My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
(wedding) tamparan keras



Cinta sejati mampu membenarkan segalanya. ia menjelma dalam bentuk pengorbanan , perjuangan dan kesetiaan


(Novianalancaster)


* 8 bulan berlalu .


kini perut merry sudah terlihat semakin  membesar mungkin hanya tinggal menghitung hari untuk menunggu kelahiran sang buah hatinya  , bahkan begitu banyak orang sekitarnya yang menuangkan banyak perhatian kepada nya  , tak terlebih lagi dengan gio suami yang sangat mencintainya . rasanya gio tak lepas melewatkan waktu demi waktu menyambut kelahiran sang buah hatinya , meskipun istrinya yang semakin hari semakin manja kepadanya tidak membuat ia mengeluh sedikitpun akan hal itu .


sementara carrol dan andrew akan melangsungkan pernikahan mereka besok . jeda waktu untuk mereka menikah memang terbilang cukup lama , karna orang tua carrol . memberikan izin carrol dan andrew menikah setelah carrol menyelesaikan pendidikannya hingga sarjana  , dan tepat dua bulan yang lalu carrol sudah mendapatkan gelar itu , meskipun nanti menikah , orang tua carrol masih tetap menyuruh anak semata wayangnya tersebut untuk melanjutkan pendidikannya ke tingkat selanjutnya .  dan sampai hari ini mereka berdua sudah mempersiapkan pernikahannya dengan sangat matang .


* dirumah gio


malam itu , merry dan gio sedang makan berdua di meja makan . namun saat tengah menikmati makan malamnya , tiba tiba suara ponsel gio yang kala itu berada di kamar berdering dengan begitu nyaring hingga terdengar di dapur .


" sayang , ponselku berbunyi , aku akan mengangkatnya dulu " pamit gio , merry pun mengiyakannya .


gio beranjak dari duduknya dan menuju ke kamarnya untuk mengambil ponsel tersebut .


"om steve" nama yang tertera di layar ponsel gio .


" iya hallo om steve ada apa ? " sapa gio


" gio .. maaf om mengganggumu malam malam , bisakah besok kau datang ke london , om ingin membicarakan perusahaan kakekmu yang ada disini karna saat ini sedang dalam kekacauan " ucap steve .


" kekacauan yang bagaimana ?  satu tahun terakhir ini gio lihat grafik perusahan sangat baik ? dan bukankah paman berto dan om steve sudah mengurus semuanya ? lalu kenapa bisa kacau ? " tanya gio dengan heran .


" semenjak om vino meninggal perusahaan ini mengalami penurunan dan terlilit  hutang di perusahaan  negara tetangga dan om tidak tau menau masalah ini karna berto yang memegang kendali " saut steve dari balik ponsel tersebut  , gio menyipitkan kedua matanya , ia masih heran akan penurunan perusahaan kakeknya yang ia rasa secara tiba tiba .


" mungkin besok lusa gio akan ke london karna kalau besok gio tidak bisa ! sahabat gio besok akan menikah , " ucap gio , steve mengiyakannya . ia pun langsung mengakhiri panggilan telponnya , namun gio menghubungi seseorang kembali .


tut .. tut .. tut .. (menghubungkan)


" hallo " terdengar suara laki laki dari balik ponsel itu .


" paman berto , apa paman tau penyebab kekacauan yang terjadi di perusahaan kakek yang ada di london? " tanya gio 


" kekacauan ? kekacauan  seperti apa nak ? , paman sudah 1 bulan ini di amerika jadi yang mengendalikan perusahaan sementara adalah steve , paman 3 hari lagi akan kembali ke london " ucap paman berto .


" gio juga tidak tau , tiba tiba paman steve menelpon dan memberitau bahwa perusahaan milik kakek yang di london tiba tiba menurun dan terlilit banyak hutang " tutur gio


" bagaimana bisa ? setelah kematian om vinno , perusahaan masih aman terkendali tidak ada masalah sedikitpun apalagi hutang , kalaupun ada hutang perusahaan masih bisa mengatasinya " ucap berto dengan mengeraskan suaranya .


" entahlah paman .. gio juga tidak tau , besok lusa akan gio cari tau " saut gio


" baiklah nak , paman 3 hari lagi juga akan kembali  " ucap berto , gio pun mengiyakannya dan mengakhiri panggilan tersebut .


wajah gio terlihat kesal seakan ada yang tidak beres dengan keganjalan yang saat ini ia  rasakan , ia pun kembali ke meja makan menemui merry .


" sayang kau sudah selesai makan ?  ayo kita ke kamar " ajak gio .


" kau tidak menyelesaikan makanmu ?" tanya merry 


" tidak , aku sudah kenyang ayo " ajak gio , ia pun membantu merry berdiri dan berjalan bergandengan menuju ke kamarnya . mereka berdua pun duduk di tempat tidur .


" tadi telpon dari siapa ? kenapa kau mengangkatnya lama sekali ? " tanya merry .


" tadi om steve yang menelpon , katanya perusahaan kakek , sedang dalam masalah jadi sepertinya besok lusa aku harus ke london untuk mencari tau penyebabnya  " ucap gio . 


" kau akan pergi keluar kota lagi ? " tanya merry .


" iya sayang .. " ucap gio . merry hanya terdiam dan menatap gio dengan tatapan sendunya , entahlah rasanya ia enggan ditinggal gio sendirian . gio pun menyibakan rambut merry dan menatap kedua mata istrinya dengan begitu hangat .


" hanya 3 hari tidak akan lama " ucap gio . ia mencoba meyakinkan merry .


" tapi itu lama sekali , apa aku boleh ikut ? " tanya merry dengan memelas .


" tidak boleh kau sedang hamil , aku tidak mau terjadi apa apa denganmu , lebih baik besok lusa aku akan menitipkanmu dirumah mama " pinta gio . merry masih terdiam dengan menatap sendu kedua mata suaminya .


" sayang  " ucap gio , ia pun langsung memeluk tubuh istrinya tersebut .


" baiklah " saut merry dengan wajahnya yang datar .


" ayo kita tidur " ajak gio , merry pun mengiyakannya , mereka membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur , posisi gio kini di samping merry dengan mengelus elus perut istrinya tersebut . ia pun mencoba memejamkan matanya . begitu juga dengan merry . dirinya mencoba memejamkan matanya namun perasaannya seakan tak tenang . ia memandangi wajah suaminya yang sedang tertidur , namun gio tiba tiba membuka matanya .


" kenapa kau tidak tidur dan malah memandangiku seperti itu ? ayo cepat tidurlah ! " pinta gio .


" aku tidak bisa tidur " ucap merry . 


" pejamkan matamu nanti kau akan tertidur sendiri " tutur gio . ia mengeratkan pelukannya dan mencium pipi merry . merry mecoba memejamkan matanya kembali . namun tetap saja rasanya susah tertidur hingga hampir tengah malam dirinya tak kunjung juga tidur . merry membuka matanya dan memperhatikan wajah gio lagi  ,terlihat gio sudah tertidur dengan pulas .


" gio " panggil merry lirih


" gioooo  " panggil merry seraya menggoyang goyangkan tubuh gio . Gio hanya mengerjap karna dirinya sangat mengantuk .


" giooo ayo  bangunlahhhh " panggil merry kembali dengan mengeraskan sedikit suaranya . Gio pun langsung membuka matanya .


" ada apa ? " tanya gio , ia mengucek kedua matanya yang terlihat buram .


" gio . . Aku tidak bisa tidur . dari tadi anak kita bergerak terus dan menendang nendang perutku aku merasa tidak nyaman " ucap merry . gio menghela nafas dan beranjak duduk  , ia mendekati perut merry dan mengelus elus perut tersebut .


" sayang jangan nakal nakal didalam ! kasian mamamu , kalau kamu nakal papa yang jadi sasarannya " ucap gio seraya mencium perut istrinya tersebut .


" hei bilang apa kau barusan " celetuk merry .


" tidak aku hanya bercanda " seru gio dengan menahan tawanya .


" kau bisa dengar sendiri kan nak bagaimana galaknya mamamu ? " ucap gio lirih .


"  gio .. kau ini sungguh menyebalkan " celetuk merry dengan tersenyum . gio pun tak henti hentinya menciumi perut merry ,


" ayo  kita tidur lagi " ajak gio .


" tapi aku tidak bisa tidur , rasanya aku sangat lapar sekali " ucap merry 


" tadi kan kau sudah makan banyak " saut gio


" itu kan tadi , sekarang beda lagi " ucap merry .


" yasudah .. ayo kita ke dapur akan ku temani makan . " ajak gio 


" tidak mau .. aku sangat bosan dengan makanan yang ada di dapur " ujar merry .


" lalu kau mau makan apa sayang ? " tanya gio . merry terdiam sejenak . pikirannya masih menerawang semua makanan yang menurutnya enak .


" gioo . ehmm .. " ucap merry 


" ingin  apa ? " tanya gio 


" rasanya aku ingin sekali makan salad ubur ubur sepertinya sangat enak  " ucap merry sembari menelan ludahnya .


" sayang ini sudah tengah malam , mana ada restaurant chinese food yang buka 24 jam? " tanya gio . namun merry hanya terdiam dan memelaskan wajahnya .


" (menghela nafas) baiklah  aku akan mencarikannya untukmu , ada ada saja yang kau inginkan " ucap gio seraya mencium merry .


" bukan aku yang menginginkannya tapi anakmu " seru merry dengan tertawa .


" hah kau ini bisa saja menjawab " saut gio


" aku ikut " pinta merry .


" dirumah saja .. angin malam tidak baik untukmu " seru gio , merry pun mengiyakannya meskipun dalam hati dirinya ingin sekali ikut berkeliling bersama suaminya . gio pun pamit kepada merry untuk keluar rumah . ia berkelilng mencari makanan yang diinginkan oleh istrinya dengan mengendarai mobil . kedua mata gio melirik kesana dan kemari berharap ada restaurant chinese food yang buka waktu itu .


hampir satu jam dirinya memutari jalanan namun restaurant 24 jama yang ia temui hanya restaurant western ..


" yatuhan .. aku harus mencari dimana lagi " gumam gio sembari menguap dengan begitu lebar , rasanya ia benar benar mengantuk . namun tiba tiba matanya berpusat pada sebuah kedai kecil yang menyediakan makanan chinese food .


" apa kedai itu jual ? " gumam gio . ia pun mencoba menghampiri kedai tersebut . terlihat 2 orang laki laki sepertinya pekerja di kedai itu . Mereka berdua menarik rolling door sepertinya kedai itu hendak tutup .


Namun saat menarik rolling door , tiba tiba suara gio menghentikan mereka


" permisi .. apa disini menjual salad ubur ubur ? " tanya gio 


" iya tuan kami menjual tapi mohon maaf kedai kami sudah tutup " ucap pegawai tersebut .


" maaf tuan ini sudah lewat jam kerja kami , kau bisa datang lagi besok siang ." ucap pegawai kedai tersebut .


" istri saya inginnya sekarang . harga saladnya berapa ? " tanya gio 


" 11ps tuan (setara 200.000 rupiah indonesia) " saut pegawai tersebut .


" saya akan membayar 100ps (setara 1,8jt)  tapi tolong buatkan saya satu salad ubur ubur , saya mohon karna istri saya sedang hamil " pinta gio . kedua pegawai itu terdiam dan saling adu pandang sejenak .


" baiklah tuan tunggulah disini sebentar , akan kami buatkan " ucap pegawai tersebut pegawai itu membuka kembali kedainya dan memulai membuat pesanan gio , gio langsung menghela nafas panjang dengan begitu lega .


setelah mendapatkan salad ubur ubur keinginan merry , gio pun melajukan mobilnya kembali menuju ke rumah , setibanya dirumah ia masuk ke dalam kamar dan terlihat merry sedang tertidur . gio mendudukan tubuhnya disamping merry .


"  (menghela nafas) dia sudah tidur " gumam gio , ia meletakan salad tersebut diatas meja . ia sejenak memperhatikan raut wajah cantik istrinya tersebut . gio menepiskan senyumnya dan mencium kening merry . tiba tiba merry mengerjap dan membuka matanya . 


" kau sudah kembali ? " tanya merry dengan menguap . gio pun mengiyakannya .


" kenapa kau bangun aku kira sudah tertidur ? " tanya gio .


" memang sudah tidur , tapi aku menunggumu " ucap merry dengan memejamkan matanya dengan mengantuk .


" ini salad ubur uburnya , ayo duduk dan makanlah "pinta gio , ia mencoba membantu merry untuk duduk . merry memperhatikan salad tersebut dengan mengernyit geli .


" kenapa rasanya aku sudah tidak berselera lagi , tapi kalau aku tidak memakannya kasian gio " gumam merry dalam hati . seraya menatap wajah suaminya yang sedang membuka bungkus makanan tersebut . gio pun menyuapi merry dan merry terpaksa memakan salad yang sempat ia ingin makan tadi , meskipun sesekali  ia ingin mual . namun ia tahan karna merry ingin menghargai suaminya yang sudah susah payah mencarikan salad tersebut di tengah malam seperti ini . seusai makan , gio menyuruh merry untuk tidur . merry tidur dengan posisi membelakangi gio . dan gio tidur dengan memeluk tubuh istrinya tersebut .


* Keesokan malamnya


sweet easier hotel


Andrew dan carrol melangsungkan resepsi pernikahan mereka . Pagi tadi mereka sudah mengucap janji suci diantara keduanya . Dan kini mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri .


Kecantikan carrol malam itu bak seorang putri dengan gaun putih yang membaluti tubuhnya dan riasan yang berpadu begitu soft di wajahnya . Kedua mata andrew tak henti memperhatikan wajah istrinya saat ini .


" kenapa kau melihatiku seperti itu " tanya carrol dengan menundukan pandangannya .


" kau terlihat sangat cantik sekali , aku sangat mencintaimu " ucap andrew . Carrol pun tersipu malu


" aku juga sangat mencintaimu " saut carrol . Ia masih menundukan wajahnya karna malu .


" sayang .. Kenapa kau selalu menunduk? Lihatlah sini . Aku ini sudah menjadi suamimu " tutur andrew , dengan menggoda .


" kak andrew " ucap carrol . Ia semakin tersipu malu dan tak tertahankan .


Namun Tiba tiba terdengar suara perempuan berteriak kencang memanggil manggil carrol .


" carrooolllllll " teriak perempuan itu . Perempuan itu Tak lain ialah elyn . Ia berjalan cepat dan di belakangnya diikuti oleh jacob , merry , william dan juga gio . Elyn pun tak segan langsung memeluk carrol .


" carrol selamat untukmu " ucap elyn seraya memciumi pipi carrol .


" terimakasih elynnnnn " saut carrol dengan tersenyum lebar . Saat carrol melihat merry , ia langsung memeluk tubuh sahabatnya tersebut .


" carrol ku sayang .. Selamat menempuh hidup baru , semoga berkat baik dan kebahagiaan selalu menyertai hubungan kalian berdua " ucap merry .


" terimakasih banyak merr . Semoga kebahagiaan juga selalu menyertaimu dan calon anakmu " ucap carrol ia memejamkan matanya . Bahkan air matanya tak sengaja menetes karna terharu Begitu juga merry . Karna baru kemarin dirinya dan carrol berteman saat remaja . Saat mereka berdua sama sama polos . Sekarang mereka sudah memiliki kehidupannya masing masing . sudah menjadi istri orang lain dan akan menjadi seorang ibu .


Mereka berdua melepaskan pelukannya .


" hey bodoh kenapa kau menangis ? " celetuk merry .


" kau juga menangis dasar bodoh " saut carrol . Mereka berdua pun tertawa bersama .


Gio , william , dan jacob pun memberi selamat kepada andrew dan carrol . Mereka berbincang bincang dan tertawa antar lelaki.


" gio .. Apa kau tidak ingin makan ? " tanya merry .


" nanti saja .. Makanlah dulu " ucap gio . Merry pun mengiyakannya . ia berkeliling sendirian mencicipi semua hidangan yang di sajikan oleh carrol dan andrew di ball room hotel tersebut .


Ia tak henti hentinya mengunyah makanan . Saat tengah asyik makan tiba tiba 6 orang perempuan teman sekolah merry waktu SMA menghampirinya tak terkecuali hellena Ia melirik merry seakan tidak senang .


" merry " sapa semua teman merry , merry pun menyapa balik mereka. Kedua mata Hellena dan teman yang laiinnya berpusat ke arah perut merry yang terlihat membesar .


" merry .. Kau sedang hamil ? " tanya salah satu teman merry yang bernama belva


" iya seperti yang kau lihat " saut merry


" memang kapan kau menikah sudah hamil saja ? " tanya belva .


" 2 tahun yang lalu ! Kenapa memangnya " seru merry .


" kenapa kau tidak mengundang kami ? " tanya belva kembali .


" karna kami merayakan hanya antar kerabat saja tidak untuk umum apalagi orang yang tidak penting " saut merry dengan ketus . Merry merasa kesal akan mereka . Karna semasa sekolah SMA semua teman teman merry yang perempuan sama sekali tidak ada yang pernah memperlakukan merry dengan baik .


" lalu kau kemari bersama suamimu ? " tanya salah seorang teman lainnya .


" iya dong aku kemari bersama suamiku ." ujar merry


" mana memangnya suamimu ? " saut belva dengan penasaran .


" itu " ucap merry , ia menunjukan jarinya ke arah gio yang sedang berdiri bersama andrew ,dan teman lainnya .


" yang mana ? " tanya belva dan teman lainnya .


" apa kalian tidak bisa melihat tanganku menunjuk ke arah mana ? Ituuuuu " ucap merry dengan ketus . Teman teman merry mengikut arah tangan yang ditunjuk oleh merry tersebut .


" iya yang mana ? " tanya belva . Ia rasanya penasaran ingin tau suami merry .


" pria yang memakai jas abu abu " ucap merry , belva dan teman lainnya memperhatikan dengan seksama . Dan mereka menyadari kalau pria yang memakai jas abu abu ialah hanya gio .


" yang kau maksud kak gio ? " tanya belva.


" iya yang menggunakan jas abu abu hanya kak gio " saut teman lainnya .


" ya memang suamiku gio " celetuk merry


" haha yang benar saja apa kau sedang bercanda " saut belva dengan tertawa.


" kau jangan bercanda , mana mungkin selera kak gio wanita sepertimu " saut teman yang laiinya .


" untuk apa aku bercanda ? memangnya kenapa dengan diriku ? Apa ada yang salah ? Gio memang suamiku , kalau kalian semua tidak percaya tanya saja kepada hellena " ketus merry .


" iya kan hellena " imbuh merry , ia pun tersenyum sinis menatap ke arah hellena . Sementara Hellena pun memutarkan kedua matanya dengan tidak suka dan muak akan merry .


" hellena .. Apa benar kak gio suaminya merry ? " tanya belva dan teman lainnya .


" ya mana ku tau kenapa kalian jadi tanya kepadaku " seru hellena dengan kesal . Ia pun berlalu meninggalkan merry dan teman teman lainnya .


Merry tersenyum sinis .ia seakan puas telah memberikan tamparan keras kepada hellena dan teman teman lainnya .


.


.


.


.


author note !


maaf ya aku terlambat update .


masalah kali ini karna aku sudah susah payah ngetik naskah dan waktu mau aku serahin naskahnya malah kehapus jadi terpaksa aku nulis dari awal lagi .


maaf banget ya ❤


tinggal beberapa episode lagi tamat nih jangan bosen bosen yah buat baca hehe


terimakasih sudah mau sabar buat menunggu


jangan lupa setelah membaca tekan liks❤