Rona

Rona
eps.4 SMA (keputusan)



...jika aku sudah putuskan untuk memilih mu...


...ku harap kau tidak akan menghiyanati ku...


...karena hati ku mudah rapuh...


...~Rona Pra Sanjaya~...


...keputusan ku terhadap mu...


...tentang hati ku , aku sudah utarakan pada mu...


...dan mari kita coba memulai hubungan baru...


...~Vero Arga Pratama~...


...~Ending happy~...


" haaaaa sudah seminggu , dan aku belum juga memutuskan "


" yaaaaa mau bagaimana lagi , ini gara-gara juhan . setiap kali aku dekat Vero dia selalu muncul di depan "


" sungguh ini menyebalkan , apa yang harus ku katakan ? "


" tapiiiiiii hati ku berkata "ya" ,tapi pikiran Mala sebaliknya ! "


itu lah beberapa perkataan rona yang sedang berdiri di balkon kamarnya sambil menatap bintang dan rembulan malam . tak selang berapa nenek rona masuk ke kamarnya .


" cucu nenek yang cantik sedang apa ? ke lihatan gelisah ? " tanya nek.rona saat sudah melihat cucunya di balkon dan kemudian duduk di ranjang rona


" kelihatan bangat ya nek ? kata rona , dan nenek hanya tersenyum mengangguk


" nek ? klo misalnya dalam situasi yang sulit untuk memutuskan sesuatu ! nenek lebih mengikuti kata hati atau pemikiran ?"


" terkadang kebanyak orang mengikuti kata hati walau pun awal mau pun akhirnya akan merasa takut karena sesuatu resiko . jadi nenek akan memilih mengikuti hati , karena bila mengikuti pemikiran mungkin akan menyesal . karena mungkin saja pemikiran salah menilai sesuatu tetapi juga bisa benar bila menurut kata Logika. karena setiap menjalani waktu langkah kehidupan pasti setiap orang akan mendapatkan resikonya masing-masing " jawab nenek dengan tenang , dan tersenyum


" emm begitu ya nek , ok klo gitu aku akan putuskan mengikuti kata hati dan aku akan melewati setiap resikonya " seru rona


" emang cucu nenek ini kenapa ? keputusan tentang apa ? apakah soal lawan jenis ? tanya nenek dengan senyuman yang tak lentur dari wajah yang sedikit keriput


" ehehhe gak apa-apa ko nek , rona hanya ada masalah di sekolah aja ko " cengir rona bohong


" emm iya Uda , sekarang tidur besok kamu sekolahkan ? pinta nenek kemudian berdiri


" **iya nenek , rona tidur ko . nenek juga ya ?


" iya sudah , selamat malam cucu nenek yang cantik mimpi indah "


setelah kepergian nenek , rona pun tidur sesudah menutup pintu balkon kamarnya .


pagi pun tiba dengan sinar matahari yang begitu cerah . sedangkan rona sudah bersiap-siap ingin berangkat kesekolah bersama Vero dengan senyuman . memang selama seminggu ini Vero menjadi objek untuk rona " agar lebih dekat " katanya dengan PD.


" Uda serapan belum ? " tanya Vero diatas motor ninja merahnya


" Uda " sambil naik ke motor dan memakai helm " **pulang sekolah kita ketaman ?


" ok mbak , sekarang kita berangkat !


Vero dan rona pun berangkat menuju sekolah , menelusuri jalan pagi kota Jakarta yang begitu cerah di temani angin dan keributan lalu lintas.


sesampainya di sekolah , rona langsung turun dan meninggalkan Vero begitu saja di parkiran.


di sepanjang koridor sekolah rona mendengar banyak pandangan sinis dan gosip tentang dirinya dan Vero . tapi dia lebih memilih untuk menghiraukannya , sehingga dia pun sampai di kelas dan duduk di kursinya .


" cieeee ada yang happy ni , pagi-pagi Uda senyum-senyum** " sindir Serly ke rona


" biarin emang ko boleh senyum " kesal rona


" Uda berapa lama ? " tanya Nura tersenyum jail


" baru "jawab Rona yang mengerti maksud Nura


" baru ? seriusan ? " timpal Elsa dapat anggukan dari rona dengan senyum pipi merah


**ketika semua murid masuk setelah lonceng , tak selang berapa waktu guru pun masuk .


" selamat pagi anak- anak , kali ini ibu akan membuat sebuah kelompok . satu kelompok terdiri 4 orang , karena kelas ini memiliki 32** " pinta Bu guru di depan kelas kepada muridnya


**semua murid sudah memiliki kelompok masing-masing , dan yang membuat mereka kesal dan menatap sinis kepada kelompok rona


karena Vero dan rona 1 kelompok .


setelah pelajaran di kelas selasai dengan tugas yang akan dikumpulkan Minggu depan . Banyak anak Murib yang sibuk berbincang-bincang untuk tugas kelompok mereka** .


" jadi dimana kita kerja kelompoknya ? " tanya Roky teman Vero


" di rumah aku aja ? " timpal Vero dengan sikap dinginnya yang berdiri di belakang Roky


" iy sudah " jawab Elsa dan rona mengaguk


**Meraka pun setuju untuk mengerjakan tugas di rumah Vero .


" iy sudah kita bikin Chet grup aja gimana** ? saran Roky


" ide bagus " saut Elsa


mereka berempat pun setuju membuat grup . setelah itu Meraka pergi ke kantin rame-rame.


sepanjang perjalanan ke kantin , rona bertemu dengan juhan yang berjalan dengan berlawanan arah . saat juhan tersenyum kepadanya , rona memalingkan wajahnya mehiraukan juhan .


sesampai di kantin mereka duduk bersama di meja yang cukup luas untuk 8 orang .


" iya Uda aku pesanin bentar ya ? " kata Serly


" aku juga " serentak nura dan Evan teman Vero


**Nura dan Evan langsung bertatapan tajam , dan aura menjadi tegang . tetapi Serly langsung menyadarkan 2 orang yang sedang bermusuhan itu . hanya karena perselisihan tentang ketua dan wakil bela diri .


Nura ikut sebuah kelas ekskul bela diri , dan Evan juga . mereka pernah tanding , tapi pertandingan mereka seri gak ada pemenang.


di saat serly ,Nura dan Evan sedang memesan Elsa pun mencairkan suasana yang tadinya merasa hening dan canggung.


" Bella kamu kelompok siapa** ? " tanya Elsa


" aku kelompok Nura ,Serly dan Jeki"jawab Bella


" Jeki ini pintar Lo ? " puji Roky


" masa ? " saut Bella tersenyum sinis


" yeeeee gak percaya dia Jeki " Roky


" terserah gak ada untungnya ko buat gue " kata Jeki cuek


" Uda jangan banyak bicara , sekarang makan " kata Serly yang datang bersama Nura dan Evan


**makanan pun di bagikan sesuai selera masing-masing dan mereka mulai makan bersama . selesai mereka makan , mereka memutuskan langsung ke kelas , karena lonceng masuk berbunyi.


setelah berada di kelas dan sibuk dengan misi dan visi . mereka tak ada yang ribut , selain hanya bunyi dentuman jarum jam dan alat tulis


selesai semua pelajaran , semua murid pun pulang sesuai jadwal .


" kami duluan ya rona** !!! " seru Serly


" kalo ada kemajuan jangan lupa cerita ya ? " timpal Elsa


" iya de teman ku yang bawel " jawab rona sambil dengan senyuman jailnya dan mencubit pipi kedua temannya itu .


**setelah kepergian teman-temannya , rona pun juga pergi bersama Vero dengan sesuai rencana pagi tadi . mereka berdua pergi menuju taman dengan pemikiran masing-masing .


setelah sampai di taman , dan sudah duduk di bangku taman . Vero pun ikut duduk , dan mulai memecahkan keheningan.


" jadi apa keputusan mu** ? " tanya Vero dengan senyuman manis , yang mengerti maksud rona


**rona pun mengembuskan napasnya , dan mulai menjawab pertanyaan Vero.


" iya** " menunduk malu


" iya apa ? " tanya Vero dengan senyuman jailnya yang berpura-pura tidak mengerti


" **iya aku terima pernyataan mu "


" pernyataan apa ? "


" ya sudah kalo lupa , aku pergi aja klo gitu** " kesal rona dan berdiri , karena tingkah Vero


**saat rona ingin melangkahkan kakinya , Vero dengan cepat mencekal lengan rona dan menariknya hingga rona kini berada dipangkuan Vero , dan tentu saja membuat muka rona yang tadinya kesal dan marah kini di ganti dengan wajah yang merona .


" ok kalo begitu kita resmi jadian kan** " katanya dengan senyuman manis


" i....yaa " jawab rona terbata-bata


rona pun langsung berdiri , dan melangkah kakinya beberapa langkah mengbelakangi Vero.


" aduuuuh gak bagus ni untung jantung gue " kata rona dalam hati , sambil meletakkan tangannya di dada


" yes akhirnya berhasil , rasanya senang banget ya Uda gak jadi jomblo lagi ." kata hati Vero sambil meninju tangannya ke atas


" ok klo gitu kita rayain ya " kembali biasa


" disini ? " tanya rona saat berbalik melihat Vero


" **iya enggak lah "


" terus dimana ? kapan emang nya ? "


" emmm kepengen cepat ya** ? " jail Vero saat mengedipkan matanya ke rona


" nanti malam aku beritahu , biar jadi kejutan "


" o iy Uda , Sekarang antar aku pulang "


mereka berdua pulang bareng dengan perasaan senang dan kecanggungan . hingga tak selang berapa waktu rona pun sampai di rumah.


setelah Vero Uda pamit pergi , rona pun masuk kerumah dengan hati yang berbunga dan perasaan senang** .


" emm sepertinya Vero punya magnet atau memang pesona dia yang bagus ya , sumpah baru pertama kali aku begini . aku ya dulu tak yakin soal cinta , kini Mala jatuh cinta " kata hati rona sambil berjalan masuk ke rumahnya.


" cieee ada yang senang ni ? itu di luar siapa kak ? pacar ya ? " tanya Revan adik rona dengan cengirannya yang sedang duduk di depan tv


" iri bilang bos ! " seru rona sambil mengibaskan rambutnya kebelakang


" ele PD nya tingkat berapa ni ? " sunggut Revan


" menurut Lo ? " tanya rona mau naik tangga


" emm 3 aja de " sambil menuju tiga jarinya


" revannnn ! " gerutu rona


**rona pun memilih menuju kamar , dari pada terus-terusan berbicara sama orang gila . sedangkan Revan hanya tertawa melihat kakaknya yang baru puber itu .


setelah rona ada di kamar , dia pun segera bersih-bersih diri di kamar mandi . setelah selesai dengan ritual mandinya , dia langsung berkaca di cermin melihat sosok dirinya yang cantik , manis dan imut .


" gini rasanya punya pacar , senang juga . tapi ini baru awalnya dan aku harus hati-hati kedepannya . jangan sampai juhan melakukan sesuatu yang tak terduga . aku harus bilang ini kepada Vero ,agar dia berhati-hati kepada juhan**"


kata rona pada diri sendiri menatap cermin.


jam menunjukkan pukul 19:40 wib. rona menunggu terlalu lama diteras rumah dia mulai mengubungi Vero ,tapi tak terjawab kemudian rona langsung bertanggapan


" apakah dia dalam masalah ? "


" atau gak jadikah , klo gak jadi pasti si Revan akan tertawai aku terus "


" ini jadi gak si ? di hubungi gak bisa ? adu aku Uda izin pula lagi , eh Mala jadi gini !!!


itu lah rona yang langsung neting , tapi neting rona hanya 5 menit . karena Vero datang menggunakan mobil hitam sport .


" maaf ya aku terlambat , Uda lama nunggu ya ?" kata Vero setelah keluar dari mobil dan menemui rona


" emm ku kira gak jadi " kesal rona dingin


" ok kalo gitu aku izin dulu sama keluarga kamu bolehkan ? " tanya Vero melangkah ke pintu


" kamu berani ? "


" pasti dong "


saat Vero masuk dan mengucapkan salam , semua penghuni rumah rona pun langsung memerhatikan Vero dari bawah sampai atas secara insten .


kemudian rona meminta Vero duduk di samping Revan adiknya . sedangkan rona duduk di samping nenek .


" kamu siapa ? " tanya seorang pria dewasa


" perkenalkan ini Vero bang , dan Vero ini Abang ku Raka " kata rona memperkenalkan


" o ini ya cowok penakluk hati kakak ku , lumayan juga . kakak rona pandai juga ya " saut Revan " **dan perkenalkan nama ku Revan "


" o salam kenal aku Vero pacar rona , aku mau minta izin untuk bawah rona jalan malam ini** " katanya dengan sopan dan senyum kikuk


" boleh , tapi jangan terlalu malam ya cu ?" pinta nenek dengan kacamata yang bertengger di hidungnya sambil menatap Vero di depannya.


"sebelum jam 10 rona harus ada di rumah " sarkas Raka Abang rona


" iya nek , iya bang Raka . aku akan bawa pulang rona tepat waktu ko dan kan ku jaga sebisa ku " jawab Vero yang kikuk


rona yang melihat itu pun hanya tersenyum menahan tawa , melihat ekspresi wajah Vero yang kikuk . karena biasanya Vero tidak pernah menunjukkan ekspresi seperti ini di sekolah.


karena klo di sekolah Vero orangnya dingin , tegas dan terkadang jail . tapi itu beda lagi kalo dekat rona .


setelah Vero mendapat izin dari Abang , dan nenek untuk membawa rona keluar .Vero langsung segera pergi , karena merasa canggung .


dalam perjalanan tidak ada yang berbicara , hanya keributan lalu lintas dan musik radio di dalam mobil yang memecahkan keheningan.


" ini mau kemana si , dari tadi gak sampai-sampai ? nanti kalo ditanya pasti gak bakal jawab " dalam hati rona yang mulai bosan


" bentar lagi sampai " yang tetap fokus ke depan dan mengemudi


" kamu bisa baca pikiran aku ya ? "


" gak tu "


" emm iy Uda cepatan !!! " kesal rona


**akhirnya Vero pun memberhentikan rona di sebuah tempat yang gelap , dan karena melihat tempat itu rona langsung neting .


" ok turun Uda sampai** " mau keluar dari mobil


" ini dimana " setelah turun dari mobil


" gak usah takut , ini tepatnya aman ko "


" kamu yakin ? emang kamu pernah kesini ?


" pernah rona , sering pun "


Vero pun menggandeng tangan rona , dan rona ikut aja . karena gak mungkin Vero mau neting .


Vero pun membawa rona masuk melewati pohon dan tumbuhan lain . saat sampai ke tujuan rona menatap takjub melihat indahnya pemandangan kota Jakarta dari tebing itu bersama dengan Vero yang masih menggandeng tangan rona . seakan tak ingin lepas , dan tampak sadar rona memegang lengan Vero dengan manja .


Vero pun membawa duduk rona di rerumputan , kemudian rona meletakan kepalanya di pundak Vero . Vero yang merasa begitu pun hanya memaklumi dan ikut merasa senang .


" sejak kapan kamu tau tempat ini " rona


"sejak kecil , waktu SD . ayah dan ibu mengajak ku kesini dan ku jadikan ini tempat favorit ku " kata Vero dengan senyuman manisnya dan menerawang ke atas langit malam


" lain kali kalo kesini aja ya " kata rona yang masih dalam posisi yang sama , dan kemudian menoleh menatap Vero dengan senyuman


" terima kasih Vero Arga Pratama " ucap rona


"iya sama-sama , nanti kalo aku ada waktu kita kesini lagi . karenakan kita mau ujian " kembali menatap rona


rona maupun Vero pun salin bertatapan lekat , sehingga akhirnya rona yang sadar akan sesuatu pun langsung memalingkan wajahnya menatap ke atas dengan jantung yang terus berdetak dan pipi yang merona . sedang Vero hanya tersenyum melihat rona yang salting.


mereka berdua pun menikmati pemandangan itu sambil memakan dan meminum sesuatu yang di bawah Vero tadi .


selang berapa waktu Vero pun memutuskan untuk pun dan menarik rona di gandengan tangannya yang tak pernah lepas sekali pun.


rona yang merasa sesuatu pun menjadi begitu terasa istimewa , karena perlakuan Vero terhadapnya yang lembut .


sesampainya di mobil , rona pun teringat sesuatu dan mulai memecahkan suasana.


" Vero "


" iya rona ada apa ? "


" kamu harus jauhi dan hati-hati terhadap juhan"


dengan ekspresi sedih dan khawatir


" ok aku akan hati-hati ko , sekarang kamu tenang aja , dan bersenang-senang . gak perlu khawatir aku akan jaga diri demi kamu " kata Vero yang mengerti situasi , dengan senyuman manis dan menatap rona dengan lekat


**rona pun merasa sedikit lega walau pun masih sedikit ada yang mengganjal , tapi dia harus percaya kepada Vero .


dalam perjalanan pulang Vero fokus mengemudi , sedangkan rona tertidur di mobil. setelah sampai Vero gak tega membanguni rona ,tapi jam sudah menunjukkan jam 21:35 wib . sehingga dia memutuskan 5 menit .


belum sampai 5 menit rona sudah terbangun dan melihat dia masih ada di mobil Vero .


" Uda sampai** " yang masih belum sadar total


" Uda " sambil membelai kepala rona " Uda malam sekarang kamu masuk , besok pagi aku kesini lagi ya ?" memegang tangan rona


" ngapain ? emang besok gak sekolah ? " udah sadar total


" besok Minggu rona " memegang kedua tangan rona " besok kita olahraga bersama " setelah melepas tangannya dari rona


" Vero ke sini de kepalanya " pinta rona sambil menggerakkan jarinya


Vero pun mengikuti pinta rona , tanpa pikir panjang Vero mendekatkan telinganya . tapi tampak dugaan benda kenyal menyetu pipinya.


...***Cup...


...Deg***...


**setelah melakukan itu rona pergi , dan langsung masuk ke rumah dengan jantung yang berdegup


. sedangkan Vero terlambat menyadari rona yang sudah melarikan diri dan dia pun langsung tersenyum bahagia.


" sepertinya malam ini aku gak bisa tidur** " kata Vero pada diri sendiri


Vero pun pergi meninggalkan perumahan rona , sedangkan rona sedang berbaring di kamarnya . karena sangat bahagia , dia pun jadi malas untuk mengganti baju . sehingga tak selang berapa lama dia pun tertidur .


...~~Bersambung ~~...


**neting : negatif Thinking ( pikiran negatif )


salting : salah tingkah


ok teman2 bgmn menurut kalian ending kali ini , senangkah ? pasti ada yang baperkan ?


iya sudah lah , see you next time friends , assalamualaikum wr.wb**