Reincarnation: System Shaman

Reincarnation: System Shaman
Chapter 109 - Pergi Ke Neraka Part 4



Yami terbangun dari tidur nyenyaknya, dirinya segera melihat ke arah jam, dan menemukan bahwa dirinya sudah tertidur cukup lama.


Dirinya segera bangun dari atas kasur, Yami kemudian berjalan menuju ke arah kamar mandi, selesai membersihkan diri, Yami kemudian segera mempersiapkan makanan, yang sebelumnya telah dirinya bawa dari bumi.


Selesai makan, Yami pergi keluar dari dalam kamarnya, dirinya pergi turun ke lantai bawah.


Yami menemukan bahwa di sekitar penginapan saat pagi cukup sepi, dirinya segera melihat ke arah luar penginapan, Yami lalu berjalan keluar dari penginapan, dirinya mulai berjalan-jalan di sekitar kota Logh, setelah berjalan selama beberapa saat melihat pemandangan kota, Yami kemudian memutuskan untuk pergi ke hutan Sound Hell besok.


Dirinya berpikir sejenak sebelum akhirnya memilih keluar dari kota, dan berjalan-jalan di sekitar hutan yang dekat dengan kota Logh.


Tiba-tiba saja Yami mendengar sebuah suara, saat dirinya berbalik badan, Yami menemukan sebuah wajah raksasa.


"Huffff...!" Hembusan nafas dari wajah raksasa tersebut begitu kuat, yang bahkan membuat pohon-pohon di belakang Yami hampir terhempas, akibat angin yang cukup dahsyat, yang berasal dari hembusan nafas raksasa tersebut.


"Ouh bagus... Aku berada dalam masalah..." Gumam Yami dengan suara pelan.


"Rwaauuurrr!" Raksasa itu mengaum dengan suara keras, Yami segera berlari dengan secepat mungkin, mencoba menjauh dari raksasa.


"Grrwaaarrr!" Raksasa tersebut memiliki bentuk mirip dengan manusia, hanya saja raksasa tersebut memiliki empat lengan, dua mulut, dan memiliki tiga mata, yang di mana mata ketiga berada tepat di dahi.


Yami yang melihatnya hanya dapat tersenyum kecut, dirinya tidak menyangka akan bertemu dengan makhluk gabungan seperti itu.


"Sialan mengapa aku harus bertemu dengan Makhluk gabungan, apa lagi gabungan Cyclops dan Four Armed Giant." Ucap Yami dengan wajah kesal, dirinya terus berlari menjauh.


Meski begitu Makhluk gabungan tersebut masih tetap mengejar Yami, karena merasa bahwa dirinya tidak akan dapat lepas dari pandangan raksasa, Yami berniat membuat beberapa trik pengecoh.


Sayangnya hal itu tidak berhasil, yang membuat Yami menjadi sedikit kesal, pada akhirnya Yami mengeluarkan beberapa mantra, untuk mengalihkan perhatian Combined Race.


Tapi karena makhluk itu terlalu besar, pengalihan yang di buat oleh Yami tidak berhasil menutupi semuanya, meski begitu setidaknya Yami selesai dengan rencananya.


"Grrwaaarrr!" Raksasa itu berteriak dengan marah.


"Hehe sampai jumpa lagi bodoh!" Ucap Yami sebelum dirinya menghilang dari sana, menggunakan Portal Teleportasi acak, sebab dirinya belum terlalu mengenal daerah sekitar, oleh karena itu Portal Teleportasi akan mengirim Yami ke tempat acak, yang berada di Underworld.


Melihat mangsanya telah menghilang, membuat Combined Race menjadi marah, dirinya berlari ke bukit terdekat, lalu segera memukul terus-menerus bukit tersebut dengan keempat lengannya hingga rata, tidak menyisakan satu bagianpun yang masih berbentuk sebuah bukit.


...


...


...


"Berhenti! Sudah cukup Crey! aku tidak mau melihat kau terluka, hanya karena ingin bersamaku! Kumohon... Segera tinggalkan saja aku... Kita memang ditakdirkan untuk tidak dapat bersama...!" Ucap seorang wanita dengan suara keras, yang berteriak kepada pria yang berada di depannya, di mana pada saat itu pria tersebut sedang berjuang dengan keras, menghadapi beberapa Monster berbentuk Bulldog.


"Tidak Natalia, aku tahu bahwa kita berbeda, tapi cinta kita sama! Karena itu aku tidak akan membiarkan hal ini sampai terjadi...!" Ucap seorang pria yang bertarung dengan monster berbentuk Bulldog.


"Crey!" Ucap sang perempuan dengan wajah sedih.


Seekor Bulldog berlari dengan cepat menuju ke arah Crey dari sisi kiri, melihat hal itu Crey bersiap, tepat saat Bulldog akan menggigit tangan kirinya, Crey segera memukul dengan keras wajah Bulldog.


Tapi tiba-tiba saja Bulldog lain melompat ke arah bahu kanan Crey, melihat hal itu Crey mundur beberapa langkah, lalu memukul Bulldog tersebut.


Sayangnya dirinya tidak memperhatikan bahwa dua ekor Bulldog, berlari dengan sangat cepat melewati dirinya.


"Kyaaa!" Mendengar suara teriakan, membuat tubuh Crey menegang seketika, dirinya melihat ke arah belakang, dan menemukan bahwa kekasihnya yaitu Natalia akan tergigit oleh dua Bulldog.


Merasakan rasa tidak berdaya, takut, marah, dan putus asa, membuat Crey terdiam, dirinya tidak tahu harus berbuat apa, dan apa yang harus dilakukan, pada saat itu juga, tiba-tiba saja muncul sebuah cahaya yang sangat terang.


"Zzz!"


"Greerrr!"


Melihat cahaya yang menyilaukan, membuat kedua Bulldog menggeram dengan marah, lalu terdengar sebuah suara.


"Uh... Underworld tempat yang berbahaya..." Ucap seorang pria dengan menggelengkan kepalanya, melihat ke sekitar dengan wajah terkejut, dirinya segera menemukan bahwa saat itu, dirinya sedang berada di dalam situasi yang cukup aneh.


"Greerrr!"


Mendengar suara geraman, membuat pria itu menoleh ke arah kedua Bulldog, kemudian pria itu melihat ke arah Crey, lalu ke arah belakangnya yang di mana terdapat sesosok wanita, pria itu langsung tahu bahwa dirinya sangat beruntung.


"Hei sepertinya kalian membutuhkan bantuan, apakah kalian ingin bantuanku?" Ucap pria tersebut dengan tersenyum tipis, melihat pria itu dengan tatapan serius dan berpikir sejenak, Crey langsung tahu bahwa dirinya tidak akan mendapatkan kesempatan, jika menghadapi semua Bulldog seorang diri.


Meski dirinya tidak tahu apa tujuan, dari pria aneh yang tiba-tiba saja muncul, tapi satu hal yang dirinya ketahui, bahwa pria itu tidak bermaksud jahat terhadapnya dan juga terhadap kekasihnya.


"Baik..." Ucap Crey dengan menganggukkan kepalanya.


"Bagus sekali, lalu kalian para Hell Bulldog saatnya untuk di sembelih...!" Teriak pria tersebut dengan tersenyum lebar, dirinya segera menciptakan pedang yang terbuat dari es, lalu dengan cepat menghabisi para Hell Bulldog.


Yang di mana Hell Bulldog merupakan keturunan dari Cerberus, makhluk dari mitologi Yunani, hewan peliharaan Hades, Cerberus digambarkan sebagai anjing berkepala tiga yang mampu menyemburkan api, ia merupakan sesosok makhluk yang menjaga Neraka milik Hades.


Sayangnya bukan berarti semua keturunan dari Cerberus akan menjadi sekuat Cerberus, garis keturunan Cerberus terdiri dari Hell Bulldog yang terlemah, hingga Pit Bull Hell Demons yang terkuat.


Berbeda dari Hell Bulldog, Pit Bull Hell Demons terlihat cukup identik dengan nenek moyangnya, yaitu Cerberus, sebab Pit Bull Hell Demons memiliki dua kepala, dengan memilih cakar yang tajam, yang di mana terus mengeluarkan api yang sangat panas, serta dapat menyemburkan api yang dapat membakar besi menjadi debu, dalam waktu seketika.


Dibandingkan dengan Pit Bull Hell Demons, Hell Bulldog merupakan monster yang sangat lemah, karena itu pria aneh yang tiba-tiba saja datang tersebut, dapat mengalahkan mereka semua dengan mudah, Crey sebenarnya juga dapat mengalahkan mereka semua dengan mudah.


Hanya saja itu akan mengekspos keberadaannya, oleh karena itu Crey tidak dapat mengalahkan semua Hell Bulldog dalam waktu singkat, yang hampir mengakibatkan Natalia terluka, untung saja pria aneh itu datang, yang di mana hal itu sangat di syukuri oleh Crey.


...___________________________________...


...Jangan Lupa LIKE, COMMENT, SHARE, FAVORITE!...