
Seusai ganti baju merry pun keluar menemui gio . Namun saat hendak melangkahkan kaki menuju ke mobil .
Tiba tiba ponsel gio terasa bergetar . Ia meraih ponsel tersebut di saku celananya ..
Terlihat ada panggilan masuk dari kakek vinno .
" merry kakek menelpon . Aku angkat sebentar " ucap gio , merry pun menganggukan kepalanya . Ia mendudukan tubuhnya di atas sofa sembari menunggu gio berbicara bersama kakeknya .
" hallo iya kek " sapa gio
" gio bisakah kau ke kantor sekarang ? Karna ini ada anak teman kakek yang dari amerika kemari dia ingin bertemu denganmu untuk membicarakan bisnis , dia ingin berkerja sama dengan perusahaan kita " ucap kakek
" tidak bisa kek .. Gio mau mengantar merry " saut gio . Mata Merry pun melirik ke arah gio .
" sebentar saja Nak , kakek mohon " pinta kakek dengan suaranya yang begitu berat
" kakek .. Nanti saja gio kesana kalau gio sudah mengantar merry " seru gio
" gioo .. anak teman kakek hanya sebentar kemari , tolonglah sebentar saja " pinta kakek kembali .
" gio. Pergilah Tidak apa .. aku akan ke dokter sendiri " saut merry
" tidak ! Aku akan mengantarmu " seru gio
" pergilah ke kantor .. Kalau kau tidak mau , aku juga tidak mau pergi ke dokter " seru merry seraya membuang mukanya .
" (menghela nafas) Baiklah .. Aku akan pergi ke kantor tapi aku aku akan mengantarmu dulu " saut gio , ia langsung melanjutkan pembicaraannya kepada kakek vinno dan mengiyakan perintahnya kemudian gio mengakhiri panggilan telponnya bersama kakeknya tersebut .
Gio kembali ke kamar dan mengganti bajunya , kemudian ia mengantar merry terlebih dulu ke dokter .
Selama perjalanan . Merry hanya diam saja karna tubuhnya seakan melemah jadi rasanya ia enggan berbicara , sesekali mata gio tak henti melirik dan memperhatikan istrinya tersebut .
Sesampainya di dokter mobil gio berhenti ..
" merry .. ayo turun biar aku antar masuk " pinta gio
" tidak usah kau berangkat saja " saut merry
" merry .. Biarkan aku antar kedalam sebentar " pinta gio kembali
" aku bilang tidak usah ! . ini pasti lama karna harus mengantri dulu . Ku mohon pergilah jangan buat kakek menunggu .. Aku baik baik saja " ucap merry dengan memegang tangan gio , ia memastikan suaminya agar tidak terlalu khawatir .
" baiklah .. Nanti jika ada apa apa kabari aku " pinta gio , merry pun mengiyakannya dan turun dari mobil . Dengan berat hati gio melajukan mobilnya kembali menuju ke kantor
Merry masuk kedalam rumah sakit dan melakukan administrasi . Ia pun harus mengantri terlebih dahulu , setelah beberapa menit merry menunggu akhirnya ia di panggil .
Ia memberi tau dokter apa saja yang sedang ia keluhkan , dokter pun sejenak memeriksa merry .
" nona merry .. Kau terakhir datang bulan kapan ? " tanya dokter
" Nona merry saat ini anda sedang hamil .. Dan kandungan anda sudah memasuki usia 3 minggu " ucap dokter tersebut sembari menyunggingkan senyumnya .
Mata merry terbelalak seakan tidak percaya mendengar kata kata dokter .
" benarkah saya hamil dok ? " tanya merry seakan tidak percaya , dokter pun mengiyakannya .
" dokter tidak bercanda kan ? " tanya merry kembali , mendengar pertanyaan merry . Dokter itu pun tertawa ..
" nona merry .. Untuk apa saya bercanda , kami para dokter sudah di sumpah untuk berkata dengan sejujur jujurnya " ucap dokter dengan menahan tawanya .
Merry terdiam sejenak. Tiba tiba Senyuman bahagia langsung menyeringai wajah cantiknya seketika . Ia pun tertawa lirih rasanya ia begitu bahagia karna dirinya begitu sangat sekali menginginkan seorang anak dan sekarang keinginannya pun terkabul . Tubuhnya yang semula melemah dan wajah yang terlihat pucat tiba tiba menjadi semangat dan begitu riang .
" gioo .. aku hamil " gumam merry dalam hati , ia tak henti hentinya tersenyum bahagia . rasanya ia tak sabar ingin segera memberitau kabar bahagia itu kepada suaminya .
Merry pun keluar dari rumah sakit , wajah cantiknya tak henti menyiratkan senyuman kebahagiaan .
" ya tuhan terimakasih banyak aku hari ini benar benar bahagia " gumam merry dalam hati
Ia pun berjalan di jalan raya untuk mencegat taxi , ia hendak menelpon gio memberitahukan berita bahagia tersebut . Namun merry mengurungkan niatnya . Karna ia ingin memberitahunya secara langsung .
Tiba tiba ada mobil yang berhenti menghampiri merry . Turun seorang laki laki dari mobil tersebut . Ternyata sang pemilik mobil itu ialah andrew .
" kak andrew " sapa merry
" merry .. Kau sedang apa di jalan raya seperti ini " tanya andrew heran
" aku sedang menunggu taxi kak . Aku mau ke kantornya gio " ucap merry
" kenapa gio tidak menjemputmu ? Ayo akan aku antar . Aku juga kebetulan mau menemuinya " pinta andrew . Merry terdiam sejenak .
" tidak usah kak .. Aku naik taxi saja " ucap merry
" merry .. Ayolah biar ku antar , disini sangat sulit untuk mencari taxi . Apa kata gio kalau dia tau aku membiarkanmu disini sendirian ? " pinta andrew memaksa , merry pun terdiam kembali ia memikirkan sejenak tawaran andrew. Kemudian ia mengiyakannya . Andrew pun dengan senang hati membukakan pintu mobil untuk merry . Dan melajukan mobilnya menuju ke kantor gio
terimakasih banyak
mohon maaf tidak bisa membalas komentar kalian satu persatu
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .
dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .
Gracias ^_^