
gio tertidur pulas di pangkuan merry hingga sore hari ,
kala itu merry selesai membaca buku dan diletakan buku tersebut di meja samping tempat tidur , merry ingin sekali pergi ke dapur membantu asisten kakek vino memasak untuk makan malam namun ia enggan beranjak karna takut membangunkan gio yang sedang tertidur .
" kenapa aku sangat begitu nyaman jika bersamanya " gumam merry dalam hati sembari memperhatikan wajah gio yang begitu dekat dengannya
" aku bahkan sama sekali tidak pernah menyangka akan menikah dengannya , laki laki yang sangat tidak aku sukai dari dulu , laki laki yang selalu menggangguku , laki laki yang sangat menyebalkan , tapi sekarang ? " sambungnya dalam hati .. merry tersenyum kecil sembari membelai kepala gio .
namun tiba tiba raut wajahnya berubah menjadi sedih , entah apa yang membuat dirinya begitu bersedih .
merry mencoba perlahan mengangkat kepala gio untuk memindahkannya diatas bantal , kemudian ia pelan pelan beranjak dari tempat tidur bermaksud untuk pergi kedapur , namun baru beberapa saja merry melangkahkan kakinya , suara gio langsung menghentikannya .
" kau mau kemana ? " tanya gio dengan mata yang masih terpejam , merry langsung menoleh
" kenapa dia bangun " gumam merry dalam hati , sembari menghela nafas
" aku mau pergi kedapur untuk memasak " ucap merry
" sudah ada asisten kakek yang memasak , kau disini saja temani aku " pinta gio
" gio .. tetapi ini sudah sore , " tutur merry lirih
" yasudah terserah pergilah sana " ucap gio dengan kesal , merry langsung berlalu meninggalkan gio keluar dari kamarnya .
gio membuka matanya dan melihat merry benar benar sudah keluar kamar meninggalkannya , ia menghela nafas dan berdrcak dengan kesal .
merry pergi ke dapur , dilihatnya ada seorang wanita yang tengah berdiri sibuk meniriskan sayuran dan bahan makanan mentah
" bibi , mari saya bantu memasak " suara merry , mengejutkan wanita itu , dia bibi joana asisten kakek vino
" tidak apa bi , kan pekerjaan saya juga sebagai istri dan menantu " jawab merry sembari menepiskan senyumnya
" baiklah nona " ucap bi joana dengan terenyum , ia pun mengiyakan permintaan merry
merry pun akhirnya membantu bi joana memasak, seusai memasak ia menyiapkan makanannya di meja makan . tak terasa sudah larut malam ,
Tak lama kemudian kakek vino pulang ia langsung pergi ke dapur dan menyapa merry .
" wahh masakan cucu kakek sepertinya sangat lezat " puji kakek vino , sembari mencium aroma masakan yang berada di dapur itu
" merry masaknya bersama bi joana kok kek " ucap merry tersenyum
" sama saja nak ini tetap masakan kamu " puji kakek kembali sembari tertawa
" kakek .. ayo duduk dan makanlah kek ! merry akan memanggil gio " pinta merry tersenyum , kakek pun duduk dan mengiyakannya . . .
Merry berlalu meninggalkan kakek vino , dan menghampiri gio yang sedang berada di kamar untuk menyuruhnya makan , mereka bertiga makan malam bersama . sesekali mereka menyelipkan perbincangan ringan disela sela makannya .
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .
dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .
Gracias ^_^