan


mama pun tersenyum dan berpelukan dengan anak dan menantunya tersayangnya .


" kita kayak Teletubbies aja ni " sahut Kelin di tengah suasana berpelukan


" eheh iya , ma Kelin mari masuk " ujar Rona dengan lembut dan senyuman manisnya setelah melepas pelukannya


Kelin dan mama masuk . kemudian mereka langsung ke kamar Rona dan Vero untuk menemui si bayi mungil yang masih tertidur setelah pagi tadi di beri ASI oleh Rona .


sementara Rona juga menyusul ke kamar setelah menutup pintu serta menguncinya . saat Rona sudah sampai di kamar , Rona dapat melihat Kelin dan mamanya sedang menggendong kedua anaknya .


saat Rona ingin mendekati Kelin , mama dan ke dua anaknya . tiba saja dia ingin merasa mual lagi dan Rona langsung melangkahkan kakinya ke kamar mandi .


mama dan Kelin yang mendengar suara Rona yang sedang muntah di kamar mandi pun merasa sangat khawatir . sehingga mereka kembali meletakkan bayi mungil ke ranjang bayi .


" kakak sakit ? " tanya Kelin yang sudah berdiri disisi kiri Rona


" kita ke rumah sakit aja sekarang , mungkin mama akan dapat cucu lagi " seru mama Vero yang berdiri di sisi kanan Rona dengan senyuman yang terhias manis di wajahnya


" maksud mama apa ? " tanya Kelin yang belum mengerti situasi


" maksud mama Rona saat ini .....hamil !!! " tebak mama sambil tersenyum senang


" hamil ??? " serentak Rona dan Kelin bersamaan dan mama hanya mengangguk dengan wajah yang masih tersenyum menghiasi wajahnya


" coba Rona ingat ? terakhir kali datang bulan ? dan sudah dapat gejala apa saja ? " tutur mama Vero berturut-turut kepada Rona


Rona pun terdiam , karena memang benar selama sebulan ini sikapnya berbeda dan di tambah lagi datang bulannya sudah terlambat selama hampir 2 bulan ini . tanpa sadar Rona meneteskan air mata dengan sebersit senyuman yang kini menghiasi wajah cantiknya dan kedua tangannya memeluk perutnya yang datar . seakan Rona memeluk buah hati kecilnya yang mungkin akan segera lahir .


" mama harap ini akan menjadi lambang cinta mu dan Vero . yang pasti akan menjadi abadi dan mama akan terus berdoa untuk kebahagiaan dan kebersamaan kalian selamanya " batin mama yang juga merasa haru dan senang


mama yang melihat Rona meneteskan air mata karena haru pun , ikut merasakan dan mama langsung memeluk Rona , seakan memberikan ke kuatan dan keyakinan . bila kebahagiaan mereka akan selalu ada .


" iya sudah sekarang kita ke rumah sakit !! Kelin telpon Vero dan suruh dia ke rumah sakit " ujar mama yang masih merasa senang , setelah melepas pelukannya terhadap Rona


Kelin langsung menuruti perintah mamanya dengan perasaan yang juga ikut merasa bahagia . Kelin segera menghubungi Vero serta yang lainnya .


sedangkan Rona hanya diam mematung karena dia juga tidak tahu mau berkata apa . selain hanya perasaan senang dan juga takut . takut bila nanti ada musuh yang mendekat dan berusaha menyakitinya serta juga bayinya .


" aku harus kuat , aku gak boleh takut " batin Rona menyakinkan hatinya


" Rona kamu bersiap-siap lah , dan anak kamu biar mama dan Kelin yang siapkan " seru mama yang ke girangan , karena tidak sabar mendengarkan kabar yang sudah dia duga .


Rona langsung menuruti perkataan mertuanya , mama Vero yang sudah dia anggap menjadi mama kandungnya. setelahnya semua selesai dan bersiap-siap . mereka langsung pergi menggunakan mobil yang mama pakai tadi untuk datang ke rumah Rona serta sopir yang mengemudikannya .


...*Bersambung...


bagaimana menurut kalian ??


assalamualaikum*