
"... Lalu ada berapa Bearer di dunia ini?" Ucap Takeshi yang bertanya mengenai keberadaan Bearer dengan lebih jelas.
"... Dengan dirimu sekarang, ini seharusnya ada sepuluh Bearer." Ucap Miruno yang berpikir sejenak sebelum akhirnya berbicara.
"Sepuluh? Ah! Apakah itu berarti kau sudah pernah bertemu Bearer selain diriku?" Ucap Takeshi yang tiba-tiba saja tersadar akan sesuatu.
"Yap, sebelum bertemu denganmu, aku sudah bertemu dengan lima Bearer lain, selebihnya aku masih belum mengetahui siapa mereka." Ucap Miruno yang menjelaskan tentang pengalamannya.
"Begitukah, tunggu! Apakah para Bearer ini membuat semacam kelompok?" Takeshi bertanya mengenai hal yang menurutnya sangat penting untuk diketahui.
"Benar, kami memang membuat suatu organisasi, yang bernama Bearer Of World Peace, atau di singkat menjadi BOWP! Ini terdiri dari sembilan Bearer di seluruh dunia, delapan sebelum aku bergabung, untuk melindungi manusia dari para Beast, kami menyebar ke seluruh dunia untuk menghabisi para Beast, dari membunuh dan melukai para manusia."
"Sebagaian besar Bearer berada di Benua Mokchodepia, yang merupakan satu-satunya benua di dunia ini, dan juga merupakan benua besar yang dikelilingi oleh beberapa pulau kecil di sekitarnya, di beberapa pulau itu juga terdapat beberapa Bearer yang menjaga dan melindunginya."
"Di Ibukota Star Plan Platinum Power, di Kekaisaran Alvatarona, yang merupakan kepemerintahan utama di Planet Gelma Star Plan-X ini, hanya aku dan kau saja yang ku ketahui merupakan seorang Bearer, sementara Bearer lainnya tersebar di seluruh Kekaisaran, di berbagai kota dan desa." Ucap Miruno yang menjelaskan secara panjang lebar.
"Baik aku mengerti, apakah itu berarti kalian juga saling bertukar informasi?" Ucap Takeshi yang bertanya dengan bingung.
"Tentu, kenapa?" Ucap Miruno yang menaikkan alisnya dengan heran.
"Lalu kau sudah mengatakan bahwa aku adalah Bearer ke sepuluh, ke organisasimu?" Ucap Takeshi yang menatap tajam ke arah Miruno.
"Benar, tunggu apakah kau ingin merahasiakan keberadaanmu?" Ucap Miruno yang membalas menatap tajam ke arah Takeshi.
"Eh... Tidak juga, hanya saja, aku tidak suka orang bermain-main mengenai informasi kehidupan pribadiku..." Ucap Takeshi yang membalas menatap ke arah mata Miruno.
"... Maaf." Ucap Miruno yang menundukkan kepalanya.
"Tidak apa-apa, ah tunggu! Kemunculan Beast, Spirit, dan Bearer ini sudah ada sejak kapan?" Ucap Takeshi yang tiba-tiba saja teringat, bahwa banyak kejadian kecelakaan sering terjadi akhir-akhir ini, dan itu kemungkinan besar berhubungan dengan para Beast, jadi dirinya penasaran sudah sejak kapan kemunculan mereka.
"Ketua bilang ini sudah terjadi semenjak seratus tahun yang lalu, tapi para Beast menjadi lebih banyak dan lebih aktif baru beberapa tahun belakangan ini, entah apa sebab hal tersebut, tapi yang pasti para Beast ini cukup banyak, sebab meski sudah seratus tahun, mereka masih tetap saja ada." Ucap Miruno yang menjelaskan mengenai kapan kemunculan dari para Beast, Spirit, dan juga Bearer.
"Begitu, sudah berapa banyak Bearer yang muncul dalam sejarah?" Ucap Takeshi yang semakin penasaran dengan hal-hal Supranatural yang baru saja mengubah hidupnya.
"Maaf..." Ucap Takeshi yang menundukkan kepalanya dengan tersipu malu, dengan rona merah berada di pipinya, sambil menggaruk kepalanya dengan tangan kanannya.
"Mengenai hal itu, sejak kemunculan Beast dan Spirit, kemunculan Bearer dalam sejarah di organisasi hanya delapan, yang sangat cocok dengan jumlah anggota sebelum aku bergabung, jadi dapat dikatakan selama seratus tahun terakhir ini, kemunculan Bearer tidak banyak berubah, aku baru menjadi Bearer dua tahun yang lalu, aku sudah bertemu dengan lima Bearer lain, selebihnya aku masih belum bertemu dengan mereka." Ucap Miruno yang menjelaskan yang dirinya ketahui mengenai sejarah para Bearer.
"Apa? Apakah itu berarti anggota lainnya sudah sangat tua?" Ucap Takeshi yang cukup terkejut.
"Tidak, saat seorang manusia melakukan kontrak dengan Spirit, dan menjadi seorang Bearer, orang tersebut tidak akan menua saat mereka mencapai umur dua puluh tahun, mereka tidak akan mati karena menua, tapi akan mati jika mengalami luka parah, atau kontrak mereka dilepaskan secara paksa, atau sepihak."
"Jika seseorang melepas kontraknya dengan Spirit maka dia akan mati, semenjak kau mengikat kontrak dengan Spirit, maka jantung atau hatimu digantikan oleh Spirit, nah bagaimana jika kau tidak memiliki hati atau jantung, kau tidak akan hidup bukan, begitulah konsepnya." Ucap Miruno yang kembali menjelaskan kepada Takeshi.
"Lalu apa yang akan terjadi setelah kita berhasil memusnahkan semua Beast, apakah Spirit akan terlepas dari tubuh kita, bukankah itu berarti kontrak telah selesai, jika kontrak selesai apakah kita akan mati, sebab Spirit yang menjadi pengganti jantung atau hati kita telah pergi? Lalu untuk para Bearer yang sudah sangat tua, yang masih tetap muda untuk saat ini, karena bantuan Spirit apakah akan langsung menjadi tua?" Ucap Takeshi yang merasakan rasa penasarannya kembali.
"Yap Spirit akan terlepas dari kita, dan kontrak selesai, untuk mengenai apakah kita akan mati setelah Spirit pergi dari tubuh kita, maka jawabannya adalah tidak, kecuali kau melepaskannya secaa paksa, dan secara sepihak, tapi jika kontrak selesai sesuai ketentuan, maka kita tidak akan mati."
"Untuk mengenai apakah para Bearer yang sudah tua, akan langsung menua setelah Bearer pergi, maka jawabannya adalah tidak, kau tidak akan langsung menua, kau hanya akan melanjutkan umur yang tertunda sebelumnya, karena kau akan berhenti menua di umur dua puluh, maka kau akan melanjutkan umurmu yang itu, berarti kau akan menjadi dua puluh tiga, dan seterusnya, yang akan bertambah setiap tahunnya." Ucap Miruno yang kembali menjawab rasa penasaran dari Takeshi.
"Begitukah, aku mengerti... Kalau begitu apakah aku bisa bergabung? Aku ingin menyelamatkan orang-orang biasa, yang menjadi incaran para Beast, aku tidak ingin ada yang terbunuh karena keinginan dari para monster itu!" Ucap Takeshi yang menatap ke arah Miruno dengan tatapan tajam, dan penuh tekad.
Melihat hal itu membuat Miruno sedikit terkejut, dan menatap Takeshi dengan sedikit tatapan tidak percaya, karena dapat menerima semua hal gila yang dirinya alami dengan begitu mudahnya.
"Kau tahu, kau akan menjadi lebih sering mengalami hal-hal yang berbahaya?" Ucap Miruno yang mencoba mengetes tekad dari Takeshi.
"Aku tahu, tapi aku mendapatkan kekuatan ini, dan setelah mengetahui tentang kejadian kecelakaan yang di alami orang-orang yang tidak bersalah, membuat hatiku sakit, bahkan jika aku menolak, aku sudah terlanjur terhubung dengan hal-hal aneh di dunia ini, dan aku tidak dapat lepas darinya kecuali aku mati dengan membatalkan kontrak, oleh karena itu aku memilih untuk bergabung, dan menyelamatkan para manusia yang tidak bersalah!" Ucap Takeshi yang mengangkat kepalanya dan menatap tajam ke arah Miruno.
"Begitu... Lalu selamat datang!" Ucap Miruno yang tersenyum tipis kepada Takeshi.
...___________________________________...
...Jangan Lupa LIKE, COMMENT, SHARE, FAVORITE!...