
setelah dari kantor gio melajukan mobilnya kembali menuju ke dokter yang sempat ia kunjungi kemarin bersama merry .
" gio .. bagaimana kalau hasil dari pemeriksaan ternyata ginjalku parah ? " tanya merry tanpa menatap gio .
" apapun hasilnya , kau pasti akan baik baik saja " tutur gio , ia mencoba berusaha menenangkan hatinya yang tak tenang daritadi . karna memikirkan hasil yang akan ia terima dari pemeriksaan merry, begitu juga merry . di depan gio ia mencoba membuat semuanya baik baik saja , padahal rasa ketakutan begitu menyelimuti hati dan pikirannya .
setibanya di tempat praktek dokter urologi mereka berdua masuk kedalam , perasaan dan jantung merry berdegup tak karuan .
" nyonya merry " suara panggilan itu mendenyutkan begitu dalam jantung merry , ia pun melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam di temani oleh gio .
dokter itu mempersilahkan mereka berdua duduk , sebuah amplop coklat tergenggam erat ditangan dokter dan perlahan dokter tersebut membuka dan membacakannya .
" nyonya merry , berdasarkan hasil pemeriksaan Lab . disini mengatakan bahwa anda mengalami gejala awal gagal ginjal " ucap dokter dengan mengamati hasil USG ginjal dan juga selembar kertas .
DEG ,
jantung merry dan gio seakan berdegup dengan berat , merry membungkam dan dahinya mengucur keringat begitu deras
" ini masih gejala awal jadi masih bisa di obati dengan terapi melalui obat obatan atau cuci darah " sambung dokter
" tapi saya sedang hamil dok , jika saya melakukan terapi obat obatan apakah aman untuk janin saya " tanya merry dengan menggigil takut .
" penggunaan obat obatan dalam jangka waktu yang panjang sangat tidak dianjurkan untuk wanita hamil jadi seperti yang saya katakan sebelumnya , itu akan mengganggu perkembangan tumbuh janin , begitu juga dengan cuci darah " kata kata dokter semakin membuat merry tak bergemming .
" apa ada opsi lain dok ? " saut gio
" ada ! cara yang paling efektif yaitu melakukan transplantasi ginjal mengganti ginjal yang lama dengan ginjal yang baru " ucap dokter dengan menyatukan kedua tangannya diatas meja .
" jika saya tidak melakukan terapi pengobatan atau semacamnya apa bisa dok ? menunggu sampai anak saya lahir " tanya merry bibirnya terlihat memucat , ia menelan ludahnya dengan begitu keras .
" nyonya merry itu sangat beresiko , jika kau tidak mau melakukan terapi pengobatan kau bisa melakukan dengan cara yang paling efektif yaitu transplantasi ginjal , tetapi untuk melakukan transplantasi ginjal harus melakukan pengkiretan kepada janin , karna penyakit ginjal tanpa penangannan akan sangat berbahaya bahkan bisa mengakibatkan kematian ! " seru dokter
lagi lagi kata kata kematian menggetarkan denyut jantung gio .
" merry .. " panggil gio dengan raut wajah ketakutan
" gio aku tidak mau " ucap merry lirih , ia menggelengkan kepala sembari melelehkan air matanya
" merry , aku mohon ini demi kesembuhanmu " pinta gio memegang tangan merry .
" aku tidak mau ! kenapa kau memaksaku ! " teriak merry , ia menepis tangan gio dan beranjak keluar meninggalkan ruangan dokter itu , gio pun pamit kepada dokter yang memeriksa merry dan langkah kakinya mengikuti merry dari belakang .
merry berjalan cepat menuju mobil dengan air mata yang menderas di pipinya , ia pun masuk kedalam mobil dan membanting pintu mobil tersebut dengan sangat keras .
gio pun mengikuti merry untuk masuk kedalam mobilnya . dilihatnya merry terduduk sedang menangis , tangan gio mendekat dan menyeka air matanya .
gio mencoba menenangkan merry yang sedang menangis .
" gio aku tidak mau melakukan pengobatan sampai anakku lahir " pinta merry
" tapi merry . ini sangat beresiko aku mohon jangan membahayakan dirimu sendiri " ucap gio dengan memelaskan kedua matanya , ia begitu takut akan sakit yang di derita oleh istrinya tersebut .
" aku tidak peduli ! jangan memaksaku . ayo kita pulang ke rumah mama " pinta merry dengan suaranya yang begitu berat ,
" merry .. " panggil gio kembali
setibanya di rumah kikan . merry pun turun dari mobil , namun perutnya seakan diaduk aduk , ia menggembungkan mulutnya menahan rasa mual . kepalanya begitu berat hingga ia tak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya , gio yang melihat merry hendak terjatuh dengan sigap ia mempercepat langkahnya menangkap istrinya tersebut . merry pun tiba tiba tak sadarkan diri . gio mencoba mengangkat tubuhnya dan membawanya untuk masuk kedalam rumah .
tok .. tok .. tok .. (mengetuk pintu dengan begitu keras)
" mama .. papa . tolong bukakan pintunya " teriak gio dengan keras , ia berteriak dan mengetuk pintunya berulang kali . tak lama kemudian terlihat kikan membukakan pintu untuknya , ia begitu terkejut melihat merry sedang tak sadarkan diri .
" gio merry kenapa " tanya kikan dengan panik ,
" merry tiba tiba tidak sadarkan diri . sebentar ma , gio bawa merry masuk dulu " pamit gio ia hendak membawa merry masuk kedalam kamar , terlihat di ruang tengah ada alka , rey , cathrine dan juga elyn .
mereka yang tengah asik berbincang tiba tiba terkejut ketika melihat gio yang sedang membawa merry dengan keadaan tidak sadarkan diri . sontak mereka beranjak dan bertanya kepada gio . namun gio tak menggubrisnya , ia masih berjalan membawa merry masuk kedalam kamarnya . kikan dan lainnya pun mengikuti gio dari belakang .
gio meletakan tubuh merry diatas tempat tidur
dengan paniknya rey menyuruh alka untuk memanggil tuan ashlan , tetangganya yang berprofesi sebagai seorang dokter. alka pun berjalan cepat keluar dari rumah kakaknya untuk menemui tuan ashlan .
sembari menunggu tuan ashlan datang gio memberitahukan kepada mama papanya tentang sakit yang di derita oleh merry .
" pa .. gio baru saja dari dokter untuk mengambil pemeriksaan hasil lab ginjal merry dan merry menderita gejala awal gagal ginjal " tutur gio ,
rey dan kikan pun begitu terkejut mendengarkan pernyataan yang terlontar dari mulut gio . begitu juga cathrine dan elyn .
air mata kikan pun terurai seketika , cathrine mencoba menenangkannya ,
begitu juga rey ia begitu terkesiap mendengar anak semata wayangnya tersebut sedang sakit . tiba tiba tangan rey bergerak memegang dadanya , ia bernafas dengan begitu berat .
" papa kenapa ? " tanya gio khawatir , ia mencoba menumpuh tubuh rey .
" kak rey apa kau baik baik saja ? " tanya kikan , ia menepis air matanya yang sedang mengucur di pipinya .
" papa .. papa baik baik saja kan " tanya elyn , ia juga terlihat menangis dan khawatir .
" papa baik baik saja , lepaskan " pinta rey mencoba menjauhkan tubuhnya dari tangan gio dan kikan . ia menatap anak semata wayangnya yang tengah berbaring diatas tempat tidur dengan wajah yang begitu pucat.
tak lama kemudian alka pun datang bersama dengan tuan ashlan , tuan ashlan pun langsung memeriksa keadaan merry .
" tuan ashlan bagaimana keadaan putri saya ? " tanya rey panik
" tidak apa apa . merry hanya kelelahan dan terlalu stress , dia sedang hamil jadi tolong jangan buat dia terlalu stress dan berpikir secara berlebihan karna itu akan mengganggu kesehatannya dan juga janinnya " tutur tuan ashlan .
kemudian gio memberi tau kepada tuan ashlan , bahwa ia baru saja tau bahwa merry sedang menderita gejala awal gagal ginjal . ia menceritakan semua yang sempat dokter katakan tadi kepadanya dan juga Merry . Gio juga menyodorkan hasil pemeeriksaan merry kepada tuan ashlan . mendengar pernyataan dari gio , tuan ashlan pun hanya mengangguk anggukan kepalanya .
" gio .. lebih baik kau bujuk merry untuk melakukan transplantasi ginjal memang benar kata dokter , itu satu satunya cara yang paling efektif , kita hanya tinggal mencari pendonor ginjal untuknya " tutur tuan ashlan
" tapi tuan ashlan .. merry tidak mau , dia bersih keras melakukan pengobatan setelah melahirkan anak kami " ucap gio dengan wajah yang memelas .
" gio .. kerusakan pada organ ginjal itu sangat berbahaya jika tidak ditangani akan mengakibatkan komplikasi hingga kematian , kalian berdua tak perlu khawatir tentang masalah kehamilan merry , meskipun merry melakukan operasi pencangkokan ginjal , dia masih bisa hamil lagi . kesembuhan dan kesehatan merry sekarang yang paling penting " tutur tuan ashlan sembari memegang bahu gio .
Tuan ashlan pun pamit untuk kembali kerumahnya . ia tak henti henti untuk memperingatkan gio supaya membujuk merry agar mau melakukan terapi pengobatan atau operasi . gio pun mengiyakannya dan akan mencoba memaksa merry kembali .