
sementara elyn dan carrol masih memutar otak mereka dan bertanya tanya tentang merry yang seolah menghindar
" carrol .. aku rasa hubungan kak merry dengan kak gio tidak ada mesra mesranya sama sekali " ujar elyn sembari meletakan tangannya dibawah dagu
" aku rasa juga begitu , karna aku tau betul bagaimana sikap merry dari dulu kepada kak gio " saut carrol
" apalagi selama mengenal merry aku sama sekali tidak pernah melihatnya jatuh cinta ataupun dekat dengan laki laki sama sekali , aku sudah berkali kali gonta ganti pasangan sementara dia hanya bergonta ganti buku saja , aku sungguh bingung dengan kakakmu itu " sambung carrol
" carrol aku sepertinya ada ide " saut elyn dengan tersenyum usil kemudian ia membagikan idenya kepada carrol , carrol pun melebarkan senyumnya menyetujuhi ide elyn , mereka berdua menghampiri merry yang sedang duduk di dapur untuk meminta izin keluar rumah dan merry pun mengizinkannya
Sementara gio pun menemui william di apartementnya
Gio masuk kedalam apartement william , william terlihat masih diatas kasur sembari menikmati snack dan menonton film Cartoon
" hei kenapa kau belum siap siap " teriak gio kesal , ia pun duduk di atas sofa
" gioo nanti saja ya kita perginya , aku masih menikmati hari libur " pinta william
" kalau nanti aku takut kesorean , aku hanya melunasi sisa pembayaran rumah saja , ayolah kau sudah janji menemaniku " ucap gio
" ( menghela nafas ) tunggu .. Kau itu menyusahkan saja , lagi pula untuk apa sih kau membeli rumah? " tanya william seraya beranjak dari tempat tidurnya
" orang membeli rumah ya untuk tempat tinggal , ku rasa semakin tua kau semakin bodoh saja " ketus gio
" sialan kau ini " saut william ia pun tertawa dan menimpuk gio dengan bantal
" maksudku untuk apa? , kan kau sudah tinggal dengan kakekmu " sambung william
" jangan banyak tanya cepatlah " celetuk gio
Menjelang malam , elyn dan carrol kembali kerumah terlihat ia sedang membawa beberapa kantung belanjaan
merry yang melihatnya pun menegurnya
" kalian darimana saja , dan apa yang sedang kalian bawa ? tanya merry penasaran , sembari melihat kantung belanjaan yang dibawa elyn
" ehmm kita dari boutique kak membeli beberapa baju " saut elyn
" merr kemarilah , " pinta carrol menarik tangan merry untuk masuk kedalam kamar kemudian mereka mengajak merry duduk diatas tempat tidur
" kakak .. aku baru membeli produk kosmetik terbaru dan ini katanya waterproof " kata elyn menunjukan beberapa kosmetik
" terus ? " tanya merry seakan tidak tertarilk
" sekarang aku mau mencoba kosmetik ini kepadamu untuk menguji ketahanannya , apa kau mau aku make over ? " pinta elyn tersenyum penuh harap
" nooo ! " jawab merry
" ayo dong kak merry ," pinta elyn sembari mengatupkan kedua tangannya
" carrol atau kamu saja kan bisa ! kenapa harus aku? " ketus merry
" merry .. wajahku sudah penuh dengan make up jadi tidak mungkin kalau aku hapus , jadi lebih baik kau saja " saut carrol
" nooooooooo " teriak merry , carrol masih memaksanya namun merry bersikeras tidak mau
" Carrol sudahlah , kakak sudah tidak menyayangiku , makanya tidak mau " ujar elyn dengan memasang wajah yang bersedih , hingga membuat merry tidak enak hati
" (menghela nafas) elyn kakak sangat sangat sayang kepadamu .. kalian ini kenapa suka sekali memaksa ? " ucap merry
" Baiklah kakak mau tapi sebentar kakak ke kamar mandi dulu " sambung merry , ia pun beranjak dari duduknya meninggalkan elyn dan carrol , ketika merry masuk kedalam kamar mandi , carrol dan elyn nampak bergerak kegirangan sambil tertawa tanpa mengeluarkan suara , kemudian merry keluar dari kamar mandi .. elyn dan carrol berpura pura diam
" kakak ayo kemarilah " pinta elyn
" elyn jangan disini, di kamar yang kalian tempati saja . Takutnya nanti gio pulang lagi" pinta merry , carrol dan elyn pun mengiyakannya . ia pun bergegas mendahului carrol dan elyn ke kamar atas
" uhhh kakakku memang cantik " puji elyn kegirangan
" kau ini terlalu berlebihan " celetuk merry memutarkan kedua bola matanya
" merry pakailah ini " pinta carrol menyodorkan sehelai kain berwarna merah
" lingerie ? Untuk apa aku memakai ini " tanya merry dengan heran
" aku tadi membeli beberapa lingerie waktu di boutique bersama carrol dan aku juga membelikan untukmu " kata elyn memperlihatkan 3 lingerie untuk merry
" aku ngga mau , itu terlalu sexy untuk dikenakan , aku lebih nyaman menggunakan piama " saut merry
" kalau begitu yang ini saja ini lebih tertutup " ucap carrol menunjukan lingerie dress yang warnanya merah juga
" elyn , carrol bukannya aku ngga mau tapi aku tidak terbiasa menggunakan lingerie " ucap merry ia hendak menolaknya
" kakak , kau benar benar tidak menghargai pemberianku " saut elyn memasang wajah bersedih
" ( menghela nafas ) baiklah kemarikan " pinta merry dengan terpaksa , carrol pun menyodorkan lingerienya
" kenapa warnanya merah semua sih ? " tanya merry
" karna warnanya tinggal merah semua kak " saut elyn
" cepat pakailah mer " pinta carrol merry pun terpaksa mengiyakannya ia pergi ke kamar mandi mengganti piamanya dengan lingerie kemudian Terdengar suara mesin mobil dari depan rumah dan suara ketukan pintu
" elyn sepertinya itu kak gio . Lebih baik kau yang bukakan pintu untuknya " pinta carrol elyn pun mengiyakannya , ia bergegas ke depan untuk membukakan pintu gio
" hai kak gio " sapa elyn tersenyum genit
” kemana merry ” tanya gio
" ada di kamar mandi kak " jawab elyn tersenyum , gio pun berlalu meninggalkan elyn pergi ke kamarnya dan elyn pun mengikutinya dari belakang
" ngapain kamu mengikuti ku ? " tanya gio
" ehmmm kak gio mau dibuatkan sesuatu atau apa ? Biar aku bilangkan ke kak merry " tanya elyn , gio merasa ada yang aneh , dirinya diam sejenak memeperhatikan keanehan elyn
" suruh merry buatkan kopi saja , " pinta gio , elyn pun mengiyakannya dan langsung kembali ke kamar atas , merry pun sudah mengganti piamanya dengan lingerie dress , ia terlihat begitu cantik dan terlihat sedikit sexy dengan tubuh di balut kain tipis berwarna merah yang sudah menyatu dengan tubuhnya
" merry lingerie ini sangat pantas kau kenakan , kau terlihat sangat cantik " puji carrol , elyn pun juga ikut memujinya
" kak merry .. Kak gio sudah datang , dia minta dibuatkan kopi " pinta elyn
" baiklah sebentar aku akan ganti pakaianku dulu " saut merry , ia hendak masuk kembali kedalam kamar mandi , namun dihentikan oleh carrol
" ehh ngga usah ganti pakaian mer pakai ini saja " pinta carrol sembari menghalangi jalan merry
" iya kak .. Pakai ini saja , daripada kak gio menunggu lama " saut elyn
" carrol , elyn .. Aku tidak terbiasa menggunakan lingerie seperti ini " teriak merry
" makanya biasakan mulai dari sekarang " tutur carrol
" aku ngga mau , minggirlah " teriak merry
" kak lagi pula kan ini lingerienya tidak terlalu tembus pandang daripada yang tadi , udah deh kak nanti saja ganti pakaiannya , kak gio sudah menunggu kopinya " pinta elyn membujuk , carrol juga tak henti memaksanya