My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
Beradu



Sementara di kantor


Gio kala itu sudah selesai melakukan pertemuan dengan rekan kakek vinno . Dan ia kembali ke ruangannya ..


Gio hendak menghubungi merry bermaksud menanyakan keberadaannya karna ia ingin menjemputnya , Namun tiba tiba terdengar suara ketukan pintu di luar ruangannya , ia pun mengurungkan panggilannya ,


Gio menyuruh orang yang mengetuk pintu itu masuk namun tiba tiba gio mengalihkan pandangannya karna ternyata orang yang datang menemuinya itu ialah aline . Aline pun menyapa gio dengan mengenakan baju kantor yang terlihat sudah begitu rapi .


" kau sedang apa kemari ? " tanya gio menyiniskan pandangannya , tanpa menyuruh aline duduk . Aline sudah mendaratkan tubuhnya duduk terlebih dulu di depan meja gio


" gio aku ingin meminta bantuanmu .. " pinta aline


" apa yang bisa aku bantu ? " tanya gio tanpa menatap wajah aline


" papaku sedang terlilit hutang , karna kau tau sendiri kan perusahaan papaku sedang krisis . Gio aku sangat butuh pekerjaan tambahan , honor dari menjadi model saja tidak cukup . Bisakah kau memberiku sebuah pekerjaan ? " pinta aline dengan memelas .


" maaf untuk saat ini aku masih tidak membutuhkan tenaga kerja tambahan " ucap gio


" gioo aku mohon .. Bantu aku sekali ini saja ! aku bisa bekerja menjadi accounting atau semacamnya " pinta aline memelas seraya memegang tangan gio , gio langsung menepis tangan aline .


" aline .. Aku tidak suka mengulangi perkataanku kembali !! " seru gio dengan mengernyitkan dahinya . Aline pun terdiam dengan raut wajah yang bersedih .


" aku tidak mungkin memperkerjakan dia disini " gumam gio dalam hati . Namun hatinya merasa ibah melihat aline , terutama ia teringat bahwa ia pernah berhutang budi kepada mamanya .


" aku akan meminta bantuan jacob untuk memperkerjakanmu di perusahaannya " ucap gio melirik ke arah aline , aline terdiam sejenak .


" ehmm iya .. Tidak apa apa , aku mau " saut aline dengan hati yang sedikit berat menerimanya .


" ah sialan .. Padahal aku ingin bekerja di tempat gio biar lebih bisa dekat dengannya tapi kenapa dia malah menawarkan pekerjaan di perusahaan jacob ? Tapi tidak apa , setidaknya pelan pelan aku akan mencoba mendekati gio lagi " gumam aline dalam hati .


Namun tak lama kemudian suara ketukan terdengar kembali di pintu ruangan gio yang kala itu sedang terbuka lebar. Gio mengalihkan pandangannya ke arah pintu tersebut , terlihat merry dan andrew sedang berdiri di ujung pintu itu .


Mata merry memusat ke arah aline , raut wajahnya tiba tiba kesal seketika melihatnya sedang bersama suaminya .


" merry kau kemari ? " tanya gio , ia beranjak dari duduknya dan menghampiri merry . Merry hanya diam tak menggubris pertanyaan gio .. Kedua matanya masih beradu pandang dengan aline . Gio pun memperhatikan merry yang sedang melihat aline


" merry .. Kenapa kau tidak bilang dulu kalau mau kemari ? " tanya gio lirih seraya memegang lengan merry , merry pun mencoba menepis tangan gio .


" kenapa memangnya ? Apa kau merasa terganggu dengan kedatanganku ? " seru merry dengan mengernyitkan dahinya


" merry .. Kenapa kau berbicara seperti itu ? Kalau kau bilang kepadaku akan kemari . aku pasti akan menjemputmu tadi " ucap gio , merry hanya diam menatap gio dengan kesal . Matanya melirik ke arah aline kembali


" andrew bagaimana kau bisa bersama merry ? " tanya gio kepada andrew


" aku tadi mau menemuimu dan waktu perjalanan kemari aku bertemu dengan merry dijalan dia sedang mencegat taxi , jadi sekalian aku menawarkan tumpangan untuknya " saut andrew , gio pun menyuruh andrew dan merry untuk duduk . Namun merry masih tak bergemming dari posisinya .


" merry ayo duduklah " pinta gio seraya menarik tangan merry , merry pun menepis tangan gio .


" Aku mau ke toilet sebentar " ucap merry . Ia berlalu dengan berjalan cepat .


Aline pun berdiri dari duduknya dan menghampiri gio .


" baiklah .. Nanti akan ku suruh jacob menghubungimu " ucap gio , aline pun mengiyakannya , ia juga pamit kepada andrew dan berlalu meninggalkan ruangan gio .


Namun aline ternyata tidak langsung pulang . Langkah kakinya terhenti di depan toilet , ia pun masuk dan bediri di dalam toilet itu . Sepertinya ia sengaaja ingin menunggu merry . Dan tak lama kemudian merry pun keluar dari salah satu toilet tersebut , ia sejenak beradu pandang dengan aline seraya menajamkan alisnya .


" bagaimana kabar pernikahanmu ? " tanya aline kepada merry , namun merry hanya diam saja . Ia sibuk merapikan bajunya di depan cermin wastafel yang ada di dalam toilet tersebut . Aline pun mendekatinya


" merry .. Apa kau tak mendengarku ? Aku sedang bertanya kepadamu ? " tanya aline


" (menghela nafas) Pernikahanku dan gio sangatlah baik dan bahkan jauh lebih baik daripada sebelumnya " celetuk merry dengan tersenyum . Aline terdiam sejenak


" merry .. Apa kau tau jika gio itu cinta pertamaku? jauh sebelum dia mengenalmu , aku terlebih dulu mengenalnya . Jadi kau pasti paham kan dengan apa yang aku bicarakan ? " ucap aline , ia hendak berlalu meninggalkan merry . Namun suara merry menghentikan langkahnya .


" aline .. Apa kau sedang mengancamku ? " tanya merry mendekati aline


" aku tidak mengancammu .. Aku hanya ingin mengajakmu bermain main saja " ucap aline dengan menyunggingkan sebelah senyumnya


" kalau kau ingin bermain main denganku sepertinya kau salah besar !


Apa kau tadi bilang ? Gio cinta pertamamu ? Aline .. aku sungguh tidak peduli itu ! Meskipun bahkan kau jauh lebih mengenal dia sebelum aku .. Aku tidak peduli .. Yang aku pedulikan sekarang dia adalah suamiku ! " seru merry , aline pun berbalik badan tangannya bergerak mengangkat dagu merry


" merry sayang .. Gio itu hanya terpaksa menikahimu , kau masih ingat kan kalian menikah karna di jodohkan ? Jadi Dia sama sekali tidak pernah menyukaimu ! " ucap aline . Mendengar ucapan aline hati merry seakan terluka.


" Dan dari dulu aku sangat tidak suka berbagi dengan orang lain !! " imbuhnya


" apa kau bilang ? Kau tidak suka berbagi ?


Aku juga sama sepertimu tidak suka berbagi , apalagi dengan wanita rendahan semacam dirimu!


kau hanya pacarnya gio saja kan ? Tapi perlu kau ingat satu hal , aku adalah istrinya gio !! Meskipun kami di jodohkan tapi setidaknya gio lebih memilih untuk menikahiku bukan menikahimu !!


aline .. Kau ini sangat cantik tetapi kenapa begitu bodoh ? Seakan tidak ada laki laki lain selain suamiku . Sungguh menyedihkan" seru merry dengan menyiniskan senyumannya ia pun berjalan dan sengaja menyenggol bahu aline dengan begitu keras.


Mendengar perkataan merry Darah aline seakan mendidih , ia mengepal dengan geram kedua tangannya .


terimakasih banyak


mohon maaf tidak bisa membalas komentar kalian satu persatu


jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya  akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .


jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar  . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya


klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .


dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .


Gracias ^_^