My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
Menakut - nakuti



3 bulan kemudian ,


merry sudah terlihat membaik begitu juga dengan gio . Semenjak merry melakukan operasi transplantasi ginjal , ia lebih berhati hati menjaga kesehatan dan pola makannya dan juga gio .


Namun mereka berdua masih tetap tinggal di rumah kikan dan juga rey .


Karna kikan dan rey ingin memantau kesehatan kedua anaknya tersebut .


Pagi itu gio sudah melakukan aktivitas bekerja seperti biasanya . Begitu juga rey .


Sementara merry berada di rumah bersama dengan mamanya .


" mama , merry mau pergi ke supermarket sebentar ya " pamit merry seraya membalutkan syal di lehernya


" ayo .. Mama akan menemanimu " pinta kikan ,


" tidak usah ma .. Merry berangkat sendiri saja , bye ma " pamit merry mencium pipi mamanya


" hati hati ya sayang " teriak kikan , merry pun mengiyakan dengan melangkahkan kakinya keluar rumah .


Merry pun berjalan ke supermarket yang letaknya hanya berkisar 100 meter dari rumahnya .


Setibanya di supermarket , merry berbelanja barang barang yang sedang ia butuhkan . Ia mendorong trolly yang sudah terisi beberapa barang belanjaan .


Namun saat tengah sibuk berbelanja , terdengar suara wanita yang sedang berteriak memanggil nama merry , merry pun menoleh ke asal suara tersebut.


Ternyata wanita itu hellena .


" hai merry .. Lama kita tidak bertemu " sapa hellena dengan menyiniskan pandangannya . Merry pun menyapa balik hellena . Hellena memperhatikan perut merry


" apa kau sudah melahirkan ? " tanya hellena dengan penasaran .


" ehmm . Belum " saut merry dengan menggelengkan kepalanya .


" Bukannya waktu akhir tahun lalu di villa kau sedang hamil ya ? " tanya hellena .merry hanya diam


" astaga merry maaf .. Aku lupa kalau kau baru saja menjalankan transplantasi ginjal , pasti kau kehilangan anakmu " ucap hellena ia seolah berpura pura tidak tau , padahal sebenarnya ia sudah tau kabar tentang merry dari teman temannya . Merry pun bersedih kembali ketika mendengar perkataan hellena .


" apa kau sekarang sudah hamil lagi ? " tanya hellena


" belum " ucap merry lirih , ia seakan enggan menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh hellena


" kasian sekali kak gio " kata hellena


" maksudmu apa berbicara seperti itu ? " tanya merry dengan meninggikan suaranya .


" tidak bermaksud apa apa ! Aku hanya berbicara saja , karna istri pamanku yang ada di amerika juga pernah melakukan pecangkokan ginjal , lalu dia sampai sekarang tidak bisa hamil dan pamanku terpaksa menceraikannya ." tutur hellena


Deg ,


Mendengar perkataan hellena dada merry seakan bergetar begitu takut .


" hellena aku permisi , pergi ke kasir dulu " pamit merry dengan mendorong trollynya . Menuju ke meja antrian kasir . Hellena pun tersenyum licik .


Seusai membayar barang belanjaannya , merry berjalan membawa beberapa kantong belanjaan menuju coffee shop dekat supermarket tersebut


Ia memesan hot chocolate di coffee shop tersebut , tak lama kemudian pelayan datang menyodorkan hot chocolate pesanan merry dengan beberapa keping biskuit disampingnya .


Merry melamun dengan takut akan perkataaan hellena


Ia memejamkan mata dengan tubuh yang sedikit gemetar .


Ia mencoba memasukan tangannya kedalam tas jinjing miliknya ia merogoh sesuatu didalamnya


" astaga .. Aku lupa tidak membawa ponsel " gumam merry ,


" apa carrol ada dirumah ? Aku ingin sekali menemuinya . Tapi bagaimana aku menghubunginya " gumam merry dengan memelas


Merry pun menghabiskan hot chocolate miliknya , setelah minumannya di rasa sudah habis merry pergi meninggalkan coffee shop tersebut .


Ia mencegat taxi di jalan raya untuk menuju ke rumah carrol .


Sesampainya di rumah carrol .


Tok .. Tok .. Tok .. (mengetuk pintu)


Tak lama kemudian keluar seorang wanita paru bayah .


" selamat siang nona , sedang mencari siapa ? " tanya wanita itu , ia ternyata pembantu baru yang bekerja di rumah carrol . Pantas ia tak mengenali merry .


" carrol nya ada bi ? " tanya merry melihat kedalam rumah carrol


" nona carrol sedang pergi belanja non , tapi mungkin tidak lama " kata bibi


" apa saya boleh menunggunya di dalam bi ? " tanya merry


" tentu saja nona , mari silahkan masuk " ajak bibi tersebut mempersilahkan merry duduk , bibi itu membuatkan merry segelas teh hijau dan menyuguhkannya . Ia pun berlalu pamit meninggalkan merry untuk melanjutkan pekerjaan rumahnya , merry pun mengiyakannya .


Merry menatap ke sembarang arah dengan tatapan yang begitu kosong . Ia masih terluka dan memikirkan perkataan hellena . Karna merry tipe orang yang berperasaan jadi tak heran sekecil apapun masalah , ia selalu memikirkannya .


Merry menunggu carrol hampir satu jam hingga ia tertidur di sofa yang ia duduki saat itu ,


30 menit berlalu . Terlihat di depan garasi ada sebuah mobil putih berhenti .


Ternyata carrol sudah pulang , ia masuk kedalam rumah hendak memanggil pembantunya menurunkan barang barang belanjaannya tersebut .


namun carrol terkejut saat melihat merry sedang berada dirumahnya tengah tertidur . Carrol pun mendekati merry . Ia mencoba membangungkan sahabatnya tersebut .


" merry bangunlah " panggil carrol lirih dengan menggoyang goyangkan bahu merry , merry pun mengerjap dan mengucek kedua matanya .


" carrol .. Kau sudah pulang ? " tanya merry sembari menguap .


" iya ! Apa kau sudah lama disini ? Kenapa kau tidak menelponku terlebih dulu ? " tanya carrol


" aku tadi dari supermarket dan lupa membawa ponsel " jawab merry dengan tatapan senduhnya


" merry .. Apa kau ada masalah ? " tanya carrol , merry pun mengangguk .


" cepat berceritalah .. Kau kenapa ? " tanya carrol penasaran , tanpa bersuara merry langsung mendekap tubuh carrol dengan erat , ia menangis dan meluapkan rasa takut yang kala itu membaluti hatinya . Meskipun carrol bertingkah seperti anak kecil tetapi ia ialah pendengar dan pemberi saran yang baik jadi tak heran jika merry seringkali mencurahkan isi hatinya kepada wanita blasteran jepang itu .


Carrol pun mencoba menenangkan merry yang masih menangis .


" merry .. kenapa kau mendengar perkataan hellena , dia hanya menakut nakutimu saja , kau kan tau sendiri dari dulu hellena menyukai kak gio , sudah dong merry dokter saja bilang kalau kau masih bisa hamil lagi " tutur carrol , namun merry hanya diam saja . Carrol mencoba mengusap wajah merry yang basah .


" carrol , tapi aku sangat takut sekali " ucap merry lirih


" merry semuanya akan baik baik saja , percaya kepadaku kau pasti bisa hamil lagi " tutur carrol seraya memeluk merry kembali . Meskipup merry masih takut tetapi setidaknya ia sedikit lega karna sudah mencurahkan perasaaannya kepada carrol .


" ayo , kita duduk di kamarku.. Belanjaanmu letakan di sini saja " ajak carrol menarik tangan merry , merry pun mengiyakannya


carrol mengajak merry duduk diatas tempat tidur. ia tak henti hentinya menenangkan perasaan sahabatnya tersebut .


.


.


.


jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya  akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .


jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar  . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya


Gracias ^_^