
Pov???
Namaku Albi Groh, aku seorang yatim piatu, yang tinggal di panti asuhan Laure, di kota Juwel, di kerajaan Reinmir di dunia Alnomoun.
Di panti asuhan aku dibesarkan bersama dengan anak-anak panti lainnya, pemilik panti asuhan bernama Brinia, dia perempuan yang sangat baik, dan orang yang telah membesarkanku.
Aku dibuang oleh kedua orang tuaku di panti asuhan tersebut, aku tidak tahu siapa mereka, tapi aku tidak peduli, karena bagiku Brinia sudah kuanggap sebagai ibuku sendiri.
Semenjak kecil aku bercita-cita ingin menjadi seorang Pahlawan, seperti yang sering Brinia ceritakan kepadaku, dahulu kala sekali, bangkit seorang Raja Iblis, yang melakukan invansi besar-besaran ke seluruh dunia Alnomoun.
Di antara berbagai ras lainnya, ras manusia adalah ras yang paling lemah, oleh sebab itu ras manusia berkurang setengah, melihat musnahnya setengah populasi umat manusia, para dewa memilih seorang Pahlawan di antara para manusia, Pahlawan tersebut ditugaskan untuk melindungi dan membantu umat manusia, dan juga bertugas untuk membunuh Raja Iblis.
Pahlawan berjuang sekuat tenaga yang di bantu oleh teman-temannya, Raja dari Beastman, Ratu dari Elf, Raja dari Dragon, Ratu dari Mermaid, Raja dari Dwarfs, Ratu dari Spirit, setiap ras bersatu untuk bertarung melawan Raja Iblis dan pasukannya.
Hingga akhirnya Pahlawan berhasil membunuh Raja Iblis, dan menciptakan kedamaian bagi seluruh dunia Alnomoun.
Karena impianku, aku berlatih keras menggunakan pedang besi, yang aku dapatkan dari paman tukang besi, yang sering aku bantu, aku berlatih pedang setiap hari.
Hingga saat aku dewasa aku mendaftarkan diri untuk menjadi petualang, meski aku takut Brinia akan marah, tapi ternyata Brinia tidak marah dan mendukung impianku.
Saat aku mendaftar menjadi petualang, aku mendapatkan Job seorang Knight, semenjak itu aku terus melakukan misi, di setiap misi yang aku jalani aku bertemu banyak orang baru, dan berteman dengan mereka.
Di setiap perjalan aku juga sering membantu orang lain, sebab membantu seseorang itu merupakan hal yang menyenangkan bagiku.
Kupikir semuanya akan selalu seperti ini, sampai suatu hari aku menemukan salah satu kebusukan manusia, yaitu perbudakan.
Budak di bagi menjadi dua, budak ilegal dan legal, budak legal adalah budak resmi, atau lebih tepatnya adalah seseorang yang menjadi budak karena kejahatan, misalnya seperti mencuri, pembunuhan, tawanan perang, punya hutang, sementara budak ilegal, seseorang yang di culik oleh para pedagang budak, yang berakhir menjadi budak.
Budak ilegal merupakan budak yang sangat menyedihkan, sebab mereka menjadi budak tanpa kontrak apapun, jadi mereka sering diperlakukan semena-mena.
Aku sangat ingin melepaskan para budak, tapi aku tidak dapat melakukannya, karena aku dapat di anggap melakukan kejahatan.
Tapi suatu hari aku tidak sengaja melihat sebuah kereta, yang digunakan oleh pedagang budak, di serang oleh beberapa monster, melihat itu aku berencana menggunakan kesempatan tersebut untuk melepaskan para budak, yang pada akhirnya berhasil.
Aku bertemu dengan salah satu budak yang merupakan ras Elf, dirinya berterimakasih atas bantuan dariku, oleh karena itu dirinya berniat untuk menjadi bagian partyku.
Kami mendapatkan misi untuk menolong sebuah desa, yang sering di serang oleh para monster, di desa itu kami mendapatkan banyak masalah, tapi kami berhasil menyelesaikannya, sampai tiba-tiba saja muncul sesosok makhluk yang terbang di langit, sosok tersebut terlihat layaknya manusia, tapi memiliki tanduk dan sayap berwarna hitam.
Lalu muncul gelombang monster yang menyerang desa, kami semua berusaha mati-matian untuk mempertahankan desa, tapi tiba-tiba saja makhluk yang sebelumnya terbang di langit menyerang kami, hal ini membuat kami kesulitan, karena harus menghadapi para monster dan makhluk tersebut.
Kemudian akhirnya aku tahu apa makhluk itu, ternyata makhluk tersebut adalah iblis, karena merasa jika terus seperti itu kami akan tiada, aku akhirnya memutuskan untuk bertarung dengan iblis, meski aku mengalami kesulitan dan setiap kali aku bertarung aku selalu menghadapi kematian, tapi pada akhirnya aku berhasil membunuh iblis.
Lalu aku mendapatkan Title sebagai seorang penyelamat, dan mendapatkan Job Pahlawan, akhirnya aku berhasil mencapai cita-cita yang selalu aku impikan.
Karena hal itu aku di undang ke Gereja, untuk mengecek keaslian hal tersebut, dan ternyata itu asli bahwa aku menjadi seorang Pahlawan, kemudian aku di undang ke istana oleh raja, di sana aku melakukan beberapa hal pembicaraan dengan raja dan ratu, beserta putri dan juga pangeran, tidak lupa para menteri dan bangsawan lainnya.
Kemudian terjadilah invasi iblis, sebab Raja Iblis yang baru terlahir, aku dan partyku bertugas pergi bertarung melawan para iblis, kami pergi ke berbagai kota melindungi semua umat manusia dan ras lainnya, tidak semua orang berhasil kami selamatkan, tapi setidaknya kami dapat menyelematkan beberapa orang.
Kami pergi ke berbagai kerajaan lain selain manusia untuk bersatu melawan ras iblis, kami pergi ke kerajaan Beastman, Elf, Dragon, Mermaid, Dwarfs, dan yang terakhir kerajaan Spirit.
Meski pada awalnya ada beberapa masalah tapi pada akhirnya, kami dapat bersatu dan membentuk aliansi untuk mengalahkan raja iblis.
Suatu hari aku mendengar kabar bahwa kota asalku yaitu kota Juwel, di serang oleh ras iblis, mendengar hal itu aku segera bergegas ke sana, tapi aku terlambat sebab kota itu sudah setengah hancur, saat aku pergi ke panti asuhan Laure, tempat itu sudah terbakar dan rusak, dan mayat anak-anak panti berserakan di mana-mana, pada saat itu aku merasa kosong, saat aku mencari ibu panti aku menemukan dia sudah tiada.
Pada saat itu aku sangat marah, dan aku berakhir membasmi para iblis yang berada di kota Juwel tanpa ampun, aku merasa marah tapi aku tersadarkan oleh Cian budak Elf yang menjadi anggota pertama partyku, bahwa marah saja tidak akan membuat mereka kembali.
Kemudian aku melanjutkan berperang dengan para iblis, suatu hari aku menemukan putri dari raja iblis, dan ternyata dia sangat baik, aku pada akhirnya mengetahui bahwa iblis juga ada yang baik, dan ternyata raja iblis melakukan invansi karena wilayah iblis, memiliki tanah yang telah mati, oleh sebab itu mereka tidak dapat bertani, jadi pilihan mereka untuk bertahan hidup dengan cara mengambil wilayah ras lain.
Pada saat itu aku sadar bahwa raja iblis ternyata juga merupakan orang baik, tapi dengan melakukan cara yang salah, pada akhirnya aku berhasil mengalahkan raja iblis, melihat ke tanah iblis yang mati, aku menggunakan sisa kekuatan dan energi kehidupanku, untuk membuat tanah para iblis untuk hidup kembali, dan aku berhasil tapi karena itu pula aku mati.
Tapi entah kenapa saat aku membuka kedua mataku, aku melihat bahwa aku masih hidup, dan tanganku menjadi lebih kecil, dan sekitar menjadi lebih besar, lalu terlihat seorang pria dewasa yang sangat besar, dan menatapku dengan tatapan tajam, sebelum akhirnya wajahnya menjadi lembut, lalu dia berkata.
"Kono sekai e yōkoso."
Aku tidak tahu apa yang dirinya katakan, tapi satu hal yang pasti, aku sepertinya masih hidup, atau lebih tepatnya aku telah terlahir kembali.
...___________________________________...
...Jangan Lupa LIKE, COMMENT, SHARE, FAVORITE!...