
Miruno kemudian segera melakukan tebasan berulang kali, sebelum akhirnya melompat dari satu gedung ke gedung lainnya, pergi menjauh dari tempat Takeshi berada, agar Takeshi dapat beristirahat sejenak, memulihkan beberapa kekuatan dan staminanya.
Melihat Miruno yang pergi menjauh, membuat Beast menjadi marah, dirinya segera berlari dengan sangat cepat menuju ke arah Miruno.
Miruno telah bertarung dengan Beast selama beberapa jam, cara Miruno bertarung dengan Beast adalah gaya bertarung pukul lalu lari, dirinya terus melakukan hal tersebut sampai saat ini, sampai dirinya dapat bertahan dari serangan Beast.
Sekarang Miruno sudah mengerti kemampuan dari Beast, yaitu Beast dapat memutar waktu, kembali ke sepuluh detik yang lalu, yang membutuhkan waktu sepuluh detik setelah melakukan tekniknya, sebelum dapat menggunakan tekniknya kembali.
Setelah Miruno mengetahui tentang hal tersebut, dirinya menjadi lebih sering melakukan serangan kepada Beast.
Saat ini Miruno akan sedang mencoba untuk melarikan diri, tiba-tiba saja rantai Beast muncul tepat di belakang Miruno, saat rantai akan menembus tubuh Miruno, segera saja Miruno memutar tubuhnya, lalu dirinya menahan ujung rantai yang berbentuk segitiga, dengan bilah pedangnya, yang menciptakan percikan api.
Miruno kemudian melompat ke arah kiri, lalu melakukan tebasan, yang menciptakan tekanan udara yang tajam menuju ke arah Beast, tapi berhasil ditangkis oleh Beast dengan sangat mudahnya, melihat hal itu Miruno segera bergegas berlari memutari Beast, sambil memberikan tebasan.
Tapi setiap serangan tebasan dari Miruno selalu berhasil ditangkis dengan sangat mudah oleh Beast, kemudian Miruno berlari menuju ke arah Beast, sambil mengalirkan energinya ke seluruh pedangnya, saat Miruno sudah berjarak sepuluh meter dari Beast, Miruno segera memberikan tebasan, yang menciptakan tekanan udara karena dialirkan oleh energi, serangan tersebut menjadi lebih kuat dan lebih cepat.
"Sruuung!"
Karena serangan Miruno dekat dengan Beast, dan kecepatannya meningkat akibat dialirkan energi, membuat Beast tidak dapat menggunakan rantainya menjadi penghalang, untuk melindungi dirinya, oleh karena itu Beast terkena tebasan dari Miruno yang menciptakan luka tebasan tepat di dada Beast, yang membentuk luka secara diagonal.
Tapi hal aneh kembali terjadi, waktu kembali ke sepuluh detik yang lalu, di mana saat Miruno masih cukup jauh dari Beast.
"Huff... Haaah... Huff..." Miruno yang sudah kelelahan karena telah bertarung dalam waktu yang sangat lama, ditambah dirinya baru saja memberikan serangan terkuatnya, membuat staminanya berkurang dengan sangat banyak.
10
9
8
Tiba-tiba saja Miruno tanpa sengaja melihat Takeshi, berada di sebuah gedung yang berada di belakang Beast, Miruno juga melihat bahwa semua luka Takeshi hampir sembuh semuanya, dan dirinya memegang sebuah pedang, melihat bahwa Takeshi sudah berada di level tiga, Miruno berpikir bahwa itu adalah saatnya mereka menang, dirinya kemudian berteriak dengan sangat keras.
7
6
"Cepat bunuh dia, sepuluh detik sudah hampir selesai, cepat!" Teriak Miruno dengan sangat keras.
5
4
Mendengar teriakkan dari Miruno, Takeshi segera mengalirkan energinya ke seluruh pedangnya, kemudian dirinya mempersiapkan posisi untuk melempar.
3
Kemudian Takeshi segera melempar pedangnya, yang di mana pedang itu melesat dengan sangat cepat menuju ke arah Beast.
2
1
0
Pedang Takeshi kemudian tertancap tepat di tanah di depan Miruno, kemudian Beast mengeluarkan darah dari mulutnya, meski Beast dapat memutar waktu, tapi tepat setelah Beast menggunakan kemampuannya untuk memutar waktu, dan jika dirinya terkena serangan di masa kemampuannya sedang pulih, maka luka tersebut tidak akan bisa disembuhkan, dengan memutar ulang waktu.
Itulah kelemahan dari kemampuan Beast, seperti yang dikatakan pepatah tidak ada kemampuan yang sempurna, pasti akan ada sebuah kelemahan di suatu tempat di dalam sebuah kemampuan paling kuat sekalipun.
Kemudian Takeshi segera melompat di antar gedung satu ke gedung yang lain, sampai dirinya sampai di sebelah kiri Miruno.
"Apakah kita berhasil?" Ucap Takeshi yang mengambil pedangnya yang tertancap di tanah, pedang tersebut merupakan sebuah pedang bermata dua, yang berwarna putih dengan sebuah simbol aneh di bilah yang dekat dengan pegangan pedang.
"Tidak." Ucap Miruno dengan wajah datar, saat melihat Beast melakukan sesuatu hal yang tidak terduga.
Rantai Beast secara perlahan mulai terbang mengelilingi Beast, sebelum akhirnya rantai tersebut melilit tubuh Beast yang memiliki luka lubang, hal itu membuat rantai menutupi luka Beast, lalu rantai melilit pergelangan tangan kanan Beast.
"Rwaauuurrr!" Beast kemudian berteriak dengan sangat keras.
Melihat hal itu membuat Takeshi dan Miruno mengkerutkan kening, sambil memikirkan cara untuk menghabisi Beast.
"Hei apakah ketua masih belum dapat datang! Bukankah sudah beberapa jam kita berada di tempat ini?" Ucap Takeshi yang bertanya kepada Miruno, mendengar pertanyaan dari Takeshi membuat Miruno sedikit terdiam, sebelum akhirnya dirinya melihat ke arah dinding berwarna merah, yang merupakan Zona Distorsi.
"Maka kemungkinan besar, Zona Distorsi ini memiliki Dilatasi Waktu..." Gumam Miruno dengan mengkerutkan keningnya sambil menatap ke arah dinding berwarna merah tua.
"Dilatasi Waktu? Maksudmu sepuluh jam di tempat ini berarti hanya satu jam atau satu menit, bahkan baru satu detik terlewat di dunia nyata seperti itu?" Ucap Takeshi dengan nada ragu, dan menatap ke arah Miruno dengan tatapan khawatir.
"Kemungkinan besar itulah yang terjadi, bagaimanapun juga Beast itu memiliki kemampuan untuk memutar waktu, jadi tidak akan mengherankan jika dirinya dapat membuat Dilatasi Waktu di dalam Zona Distorsi." Ucap Miruno yang menatap ke arah Beast dengan wajah rumit
"Uh... Lalu apakah kita dapat bertahan?" Ucap Takeshi dengan yang menatap Miruno dengan wajah ragu.
"Hoooffff!" Beast tiba-tiba saja mengeluarkan suara bernafas yang keras.
"Bersiap, Beast itu akan mulai menyerang, segera alirkan energi ke seluruh tubuh serta pedangmu, kita hanya harus menyerangnya seperti sebelumnya, dengan kau yang menjadi level tiga kita seharusnya dapat membunuh Beast tersebut." Ucap Miruno yang memperingatkan Takeshi untuk waspada.
Lalu Beast melesat dengan cepat menuju ke arah Takeshi dan Miruno, tapi kali ini kecepatan Beast meningkat dengan sangat cepat, bahkan Takeshi dan Miruno tidak sempat bereaksi dengan kecepatan tersebut, tepat saat Beast akan memberikan pukulan ke arah Takeshi menggunakan tangan kanannya, dan Miruno dengan tangan kirinya.
Tiba-tiba saja seseorang muncul tepat di depan Takeshi dan Miruno, yang tersenyum lebar saat melihat ke arah Beast, dengan punggungnya menghadap ke arah Takeshi dan Miruno, kemudian saat Beast tepat berjarak satu meter dari pria tersebut.
Pria itu segera bergegas ke arah Beast dan memberikan pukulan tepat di wajah, di pipi kiri Beast menggunakan tangan kanannya, yang membuat Beast terlempar sangat jauh bahkan sampai menabrak sebuah gedung.
"Apakah kalian baik-baik saja!" Ucap pria tersebut yang memutar tubuhnya, dan melihat ke arah Takeshi dan Miruno sambil tersenyum lebar.
"...Kami baik-baik saja..." Ucap Miruno yang menjawab dengan nada pelan, meski begitu matanya terlihat berbinar terang menatap ke arah pria tersebut dengan wajah terkejut.
...___________________________________...
...Jangan Lupa LIKE, COMMENT, SHARE, FAVORITE!...