
setelah pergelutan di ranjang mereka tidur sambil berpelukan , sampai akhirnya azan subuh berkumandang . membangun sepasang kekasih yang masih merasakan letih akibat dari kenikmatan duniawi .
Draattttriiing
suara alarm berbunyi begitu keras , sehingga Rona yang masih merasa lelah terpaksa bangun dari ranjang empunya . namun , saat kesadaran belum pulih total . tiba-tiba Rona ingin merasa mual , sehingga Rona berlari terburu-buru menuju kamar mandi .
Oek...!!!
Vero yang masih tertidur , kini terbangun karena mendengar suara Rona di kamar mandi yang sedang muntah . Vero langsung turun dari ranjang menyusul Rona di kamar mandi .
" kamu sakit yank ? " tanya Vero kepada Rona , sambil tangan kirinya memijat pundak leher Rona . untuk memudahkan Rona memuntahkan isi perutnya
Rona terus muntah sampai akhirnya badannya cukup lemas. namun , yang Rona muntah kan bukanlah makanan . melainkan hanya cairan bening .
" kita ke rumah sakit aja ya ? " pinta Vero sambil tangannya membersihkan mulut Rona dengan handuk kecil yang terletak di dekatnya
" gak , aku baik-baik aja . paling bentar lagi juga sembuh " ujar Rona setelah menggelengkan kepalanya dengan lemas
" aku mau mandi , sekarang kamu keluar " kata Rona
" aku mau mandi juga sayang " celoteh Vero dengan tersenyum nakal dan melupakan rasa khawatirnya terhadap Rona
" gak , yang ada nanti Mala berolahraga " gerutu Rona kesal sambil mendorong Vero menuju pintu
" yank sayang , please ya " tutur Vero dengan wajah memelasnya menatap Rona
Rona tetap pada pendiriannya , dia terus mengusir Vero keluar dari kamar mandi . walau Vero tidak mau dan terus ingin minta mandi bersama . tapi , akhirnya Rona berhasil memaksa Vero keluar . sehingga Rona bisa mandi dengan tenang dalam pintu yang sudah dia kunci .
selang berapa waktu , Rona selesai mandi . kemudian lanjut Vero mandi , yang tadinya sedang duduk di pinggir ranjang menatap pintu kamar mandi .
" cepat Vero !!! " perintah Rona dengan sedikit berteriak
selang 5 menit Vero telah keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan mantel kamar mandi . Rona yang melihat itu , langsung mengambil baju untuk Vero di dalam lemari .
Vero mengambil baju yang di berikan Rona , kemudian meletakkannya di ranjang dan setelah itu Vero melepas mantelnya tepat di depan Rona . Rona yang melihat itu sekilas langsung membalikkan tubuhnya menatap jendela kamar dengan pipi sudah memerah seperti tomat .
Vero yang melihat itu hanya tertawa sambilan dia memakai baju tersebut . Vero sangat suka mengerjai Rona dengan membuat Rona kesal . Vero dan Rona melakukan shalat bersama , setelahnya Vero menggantikan bajunya dengan baju kantor . sementara Rona sudah berada di dapur , membuatkan sarapan .
" sayang , kamu yakin gak mau periksa ke rumah sakit ? " tanya Vero lagi setelah ia selesai memakan sarapannya
" emmm aku baik-baik aja ko . mungkin cuma masuk angin " jawab Rona setelah menyuapkan sesendok nasi terakhir ke Mulutnya
" baiklah , aku tadi sudah telpon mama dan Kelin . untuk Nemani kamu di rumah bersama anak kita " ujar Vero
Rona yang mendengar itu hanya mengangguk , menyetujuinya saja . karena tubuhnya masih terasa lemas , tapi Rona tidak menunjukkannya kepada Vero . karena Rona tidak ingin membuat Vero atau siapa pun khawatir .
" sayang ! kalo gitu aku pamit ya ? jaga diri mu . bila terjadi sesuatu segera hubungi aku ? dan bila kamu ..."
" iya raja ku , aku akan beritahu kamu dan aku tidak kenapa-napa . janganlah terus mengkhawatirkan aku , fokuslah berkerja di kantor " tutur Rona dengan tersenyum paksa memotong perkataan Vero
" baiklah " ucap Vero setelah memhembuskan nafas pasrah
" assalamualaikum ratu ku " kata Vero pamit
" wa'alaikumsalam raja ku " jawab Rona menyalami tangan kanan Vero dan di susul oleh Vero mencium kening Rona
Vero pun pergi dengan mobil meninggalkan perkarangan rumahnya menuju kantor . sementara Rona kembali ke kamar setelah dia selesai membersihkan meja dan mencuci piring .
Rona kini berbaring di ranjang kamar sambil menatap langit kamar . selang berapa waktu dia pun tertidur sampai jam dinding kamar menunjukkan 12 : 10 wib siang . Rona bangun ingin wudhu di kamar mandi dan langsung melaksanakan shalat di dekat ranjang .
selesai Rona shalat zhuhur , bel pintu berbunyi menandakan ada yang bertamu ke rumahnya . Rona yang mendengar bel pintu berbunyi , segera menyimpan keperluan shalatnya dan setelahnya turun ke bawah dengan pelan-pelan akibat badan yang sedikit lemas .
" wa'alaikumsalam ma Kelin " jawab Rona setelah membuka pintu dan tersenyum melihat kehadiran tamunya yang datang
" kak ipar aku kangen !!! " tutur Kelin memeluk Rona
" kakak juga kangen Kelin " ujar Rona membalas pelukan Kelin
" heeem mama gak kangen ni ? " timpal mama Vero yang masih berdiri di depan pintu sambil melipat tangannya di dada pura-pura kesal
" mama !!! " seru Rona dan Kelin melepas pelukan dan langsung menatap mama dengan sambil merentangkan tangan
mama pun tersenyum dan berpelukan dengan anak dan menantunya tersayangnya .
" kita kayak Teletubbies aja ni " sahut Kelin di tengah suasana berpelukan
" eheh iya , ma Kelin mari masuk " ujar Rona dengan lembut dan senyuman manisnya setelah melepas pelukannya
Kelin dan mama masuk . kemudian mereka langsung ke kamar Rona dan Vero untuk menemui si bayi mungil yang masih tertidur setelah pagi tadi di beri ASI oleh Rona .
sementara Rona juga menyusul ke kamar setelah menutup pintu serta menguncinya . saat Rona sudah sampai di kamar , Rona dapat melihat Kelin dan mamanya sedang menggendong kedua anaknya .
saat Rona ingin mendekati Kelin , mama dan ke dua anaknya . tiba saja dia ingin merasa mual lagi dan Rona langsung melangkahkan kakinya ke kamar mandi .
mama dan Kelin yang mendengar suara Rona yang sedang muntah di kamar mandi pun merasa sangat khawatir . sehingga mereka kembali meletakkan bayi mungil ke ranjang bayi .
" kakak sakit ? " tanya Kelin yang sudah berdiri disisi kiri Rona
" kita ke rumah sakit aja sekarang , mungkin mama akan dapat cucu lagi " seru mama Vero yang berdiri di sisi kanan Rona dengan senyuman yang terhias manis di wajahnya
" maksud mama apa ? " tanya Kelin yang belum mengerti situasi
" maksud mama Rona saat ini .....hamil !!! " tebak mama sambil tersenyum senang
" hamil ??? " serentak Rona dan Kelin bersamaan dan mama hanya mengangguk dengan wajah yang masih tersenyum menghiasi wajahnya
" coba Rona ingat ? terakhir kali datang bulan ? dan sudah dapat gejala apa saja ? " tutur mama Vero berturut-turut kepada Rona
Rona pun terdiam , karena memang benar selama sebulan ini sikapnya berbeda dan di tambah lagi datang bulannya sudah terlambat selama hampir 2 bulan ini . tanpa sadar Rona meneteskan air mata dengan sebersit senyuman yang kini menghiasi wajah cantiknya dan kedua tangannya memeluk perutnya yang datar . seakan Rona memeluk buah hati kecilnya yang mungkin akan segera lahir .
" mama harap ini akan menjadi lambang cinta mu dan Vero . yang pasti akan menjadi abadi dan mama akan terus berdoa untuk kebahagiaan dan kebersamaan kalian selamanya " batin mama yang juga merasa haru dan senang
mama yang melihat Rona meneteskan air mata karena haru pun , ikut merasakan dan mama langsung memeluk Rona , seakan memberikan ke kuatan dan keyakinan . bila kebahagiaan mereka akan selalu ada .
" iya sudah sekarang kita ke rumah sakit !! Kelin telpon Vero dan suruh dia ke rumah sakit " ujar mama yang masih merasa senang , setelah melepas pelukannya terhadap Rona
Kelin langsung menuruti perintah mamanya dengan perasaan yang juga ikut merasa bahagia . Kelin segera menghubungi Vero serta yang lainnya .
sedangkan Rona hanya diam mematung karena dia juga tidak tahu mau berkata apa . selain hanya perasaan senang dan juga takut . takut bila nanti ada musuh yang mendekat dan berusaha menyakitinya serta juga bayinya .
" aku harus kuat , aku gak boleh takut " batin Rona menyakinkan hatinya
" Rona kamu bersiap-siap lah , dan anak kamu biar mama dan Kelin yang siapkan " seru mama yang ke girangan , karena tidak sabar mendengarkan kabar yang sudah dia duga .
Rona langsung menuruti perkataan mertuanya , mama Vero yang sudah dia anggap menjadi mama kandungnya. setelahnya semua selesai dan bersiap-siap . mereka langsung pergi menggunakan mobil yang mama pakai tadi untuk datang ke rumah Rona serta sopir yang mengemudikannya .
...*Bersambung...
bagaimana menurut kalian ??
assalamualaikum*