My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
Mengakhiri salah paham .



Andrew masih menatap carrol dengan kebingungan . Tangannya bergerak menyeka air mata  yang membasahi seluruh wajah carrol  .


"  carrol aku tidak bercanda ! kali ini aku serius ingin menikah denganmu " ucap andrew lirih , ia mencoba berusaha meyakinkan carrol .


" dan bahkan aku sama sekali tidak pernah bermaksud mempermainkan perasaanmu "  imbuh nya .


" apa karna nancy menolakmu jadi kau berbicara seperti ini kepada ku  ?  " seru carrol dengan kesal .


" carrol .. aku sungguh semakin tidak mengerti dengan  apa yang kau bicarakan ! " ucap andrew .


" lupakan saja ! Mulai sekarang jangan pernah menemuiku lagi " seru carrol ia mencoba turun kembali dari mobil . Namun  tangan andrew tak menyerah untuk menahannya lebih keras lagi .


" carrol , apa kau tidak pernah memiliki perasaan sedikitpun kepadaku ?  aku sangat mencintaimu dan aku ingin sekali menikah denganmu " seru andrew ia  menegaskan kembali pernyataannya bahwa ia sedang tidak bercanda atau bermain main  . Carrol semakin terkesiap mendengar pernyataan dari mulut andrew  , air matanya masih mengalir secara bergantian .


" kau bohongggg ! kalau kau mencintaiku kenapa kau mau melamar nancy " teriak carrol . andrew mengernyit dengan terkejut .


" astaga carrol kau sepertinya  salah paham .. Nancy itu adikku mana mungkin aku melamarnya  " ucap andrew


" nancy adikmu ? " tanya carrol seakan tak percaya .


" iya .. Dia adikku " saut andrew ,


" kau bohong !  " seru carrol .


" carrol .. aku tidak berbohong ! untuk apa aku berbohong ? dia memang benar benar adikku ! " saut andrew .


" benarkah kau tidak berbohong ? " tanya carrol kembali . andrew pun tersenyum  dan menyibakan rambut carrol ..


" aku bersumpah nancy itu adikku " ucap andrew lirih


" kenapa kau bisa sampai  berpikiran aku akan melamar adikku sendiri ? " tanya andrew .


" karna nancy memakai gaun yang waktu itu aku pilihkan di mall . Kan kau sendiri  yang bilang  kalau gaun itu untuk wanita yang akan kau  lamar. Jadi makanya aku berpikiran nancy yang akan kau lamar " ucap carrol . andrew pun tertawa kecil .


" carrol sayang .. memang sebenarnya aku membelikan   gaun itu untukmu tapi saat di mall waktu kau berpamitan pulang , aku masih menemani nancy jalan jalan ,  aku juga menunjukan gaun itu kepada nancy bermaksud meminta pendapat apa gaun itu sangat pantas untukmu atau tidak . namun kata nancy gaun itu terlalu  childish  untukmu . Yasudah terpaksa aku belikan gaun baru untukmu . Gaun yang saat ini kau kenakan , dan gaun yang waktu  itu aku berikan kepada nancy karna nancy sangat menyukai warna dari  gaun itu  " tutur andrew .


" benarkah seperti itu? " tanya carrol , seraya menggigit bibir bawahnya , andrew pun mengiyakannya pertanyaan carrol .  kali ini carrol malunya bukan kepalang karna cemburu kepada adik dari laki laki yang ia cinta .


" tapi kalau kalian adalah kakak beradik , kenapa wajah kalian sama sekali tidak mirip ?  " tanya carrol .


" iya karna kita saudara maternal , kami lahir dari rahim yang sama namun berbeda ayah  " tutur andrew


" hah? " carrol menganga dan terkejut ,


" maafkan aku kak andrew , aku salah paham kepadamu dan nancy   " ucap carrol . ia menundukan kembali pandangannya .


" tidak apa apa , setidaknya salah paham diantara kita sudah berakhir " ucap andrew dengan menepiskan senyumnya .


" kau sepertinya sangat menyayangi nancy " ucap carrol


" tentu saja .. aku sangat menyayanginya melebihi apapun " tutur andrew


" tetapi kenapa dulu  setiap aku bermain di rumahmu atau di apartementmu aku  sama sekali tidak pernah melihat nya ? " tanya carrol , ia masih begitu penasaran .


" (menghela nafas)  karna nancy baru baru ini saja tinggal denganku ! dulu waktu ayah dan ibuku bercerai . Ibuku menikah lagi dengan papanya nancy . Aku menganggapnya seperti ayah kandungku sendiri karna beliau sangat baik dan memperlakukanku layaknya anak kandungnya . Lalu papa nancy meninggal 7 tahun yang lalu dan ibuku menikah lagi . Sejak saat itu Aku pergi dari rumah karna aku  tidak tahan melihat sikap ibukku yang sama sekali tidak pernah menghargai anaknya .  aku mencari kehidupanku sendiri hingga aku bisa seperti ini memiliki usaha sendiri  tanpa bantuan siapapun termasuk ibu dan ayahku  , bahkan selama aku kuliah aku menggunakan uangku sendiri dari hasil bekerja . Sementara waktu itu nancy ikut dengan ibuku dan suami barunya  , lalu 2 tahun yang lalu ibuku meninggal . Aku mengajak nancy untuk tinggal bersamaku dan aku menguliahkan dia di london . Tapi sekarang dia sedang liburan akhir semester makanya dia pulang kemari " ucap andrew . Carrol pun terkejut mendengarnya .


" yatuhan ini sungguh memalukan .. aku cemburu kepada adik kak andrew " gumam carrol alam hati


" kak andrew maafkan aku , aku benar benar tidak tau  " ucap carrol .


" tidak apa apa .. " saut andrew , ia mengambil sebuah kotak berwarna merah di laci mobilnya , ia membuka kotak tersebut yang tak lain isi dari kotak itu ialah satu set perhiasan yang sempat carrol pilih waktu itu  di mall .


" sekarang , aku mau bertanya kepadamu lagi , apa kau mau menikah denganku ? " tanya andrew ,  mata carrol berkaca kaca seakan tak percaya , air matanya kembali menetes karna tak tertahankan , rasanya ia sulit berbicara malam itu rasanya carrol sedang bermimpi . karna laki laki yang ia cinta yang saat ini tengah berhadapan dengannya  sedang melamarnya . carrol mengangguk dan menepiskan  air mata harunya .


" aku mau menikah denganmu " ucap carrol lirih . andrew pun melebarkan senyumnya , ia mengambil kalung  dan cincin yang ada di dalam kotak tersebut dan memakaikannya kepada carrol .


" terimakasih " ucap andrew seraya mencium kening carrol , carrol menunduk dan menggigit bibir bawahnya karna malu .


" tapi kak andrew .. aku bingung harus bilang bagaimana kepada mama papaku , karna aku takut mereka tidak membolehkanku menikah sebelum aku melanjutkan kuliah sampai S2 , tapi aku ingin sekali menikah " ucap carrol , andrew menghela nafas dan  menyibakan rambut carrol .


" kau tidak perlu khawatir .. aku akan berbicara kepada papa mamamu " ucap andrew


" baiklah .. terimakasih banyak kak andrew . Ehm ..  lebih baik kau pulanglah ini sudah larut malam tidak enak jika tetanggaku melihat kita di dalam mobil seperti ini . kita  lanjutkan pembicaraan kita besok saja " pinta carrol . Andrew pun mengiyakannya . carrol pun turun dari mobil , andrew juga mengikutinya untuk mengantar carrol sampai di depan pintu rumahnya , andrew berdiri berhadapan dengan carrol , ia menatap hangat wajah wanita cantik blasteran jepang tersebut . ia menyibakan rambut carrol yang menutupi wajahnya karna terkena hembusan angin malam  . Carrol pun menundukan pandangannya karna malu . Andrew mencium kening carrol kembali . Carrol semakin tak bisa menahan perasaanya yang kini tak karuan , Seakan nafasnya tercekat di rongga dada .


"  aku pulang dulu , cepat masuk dan tidurlah  " ucap andrew seraya mengacak acak rambut carrol , carrol menganggukan kepalanya dan tersipu malu . .


" yatuhan jantungku " gumam carrol dalam hati , andrew pun melangkahkan kakinya menuju ke mobil dan melajukan mobil miliknya tersebut , saat Dirasa mobil andrew tak terlihat carrol langsung masuk kedalam rumahnya , ia melangkahkan kakinya menuju kamar sembari memegangi dadanya yang terus  berdetak kencang  tak karuan .


" rasanya  malam ini seperti mimpi , aku sangat bahagiaaaa sekali " gumam carrol , ia tak henti hentinya menorehkan senyuman manis  di wajahya .


* Keesokannya di rumah kikan .


Merry dan gio masih terlihat tertidur dengan posisi memeluk satu sama lain . Namun tiba tiba gio mengerjapkan kedua matanya . Ia melihat merry masih tertidur . Gio memperhatikan wajah cantik wanita  yang sedang tertidur dari atas . Ia lebih mendekatkan bibirnya untuk menyentuh bibir merry dan melumat kecil bibir itu hingga membangunkan nya .


" kau sudah bangun ? " tanya merry seraya menguap .


" iya .. Bagaimana tidurmu semalam apa nyenyak ? " tanya gio .


" sangat nyenyak sekali " ucap merry . ia melebarkan senyummya dan melingkarkan kedua tangannya di leher gio  . pagi itu di mata gio , merry terlihat sangat cantik sekali seusai bangun tidur . rasanya merry begitu menggoda di matanya  , bahkan ia tak segan mencium bibir manis istrinya dan menindih nya.


" gio ini sudah pagi " celetuk  merry .


" kenapa memangnya , kita lakukan sebentar saja ! aku sangat merindukanmu " bisik gio lirih .


" hah ! kalau kau ada maunya selalu bilang . 'Aku sangat merindukanmu' sungguh menyebalkan " celetuk merry seraya mengerucutkan bibirnya . Gio pun menahan tawa dan semakin menindih tubuh istrinya .


" gio jangan seperti ini ! Nanti Kau menindih perutku " seru merry . Ia mendorong pelan tubuh gio . Gio pun mengganti posisinya disamping merry . Ia hendak melucuti piama yang di kenakan oleh istrinya tersebut satu persatu . Baru saja ia mengangkat  piama tersebut dari bawah tiba tiba terdengar suara ketukan pintu begitu keras dari luar kamarnya .


Tok .. Tok.. Tok .. (ternyata yang mengetuk pintu tersebut ialah kikan)


" merry sayang  .. apa kau sudah  bangun nak ? Didepan ada carrol mencarimu  " teriak kikan


" shit " gio menggerutu kesal .


" kenapa temanmu itu selalu mengganggu disaat yang tidak tepat " ucap gio seraya mengernyitkan dahinya .


" entahlah .. Biarkan saja akan ku temui dia nanti . ayo kita lanjutkan lagi " pinta merry .


" baiklah " saut gio . Ia hendak melanjutkan kembali keinginannya . Ia melepaskan celana pendek miliknya dan juga hendak melepaskan piama yang  dikenakan oleh merry .


namun tiba tiba suara ketukan pintu kembali terdengar bahkan lebih keras dari sebelumnya


tok .. tok .. tok ..


" merryyyyyy .. Ayo nak bangunlah jangan membuat carrol menunggu lama " teriak kikan semakin keras .


" sialannn .. carroll itu sungguh mengganggu saja " merry pun menggerutu kesal .


" iya ma sebentar " saut merry dengan keras . kikan pun mengiyakannya dari luar kamar .


Gio langsung menjauhkan tubuhnya dari merry .


" keluarlah sana temui dia " pinta gio ia mengenakan kembali celana pendeknya yang sempat ia lepas tadi .


" kau marah ? " tanya merry .


" tidak ! Cepat temui lah dia " ucap gio . Merry terdiam sejanak menatap gio yang wajahnya terlihat tertekuk kesal  .


" gio .. Kau marah kan kepadaku ? " tanya merry kembali .


" tidak sayang .. Aku tidak marah , untuk apa aku marah ? kita bisa melakukannya lagi nanti , cepat lah temui carrol sana " tutur gio . Merry pun mengiyakannya , ia beranjak dari tidurnya dan merapikan baju yang sempat dijamah oleh suaminya tersebut .


" dasar perempuan itu sungguh mengganggu saja , awas saja nanti " ucap merry , ia tak henti hentinya menggerutu kesal .


.


.


.


.


.


.


.


hai semuanya , terimakasih ya atas supportnya selama ini dengan dukungan like maupun kritik dan saran yang membuat aku semakin semangat dalam menulis dan memperbaiki novel ini  .


jangan lupa setelah membaca tekan like ya  , terimakasih ^_^