
( Flashback)
Kala itu saat Gio tengah berada di kamar hotel dan berbincang bersama merry melalui ponsel tiba - tiba ada bell berbunyi dari luar kamar nya . ia pun membuka pintu kamar tersebut dan terlihat 2 orang yang tak asing bagi dirinya.
Kedua orang itu tak lain ialah Nona Wellie dan juga Tuan Larry.
" kalian? " ucap Gio.
" Tuan muda Gio apa kami boleh meminta waktu berbicara sebentar " Pinta nona Wellie
" tentu saja ayo masuklah " ajak Gio. Gio pun mempersilahkan Wellie dan Larry untuk duduk.
" bagaimana kalian bisa tau kalau saya menginap di hotel ini ?" tanya Gio
" iya tuan , setelah dari kantor . saya tadi mengikuti anda kemari " ucap Larry
" oh .. oh iya Nona Wellie kenapa anda keluar dari perusahaan ? " tanya Gio
" Tuan Steve yang memecat saya Tuan ! " ucap Nona Wellie , Gio mengernyit kebingungan .
" Bukannya kata Om Steve anda mengundurkan diri ? " tanya Gio
" Tidak tuan , untuk apa saya mengundurkan diri dari perusahaan yang membesarkan nama saya selama 30 tahun ini ?
Tuan Steve mengatakan ke semua orang seolah olah bahwa saya yang mengundurkan diri dari perusahaan padahal tidak ! Tuan steve lah yang memecat saya .
Selama perusahaan di kendalikan oleh tuan Berto keuangan tetap stabil, tetapi semenjak Tuan Steve ikut campur dalam masalah Keuangan, perusahaan mengalami kerugian dan terlilit hutang dalam jumlah yang cukup besar dan setelah saya selidiki ternyata Tuan Steve lah yang menggelapkan uang perusahaan tersebut untuk kepentingan pribadi . dan Tuan Steve memanipulasi data keuangan agar seolah olah pengeluaran tersebut untuk kepentingan perusahaan . dan saya menegur beliau , itu sebabnya saya di pecat Bahkan tuan Steve mengancam akan melukai anak saya jika saya memberitaukan masalah ini kepada siapapun termasuk Tuan Berto " tutur nona Wellie
" tuan Steve juga merubah data arsip selama 1 tahun belakangan ini tuan, dia sengaja ingin menjatuhkan tuan Berto. agar bisa menyingkirkannya dari perusahaan yang Tuan Vinno dirikan " saut Larry
" aku sudah tau masalah Om Steve yang mencoba menjatuhkan paman Berto, aku bukan orang bodoh yang seperti Steve pikirkan , aku tidak akan pernah bertindak sebelum mencari kebenarannya " ucap Gio .
" Dan satu lagi tuan .. nanti malam tuan Steve bertemu dengan orang pesuruhnya untuk merecanakan pelenyapan anda , tapi saya belum tau apa rencananya , nanti malam Tuan Steve akan mengajak saya untuk menemui pesuruhnya itu tapi saya pastikan anda akan baik - baik saja " ucap Larry .
" bermain licik " gumam gio dengan menyunggingkan senyuman sinis nya
" bukannya anda asistent Om Steve ? lalu kenapa anda mendukungku " tanya Gio dengan heran
" memang saya Asistent kepercayaan Tuan Steve , tapi tidak bisa di pungkiri , Tuan Vinno adalah Boss saya juga , dan Tuan Vinno adalah Orang baik ! jadi saya tidak mau perusahaan miliknya menjadi hancur ditangan Tuan Steve . saya sudah lelah di peralat oleh Tuan Steve untuk misi dan rencana buruknya selama ini , dan jika Tuan Steve mendapat wewenang dari anda untuk mengelola perusahaan , ia akan menjual sebagaian aset perusahaan kepada Tuan Xiau Chen agar dia bisa membangun perusahaan baru di Amerika tuan , Tuan Steve melakukan ini semua semata mata karna dendam akan kebangkrutan usaha keluarganya dulu Tuan " tutur Larry .
" sungguh rencana yang sempurna Steve , aku jadi bersemangat untuk mengikuti semua permainanmu " gumam gio ,
" terimakasih banyak , kalian sudah mau membantuku " ucap Gio .
keesokannya seusai pertemuan panas antara Gio , Steve dan juga Berto . Gio tak langsung kembali ke hotel tetapi ia pergi mendatangi kediaman Paman Berto.
Tok .. Tok .. Tok .. (Gio mengetuk pintu)
Ceklek (pintu terbuka) terlihat Paman Berto yang membuka pintu tersebut .
" Gio .. sedang apa kau kemari ? " tanya Berto dengan wajah yang seakan masih kecewa terhadap keputusan Gio .
" Apa Gio boleh masuk Paman ? " tanya Gio .
" tentu saja , ayo masuklah " ajak Berto , ia pun menyuruh Gio duduk di atas sofa , Gio pun menceritakan semua rencananya yang terpaksa untuk mengikuti permainan Steve agar bisa menangkap basah dia .
" astaga Gio , apa kau tau .. paman kira kau akan benar benar menyerahkan wewenang pengelola perusahaan kakekmu kepada Steve , karna tadi kau benar benar serius saat memberikan wewenang itu kepada nya " tutur Berto , rasanya ia sedikit lega .
" (tertawa kecil) maafkan Gio paman , tidak mungkin Gio bertindak segegabah itu tanpa mencari tau dulu kebenarannya , Gio juga bukan orang bodoh yang bisa di peralat oleh orang lain , kecuali oleh istri Gio sendiri " ucap Gio dengan tertawa , Paman Berto pun ikut tertawa , karna disaat pembicaraan serius ia malah menyelinginya dengan Intermezzo .
" hahaha kau ini bisa saja nak , " ucap Paman Berto dengan menepuk bahu Gio .
saat tengah berbincang bincang dengan Paman Berto tiba tiba Ponsel Gio berdering , ada 1 panggilan masuk dari Larry .
" iya hallo Tuan Larry ada apa ? " tanya Gio .
" Tuan Gio , Tuan Steve memerintah pesuruhnya yang bernama Jack untuk berpura - pura menjadi sopir gadungan untuk melenyapkan anda , dan rencana mereka membuat mobil yang anda tumpangi masuk ke dalam jurang jadi seolah olah semua orang mengira anda meninggal karna kecelakaan " tutur Larry , Gio pun tersenyum .
" terimakasih banyak Tuan Larry atas informasinya ." saut Gio
" kau tenang saja Tuan , saya sudah menyiapkan rencana untuk menggagalkan misi mereka berdua , dan mungkin saya membutuhkan bantuan Tuan Berto dan Wellie nanti malam " ucap Larry ,
" baiklah Tuan Larry , Gio akan berbicara kepada Paman Berto " saut Gio mereka berdua pun mengakhiri panggilan telponnya . dan Gio berbicara kepada Paman Berto agar mau membantunya , dan Paman Berto dengan senang hati mau membantunya .
Malam harinya saat Gio tengah bersiap pergi ke bandara , Jack sopir gadungan tersebut menghampiri Gio .
Gio memaang sengaja berpura pura Bodoh di depan Jack agar bisa mengelabuhi nya .
Saat gio menumpangi mobil yang di kendarai oleh Jack , di tengah perjalanan mobil yang Gio tumpangi berhenti karna ada mobil yang menghalangi jalannya secara tiba - tiba .
" kenapa berhenti Pak ?" tanya Gio
" ada mobil yang menghalangi jalan kita Tuan , sepertinya orang jahat , Tuan Gio tunggu saja di dalam jangan turun " pinta Jack , Gio pun mengiyakannya dengan tersenyum sinis ,
Turunlah 2 orang laki laki dan 1 orang wanita . dari mobil yang menghalangi Mobil Jack tersebut .
3 orang itu tak lain ialah Larry , tuan Berto dan juga nona Wellie . Ia pun menghampiri mobil yang ditumpangi gio dan menyuruh Jack itu membuka pintunya.
" cepat turun! " teriak Tuan Berto , Jack pun turun namun saat turun dari mobilnya ia menodongkan senjata api di hadapan mereka bertiga.
" mau apa kalian? angkat tangan kalian dan menjauhlah " teriak Jack. namun mereka bertiga tak menghiraukan perintah Jack dan malah tertawa mentah .
" Larry, kau ? kau menghianati tuan steve " teriak Jack , Larry hanya tersenyum sinis .
Tiba tiba gio turun dan menodongkan senjata api di kepala Jack si sopir gadungan tersebut.
" sekali aku menarik pelatuk ini, hidupmu akan tamat saat ini juga . Bukan hanya kau saja tapi keluargamu juga akan mati. " teriak Gio. Jack pun terkejut namun ia tak bergeming dan hendak menarik pelatuk miliknya.
" Bunuh saja , mereka bukan siapa siapaku " ucap Gio , kini Jack menarik pelatuk miliknya .
Ceklek , ceklek ( namun tidak ada peluru yang keluar dari senjata nya tersebut)
" kenapa ayo tembaklah kami ? apa ada masalah dengan senjatamu ? " tanya Larry dengan tertawa , begitu juga dengan nona Wellie dan paman Berto ia juga tertawa melihat raut wajah Jack yang tengah kebingungan . rupanya saat Steve menyuruh Larry untuk memberikan senjata kepada Jack , Larry membuang semua isi Peluru dalam senjatanya itu .
" kau benar benar bajingannnn Larry " teriak Jack .
" Tuan Steve tidak akan memaafkanmu " Teriak Jack kembali .
" untuk apa juga aku meminta maaf kepada tuanmu itu ? " seru Larry . Jack membuang senjatanya dengan begitu kesal .
" Tuan maafkan aku , tolong jangan sakiti aku dan keluargaku " ucap Jack kepada Gio seraya mengatupkan kedua tangannya .
" tidak segampang itu " ucap Gio
" Apa yang kau inginkan tuan ? " tanya Jack
" sesuai yang Bossmu inginkan. hubungi dia dan katakan bahwa mobil yang ku tumpangi sudah masuk kedalam jurang , cepattttt " teriak Gio
" ba-baik tuan. Aku akan menghubungi tuan steve tapi tolong jauhkan senjatamu ini , dan jangan sakiti keluargaku " pinta Jack .
Dengan tangan gemetar Jack meraih ponsel di saku jacket yang ia kenakan lalu menghubungi steve Hingga berkali kali sampai Steve menerima panggilan darinya dan Jack berbicara sesuai dengan apa yang gio perintahkan bahwa ia sudah membuat mobil yang Gio tumpangi masuk kedalam Jurang .
kemudian Larry mengunci tangan Jack dan membawanya masuk ke dalam mobil.
" tuan Gio lebih baik kita serahkan dia ke kantor Polisi " ucap Larry.
" baiklah " saut gio. Gio ikut masuk menumpangi mobil yang sempat di bawa oleh Larry dan Paman Berto . dan Larry melajukan mobilnya menuju ke arah kantor Polisi .
" Steve.. Kau salah jika bermain main denganku " gumam Gio dalam hati.
( Flashback End )
Kini raut wajah Steve terlihat begitu kebingungan , ia bingung harus bagaimana bahkan asistent kepercayaannya sudah mengkhianati dirinya .
" Larry , aku tidak percaya kau melakukan ini semua " teriak Steve
" kau saja tidak percaya apalagi saya , " saut Larry dengan tertawa jahat . Gio melangkahkan kakinya mendekati Steve .
" perlu kau tau Steve ! perusahaan orang tuamu bangkrut itu karna kebodohanmu ! kakekku sudah berkali kali mengalirkan dana di perusahaan orang tuamu tapi apa ? kau dan keluargamu tidak bisa mengelola perusahaan itu dengan baik , bahkan dulu kakekku memiliki hutang hanya demi membantu perusahaan keluargamu . kakekku tidak pernah menjadikanmu budak di perusahaanya , dia hanya mengajarimu bagaimana caranya bangkit ketika kita berada di titik terendah , mengajari caranya berdiri tanpa bantuan orang lain " tutur Gio , Steve tak bergemming .
tiba tiba dua orang Polisi menghampiri ruangan tersebut dan menangkap Steve , Gio melaporkan Steve atas tuduhan memalsukan dokumen , menggelapkan dana perusahaan , dan merencanakan sebuah pembunuhan .
" kalian semua akan mendapatkan balasannya , " teriak Steve , ia tak berkutik ketika Polisi mengunci kedua pergelangan tangannya dengan borgol . saat Polisi hendak membawa Steve keluar dari ruangan tersebut Gio pun menghentikannya dan mencengkram erat kera kemejanya .
" ini akibatnya jika kau bermain main dengan keluarga Moen ! dunia perbisnisan sangatlah kejam , jika kami sebodoh itu , tidak mungkin dunia perbisnisan mengenal keluarga kami sebagai pembisnis yang tangguh ," tutur Gio
" kau seharusnya belajar dari sebuah kegagalan ! jika Otak dan tindakanmu berhenti maka Usaha mu akan mati ! " seru gio .
ia mendorong tubuh Steve dengan begitu geram . Polisi pun melanjutkan tugasnya membawa Steve pergi ke kantor Polisi
.
.
.
.
.
.
.
Author : sudah baca novelku yang berjudul MY GEEKY WIFE belum ?
Reader : Belommmm .
Author : Yaudah wkwk .
Spoiler My Geeky Wife :
Kyara ini perempuan Culun yang memiliki adik bernama Olivya yang cantik dan memiliki julukan Primadona bahkan hampir semua laki laki yang mengenalnya bisa tergila gila kepada si Olivya ini , dan karakter adik kakak ini sangatlah bertolak belakang , dan Ayah mereka berniat menikahkan salah satu anak perempuannya tersebut dengan anak dari sahabat baiknya yang tak lain bernama Arshlan yang dulu pernah menjadi teman satu sekolah Olivya dan Kyara semasa SMA
Arshlan mau dinikahkan asal dengan Olivya perempuan yang dari dulu ia suka dan ia idam idamkan , tetapi Olivya menolak keras untuk di jodohkan dengan Arshlan karna dia sudah memiliki kekasih , akibat penolakan Olivya , Arshlan terpaksa menikahi Kyara si gadis Culun itu .
Author : Gimana penasaran gak ?
Reader : Enggak !
Author : yaudah wkwk
jangan lupa setelah membaca tekan Like , Maaciw ^_^