My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
kesepian yang mendalam



keesokannya ,


merry sedang berada didalam mobil , ia  diantar oleh gio menggunakan mobilnya untuk menemui carrol dirumahnya , sekaligus gio hendak pergi bekerja ke  kantornya . sesekali gio memperhatikan wajah istrinya yang terlihat tak seperti biasanya  , sepertinya merry bingung karna  memikirkan sahabat satu satunya itu .


" sayang .. apa kau sakit ? " tanya gio seraya menyentuh pipi merry .


" ehm tidak .. aku baik baik saja " saut merry


" tapi kau terlihat tidak sehat , apa tidak lebih baik kau dirumah saja ? " tanya gio


" tidak gio aku baik baik saja ! aku harus menemui carrol , dia sepertinya sedang memiliki masalah . tiba tiba dia kemarin memberitahuku kalau dia akan  menetap selamanya di  jepang  " ucap merry .


" kenapa begitu tiba tiba ? " tanya gio seraya menyipitkan kedua matanya dengan heran


" entahlah .. aku juga tidak tau "  ucap merry .


" gio aku sangat haus sekali , bisakah kita berhenti sebentar untuk membeli minum ? " pinta merry .


" tentu saja  .. sebentar " saut gio , ia menghentikan mobilnya di sebuah supermarket ,


" tunggulah disini , aku akan membelikan minum untukmu " tutur gio , merry pun menganggukan kepalanya .gio turun dari mobil dan masuk kedalam supermarket tersebut , tak lama kemudian ia kembali dengan membawa 2 minuman kemasan botol , ia membukakan penutup botol tersebut , dan menyodorkannya kepada merry .


" minumlah " pinta gio , sembari menyodorkan minuman tersebut


" terimakasih " saut merry , ia dengan cepat meneguk air tersebut


glek .. glek .. glek .. glek .. glek


" sayang , kalau minum pelan pelan " tutur gio , namun merry hanya mengangguk , ia masih tak berhenti meneguk air itu hingga habis dan membuat gio keheranan


" (menghela nafas) aku sangat haus sekali " ucap merry dengan menelan ludahnya


" kau sudah menghabiskan minuman satu botol bagaimana bisa kau masih haus " tanya gio .


" entahlah , cuacanya benar benar sangat panas " ucap merry seraya melirik ke arah minuman gio ia menelan ludahnya kembali  . gio pun menahan tawanya saat melihat merry  ,


" ini minumlah punyaku " kata gio menyodorkan minumannya kepada merry


" kau tidak minum ? " tanya merry


" tidak .. minumlah " pinta gio , merry menyaut minuman tersebut dari tangan gio  dan kembali meneguknya hingga habis . gio pun mengacak acak rambut istrinya karna gemas ,


gio mengambil beberapa lembar tissue yang berada tepat di depannya


" apa cuacanya sebegitu gerahnya sampai kau berkeringat seperti ini ? " tanya gio seraya mengelap dahi merry yang berkeringat .


" ehem , sangat gerah sekali " kata merry seraya mengipas kipaskan tangannya


" padahal aku sudah menyalakan ACnya , ikatlah rambutmu mungkin itu yang membuatmu menjadi gerah " tutur gio


" iya aku akan mengikat rambutku , yasudah ayo kita jalan lagi , nanti kau terlambat " pinta merry , gio pun mengiyakannya ia kembali melajukan mobilnya , dan mengantar merry ke tempat carrol terlebih dulu . setibanya di rumah carrol , gio menurunkan merry di depan halaman rumah carrol


" nanti setelah pulang kerja aku akan menjemputmu " ucap gio


" baiklah , kau hati hati " kata merry , ia hendak turun dari mobil gio namun gio menarik tangannya .


" ada apa ? " tanya merry


" sepertinya kau melupakan sesuatu  " ucap  gio , merry mengingat ngingat kembali , tangannya bergerak membuka tas jinjingnya , ia melihat isi didalam tasnya , namun ia merasa barang miliknya tidak ada yang tertinggal .


" ehm aku rasa tidak ! " saut merry sembari menggelengkan kepalanya


" yasudah turunlah " ucap gio , ia kesal dan membuang wajahnya .


" gio ,, memangnya  aku melupakan apa ? " tanya merry dengan kebingungan .


" tidak ada , sudah cepat turunlah ! " seru gio , merry sejenak terdiam , kemudian senyuman manis menyeringai wajah cantiknya , merry melihat wajah gio yang terlihat begitu kesal  , ia mendekat dan mencium pipi gio . gio pun langsung tersenyum seketika .


" hah ,  kau ini sungguh menyebalkan , begitu saja marah . aku kira aku terlupa apa " celetuk merry dengan ketus


" kau yang menyebalkan " seru gio ia menahan tawanya


" yasudah aku turun dulu ,kau hati hati !  aku sangat mencintaimu " ucap merry , ia mencium pipi gio kembali dan turun dari mobil . merry melambaikan tangannya kepada gio . gio pun menarik gas mobilnya dan meninggalkan rumah carrol .


" dari dulu dia selalu saja bisa membuatku semangat seperti ini " gumam gio seraya  tersenyum lirih .


setelah mobil gio tidak terlihat dari pandangan mata merry , merry pun melangkahkan kakinya mendekat ke rumah carrol


tok .. tok .. tok .. (mengetuk pintu)


" selamat pagi nona " sapa bibi


" pagi juga bi , ehmm .. apa carrol ada bi ? " tanya merry , kedua matanya  melihat kesekitar dalam rumah tersebut ,


" ada nona , nona carrol ada  di kamar , dari semalam nona di kamar terus dan sampai sekarang belum keluar sama sekali " kata bibi ,


" hah ? " mata merry melebar dengan perasaan takut jika carrol berbuat hal hal yang tidak diinginkan ,


" permisi bi saya masuk " pinta merry , ia pun langsung melangkahkan kakinya  menyelonong masuk dengan cepat menuju ke kamar  carrol ,


tok .. tok .. tok (merry menggedor pintu kamar carrol dengan keras)


" carrol buka pintunya ini aku merry " teriak merry


" carrol tolong buka pintunya , kau jangan bertindak hal yang bodoh " teriak merry , ia tak berhenti menggedor pintu kamar carrol bahkan semakin lama semakin keras .


tiba tiba pintu kamar tersebut terbuka , dan terlihat  carrol berdiri , dengan handuk yang melilit rambutnya yang kala itu tengah basah  ,


" heh berisikkkkk " teriak carrol , merry langsung memeluk erat tubuh perempuan blasteran jepang itu .


" carrol , apa kau baik baik saja ? " tanya merry


" seperti yang kau lihat aku baik baik saja ! kau pikir aku kenapa ? . " tanya carrol


" kenapa kau mengurung diri didalam kamar ? " tanya merry ketus . carrol memiringkan kepalanya melihat merry .


" siapa yang mengurung diri ? aku tidak mengurung diri  " kata  carrol seraya menggaruk tengkuknya


" lalu kenapa kau lama sekali membuka pintunya "  tanya merry


" ya karna aku tadi mandi makanya aku lama membuka kan pintunya , kau ini bodoh sekali " celetuk carrol


" shit , apa kau tau ! ku kira kau sedang bunuh diri di dalam kamarmu " celetuk merry . carrol pun tertawa keras , ia memukul kepala merry dengan pelan .


" apa kau gila ? untuk apa aku bunuh diri dasar bodoh , ayo cepat masuklah " pinta carrol ia menarik tangan merry masuk kedalam kamar dan menutup pintu kamarnya tersebut . merry terkejut saat melihat kamar carrol begitu berantakan tidak seperti biasanya ,


" astaga carrol kau ini perempuan ! kenapa kamarmu berantakan seperti ini ? " tanya merry , carrol menutup mulutnya dan tertawa .


" aku akan membereskan kamarmu cepat pakai bajumu sana " ucap merry


" biarkan saja , biar bibi yang membersihkan kamar ini " seru carrol .


" biar aku saja cepatlah , cepat pakai bajumu , dasar perempuan tengil " celetuk merry , carrol pun tertawa dan mengiyakan permintaan merry . merry membersihkan kamar carrol , mulai dari membuang sampahnya yang tercecer di seluruh  ruangan kamar itu , kemudian ia  merapikan tempat tidurnya , sepertinya hati carrol semalam benar benar kacau hingga kamarnya terlihat begitu berantakan , banyak sekali sampah bekas snack dan juga minuman yang berserakan , ah dasar wanita .


seusai merry membersihkan kamar carrol , merry melihat carrol sedang duduk  menyisir rambutnya di depan cermin  , ia pun mendekati sahabatnya tersebut .


" kemarikan biar aku yang menyisir rambutmu " pinta merry menyaut sisir tersebut dari tangan carrol , carrol  melihat merry dari pantulan cermin yang sedang fokus menyisir rambut nya , carrol  pun menepiskan senyumnya .


"  apa kau sedang  mengambil hatiku agar aku tidak menetap pergi  ke jepang " tanya carrol


" tidak ! kau menetap di jepang atau tidak itu urusanmu " ucap merry , ia masih fokus menyisir rambut carrol


" berati kau sama sekali tidak keberatan jika aku menetap selamanya di jepang ? hah mentang mentang kau sudah menikah , jadi kau tidak membutuhkanku lagi  ? sahabat macam apa kau ini  " celetuk carrol dengan raut wajah yang begitu kesal , merry sejenak menghentikan aktivitas menyisir nya .


" aku sama sekali tidak keberatan jika kau menetap di  jepang karna ingin melanjutkan pendidikan " ucap merry , seraya melihat wajah carrol dari pantulan cermin yang ada di depannya , kemudian ia mendekatkan wajahnya  ke telinga carrol


" tapi aku sangat keberatan jika kau pindah ke jepang hanya karna patah hati dengan  laki laki , itu sungguh menjijikan ! sahabatku tidak seperti itu bukan ? , dia tidak pernah melarikan diri hanya karna patah hati ! iya kan carrol ? " imbuh merry lirih dengan menatap carrol begitu sinis  . carrol langsung menarik nafas nya dengan wajah yang terlihat gugup .


" ehm , eh .. i.  iya .. aku .. aku  memang pindah ke jepang  karna ingin melanjutkan pendidikan disana itu saja  " ucap carrol dengan gugup , merry melanjutkan kembali untuk  menyisir rambut carrol .


" baguslah , " saut merry , carrol menundukan pandangannya ke bawah dengan perasaan yang begitu bingung dan bimbang , kedua mata merry tak berhenti memperhatikan carrol . nampaknya merry sudah tau jika sahabatnya tersebut sedang patah hati .


" aku sudah menyisir rapi rambutmu " ucap merry , ia meletakan sisir yang ia pegang diatas meja meja rias ,kemudian merry menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidur  milik carrol , carrol pun ikut menjatuhkan tubuhnya , di samping merry .


" carrol sepertinya aku akan melanjutkan kuliah " ucap merry


" kenapa ? bukannya kau sudah tidak ingin melanjutkan kuliah lagi ? " tanya carrol heran


" iya , kalau saja aku hamil mungkin aku tidak akan melanjutkan kuliahku , tetapi kau lihat sendiri kan bahkan sampai sekarang aku belum juga hamil , setidaknya jika dengan kuliah , itu sedikit bisa mengalihkan pikiranku " ucap merry seraya memejamkan matanya dengan begitu sedih , carrol melingkarkan tangannya di tubuh merry dan menyatukan kepalanya di dahi merry


" merry .. kau harus bersabar  ! dimana merryku yang dulu yang tidak mudah putus asa ? ini bukan seperti merry sahabatku " ucap carrol menggoda , merry membuka kedua matanya , terlihat jelas air mengalir di pelupuk samping matanya , merry pun mencoba tersenyum


" (menghela nafas) aku tidak boleh terlihat bersedih didepan gio , meskipun tidak bisa ku pungkiri bahwa aku merasa kesepian , tapi gio ? dia jauh lebih merasakan kesepian daripada aku !


carrol .. apa kau tau ? aku sangat mencintai gio lebih daripada apapun , aku tidak pernah merasakan jatuh cinta sebelumnya selain kepada papa , aku hanya ingin memberikan gio sebuah kebahagiaan , dia sudah banyak berkorban untukku , setidaknya aku harus melakukan hal yang sama untuknya " ucap merry seraya menepis air matanya yang jatuh secara bergantian . carrol pun mengertikan kesedihan yang tengah dirasakan oleh sahabatnya tersebut , hingga tak terasa  ia juga  ikut menangis ,


" merry .. " panggil carrol , ia memeluk sahabatnya itu mencoba menangkannya