
3 bulan kemudian ,
merry sudah terlihat membaik begitu juga dengan gio . Semenjak merry melakukan operasi transplantasi ginjal , ia lebih berhati hati menjaga kesehatan dan pola makannya dan juga gio .
Namun mereka berdua masih tetap tinggal di rumah kikan dan juga rey .
Karna kikan dan rey ingin memantau kesehatan kedua anaknya tersebut .
Pagi itu gio sudah melakukan aktivitas bekerja seperti biasanya . Begitu juga rey .
Sementara merry berada di rumah bersama dengan mamanya .
" mama , merry mau pergi ke supermarket sebentar ya " pamit merry seraya membalutkan syal di lehernya
" ayo .. Mama akan menemanimu " pinta kikan ,
" tidak usah ma .. Merry berangkat sendiri saja , bye ma " pamit merry mencium pipi mamanya
" hati hati ya sayang " teriak kikan , merry pun mengiyakan dengan melangkahkan kakinya keluar rumah .
Merry pun berjalan ke supermarket yang letaknya hanya berkisar 100 meter dari rumahnya .
Setibanya di supermarket , merry berbelanja barang barang yang sedang ia butuhkan . Ia mendorong trolly yang sudah terisi beberapa barang belanjaan .
Namun saat tengah sibuk berbelanja , terdengar suara wanita yang sedang berteriak memanggil nama merry , merry pun menoleh ke asal suara tersebut.
Ternyata wanita itu hellena .
" hai merry .. Lama kita tidak bertemu " sapa hellena dengan menyiniskan pandangannya . Merry pun menyapa balik hellena . Hellena memperhatikan perut merry
" apa kau sudah melahirkan ? " tanya hellena dengan penasaran .
" ehmm . Belum " saut merry dengan menggelengkan kepalanya .
" Bukannya waktu akhir tahun lalu di villa kau sedang hamil ya ? " tanya hellena .merry hanya diam
" astaga merry maaf .. Aku lupa kalau kau baru saja menjalankan transplantasi ginjal , pasti kau kehilangan anakmu " ucap hellena ia seolah berpura pura tidak tau , padahal sebenarnya ia sudah tau kabar tentang merry dari teman temannya . Merry pun bersedih kembali ketika mendengar perkataan hellena .
" apa kau sekarang sudah hamil lagi ? " tanya hellena
" belum " ucap merry lirih , ia seakan enggan menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh hellena
" kasian sekali kak gio " kata hellena
" maksudmu apa berbicara seperti itu ? " tanya merry dengan meninggikan suaranya .
" tidak bermaksud apa apa ! Aku hanya berbicara saja , karna istri pamanku yang ada di amerika juga pernah melakukan pecangkokan ginjal , lalu dia sampai sekarang tidak bisa hamil dan pamanku terpaksa menceraikannya ." tutur hellena
Deg ,
Mendengar perkataan hellena dada merry seakan bergetar begitu takut .
" hellena aku permisi , pergi ke kasir dulu " pamit merry dengan mendorong trollynya . Menuju ke meja antrian kasir . Hellena pun tersenyum licik .
Seusai membayar barang belanjaannya , merry berjalan membawa beberapa kantong belanjaan menuju coffee shop dekat supermarket tersebut
Ia memesan hot chocolate di coffee shop tersebut , tak lama kemudian pelayan datang menyodorkan hot chocolate pesanan merry dengan beberapa keping biskuit disampingnya .
Merry melamun dengan takut akan perkataaan hellena
Ia memejamkan mata dengan tubuh yang sedikit gemetar .
Ia mencoba memasukan tangannya kedalam tas jinjing miliknya ia merogoh sesuatu didalamnya
" astaga .. Aku lupa tidak membawa ponsel " gumam merry ,
" apa carrol ada dirumah ? Aku ingin sekali menemuinya . Tapi bagaimana aku menghubunginya " gumam merry dengan memelas
Merry pun menghabiskan hot chocolate miliknya , setelah minumannya di rasa sudah habis merry pergi meninggalkan coffee shop tersebut .
Ia mencegat taxi di jalan raya untuk menuju ke rumah carrol .
Sesampainya di rumah carrol .
Tok .. Tok .. Tok .. (mengetuk pintu)
Tak lama kemudian keluar seorang wanita paru bayah .
" selamat siang nona , sedang mencari siapa ? " tanya wanita itu , ia ternyata pembantu baru yang bekerja di rumah carrol . Pantas ia tak mengenali merry .
" carrol nya ada bi ? " tanya merry melihat kedalam rumah carrol
" nona carrol sedang pergi belanja non , tapi mungkin tidak lama " kata bibi
" apa saya boleh menunggunya di dalam bi ? " tanya merry
" tentu saja nona , mari silahkan masuk " ajak bibi tersebut mempersilahkan merry duduk , bibi itu membuatkan merry segelas teh hijau dan menyuguhkannya . Ia pun berlalu pamit meninggalkan merry untuk melanjutkan pekerjaan rumahnya , merry pun mengiyakannya .
Merry menatap ke sembarang arah dengan tatapan yang begitu kosong . Ia masih terluka dan memikirkan perkataan hellena . Karna merry tipe orang yang berperasaan jadi tak heran sekecil apapun masalah , ia selalu memikirkannya .
Merry menunggu carrol hampir satu jam hingga ia tertidur di sofa yang ia duduki saat itu ,
30 menit berlalu . Terlihat di depan garasi ada sebuah mobil putih berhenti .
Ternyata carrol sudah pulang , ia masuk kedalam rumah hendak memanggil pembantunya menurunkan barang barang belanjaannya tersebut .
namun carrol terkejut saat melihat merry sedang berada dirumahnya tengah tertidur . Carrol pun mendekati merry . Ia mencoba membangungkan sahabatnya tersebut .
" merry bangunlah " panggil carrol lirih dengan menggoyang goyangkan bahu merry , merry pun mengerjap dan mengucek kedua matanya .
" carrol .. Kau sudah pulang ? " tanya merry sembari menguap .
" iya ! Apa kau sudah lama disini ? Kenapa kau tidak menelponku terlebih dulu ? " tanya carrol
" aku tadi dari supermarket dan lupa membawa ponsel " jawab merry dengan tatapan senduhnya
" merry .. Apa kau ada masalah ? " tanya carrol , merry pun mengangguk .
" cepat berceritalah .. Kau kenapa ? " tanya carrol penasaran , tanpa bersuara merry langsung mendekap tubuh carrol dengan erat , ia menangis dan meluapkan rasa takut yang kala itu membaluti hatinya . Meskipun carrol bertingkah seperti anak kecil tetapi ia ialah pendengar dan pemberi saran yang baik jadi tak heran jika merry seringkali mencurahkan isi hatinya kepada wanita blasteran jepang itu .
Carrol pun mencoba menenangkan merry yang masih menangis .
" merry .. kenapa kau mendengar perkataan hellena , dia hanya menakut nakutimu saja , kau kan tau sendiri dari dulu hellena menyukai kak gio , sudah dong merry dokter saja bilang kalau kau masih bisa hamil lagi " tutur carrol , namun merry hanya diam saja . Carrol mencoba mengusap wajah merry yang basah .
" carrol , tapi aku sangat takut sekali " ucap merry lirih
" merry semuanya akan baik baik saja , percaya kepadaku kau pasti bisa hamil lagi " tutur carrol seraya memeluk merry kembali . Meskipup merry masih takut tetapi setidaknya ia sedikit lega karna sudah mencurahkan perasaaannya kepada carrol .
" ayo , kita duduk di kamarku.. Belanjaanmu letakan di sini saja " ajak carrol menarik tangan merry , merry pun mengiyakannya
carrol mengajak merry duduk diatas tempat tidur. ia tak henti hentinya menenangkan perasaan sahabatnya tersebut .
.
.
.
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
Gracias ^_^