
Yami melihat ke arah Merlin, sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya, yang di mana juga di balas sebuah anggukan oleh Merlin, mereka segera berpisah, Yami memimpin Karina, Takeshi, dan Miruno menuju ke arah dalam istana.
Yami menemukan seorang prajurit dari anggota pemberontak, dirinya segera menempelkan kertas jimat untuk mengorek informasi, mengenai letak lokasi dari ruang harta berada.
Setelah menunggu beberapa saat, dan akhirnya selesai mengekstrak kenangan, ternyata prajurit pemberontak tersebut tidak mengetahui letak dari ruang harta, Yami segera pergi mencari orang yang mengetahui akan informasi, letak keberadaan ruang harta.
Beberapa menit kemudian, Yami terlihat kesal sebab tidak ada seorangpun, yang tahu letak dari keberadaan ruang harta, Yami akhirnya memutuskan untuk mencari target, orang yang berpangkat tinggi saja, sebab orang yang berpangkat tinggi, biasanya memiliki kemungkinan untuk mengetahuinya.
Yami akhirnya menemukan orang sesuai perkiraannya, orang tersebut terlihat memakai pakaian cukup mewah, tapi bagi Yami itu terlihat aneh dan jelek, Yami segera mengekstrak kenangan orang tersebut, bukannya mendapatkan informasi mengenai ruang harta, Yami malah mendapatkan informasi lain.
Informasi tersebut adalah, alasan dari mengapa anggota pemberontak tercipta, ini pada awalnya terjadi ratusan tahun yang lalu, ini berhubungan dengan Putri Kaguya, pada awalnya Raja Negeri Bulan hidup bahagia bersama Istrinya yaitu Sang Ratu.
Tapi mereka masih saja belum memiliki anak, karena tidak memiliki anak juga, Raja frustasi sebab dirinya ingin memiliki keturunan, akhirnya Raja meminta bantuan kepada seorang Shaman, dan akhirnya Sang Ratu hamil.
Tapi sayangnya kehamilan Sang Ratu membuat dirinya mengalami penyakit aneh, hal ini membuat Rakyat menjadi sangat sedih, sebab yang sangat di cintai oleh Rakyat Negeri Bulan adalah Sang Ratu, dan bukan Sang Raja.
Karena hal itu muncul beberapa benih kebencian di antara beberapa Rakyat, yang marah dengan keputusan Sang Raja, karena membuat Sang Ratu menjadi terkena penyakit aneh.
Kemudian Sang Ratu melahirkan Putri Kaguya, tapi itu membuat Sang Ratu mengalami rasa sakit yang luar biasa, dan akhirnya Sang Ratu meninggal dunia, Sang Raja menjadi sangat sedih, tapi yang paling sedih adalah para Rakyat, mereka sedih, marah, dan kecewa atas keputusan Sang Raja yang ingin memiliki anak.
Para Rakyat juga menganggap Putri Kaguya sebagai Anak Terkutuk dan Pembawa Sial, para Rakyat akhirnya memutuskan untuk mencuri Putri Kaguya dan membuangnya ke Bumi, hal itu diketahui oleh Sang Raja, dirinya sangat marah pada saat itu.
Dirinya segera memerintahkan kepada para Prajuritnya untuk menangkap, orang-orang yang telah mencuri dan membuang Putri Kaguya ke Bumi, hal itu bukanlah hal yang mudah, sebab para Rakyat bersatu dan tidak membiarkan para Prajurit, untuk menangkap orang-orang tersebut.
Tapi pada akhirnya orang-orang tersebut berhasil di temukan dan ditangkap, Sang Raja segera melaksanakan hukuman mati kepada mereka, hal ini membuat Rakyat menjadi lebih marah dan kecewa, terhadap tindakan Sang Raja.
Raja kemudian membawa kembali Putri Kaguya yang sudah dewasa, Sang Raja lalu menghapus ingatan Putri Kaguya yang dirinya alami di Bumi, dan Sang Raja memberitahukan kepada Putri Kaguya beberapa fakta, dengan di bumbui oleh sedikit kebohongan.
Sang Raja mengatakan bahwa Putri Kaguya di culik, dan ibunya yaitu Sang Ratu di bunuh oleh para pasukan pemberontak, padahal sebenarnya Sang Ratu meninggal akibat melahirkan Putri Kaguya.
Karena kebohongan yang dilakukan oleh Sang Raja, akhirnya terbentuklah anggota pemberontak, yang bersiap untuk menggulingkan pemerintahan milik Sang Raja, dan mereka berhasil membunuh Sang Raja, dan membuat Putri Kaguya terkena Racun yang akan membunuhnya, tepat setelah dirinya melahirkan anaknya.
Setelah Yami akhirnya mengetahui semua itu, dirinya sekarang menjadi terdiam, sekarang dirinya sudah tahu sebab dari semua pemberontakan ini di mulai, semuanya hanya menyalahkan Sang Raja, atas kematian Sang Ratu, mereka melupakan Shaman yang merupakan alasan di balik kematiannya Sang Ratu.
Tapi ada hal yang membuat Yami sedikit bingung, yaitu mengapa semua Rakyat tidak terpikirkan untuk membalas si Shaman juga, setelah mengekstrak lebih dalam, Yami akhirnya mengetahui hal yang lebih mengejutkan.
Yami terdiam sejenak, sebelum akhirnya menghela nafas dengan lelah, dirinya kemudian membawa yang lain pergi dari sana, sebab dirinya masih belum menemukan letak keberadaan dari ruang harta.
"Hei kau tahu tidak, letak dari ruang harta?" Ucap salah satu pelayan, yang berada di dekat Yami dan yang lain, hal ini seketika menghentikan Yami untuk melangkah lebih jauh, dirinya segera melihat ke arah pelayan yang bertanya, mengenai letak dari keberadaan ruang harta.
"Kenapa emang?" Ucap pelayan yang sedang membersihkan vas bunga.
"Hehe sekarang sudah tidak ada lagi Raja, bukankah kita setidaknya dapat mengambil beberapa? Bagaimanapun juga tempat ini sekarang sudah tidak di jaga, sebab para Prajurit sedang sibuk, mencari orang-orang yang menyerang sebelumnya." Ucap pelayan lain sambil tersenyum lebar.
"Hem... Baiklah ayo kita lakukan, tapi jangan ambil terlalu banyak, bisa-bisa kita ketahuan, meski sekarang sudah tidak ada yang memerintah, tapi Harta Kerajaan pasti tetap suatu hal yang dijaga." Ucap pelayan yang membersihkan vas bunga, dirinya segera berhenti melakukan pekerjaannya.
Lalu pergi menuju ke suatu ruangan bersama temannya, Yami yang mendengar dan melihat hal itu tersenyum lebar, dirinya segera mengajak Karina, Takeshi, dan Miruno untuk mengikuti kedua pelayan tersebut.
Kedua pelayan tersebut akhirnya berhenti di sebuah ruangan, mereka segera melihat-lihat situasi sekitar, sebelum akhirnya membuka pintu ruangan tersebut, Yami dan yang lainnya segera menyelinap masuk.
Di dalam Yami dan yang lainnya, menemukan bahwa mereka berada di tempat yang tepat, sebab ruangan tersebut terlihat memiliki banyak sekali harta, bahkan sampai membentuk bukit harta, dari emas dan perak, hingga benda-benda pusaka, dan lain-lainnya.
"Hehe terimakasih atas bimbingannya." Gumam Yami sebelum akhirnya membuat kedua pelayan tersebut, menjadi tidak sadarkan diri, Yami kemudian melihat kembali ke arah pintu, dirinya segera membuat agar pintu tidak dapat di buka.
Agar dirinya dan yang lain dapat mengumpulkan harta dengan tenang, Yami akhirnya dapat melihat ke arah tumpukan harta dengan wajah bersemangat.
"Saatnya mengumpulkan semua harta!" Ucap Yami dengan tersenyum lebar, dirinya segera pergi melihat ke setiap benda pusaka, beberapa dirinya kenali, beberapa tidak dapat dirinya ketahui barang apa itu.
Hingga akhirnya Yami menemukan sesuatu yang sangat mengejutkannya, mata Yami bahkan sampai ingin keluar.
"Apa! Bagaimana semua ini dapat berada di sini!" Ucap Yami dengan wajah terkejut, Karina, Takeshi, dan Miruno yang mendengar Yami berteriak, segera menghampirinya.
"Ada apa sayang?" Ucap Karina dengan wajah bingung, melihat keterkejutan yang dimiliki oleh Yami.
"Kau lihat ini Karina!" Ucap Yami sambil menunjuk ke arah tumpukan, batu kristal berwarna merah, biru, dan ada yang berwarna kuning, batu-batu kristal tersebut, terlihat mengeluarkan Kilauan cahaya.
...___________________________________...
...Jangan Lupa LIKE, COMMENT, SHARE, FAVORITE!...