Rona

Rona
eps . 21 Lamaran Juhan



" sayang bangun dong , shalat subuh . ini adik kamu mau lamaran Lo "


rona terus mencoba membangunkan Vero yang tertidur di ranjang . untuk baru pertama kali Vero sangat sulit di bangunkan


rona pun mencubit paha untuk membangun Vero dan benar saja Vero langsung bangun .


" kalo bangunin suami di pakein romantis dikit ngapa , ini Mala di cubit " sunggut Vero kesal dengan suara khas bangun tidur


" Uda , cepat mandi , shalat lepas tu siap-siap ke rumah orang tua kamu . adik kamu mau lamaran , tapi kamu Mala tidur kaya Bagong " bawel rona kesal menatap Vero dengan bertolak pinggang


" iya bawel , ni bangunkan "


Vero langsung menuju kamar mandi yang ada di kamar rona . setelah keluar dari kamar mandi Vero pun melaksanakan shalat subuh . sedangkan rona memasak sarapan di dapur bersama bibinya dan Anjani kakak iparnya .


pukul 7 pagi mereka pun sarapan bersama . setelah selesai mereka pun langsung menuju ke rumah orang tua Vero . saat sampai di sana , mereka disambut dengan suka cita oleh orang tua Vero serta Kelin yang juga ikut menyambut kedatangan Vero , rona dan keluarga rona .


" ayo ikut aku ke kamar kak " pinta Kelin menarik tangan rona ke kamarnya di atas , disamping kamar Vero


rona hanya menuruti dan mengikuti langkah Kelin menuju kamarnya menaiki tangga . sedangkan disisi lain Vero , Raka , nenek , Anjani serta anaknya dan papa mama Vero duduk di ruang tamu . menunggu kehadiran seorang pria yang akan melamar Kelin.


jam sudah menunjukkan 11 : 20 siang dan akhirnya juhan datang bersama ke dua orang tuanya dan kehadiran juhan di sambut oleh senyuman dan suka cita oleh keluarganya rona dan orang tua Vero . kecuali Vero yang masih marah mendapati kehadiran juhan . orang yang ingin di lupakan , kini nantinya akan menjalin hubungan bersama dengan adiknya .


" jadi ke hadiran saya disini sebagai ayah juhan ingin melamar anak gadis bapak sebagai menantu kami kelak " ujar ayah juhan dengan senyuman menatap papa Vero


" saya si setuju aja , asal anak saya bahagia " kata papa Vero dengan tersenyum


sedangkan disisi lain rona membantu Kelin untuk bersiap-siap . setelah berpakaian dan berdandan , rona membawa Kelin kebawa menemui 3 keluarga yang sudah menunggunya.


rona mendudukkan Kelin disamping mama Vero , sedangkan dia akan duduk di samping Vero .


" jadi bagaimana kalo pernikahan Kelin di lakukan dihari yang sama dengan acara resepsi pernikahan rona dan Vero " ujar mama Vero dengan tersenyum senang


" itu ide bagus , paginya acara nikahan Kelin dan juhan . malamnya hari resepsi pernikahan rona dan Vero . atau Kelin dan juhan juga di buat resepsi pernikahan bersamaan dengan rona dan Vero . bagaimana ? " kata papa Vero


" apa itu tidak terlalu cepat pa ma " tanya Vero menatap tak percaya pada kedua orangtuanya


" lebih cepat , lebih baik iya gak " jawab ayah juhan menatap yang lainnya dengan senyuman


semuanya pun mengangguk setuju , kecuali Vero yang belum bisa merelakan adiknya bersanding dengan orang yang di benci . namun , dengan adanya rona meyakinkan Vero untuk menerima semuanya dengan lapang dada


" juhan ikut dengan ku " pinta Vero tanpa menatap juhan dan berlalu pergi


juhan pun mengikuti Vero menuju gajebo dibelakang rumah dan Vero hanya diam membelakangi juhan .


" aku sungguh minta maaf dengan apa yang terjadi di masa lalu " kata juhan dengan wajah penyesalan menatap punggung Vero


" kamu mencintai adik ku " tanya Vero lain pada intinya


" ya aku mencintainya " jawab juhan


" bukannya dulu kamu sangat mencintai wanita lain , sampai kau berani mencelakai seorang pria yang di cintai oleh wanita yang kau cintai " tanya Vero lagi dengan penekanan di setiap kata-katanya


" iya , itu dulu . tapi aku sudah melupakan rasa itu dan menguburkannya dalam-dalam . saat aku di penjara aku mendapatkan banyak pelajaran dan mengerti air pentingnya cinta yang tidak perlu di paksakan atau pun harus di dapatkan dengan cara licik sekali pun dan aku sungguh-sungguh meminta maaf tentang apa yang telah kau alami dengan rona " jelas juhan panjang lebar dan dia meneteskan air mata di akhir katanya dengan menunduk kepala merasa sangat bersalah


" terima kasih , jika kau mencintai adik ku . aku akan mencoba memaafkan mu , tapi ku harap kau tak menyakiti hati adik ku . bila sampai helaian rambut adik ku yang jatuh , maka orang pertama yang ku cari adalah kamu juhan " sunggut Vero berbalik menatap juhan di belakangnya


" pasti , aku akan selalu mencoba membuat Kelin bahagia . mungkin dunia ini memang sangat sempit dan aku tidak tau apa yang membuat ku tertarik pada Kelin . tapi bila aku di dekatnya , aku merasa nyaman dan senang " ujar juhan dan tersenyum di akhir perkataannya dan menghapus air matanya dengan kasar


" jadi karena itu kamu ingin mengikat jalin yang lebih serius dan resmi untuk mendapatkan adik ku " tanya Vero lagi menatap wajah Vero dengan sangat intens


" iya , kurasa kamu benar " jawab juhan yang masih pada posisinya dan belum bergeming


" kalo begitu , aku minta jaga adik ku dengan jiwa dan raga mu . karena aku yakin , kamu akan kesulitan menjaga adik ku " kata Vero sambil menepuk pundak juhan dengan tersenyum sinis


juhan yang mendengar itu serta melihat wajah Vero pun mengerutkan dahinya menatap Vero di depannya .


" kenapa " tanya juhan


" kamu lupa ya , bila di sekolah dia adalah primadona dan mungkin tempat kuliahnya juga dia adalah primadona kampus " jelas Vero dengan tenang kepada juhan


juhan pun langsung pucat pasi , bagaimana dia bisa lupa soal itu . soal Kelin adalah primadona di sekolahnya dulu dan banyak sekali lelaki yang ingin mendekatinya .


" apa ini kamar untuk ku " sunggut juhan dalam hati pada posisinya


Vero pun meninggalkan juhan yang diam membisu di tempat pria itu berdiri . namun , sebelum langkahnya menjauh . Vero pun mengatakan sesuatu yang membuat juhan kembali tersenyum senang .


" katakan semua isi hati mu kepada Kelin , aku jamin dia tidak akan berpaling dan ingat kalo Kelin mempunyai keraguan dalam hubungan ini . karena Kelin masih mengingat masa lalu mu " kata Vero dan kemudian melanjutkan jalannya memasuki rumah


juhan pun hanya tersenyum dan dia langsung menghubungi Kelin untuk menemui dirinya gajebo . selang berapa waktu Kelin pun datang


" juhan " panggil Kelin yang berdiri agak jauh dari jarak juhan


" Kelin " ucap juhan saat membalikkan tubuhnya menatap Kelin


juhan pun berjalan mendekat kepada Kelin dengan langkah cepat dan pasti langsung memeluk Kelin . Kelin yang di peluk juhan tiba-tiba terkejut dan membelalakkan matanya . kemudian selang 5 detik Kelin pun membalas pelukan juhan dengan erat .


" ada apa juhan ? apa yang kak Vero lakukan ? jika ada kata-kata dan perbuatan kak Vero yang membuat mu tersinggung dan tersakiti aku minta maaf . aku harap kamu mau mengerti apa yang di rasakan kakak ku " ujar Kelin panjang lebar dalam pelukan erat juhan


" aku ingin kau selalu ada untuk ku dan gak akan pernah meninggalkan ku . bila kamu pergi aku juga akan pergi meninggalkan muka bu.." kata juhan terhenti karena tangan Kelin membekap mulutnya


" aku tidak akan pernah meninggalkan mu " kata Kelin sambil menggelengkan kepalanya singkat menatap mata juhan lekat


" aku mencintaimu dengan sepenuh dan setulus hati ku kepada mu juhan " jawab Kelin dengan tersenyum manis menatap juhan


" aku juga mencintai mu , sangat sangat mencintai mu kelin " pekik juhan sedikit berteriak dengan senyuman manisnya menatap sepasang mata indah Kelin


Kelin hanya mematung dengan detak jantung yang terus bergemuruh tak beraturan . tiba-tiba saja jari jempol juhan mengusap bibirnya dengan lembut .


" boleh " tanya juhan menatap Kelin dengan senyuman manisnya


entah dorongan dari mana Kelin mengangguk begitu saja dan juhan makin merekakan senyumannya menatap bibir pink Kelin . sedangkan Kelin menggerutuki kebodohannya yang merasa kesal ada hati dan pikirannya yang bertolak belakang .


saat juhan ingin mencium bibir Kelin dan Kelin sudah menutup matanya bersiap menerima sensasi pemberian juhan . namun , terhenti karena seseorang memergoki kebodohan mereka berdua .


" jangan sekarang , tunggu Uda nikah baru di puas-puasin sesuka hati kalian " kata Vero yang berdiri bersama rona di pintu rumah belakang


Kelin pun langsung berlari memasuki rumah dengan perasaan yang amat malu . sedangkan juhan hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal menjadi kikuk dihadapan calon iparnya .


" kacian gak jadi merasakan " ujar Vero menyindir juhan sambil melipat tangannya di depan dada


rona Mala tertawa mendengar itu dan itu membuat juhan makin salting dan ciut . sedangkan Vero mengerutkan keningnya menatap rona yang tertawa .


" ngapain tertawa emang ada yang lucu " tanya Vero menatap rona sang istri


" juhan dan Kelin Uda pernah merasakan sekali , aku tau dari Kelin " jawab rona dengan cengir kuda merangkul tangan Vero


Vero yang mendengar itu langsung marah dan mencoba untuk mendekati juhan . namun , di tahan oleh rona .


" Uda biarin aja , ini juga karena kamu " kata rona menatap Vero


" ko karena aku si " tanya Vero kesal menatap rona yang masih tertawa ringan


" kamu lupa atau pura-pura lupa , waktu kita di rumah sakit " jawab rona


mendengar itu rasa kesal Vero pun hilang dan di ganti dengan wajah memerah menahan malu . karena di tatap oleh si juhan dan dia langsung masuk rumah sambil menarik rona bersamanya tanpa mengeluarkan sepatah kata pun lagi . sedangkan juhan hanya tersenyum dan sedikit menggelengkan kepalanya .


acara lamaran pun berjalan lancar dan di akhiri dengan makan siang . setelah mereka shalat , bagi kaum Adam shalat di masjid dan kaum hawa di rumah . setelah selesai shalat , orang tua juhan dan juhan pun izin pamit . karena hari sudah sore dan mereka akan sibuk di hari kedepannya untuk membuat acara nikahan .


" bagaimana kamu bahagia " tanya Vero menatap wajah Kelin secara intens


" iya kak , aku sangat bahagia . tapi "


" tapi kenapa " potong Vero menatap adiknya


" tapi ini terlalu cepat kak " lanjut Kelin dengan perasaan senang , takut dan kecewa menjadi satu .


" ya sudah di tundah saja " ujar Vero dengan entengnya tanpa menatap Kelin


tiba-tiba saja rona mencubit paha Vero dan itu membuat Vero kembali merasa sangat kesal .


" kenapa di cubit " tanya Vero mendengus kesal menatap tajam rona


rona yang di tatap tajam oleh Vero tidak merasa takut . malahan rona makin marah dan mencubit paha Vero lagi . sedangkan Vero menggerutu kesalahannya , karena dia baru ingat kalo rona istri tercintanya sedang datang bulan dan tentu saja akan sangat sensitif .


Kelin merasa takut dan kecewa bila saja juhan masih belum mencintai dirinya sepenuhnya . namun , Kelin tidak bisa berbuat atau pun berkata apa lagi selain menurut setiap rencana yang sudah di rencanakan oleh keluarganya dan Kelin hanya bisa berdoa kepada Allah SWT , Tuhannya untuk berserah diri pada catatan takdir di masa depan yang akan dia jalani nanti . walau pun tadi juhan sudah mengumkangkan isi hatinya , tapi entah mengapa dia masih merasa ada yang menganjal di hati kecilnya


malam pun tiba , keluarga rona izin pamit sambil membawa buah hati rona dan Vero lagi . awalnya rona tidak menyetujui , namun neneknya terus meminta dan akhirnya rona merelakan lagi anaknya di bawah pergi oleh keluarga terkasihnya setelah dia sudah memberi asi kepada ke dua sang buah hati tercintanya .


selang setengah jam Vero dan rona pun juga izin pamit untuk pulang ke rumah mereka .


" ma pa dan Kelin kami pamit ya " kata Vero dan langsung menyalami orang tua tercintanya


" maaf ya sayang kita pisah dulu , nanti kita main lagi " ujar rona dengan sedih menggendong bayi laki-lakinya


" Uda , kamu tenang saja rona . anak kamu yang tampang ni akan mama jaga seperti menjaga anak mama seperti Vero waktu kecil sangat rewel dan lincah " kata mama Vero menyindir Vero tersenyum jail menatap Vero


Vero hanya mendengus kesal mendengar perkataan mamanya yang mengejeknya . dengan berat hati rona memberikan bayinya , Rangga pada mama Vero , mertuanya . setelah itu mereka pun pamit setelah mengucapkan salam kepada penghuni rumah .


dalam perjalanan pulang ke rumah . rona yang merasa lelah pun tertidur , sedangkan Vero tetap fokus menyetir pada malam yang sungguh sunyi ditemani suara kendaraan yang masih berlalu lalang .


selang berapa waktu Vero pun berhenti tepat di halaman rumah mereka . Vero pun turun mengunci pagar rumah dan kemudian membuka pintu yang terkunci . Setelahnya Vero menggendong rona dari dalam mobil menuju ke dalam rumah dan langsung meletakkan rona di dalam kamar pada ranjang .


Vero turun kebawah mengunci pintu rumah , lepas itu dia mengganti bajunya dengan baju piyama tidur di dalam kamarnya setelah menutup pintu kamar . Vero pun langsung baring di ranjang disamping rona .


namun , tiba-tiba saja rona memeluknya dan kemudian menciumi Curuk leher Vero . Vero hanya terus mencoba menahan diri dan berusaha agar tidak membangunkan junior yang sedang tertidur pun diam saja dan tidak merespon permainannya rona .


pada akhirnya Vero tertidur lelah , sedangkan rona terbangun dan sudah merasa lelah . karena Vero tidak merespon permainannya tadi , rona pun mendengus kesal dan tertidur kembali di dada bidang Vero .


...*Bersambung ...


sampai sini dulu ya teman2


nanti lanjut update eps terbarunya


ini jari sudah kebas ngetik terus


tapi , teman tenang saja aku akan coba usahain untuk update selalu .


see you next Time Verona 😘


assalamualaikum*