My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
Peringatan



Semantara gio , ia berpamitan kepada william untuk pulang


sesampainya  di rumah , ia langsung masuk kedalam kamar namun merry tidak terlihat didalam kamarnya  , ia mencarinya ke seluruh ruangan dan di dapur tetapi yang ia lihat hanya ada bibi mia saja


" bi .. Apa kau melihat merry ? " tanya gio


" nyonya merry pergi tuan tadi pagi " jawab bi mia


" pergi kemana bi  apa kau tau ? " tanya gio penasaran


" saya kurang tau tuan , sepertinya sedang mencari tuan gio , karna semalam nyonya menangis dan mau mengikuti tuan tetapi saya larang karna sudah malam " ucap bi mia  , gio langsung duduk di meja makan dengan raut wajah yang menyesal sembari meletakan kedua tangannya diatas kepala


" kenapa semalam aku terbawa emosi seperti ini " gumam gio dalam hati


" tuan gio .. kemarin waktu buku buku nyonya datang , nyonya merry terlihat begitu  senang sekali tetapi ketika teman perempuan nyonya berkunjung kemari tiba tiba raut wajahnya nyonya merry   menjadi sedih " ucap bi mia


" teman perempuan ? " tanya gio penasaran bi mia pun mengiyakannya


" teman perempuannya hanya carrol .. tetapi bukannya carrol sedang berada di jepang , atau apa mungkin elyn ? " tanya gio dalam hati ,


" tunggu sebentar bi " pinta gio ia beranjak pergi ke kamarnya


gio mengambil ponsel yang kala itu  berada didalam tas kerjanya , gio pun terkejut ketika melihat ponselnya ada 30 panggilan tidak terjawab dari merry, ponsel gio memang dalam mode silent jadi tak heran jika merry tidak tau bahwa ponsel gio sedang tertinggal didalam kamar .


gio hendak menghubungi merry namun ia urungkan karna dirinya masih penasaran dengan wanita yang berkunjung dirumah nya kemarin , gio kembali menghampiri bi mia di dapur ,


ia menunujukan salah satu potret merry yang sedang berfoto bertiga bersama elyn dan carrol


" bibi .. apa teman perempuan merry yang berkunjung kemarin itu  salah satu dari mereka ? " tanya gio memperlihatkan ponselnya ke pada bi mia


" bukan tuan , perempuannya cantik tinggi dan berambut merah " ucap bi mia , gio pun memutar otaknya , ia memejamkan mata dahinya langsung mengkerut dan tangannya mengepal dengan geram seketika . Tak banyak bicara ia langsung beranjak mengambil kunci mobilnya dan melajukan mobilnya dengan sangat cepat .


" gio kau kemari  ? " sapa aline tersenyum , namun tanpa menyapa balik gio langsing menarik aline ke tempat ruangan yang sepi


" giooo , lepaskan tanganku . Kau ini kenapa " tanya aline ia merasa kesakitan karna gio menarik  tangannya , gio langsung menghempas tangan aline dengan kasar


" sedang apa kau kemarin ke rumahku " tanya gio , dengan meninggikan suara dan  melototkan kedua matanya


" aku .. Aku hanya berkunjung saja " ucap aline dengan gugup


" bagaimana bisa kau tau rumahku . Dan kau berbicara apa saja kepada merry ? " tanya gio mencengkram tangan aline


" aku tau dari william dan jacob , aku tidak bicara apa apa kepada merry , aku hanya berkunjung saja tapi kau sedang tidak ada " saut aline dengan sedikit takut


" aline .. Ku peringatkan kau satu hal . Jangan pernah kau coba coba mengganggu merry ku ..  Kau pasti tau kan apa yang akan aku lakukan  jika kau berani mengganggunya  !!  " ucap gio dengan geram


" gio .. bukannya kau sendiri yang  dari awal memintaku agar membuat merry cemburu  " kata aline memegang lengan gio dan gio pun langsung menepis kasar tangan aline


" Yaaaaaa ! tapi itu jika aku yang menyuruhmu !! " teriak gio , aline hendak bicara namun ada orang yang masuk kedalam ruangan tersebut , hingga ia mengurungkannya .


" ada apa ini ? " tanya orang itu


" tidak ada apa apa pak " saut aline


" aline .. ingat perkataanku baik baik " seru gio dengan geram  , ia langsung pergi meninggalkan aline


" apa baiknya perempuan itu , gio lihat saja nanti  " gumam aline kesal dalam hati