
Gio tetap diam saja dan berpura pura marah kepada merry . Mulutnya tetap tak bergeming menghiraukan merry .
sementara Merry tak henti mengikuti langkah kaki suaminya kesana kemari untuk meminta maaf .
" ada untungnya dia memuntahiku , setidaknya aku bisa melepas baju itu " gumam gio dalam hati , ia menyunggingkan sedikit senyumnya seraya menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur . merry pun duduk di samping suaminya tersebut .
" giooo " panggil merry dengan menggoyang goyangkan lengan gio namun Gio masih tak bergemming
" giooo kenapa kau mendiamkanku seperti ini " seru merry , namun gio malah memejamkan matanya dan hendak tidur , dengan kesal merry tak segan menggigit lengan gio .
" merryyyyyy .. kenapa kau mengigitku " teriak gio ia langsung beranjak duduk dan mengernyitkan dahinya .
" aku sedang berbicara denganmu kenapa kau malah tidur ! " seru merry kembali
" aku sedang marah kepadamu ! tadi kau memuntahiku sekarang kau menggigitku . Aku tidak ingin bicara denganmu pergilah ! " teriak gio seraya membuang mukanya ia masih berpura pura seakan ia benar benar marah , Merry terdiam sejenak menatap suaminya yang sedang marah .
" gio aku kan sudah bilang aku tidak sengaja . kenapa kau malah marah seperti ini ? " tanya merry lirih . kedua matanya pun berkaca kaca dan terlihat mengkilat Menahan air mata .
Gio melirikkan matanya ke arah merry . melihat merry hendak menangis ia langsung terlihat kebingungan . ia mendekati istrinya tersebut dan menyibakan rambut yang menutupi dahinya ..
" Eh merry . kenapa kau jadi bersedih seperti ini ? Aku hanya bercanda " ucap gio senyum kebingungan , namun merry hanya diam saja
" merry .. aku tadi hanya bercanda ! aku sama sekali tidak marah kepadamu , kemarilah .. " ucap gio lirih seraya tangannya mencoba meraih tubuh merry dan mendekapkan wajahnya di atas dadanya
" benarkah ? kau sungguh tidak marah kepadaku ? " tanya merry lirih dengan mendongakan kepalanya ke atas melihat gio .
" tidak !! untuk apa aku marah , aku hanya bercanda .. kau ini sungguh cengeng sekali " ujar gio ,
ia mengapit kedua pipi istrinya tersebut dan menciumnya dengan begitu gemas .
" gio kau ini sungguh menyebalkan ! aku kira kau benar benar marah kepadaku " kata merry dengan mengerucutkan bibirnya , gio pun tertawa lirih karna berhasil mengerjai istrinya seperti itu .
tiba tiba ponsel merry berdering ,
" gio sebentar aku mau angkat ponsel ku " pinta merry , ia mencoba beranjak meraih ponselnya diatas meja dan terlihat di layar ponsel tersebut ada panggilan dari elyn .
" kakakkkk " sapa elyn dengan semangat
" iya .. ada apa ? " tanya merry
" aku sangat merindukanmu kak .. kakak ayo besok kita main ke tempat carrol " ajak elyn dengan mengeraskan suaranya
" hey .. apa kau bisa berbicara lebih pelan sedikit ? aku ini tidak tuli " celetuk merry dengan kesal ,
" sorry kak hehe " saut elyn dengan tertawa
" yasudah besok kita bertemu di tempat carrol " ujar merry , mendengar merry yang mau diajak pergi ke tempat carrol ia pun tertawa begitu riang . merry pun langsung mengakhiri panggilan telponnya bersama aik sepupunya tersebut .
Keesokannya
Tok .. Tok .. Tok ..
(merry mengetuk pintu rumah carrol)
Terdengar suara sautan dari dalam . Tak lama kemudian Terlihat carrol dengan rambut yang dililit handuk membukakan pintu rumahnya . Carrol yang melihat merry ia langsung terperanjat dengan kegirangan.
" merryyyyyyy " teriak carrol seraya memeluk erat tubuh merry
" hey lepaskan .. kau seperti anak kecil saja.. " celetuk merry
" merry aku sangat senang kau kemari .. Ayo masuklah " ajak carrol sembari menarik lengan merry .
Carrol pun mengajak merry masuk dan duduk di dalam kamarnya . ia pun pergi ke dapur untuk menyuguhkan merry minum .
" kenapa kau kesini pagi sekali ? dan kenapa tidak bersama elyn ? " tanya carrol
" karna aku sungguh bosan sendirian di rumah makanya aku kemari sekarang , habis ini elyn menyusul " saut merry
" kalau kau bosan dirumah , kenapa kau tidak melanjutkan kuliahmu saja ? " tanya carrol seraya tangannya bergerak mengeringkan rambutnya yang basah
" entahlah aku sangat malas untuk melanjutkan kuliah . Karna semua cita citaku sudah terkubur dengan menjadi seorang ibu rumah tangga " saut merry dengan memutarkan kedua bola matanya
" carrol .. sebenarnya aku ingin sekali memiliki seorang anak biar hari hariku tidak membosankan seperti ini , tapi sampai sekarang aku masih belum hamil " imbuh merry engan menurunkan pandangannya
" kalau kau menginginkan seorang anak ya kau minta kepada kak gio ! kenapa kau meminta kepadaku ! " seru carrol
" shitt .. Siapa yang meminta anak kepadamu ! Aku hanya memberitahumu saja !! " teriak merry dengan kesal seakan hendak memakan carrol .
" Oopss maaf mer hehe " saut carrol dengan tertawa pelik
" ehmm bagaimana kalau kau ikut program hamil saja ? " imbuh carrol , merry memutar otaknya dan mencerna kata kata carrol .
" aku masih belum tertarik untuk ikut program semacam itu " saut merry seraya menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur
terimakasih banyak
mohon maaf tidak bisa membalas komentar kalian satu persatu
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .
dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .
Gracias ^_^