My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
menghilangkan kesedihan



carrol berpamitan pergi kedapur kepada merry


untuk menghilangkan kesedihannya  , carrol menguras makanan yang ada didalam  lemari es , tiba tiba pembantu carrol menghampirinya ,


" nona carrol mari saya bantu " pinta bibi


" tidak usah bi terimakasih , carrol bisa sendiri " ucap carrol dengan tersenyum , carrol pun kembali ke kamar dengan berjalan pelan pelan , bermaksud agar semua makanan yang  ia pegang tidak terjatuh .


" carrol ,, untuk apa kau membawa makanan segini banyaknya " tanya merry dengan heran ,


" aku sangat lapar , lebih baik kita makan " ajak carrol dengan tersenyum lebar  . ia menutup pintu kamarnya dengan rapat , carrol meletakan semua makanannya diatas tempat tidur ,


" kita makan di bawah lantai saja , nanti tempat tidurmu kotor " ajak merry


" biar saja , kita makan disini " ucap carrol .


" enak saja ! makan di bawah ! aku sudah susah payah  membersihkan tempat tidurmu tadi  " teriak merry dengan melotot


" hehe .. baiklah , " saut carrol ia tertawa pelik karna ia takut melihat merry yang seakan hendak memakannya .


carrol pun duduk di bawah lantai bersama merry , ia juga mengambil kartu untuk ia mainkan  bersama sahabatnya tersebut  , mereka berdua bermain kartu , sembari tangan dan mulut mereka tak berhenti bergerak mengunyah makanan . terlihat wajah mereka berdua sama sama hitam karna yang kalah bermain kartu , akan di coret menggunakan spidol .


" shit , kau curang kenapa aku selalu kalah dari tadi ,"  celetuk merry dengan mengerucutkan bibirnya


" haha kau saja yang bodoh , makanya kau kalah terus , sini kemarikan wajahmu " pinta carrol , ia tertawa menang dengan mencoret coret wajah merry . mulut merry menggerutu kesal setiap kali ia kalah , mereka berdua melanjutkan bermain kartu ,kemudian tangan merry merabah makanan yang ada disampingnya , namun ia lihat ternyata makanannya sudah habis .


" carrol .. kenapa kau makan cepat sekali ? lihatlah snacknya jadi habis kan " celetuk merry


" kenapa kau menyalahkanku ? jelas jelas kau dari tadi makannya yang paling banyak " seru carrol .


" kau yang paling banyak menghabiskan  makannya ! ayo ambilkan makanan lagi " pinta merry


" (menghela nafas) baiklah tunggu disini , kau ini menyusahkan saja " ucap carrol , ia beranjak mengambil makanan lagi  di lemari es . kemudian ia kembali dan meletakan kembali makanan itu disampingnya , merry dan carrol pun dengan tidak segan   berebutan makanan tersebut layaknya seperti anak kecil .


ia melanjutkan permainannya kembali , terkadang mereka tertawa dan berdebat karna saling menyalahkan satu sama lain .


hoam (merry menguap)


" carrol , kita akhiri saja permainannya . aku sangat mengantuk " pinta merry ,


" kau ini sangat curang , giliranku mau menang lagi . kau malah mau mengakhiri permainannya " celetuk carrol menggerutu kesal , merry pun tertawa , ia meletakan kartu yang sedang ia pegang , dan menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidur .


" kau tidak cuci muka dulu ? lihatlah wajahmu hitam semua " ucap carrol


" nanti saja ! aku sangat mengantuk " celetuk merry , carrol hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat sikap merry . ia merapikan susunan kartu tersebut sementara merry , ia nampak terlihat kekenyangan karna tidak butuh waktu lama , merry langsung  terlelap tidur .


" cepat sekali dia tertidur " gumam carrol , ia menggeleng gelengkan kembali kepalanya , carrol membersihkan sampah bekas makanannya , lalu ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya yang hitam akibat coretan spidol .


saat carrol keluar dari kamar mandi ia langsung melemas ,


baru saja ia bisa menghilangkan rasa kesedihannya akan andrew ,  tiba tiba pikirannya terganggu kembali . carrol terlihat sedih kembali , ia mengambil ponselnya dan duduk diatas kursi yang ada didalam kamarnya tersebut , ia melihat pesan di ponselnya namun tidak ada pesan sama sekali yang masuk di ponselnya tersebut .


" (menghela nafas)  biasanya , kak andrew yang memenuhi kotak masuk pesanku " gumam carrol , ia terdiam sejanak , kemudian carrol mematikan ponselnya , ia mengganti kartu selulernya yang baru ia beli kemarin  dengan mengganti kartu selulernya yang lama , yang biasanya ia pakai ,


carrol menghidupkan ulang ponselnya .


ponselnya pun menyala kembali , kemudian ponselnya berdering berkali kali karna banyak sekali kotak pesan dan juga pesan suara yang masuk dari ponselnya tersebut  . carrol pun membuka semua pesan itu , yang tak lain pesan itu dikirimkan oleh andrew .


[ carrol kau dimana ? ] andrew


[ carrol ? ~andrew ]


[ carrol kenapa ponselmu tidak aktiv ~ andrew ]


[ carrol apa kau baik baik saja ? ~ andrew ]


[ carrol dari semalam aku mencoba menghubungimu berkali kali tetapi ponselmu tidak aktiv sampai sekarang , tolong balas pesanku jika ponselmu sudah aktiv ~ andrew ]


carrol pun memejamkan matanya dengan perasaan yang begitu menyesakan dadanya


" aku harus melupakan kak andrew , aku harus melupakannya " gumam carrol , ia hendak mematikan daya ponselnya namun tiba tiba satu pesan baru masuk dari andrew .


[ carrol nomermu sudah aktiv lagi ? ~ andrew ]


carrol pun cepat cepat hendak mematikan ponselnya , saat hendak mematikan ponselnya , tiba tiba ponselnya berdering , terlihat di layar ponsel itu ada satu panggilan suara yang masuk dari andrew .


" sial , aku harus bagaimana ini ? aku tidak mungkin mengangkat telpon dari kak andrew " gumam carrol , ia bingung dan menggaruk garuk kepalanya . lalu ponsel carrol tidak berdering kembali . carrol pun langsung cepat cepat mematikan ponselnya ,


" ( menghela nafas panjang ) maafkan aku kak andrew , aku hanya ingin melupakanmu saja , jika kau masih menghubungiku seperti ini  . itu akan membuatku sangat sulit untuk melupakanmu " gumam carrol dalam hati seraya ia memejamkan matanya dengan begitu terluka '


sore harinya


merry masih tertidur di rumah carrol, sedangkan carrol masih asyik bermain game yang ada di ponselnya untuk menghilangkan rasa kesedihan dan juga kebosanan dalam hatinya , namun ia mendengar suara mesin mobil yang berhenti didepan rumah  , carrol pun mengintip dari jendela kamarnya ,


" itu kan mobilnya kak andrew " gumam carrol , ia berlari keluar kamar dan menghampiri pembantunya yang kala itu sedang menyiapkan makan malam di dapur .


" bibi .. bibi .. " panggil carrol dengan nafas yang  ngos ngosan


" iya nona ? " saut bibi


" di luar ada kak andrew , tolong bilangkan kalau aku sedang pergi bersama mama dari semalam " pinta carrol , bibi pun mengiyakan , tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar  rumah . carrol pun menyuruh pembantunya untuk buru buru membukakakn pintu rumah sedangkan ia kembali kedalam kamarnya  . saat bibi membuka pintu rumah , memang benar ternyata yang sedang berkunjung ialah andrew  .


" selamat sore tuan " sapa bibi


" sore bi , apa carrol ada bi  ? " tanya andrew , seraya melihat kedalam rumah


" nona carrol sedang pergi tuan kemarin malam " ucap bibi


" pergi kemana ya bi ? apa saya bisa menunggunya disini ? " tanya andrew .


" saya kurang tau tuan nona pergi bersama nyonya  , sepertinya nona pulang larut .  lebih baik tuan kembali kemari besok saja " tutur bibi , andrew pun terlihat sedikit kecewa ,


" oh begitu .. baiklah bi terimakasih , saya permisi pamit pulang " pamit andrew , ia dengan berat hati melangkahkan kaki meninggalkan rumah carrol .


saat andrew hendak kembali kedalam mobilnya , ia melihat mobil gio berhenti tepat di samping mobilnya , andrew pun dengan heran menerka nerka keberadaan gio yang juga berada di rumah carrol . sementara carrol mengintip andrew dari jendela kamarnya


" ah sial .. kenapa harus ada kak gio " gumam carrol dengan menggigit kukunya .


gio pun turun dari mobilnya dan menegur andrew .


" andrew kau  kemari ? " tanya gio seraya menyunggingkan senyumnya


" iya , aku mau menemui carrol tapi ia tidak ada dirumahnya , kau sendiri sedang apa disini ? " tanya andrew ,


" aku sedang menjemput merry , dia disini dari pagi tadi  " ucap gio


" merry disini ? tapi bukannya carrol tidak di rumah ? kata pembantunya , carrol pergi bersama mamanya sejak malam lalu " tutur andrew .  gio menyipitkan matanya dengan penuh keheranan , kemudian ia melirik ke arah jendela kamar  carrol terlihat carrol sedang mengintip disana  , saat carrol tau gio sedang melihatnya , ia langsung menutup tirai jendelanya rapat rapat ,


" aku rasa tidak , kemarin aku baik baik saja dengannya . tapi tiba tiba nomer ponselnya tidak bisa dihubungi , tadi siang sempat aktiv dan aku mencoba menghubunginya , namu tidak ada balasan , aku hanya khawatir dia kenapa kenapa " tutur andrew


" lebih baik kau pulang lah , nanti akan ku coba berbicara kepada merry , sebenarnya ada apa dengan carrol , merry kan sahabatnya dia pasti tau " pinta gio dengan menepuk bahu andrew .


" baiklah , terimakasih .. aku balik dulu " pamit andrew , ia menepuk balik bahu gio dan berlalu melajukan mobilnya meninggalkan rumah carrol


gio melangkahkan kakinya dan mengetuk pintu rumah carrol , tak lama kemudian carrol pun keluar membukakan pintu untuk gio .


" hai kak gio , kau mau  menjemput merry ya ? merry masih tidur sebentar akan ku panggilkan " ucap carrol , ia hendak melangkahkan kakinya untuk membangunkan merry di kamar , namun suara gio menghentikan langkahnya ,


" carrol tunggu ! " panggil gio


" ehmm iya kak ada apa ? " tanya carrol


" apa kau ada masalah dengan andrew ? " tanya gio


" ehmmm tidak ada kak " saut carrol dengan gugup


" lalu .. kenapa kau berbohong kalau kau sedang tidak ada dirumah ? " tanya gio


" ehm itu apa .. aku hanya tidak ingin bertemu dengan siapapun untuk hari ini " kata carrol , menundukan pandangannya


" carrol .. andrew itu laki laki baik , jangan kau permainkan hatinya " tutur gio , carrol menyipitkan kedua matanya dengan heran akan sikap gio yang meninggikan  sifat temannya tersebut  .


" ehm , oh , iya kak , aku permisi ke dalam membangunkan merry , kak gio silahkan masuk dan duduklah" pinta carrol , ia pun berlalu meninggalkan gio di ruang tamu , gio pun mendudukan tubuhnya sembari menunggu merry keluar ,


" aku mempermainkan hatinya ?  yang ada , kak andrew yang mempermainkan hatiku , dasar laki laki , semuanya sama saja , pasti akan memihak ke teman laki lakinya " gumam carrol dengan menggerutu kesal dalam hati ,


ia masuk kedalam kamar , dan terlihat  merry masih tertidur .


" merry , bangunlah .. kak gio menjemputmu " panggil carrol seraya menggoyang goyangkan bahu merry .


" hemmmm " saut merry tanpa membuka matanya


" heh bodoh ! cepat bangunlah kak gio sudah menjemputmu dan menunggumu di depan " teriak carrol dengan keras . merry mengerjapkan kedua matanya . ia melirik ke arah jam dinding yang terpampang begitu besar didalam kamar carrol .


" astaga ini sudah sore ya ?  tanya merry  , carrol pun mengiyakannya , sontak merry  langsung beranjak duduk dan turun dari tempat tidurnya , ia mengambil tas jinjing miliknya dan cepat cepat keluar menemui gio ,


" merry tunggu , kau belum cuci muka " teriak carrol , namun merry tak menggubris teriakan carrol . merry dengan cepat melangkahkan kakinya menemui gio , carrol pun mengikuti langkahnya  dari belakang ,


" gio maaf aku ketiduran , apa kau sudah lama menungguku ? " tanya merry , gio terdiam sembari mengernyitkan dahinya , ia beranjak duduk dan mendekati merry .


" sayang .. kenapa wajahmu hitam semua seperti ini ? " tanya gio menyentuh pipi merry , gio mengusap wajah merry yang hitam akibat terkena spidol dengan ibu jari dan menunjukan nya kepada merry .


" astagaaaaa , ini pasti kerjaan carrol " seru merry dengan  kesal , sepertinya ia lupa bahwa tadi , ia sempat bermain kartu bersama carrol . carrol pun menghampiri gio dan merry


" carrol kau ini keterlaluan , kenapa kau mencoret coret wajahku sampai hitam seperti ini " teriak merry semakin kesal . carrol pun bingung


" ya karna kau tadi kalah , makanya aku mencoret coret wajahmu " saut carrol


" kalah apa maksudmu , kau ini keterlaluan ! sahabat macam apa kau ini mencoret coret wajah sahabatnya sendiri saat sedang tidur " seru merry . carrol mengernyit semakin kebingungan .


" heh dasar bodoh ! apa kau lupa kita tadi bermain kartu , yang kalah bermain di coret dengan spidol ? " celetuk carrol , merry sejenak terdiam dan mengingat ingat kembali . kemudian ia pun ingat bahwa sebelum dirinya tertidur , ia memainkan kartu bersama carrol .


"  apa kau sekarang sudah ingat  ? " tanya carrol , merry pun melirik kan matanya ke arah gio dan tertawa pelik ,


" ehehe .. gio iya  aku lupa tadi aku habis bermain kartu bersama carrol " ucap merry , gio menghela nafas dan menggeleng gelengkan kepalanya .


" dasar kau ini sungguh menyebalkan " celetuk carrol seraya mengerucutkan bibirnya


" maaf maaf , namanya saja juga  lupa " seru merry


" sudah .. sudah , cepat bersihkan sana wajahmu " pinta gio kepada merry


" baiklah tunggu sebentar ,"  merry pun berlalu pergi ke kamar mandi dan membersihkan wajahnya , kemudian ia kembali ke ruang tamu menemui gio dan carrol . namun meskipun merry sudah mencuci wajahnya , tapi bekas spidol yang mengenai wajahnya masih terlihat sedikit melekat .


" gio ayo sudah , kita pulang " ajak merry dengan melebarkan senyumnya . gio pun mengiyakannya , mereka berdua pun  berpamitan pulang  kepada carrol . saat hendak menyalakan mesin mobilnya , gio memperhatikan wajah merry yang masih terlekat oleh noda spidol . ia mengambil beberap tissue yang ada didepannya .


" kemarilah , kau ini seperti anak kecil saja . mencuci muka tidak bersih , lihatlah wajahmu masih hitam " ucap gio , ia membersihkan wajah merry dengan menggunakan tissue tersebut .


" di kamar mandi carrol tidak ada cermin , jadi aku tadi tidak bisa ber-cermin saat membersihkan wajahku " saut merry , gio pun dengan halus membersihkan sela sela wajah merry yang hitam akibat coretan spidol . merry pun memperhatikan gio dengan begitu dekat ,


" kenapa melihatku seperti itu ? " tanya gio , ia masih sibuk membersihkan wajah merry


" tidak .. siapa juga  yang melihatmu " seru merry , wajah merry pun terlihat sudah bersih tidak ada noda spidol sama sekali  ,


" apa wajahku sudah bersih ? " tanya merry


" ehmm masih belum .. coba tutup matamu " pinta gio , merry pun mengiyakannya , ia menutup matanya seketika  , gio pun tersenyum dan langsung mencium pipi istrinya tersebut .


" sudah bersih " ucap gio , merry pun membuka matanya dan melihat gio tersenyum


" dasar kau ini sungguh menyebalkan " celetuk merry dengan tersenyum malu akan tingkah suaminya tersebut .


 


.


.


.


.


.


 


jangan lupa setelah membaca budayakan tekan tombol like ya untuk memberi dukungan para penulis , kan cuman nekan like doang gratis dan tidak berbayar


terimakasih ^_^