
" yank ? " panggil juhan yang sekilas melihat Kelin di sampingnya
" iya yank " jawab Kelin sambil tersenyum menatap wajah sang suami
" sebenarnya aku Uda lama ingin bertanya soal ini "
" soal apa ? " tanya Kelin bingung
" Ardi itu 1 sekolah dengan Kitakan ? "
" emang iya yank , terus ada apa ? apa kamu juga punya masalah dengan Ardi ? " ujar Kelin berturut-turut yang masih tetap menatap sang suami
" punya si , tapi itu masa lalu " jawab juhan lirik
" kalo gitu buruan , cepat ke rumah " pinta Kelin tegas dan kembali menatap ke arah jendela mobil
juhan yang melihat Kelin seperti itu hanya memhembuskan nafas kasar .
" apa aku salah bicara " batin juhan yang sekilas menatap Kelin dan kembali fokus ke depan
" masa lalu ? apa mungkin soal cinta gitu ? atau memang soal karena wanita ? aaaaaaaa aku harus tau itu , enak saja . suami ku sendiri masih ingat mantan segala " batin Kelin merasa kesal
saat ini Kelin dan juhan berada di dalam mobil . perjalanan menuju ke rumah , juhan sekali-kali memperhatikan Kelin yang tetap menatap ke jendela mobil dan juhan kembali fokus menatap kedepan mengemudikan mobil .
selang beberapa menit , akhirnya Kelin dan juhan sampai di rumah . namun , Kelin terlebih dulu turun dari mobil . sedangkan juhan membiarkan Kelin sibuk dengan pemikiran dan kini juhan sudah memasuki rumah setelah Kelin sudah berada di kamar.
Juhan pun kembali menutup pintu serta menguncinya , karena hari akan segera malam . juhan langsung menaiki tangga memasuki kamarnya dengan Kelin . sementara Kelin dia sedang membersihkan tubuhnya di kamar mandi.
" lebih bagus pintu ku kunci saja , aku yakin dia akan menghindari " gumam juhan tersenyum dan sambil mengunci pintu kamar .
juhan kemudian duduk bersandar pada kepala ranjang yang berada disisi kanan sambil dirinya memainkan hp menunggu Kelin . dalam waktu 15 menit Kelin sudah keluar dari kamar mandi hanya memakai mantel kamar mandi .
juhan yang sadar Kelin telah keluar dari kamar hanya bisa menelan salivanya dengan kasar . karena melihat Kelin yang sungguh menggoda gairah ke jantannya .
" cepat mandi ! " seru Kelin dengan wajah datar yang duduk di kursi rias sambil menatap juhan dari pantulan cermin di hadapannya
" baiklah " jawab juhan yang kembali sadar dari lamunannya dan langsung meletakkan hp nya di atas nakas di samping ranjangnya
juhan langsung memasuki kamar mandi setelah mengambil setelan baju dari lemari yang memang berdekatan dari pintu kamar mandi . sementara Kelin sedikit berhias dengan meka up yang terletak di atas meja rias .
" cantik bangetkan ! " seru Kelin memuji dirinya dari pantulan cermin
Kelin langsung mendekati ranjang dan langsung berbaring disisi kiri ranjang sambil perlahan-lahan memejamkan mata .
" lebih bagus aku pura-pura tidur dulu dan lihat saja apa yang akan ku perbuat pada mu suami ku . agar kamu tak lagi mengingat masa lalu " batin Kelin dengan senyuman penuh arti
selang berapa menit Juhan selesai mandi dengan memakai celana pendek sebatas lutut serta kaos oblong yang melekat di tubuh atletis dan kembali menutup pintu kamar mandi . Juhan kemudian mendekati ranjang dan duduk di samping Kelin .
Cup Cup Cup ...
Juhan mencium setiap inci wajah Kelin dan berakhir di bibir dengan sedikit lama Kelin . Kelin yang berpura-pura tidur hanya berusaha untuk tidak membalas perbuatannya juhan . Kelin masih tidak bergeming membuat Juhan tersenyum gemas setelah mencium Kelin .
" tidurlah my honey , I Love you " bisik juhan dan masih bisa di dengar Kelin
Juhan kemudian tidur disisi kanan ranjang dan langsung menarik selimut menutupi dirinya dan Kelin sebatas dada . namun , tiba saja Kelin langsung menindih Juhan . sehingga membuat Juhan tersentak dan kepalanya terjedut .
" kamu belum tidur ? " ujar Juhan sambil mengusap kepalanya dengan tangan kanan
" belum " jawab Kelin singkat dan tetap menatap wajah juhan yang begitu dekat
" sekarang tidurlah , kamu pasti lelah . besok ceritanya " pinta Juhan dengan lembut kepada Kelin yang masih menimpa dirinya
" gak ngantuk "
" Kelin kamu pindah dari atas tubuh ku "
" kenapa ? "
" Uda turun saja "
Kelin yang memang masih memperhatikan wajah Juhan . kini dia melengkungkan bibirnya , melihat wajah Juhan memerah serta mata yang penuh gairah dan Kelin dapat merasakan junior Juhan sudah mulai aktif .
" aku akan turun , setelah kita cerita " kata Kelin yang masih belum pindah dari atas tubuh Juhan
" cerita soal apa ? " tanya Juhan yang berusaha menahan gejolak aneh pada dirinya
" Ardi " jawab Kelin
Juhan yang mendengarkan itu pun mengerti maksud Kelin dan perlahan Juhan menarik nafas serta membuang secara perlahan . Kelin yang wajah Juhan serta merasa dada Juhan naik turun berusaha menahan senyumnya . kerena Kelin tau , bila Juhan sedang menahan hasrat pada dirinya .
" tapi jangan kamu potong , dengarkan dulu " pinta Juhan setelah menstabilkan gejolak dalam dirinya dan Kelin hanya mengangguk menyetujui ucapan Juhan
" dulu waktu SMP aku dan Ardi satu sekolah . kami berdua itu temanan dan sangat akrab , bahkan orang yang Melihat kami berkata homo dan kata itu hanya kami anggap angin lalu . namun , suatu ketika hubungan kami mulai renggang karena kami berdua menyukai wanita yang sama dan kamu tau ? siapa wanita yang kami rebutin ? " jelas Juhan sambil menatap langit kamar dan akhir kalimatnya dia menatap wajah Kelin yang masih setia di atas tubuhnya
" pasti kak Rona , iya kan ? " sahut Kelin
" benar . karena Rona kami berdua jadi musuh . musuh untuk merebut hati seorang wanita yang bernama Rona itu dan memang Rona sangat sulit untuk di dekati . bahkan kami sampai satu SMA hanya terus berusaha mendekat dengan Rona . tapi sekarang itu hanya masa lalu dan sekarang aku tidak ada rasa terhadap Rona selain hanya pada mu " lanjut Juhan yang langsung memeluk erat Kelin
Kelin yang mendengar akhir kata Juhan tersenyum senang dan kemudian dia mencium sekilas bibir Juhan .
" kurang dong yank , harus lama baru terasa " celutuk Juhan yang merasa gak puas dengan perbuatan Kelin yang mencuri ciuman darinya dengan tiba-tiba
" tunggu dulu , aku mau cerita soal Ardi yang kamu tanyakan di mobil tadi " ujar Kelin setelah menghentikan Juhan yang mencoba untuk menciumnya
" saat kejadian kak Vero menghilang dan ke adaan kak Rona yang sedang hamil . aku saat itu masih kuliah dan aku tau ini saat kembali pulang ke Jakarta langsung menemui kak Vero yang masih di rawat di rumah sakit . kak Vero cukup lama di rawat di rumah sakit dan kak Rona yang selalu menemani kak Vero di rumah sakit . sampai suatu hari kak Rona ingin melahirkan dan Alhamdulillah kak Vero selamat dari maut . kak Vero tidak koma lagi , karena saat kak Rona ingin melahirkan . kak Rona ingin berada di samping ranjang Vero dan satu ruangan dan Alhamdulillah juga kabar gembira di hari lahirnya anak Meraka . kak Vero sudah mulai membaik dan penyebab kak Vero berada di rumah sakit itu karena kak Ardi yang mencoba untuk mendapatkan kak Rona dengan cara menahan kak Vero . namun , saat kak Ardi sudah di penjara di kantor polisi . dia bisa lepas dari tahanannya hanya menggunakan jaminan itu dengan mudah . sehingga sampai sekarang kak Vero , bang Raka dan papa berusaha tetap menjaga kak Rona . apa lagi sekarang kak Rona sudah mengandung dan penjagaan kak Rona semakin ketat " cerita Kelin dengan panjang kali lebar yang masih menimpa tubuh Juhan . namun , kali ini Kelin tidak menatap wajah juhan . tapi meletakkan kepalanya di dada bidang Juhan
Juhan yang mendengar cerita Kelin serta sudah mencernanya pun akhirnya mengerti dan kemudian dia tersenyum dengan masih memeluk erat Kelin . seakan tak akan membiarkan Kelin lari dari dirinya.
" sekarang boleh kita mulai ! " seru Juhan yang masih berbantal dengan beralaskan ke dua tangannya di bawah kepala
" apa ? " tanya Kelin kembali bingung yang tidak mengerti maksud Juhan
" kelamaan ! aku Uda gak tahan ! " seru Juhan bersemangat dan langsung menggulingkan tubuhnya . sehingga tubuh Kelin berada di bawah tubuhnya
" tahan dulu , aku lapar " kata Kelin cepat sebelum Juhan mulai berbuat dengan tubuhnya
" huuuh baiklah , aku akan pesan online saja "
Juhan langsung bergeser dari atas tubuh Kelin dan mengambil hp nya tadi yang dia letak di atas nakas di samping ranjang . Juhan langsung mengkutak-katik hpnya untuk memesan makanan yang di sukai Kelin .
" aku sudah pesankan " hardik Juhan dengan wajah memelasnya , karena tadi Kelin menghentikan ke inginannya
" makan dulu biar ada tenaga Lo yang , setelah itu kita aduh lemas " ujar Kelin dengan mengerlingkan matanya dengan nakal kepada Juhan , Juhan yang melihat wajah serta mendengar perkataan Kelin tersenyum senang
" baiklah , kalo gitu aku akan turun ke bawah . kamu di sini saja " kata Juhan sambil melangkah menuju pintu dan Kelin hanya mengangguk mengerti
Juhan turun ke bawah menuju dapur . sesampainya di dapur dia langsung menyediakan piring serta sendok sambil menunggu ke datangan pesanan onlinenya .
rumah Juhan dan Kelin terdiri 3 lantai serta sangat lebar . setiap properti terletak sesuai temanya . misalnya seperti ruang TV yang hanya ada 3 sofa yang berukuran sedang dan di tengahnya terletak meja kaca berwarna hitam serta kue kering yang berada di dalam toples . toples di atas meja hanya ada 6 toples berukuran kecil dengan isinya yang berbeda.
kemudian ruang tamu yang berdekatan dengan pintu masuk rumah serta hanya ada 3 sofa berukuran sedang dan 1 sofa singel yang membelakangi jendela rumah .
kini Juhan duduk di kursi meja makan sambil berkutak pada hp nya . menunggu kedatangan pesanan , tapi selang 10 menit bel rumahnya berbunyi . Juhan yang mendengar itu langsung menyimpan kembali hp nya pada saku celana pendeknya . kemudian mendekati pintu dan langsung membukanya .
" assalamualaikum pak " ujar seorang pria memakai topi serta jeket yang juga berwarna sama , yaitu hijau .
" wa'alaikumsalam " jawab Juhan dengan tampang datarnya , tapi terdengar sopan dari suaranya
" pesanan pak Juhan , benarkah pak Juhan ? " tanya pria itu dengan senyuman dan sopan
" iya "
" ini pesanan pak Juhan " katanya pria itu sambil menyodorkan bingkisan yang sejak tadi ada di ke dua tangannya
" emm terima kasih , ini uangnya . sisanya untuk kamu saja " sahut Juhan sambil menerima bingkisan tersebut dan memberikan 3 lembar kerta yang berwarna merah kepada pria yang berdiri di depannya
" terima kasih banyak pak , saya permisi pak . assalamualaikum "
" wa'alaikumsalam "
pria tadi pun langsung pergi dari perkarangan rumah Juhan menggunakan motornya . sedangkan Juhan sudah menutup pintu serta menguncinya . kemudian Juhan menuju ke dapur mengambil piring serta sendok yang sudah dia sediakan tadi dan langsung menuju ke kamar menaiki tangga .
" yank ayo makan malam dulu , atau kita sholat isya dulu " ujar Juhan yang sudah berada di kamar dan meletakan makanannya serta piring di atas meja yang sudah ada 1 sofa membelakangi jendela .
" kita sholat dulu " jawab Kelin yang berada di atas ranjang , yang tadinya bermain dengan hp nya . tapi kini hp Kelin sudah berada di atas nakas dan langsung memasuki kamar mandi
Kelin langsung wudhu , selesai Kelin wudhu di kamar mandi . kini giliran Juhan yang wudhu memasuki kamar mandi . sedangkan Kelin menyediakan keperluan dari lemari untuk melakukan shalat isya . saat Juhan sudah keluar dari kamar mandi , Juhan langsung memakai sarung dan Kelin sudah memakai telukungnya .
Juhan dan Kelin melakukan shalat bersama , setelah selesai shalat mereka kembali berbaring di ranjang . namun , kali ini Kelin memakai baju tidur saat ingin melakukan sholat tadi .
" yank jangan tidur sekarang dong , masa aku harus berpuasa lagi si " gerutu Juhan yang melihat Kelin sudah memejamkan mata
memang selama seminggu lebih ini Juhan menahan dirinya . namun , saat tadi Kelin sudah melakukan sholat dia yakin bila Kelin sudah berhenti berhalangan.
" yank "
" sayang "
" jangan gitu dong "
Juhan terus menggoyangkan pundak Kelin , dan akhirnya Kelin membuka matanya . karena memang Kelin belum benar-benar tidur .
" aku ngantuk yank , lain kali saja de " kata Kelin dengan masih memejamkan matanya
Juhan yang mendengar itu langsung menindih .
tubuh Kelin . kemudian Juhan mulai memberikan kenikmatan kepada Kelin , agar Kelin mau bermain di ranjang bersamanya dan benar saja Kelin sudah terpengaruh . sehingga kini ke jari-jari Kelin sudah menelusup di rambut Juhan serta menekan kepala Juhan untuk lebih dalam .
" yankkkkkk terussssss yaaaaaaaa aaaahhhhh " desah Kelin sambil sekali menggigit bibir bawahnya menerima kenikmatan yang di perbuat Juhan terhadap tubuhnya
" dengan senang hati yankkkkkk " sahut Juhan di sela aksinya
aduh lemas pun terjadi , sehingga Kelin tak menyadari tubuhnya sudah benar polos di buat oleh Juhan dan Juhan sama halnya yang juga polos tanpah helaian benang yang melekat di tubuh mereka masing-masing . selain hanya selimut yang menutupi tubuh mereka . sedangkan bantal , bantal guling dan pakaian mereka berserakan di lantai .
malam ini sungguh terlihat indah . karena di penuhi oleh bintang dan sinar rembulan di langit gelap gulita . yang bisa menyaksikan perbuatan ke dua insan yang di mabuk cinta dari kaca jendela kamar .
...*Bersambung ...
sorry friends
gue ada urusan belakangan ini , sehingga saya lama updatenya . jika ada ke samaan pada kalimat yang saya ketik di atas . mohon maaf 🙏
kalo begitu , aku akhiri . assalamualaikum 🙂*