Reincarnation: System Shaman

Reincarnation: System Shaman
Chapter 07 - Kebenaran Keluarga Tengu



"Uh..." Ucap seorang anak perempuan yang baru saja terbangun dari tidurnya, dirinya melihat ke sekitar, dan melihat bahwa dirinya sedang berada di kamarnya, tapi tiba-tiba saja dirinya menyadari ada hal yang aneh.


"Halo..." Ucap Anak perempuan tersebut, kepada seseorang yang terlihat berwarna hitam besar, dan memakai jas berwarna hitam, sesosok tersebut segera berbalik, yang membuat anak perempuan tersebut menjadi sangat ketakutan saat melihat sosoknya yang mengerikan.


"Aahh!" Teriakan anak perempuan yang membuat orang yang berada di rumah, yaitu ayah dan ibunya, menjadi terkejut dan segera bergegas berlari menuju ke arah kamar putri mereka.


"Shia ada apa nak?!" Ucap sang ayah yaitu Koyama dengan wajah khawatir.


"Ayah, itu-itu di sana ada paman menyeramkan!" Ucap Shia dengan wajah ketakutan, sambil menunjuk ke sudut kamarnya.


"Paman menyeramkan?" Ucap sang ibu yaitu Shumi dengan bingung.


"Tidak ada siapa-siapa selain kita bertiga." Ucap Shumi yang keheranan.


"Di mana nak." Ucap Koyama yang tiba-tiba saja menjadi serius.


"Di sana ayah." Ucap Shia yang sekali lagi menunjuk ke arah sudut ruangan.


"Apakah kau yakin nak." Ucap Koyama dengan wajah serius.


"Iya ayah." Ucap Shia yang masih memiliki wajah ketakutan.


"Baiklah, apakah kau mau ikut kami keluar kamar, agar paman menyeramkan itu hilang." Ucap Koyama yang masih memiliki wajah serius.


"Baiklah." Ucap Shia yang menganggukkan kepalanya, Shumi yang melihat suaminya, menanggapi hal itu dengan serius menjadi lebih khawatir.


Saat Shia berjalan keluar kamar bersama Koyama dan Shumi, driinya menjadi lebih ketakutan, sebab dirinya melihat lebih banyak sosok monster berwarna hitam, yang sangat menakutkan, hal itu membuat Koyama menjadi lebih yakin, akan hal yang terjadi dengan putri kesayangannya.


Dirinya segera mengambil garam, lalu menyebarkannya ke sekitar rumah, dan juga melemparkan ke arah, sosok mengerikan yang di katakan oleh putrinya, Shia yang melihat bahwa beberapa sosok hitam mengerikan menghilang menjadi lega, dirinya kemudian mengatakan hal itu kepada ayahnya.


Koyama yang mendengar hal itu menjadi lega sekaligus khawatir, lega bahwa putrinya tidak takut lagi, dan khawatir bahwa yang dirinya takutkan akhirnya terjadi.


Koyama kemudian segera menelepon kakak laki-lakinya, yang di mana kakak laki-lakinya merupakan seorang Onmyoji.


"Hei Koyama ada apa kau menelponku." Ucap seorang pria, dari balik telpon.


"Kak Iyama, aku punya masalah." Ucap Koyama dengan serius, yang membuat suasana telpon menjadi serius juga.


"Ada apa." Ucap Iyama Tengu, Kakak laki-laki dari Koyama.


"Anak perempuanku, dirinya membangunkan kekuatan Supranatural, yang bisa melihat Roh Jahat." Ucap Koyama dengan wajah serius.


"Benarkah itu!" Ucap Iyama yang tidak percaya dengan hal yang baru saja Koyama katakan.


Koyama sebenarnya merupakan bagian dari keluarga Onmyoji, yaitu keluarga Tengu, yap Tengu merupakan salah satu Kami atau Dewa penunggu gunung, di zaman dulu, sesosok Tengu mencintai seorang wanita manusia, kemudian dirinya mencoba untuk menjadi dekat dengan wanita manusia tersebut, hingga akhirnya mereka saling mencintai lalu akhirnya menikah.


Lalu anak mereka terlahir dengan tubuh manusia, tapi memiliki kekuatan dari Tengu, yang di mana anak itu mulai melakukan tugas, yaitu menjadi Onmyoji, yang menjaga umat manusia dari ras Supranatural Jepang, atau lebih dikenal sebagai Yokai.


Hingga akhirnya Keluarga tersebut menjadi keluarga besar Onmyoji, yang sampai saat ini masih ada, dan Koyama Tengu merupakan keturunan dari keluarga Tengu, tapi sayangnya dirinya terlahir dengan tidak memiliki kekuatan Supranatural, oleh karena itu dirinya memutuskan untuk pergi meninggalkan keluarga.


Hal seperti itu memang sering terjadi, tapi bukan berarti mereka tidak akan membangkitkan kekuatan Supranatural mereka, tapi hal seperti membangkitkan kekuatan Supranatural merupakan hal yang sangat sulit, meski bukan mustahil, dan sekarang putri Koyama yaitu Shia, membangkitkan kekuatan Supranaturalnya.


Yang membuat Koyama menjadi khawatir, bahwa putrinya harus mengalami kehidupan yang keras, sebagai Onmyoji di masa depan.


Setelah berbicara dengan kakaknya mengenai anak perempuannya, akhirnya Koyama memutuskan, bahwa dirinya akan membawa putrinya menuju ke rumah keluarga besarnya, jika keadaan menjadi lebih buruk.


Lalu haripun terus berlalu, hari demi hari Shia mengalami hal yang sangat buruk, sebab dirinya terus melihat Roh Jahat yang menakutkan di seluruh kota, yang membuat dirinya menjadi depresi.


Hingga suatu hari keluarga Tanaka, mengajak keluarga Tengu, yaitu Koyama, Shumi dan Shia untuk makan malam di rumah mereka.


"Selamat datang!" Ucap Himi, yang menyambut mereka, Shia lalu berjalan masuk ke dalam rumah keluarga Yami, pada awalnya dirinya mengira bahwa, dirinya akan melihat banyak Roh Jahat di dalam rumah Yami, seperti yang ada di seluruh kota Sakura, tapi hal itu tidak terjadi, yang membuat Shia menjadi terkejut.


Kemudian Himi memperkenalkan keluarga Tengu kepada Yami dan suaminya yaitu Shino, saat Yami dan Shia saling menatap, Shia merasakan perasaan aman di dekat Yami, meski itu merupakan hal yang aneh bagi Shia.


Lalu mereka saling berbicara, sebelum akhirnya Himi menyuruh Yami untuk bermain dengan Shia, karena mereka sebelumnya sudah pernah bermain di rumah berhantu, di jalan Akai bara, meski Shia tidak mengingat hal itu, tapi dirinya tidak terlalu mempedulikannya, sebab dirinya masih khawatir bahwa di rumah Yami terdapat Roh Jahat.


Saat mereka sampai di kamar Yami, Shia menjadi semakin bingung sebab dirinya tidak melihat satu Roh Jahatpun di kamar Yami, tapi dirinya segera menjadi tidak peduli, karena akhirnya dirinya bisa hidup dengan normal, tanpa melihat Roh jahat di rumah keluarga Tanaka.


Setelah berbicara satu sama lain, Yami dan Shia menjadi dekat, sebab Shia anak yang aktif sama halnya dengan Nana, meski hidupnya berubah karena dapat melihat Roh Jahat, sifat dirinya masih ada, yaitu anak yang aktif dan ceria.


Meski pada awalnya Yami terus menjadi pendiam, tapi setelah Shia terus mengganggunya, dirinya menjadi kewalahan dan akhirnya bermain dengan Shia.


Setelah hari itu keluarga Tanaka dan keluarga Tengu menjadi dekat, dan Shia akhirnya yakin bahwa hanya di rumah Yami saja, dirinya tidak melihat Roh Jahat, yang membuatnya sedikit kecewa, tapi juga menjadi senang, karena bisa hidup normal di rumah Yami.


Sejak saat itu pula Shia menjadi lebih sering datang ke rumah Yami, yang membuat Yami menjadi tidak senang, karena ada yang mengganggu ketenangan hidupnya baik di sekolah, karena Nana atau berada di rumah karena Shia.


Nana juga mengetahui bahwa Yami akhir-akhir ini sedang dekat dengan seorang anak perempuan, yang membuat Yami menjadi tidak berdaya, karena Nana terus bertanya siapa anak perempuan tersebut, dan apakah Yami lebih senang bermain dengan dirinya atau dengan anak perempuan tersebut yaitu Shia.


Hal itu membuat Yami menjadi kewalahan akibat, dua anak perempuan aktif dan ceria, yang selalu mengganggu ketenangannya, baik di sekolah atau di rumah.