Reincarnation: System Shaman

Reincarnation: System Shaman
Chapter 108 - Pergi Ke Neraka Part 3



Yami kemudian pergi ke sebuah kedai di kota Tokyo, sesampainya di depan pintu masuk kedai, Yami segera masuk ke dalam.


Di dalam Yami di sambut dengan dekorasi yang terlihat biasa-biasa saja, Yami melihat ke arah barista yang merupakan seorang pria tua, yang terlihat tersenyum tipis kepada Yami.


"Selamat datang Tuan, bolehkah saya tahu apa yang anda inginkan?" Ucap Pria tua tersebut dengan nada sopan.


"Pintu menuju ke Underworld." Ucap Yami dengan suara tegas, mendengarnya pria tua itu sedikit mengerutkan keningnya, tapi kembali terlihat normal dengan cepat.


"Baik... Harganya sepuluh keping Koin Abyss." Ucap pria itu dengan senyum ramah.


"Ini." Ucap Yami yang menyerahkan sepuluh koin, dengan acuh tak acuh, hal itu cukup membuat pria tua itu sedikit terkejut, sebab harga sepuluh Koin Abyss atau sering di singkat dengan KA memiliki nilai yang cukup berharga.


Oleh karena itu pria tua itu sedikit terkejut, dengan tingkah acuh tak acuh Yami, sebab dirinya berpikir bahwa Yami mungkin seorang pria yang tidak sederhana.


"Silahkan ikuti saya Tuan." Ucap pria tua tersebut sambil tersenyum tipis, lalu Yami di bimbing menuju ke bagian dalam kedai, di sana terlihat sebuah pintu tua, yang berwarna hitam, dan terlihat agak menyeramkan dengan tulang tangan kanan, yang menempel di kenop pintu.


"Semoga perjalanan anda menyenangkan Tuan..." Ucap pria tua tersebut yang sedikit membungkukkan tubuhnya, melirik ke arah pria tua itu sejenak, Yami kemudian memegang kenop dan berjalan masuk melalui pintu tua tersebut.


Yami kemudian berada di sebuah ruangan yang terlihat menyeramkan, dengan berbagai tulang dan tengkorak yang digantung di dinding, Yami yang melihat dinding langit-langit, segera mengalihkan pandangannya ke arah seorang wanita tua yang berada di hadapannya.


"Selamat datang di Kedai Kopi Rasa Sakit, yang berada di Underworld, Tuan..." Ucap Wanita tua tersebut dengan nada ramah, Yami yang melihat sisi luar wanita tua yang terlihat ramah menjadi terdiam, sebab Yami tahu bahwa sebenarnya, wanita tua itu merupakan seseorang yang dipenuhi oleh hawa kematian, dirinya hanya dapat menggelengkan kepalanya.


Jika seseorang atau suatu benda dikelilingi oleh hawa kematian, biasanya hanya berarti dua hal, yang pertama berarti bahwa dia sudah mati atau sedang menunggu menghadapi kematian.


Kedua berarti orang atau benda tersebut telah melakukan banyak pembunuhan, yang kejam dan begitu brutal, yang membuat korban yang di bunuh memiliki dendam kepada sang pembunuh, karena hal itu sang pembunuh akan memiliki hawa kematian.


Dan wanita tua yang berada di hadapan Yami saat ini, adalah tipe yang kedua, dia terlalu banyak membunuh seseorang dengan begitu brutal dan sangat kejam.


Itulah mengapa jangan melihat seseorang dari luarnya saja, mungkin diluar dia terlihat ramah dan mudah tersenyum, tapi sebenarnya dia seorang pembunuh yang sangat brutal dan mengerikan.


"Aku ingin membeli informasi..." Ucap Yami yang menatap ke arah wanita tua tersebut.


"Ouh... Informasi, itu bukan perkejaan yang saya lakukan, anda dapat keluar dan bertanya kepada seorang wanita yang duduk di tempat barista." Ucap Wanita tua tersebut dengan nada sopan, yang menuntun Yami keluar dari ruangan tersebut.


Yami melihat seorang wanita yang sangat cantik, dan sangat menggairahkan, tapi sayang seribu sayang, Yami dapat mengetahui bahwa tubuh wanita cantik itu sebenarnya sudah membusuk, dan sudah bersarang banyak ulat di dalam tubuh wanita cantik tersebut.


"Halo Tuan, adakah yang dapat saya bantu...?" Ucap perempuan cantik tersebut, dengan gaya menggoda, di mana dirinya memperlihatkan beberapa lekuk tubuhnya, Yami yang sudah mengetahui bahwa wanita itu sangat mengerikan, dirinya tidak terlalu tertarik dengan segala tipu daya yang dibuat oleh wanita cantik tersebut.


"Aku ingin membeli informasi, mengenai segala hal pembicaraan paling trend yang terjadi di Underworld." Ucap Yami dengan nada datar, melihat bahwa Yami tidak tergoda, wanita cantik itu terlihat lesu, tapi dirinya tetap menjalankan tugasnya.


Wanita cantik itu pergi masuk ke dalam konter, lalu kembali dengan membawa beberapa berkas, Yami menunggu dengan tenang, hingga akhirnya wanita cantik itu sampai di depan Yami dengan setumpuk berkas-berkas.


"Harganya lima puluh KA." Ucap wanita cantik tersebut dengan tersenyum lebar.


"Ini." Ucap Yami yang menyerahkan sekantong uang, lalu segera pergi dari sana, melihat bahwa Yami lolos dari dirinya, perempuan cantik tersebut terlihat kesal.


Yami segera melihat-lihat topik paling panas, yang sedang terjadi di Underworld, ada beberapa hal yang menarik, tapi itu bukan hal yang dicari oleh Yami.


"Lilith Sang Ibu Para Iblis Telah Menghilang!"


Melihat salah satu berita, Yami melompat terkejut, sebab ada hal yang sangat mengejutkannya, yaitu fakta bahwa sesosok makhluk seperti Lilith yang merupakan iblis yang begitu kuat, dapat menghilang itu sangat tidak terduga.


"Yah itu bukan yang aku cari..." Gumam Yami dengan wajah datar.


Kemudian Yami melanjutkan memilah-milah topik panas, yang sedang terjadi di Underworld, setelah beberapa saat Yami akhirnya menemukan hal yang dirinya cari.


"Crey Vasago salah satu dari keturunan keluarga Vasago menjadi buronan, akibat dirinya yang telah membatalkan pertunangannya, dan malah jatuh cinta dengan seorang manusia, oleh karena itu saat ini Crey Vasago dicari di seluruh Underworld."


"Inilah yang aku butuhkan, iblis bangsawan yang menjadi seorang buronan, dengan aku membantunya, maka aku akan memiliki penolong di masa depan, jika aku menghadapi masalah di Underworld ataupun di Neraka." Ucap Yami sambil tersenyum lebar, dirinya kemudian segera pergi ke arah Kota Logh.


Yami pergi ke sana, menggunakan alat teleportasi antar kota, di mana hal itu membuat Yami dapat berpergian dengan mudah, tidak lama kemudian Yami akhirnya berada di kota Logh, berpergian antar kota dengan alat teleportasi membutuhkan seratus Koin Abyss.


Yang dapat dibayar dengan mudah oleh Yami, sebab uang yang Yami dapatkan dari merampok penyimpanan harta milik kerajaan bulan, sangatlah banyak dan bermacam-macam jenis.


Karena itu Yami memiliki banyak sekali uang, jadi dirinya tidak terlalu peduli dengan uang, sebab dirinya sudah cukup kaya.


Yami kemudian melihat-lihat ke sekitar kota, setelah mengetahui di mana letak keberadaan hutan Sound Hell, Yami tidak langsung pergi ke sana, dirinya memilih untuk mencari sebuah penginapan.


Setelah menemukan penginapan, Yami segera memesan kamar, lalu segera membayarnya, setelah itu Yami pergi ke kamarnya dan mulai membaringkan diri.


Tidak lama kemudian Yami mulai mengantuk, sebelum akhirnya tertidur dengan sangat pulas.


...


...


...


Seorang pria dan wanita yang terlihat muda, sedang berlari dengan nafas yang terengah-engah di dalam hutan, kedua makhluk tersebut berlari dari sesuatu sosok, atau suatu makhluk yang sedang mengejar mereka.


Mereka berdua terlihat begitu lelah, meski begitu mereka tetap berusaha sekuat mungkin untuk terus berlari, setelah berlari sekuat mungkin, mereka akhirnya melihat sebuah goa, karena terlalu lelah berlari terus, mereka memutuskan untuk bersembunyi di dalam goa.


"Huff... Huff... Crey... Aku mohon tolong tinggalkan saja aku..." Ucap sang wanita dengan suara pelan, dan terlihat mengeluarkan air mata.


"Huff... Huff... Aku... Tidak akan pernah meninggalkanmu Natalia!" Gumam sang pria dengan memeluk erat tubuh wanita tersebut, mendengar jawaban dari sang pria, membuat sang wanita mengeluarkan lebih banyak air mata.


...___________________________________...


...Jangan Lupa LIKE, COMMENT, SHARE, FAVORITE!...