My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
sebuah ide



sementara elyn dan carrol masih memutar otak mereka dan bertanya tanya tentang merry yang seolah menghindar


" carrol .. aku rasa hubungan kak merry dengan kak gio tidak ada mesra mesranya sama sekali " ujar elyn sembari meletakan tangannya dibawah dagu


" aku rasa juga begitu , karna aku tau betul bagaimana sikap merry dari dulu kepada kak gio " saut carrol


" apalagi selama mengenal merry aku sama sekali tidak pernah melihatnya jatuh cinta ataupun dekat dengan laki laki sama sekali  , aku sudah berkali kali gonta ganti pasangan sementara dia hanya bergonta ganti buku saja , aku sungguh bingung dengan kakakmu itu " sambung carrol


" carrol aku sepertinya ada ide " saut elyn dengan tersenyum usil kemudian ia membagikan idenya kepada carrol , carrol pun melebarkan senyumnya menyetujuhi ide elyn , mereka berdua menghampiri merry yang sedang duduk di dapur untuk meminta izin keluar rumah dan merry pun mengizinkannya


 


Sementara gio pun menemui william di apartementnya


Gio masuk kedalam apartement william , william terlihat masih diatas kasur sembari menikmati snack dan menonton film Cartoon


" hei kenapa kau belum siap siap " teriak gio kesal  , ia pun duduk di atas sofa


" gioo nanti saja ya kita perginya , aku masih menikmati hari libur " pinta william


" kalau nanti  aku takut kesorean , aku hanya melunasi sisa pembayaran rumah saja , ayolah kau sudah janji menemaniku " ucap gio


" ( menghela nafas ) tunggu .. Kau itu menyusahkan saja , lagi pula untuk apa sih kau membeli rumah? " tanya william seraya beranjak dari tempat tidurnya


" orang membeli rumah ya untuk tempat tinggal , ku rasa semakin tua kau semakin bodoh saja " ketus gio


" sialan kau ini " saut william ia pun tertawa dan menimpuk gio dengan bantal


" maksudku untuk apa? , kan kau sudah tinggal dengan kakekmu " sambung william


" jangan banyak tanya cepatlah " celetuk gio


 


Menjelang malam , elyn dan carrol kembali kerumah terlihat ia sedang membawa beberapa kantung belanjaan


merry yang melihatnya pun menegurnya


" kalian darimana saja , dan apa yang sedang kalian bawa ? tanya merry penasaran , sembari melihat kantung belanjaan yang dibawa elyn


" ehmm kita dari boutique kak  membeli beberapa baju " saut elyn


" merr kemarilah , " pinta carrol menarik tangan merry untuk masuk kedalam kamar  kemudian mereka mengajak merry duduk diatas tempat tidur


" kakak .. aku baru membeli produk kosmetik terbaru dan ini katanya waterproof " kata elyn menunjukan beberapa kosmetik


" terus ? " tanya merry seakan tidak tertarilk


" sekarang aku mau mencoba kosmetik ini  kepadamu untuk menguji ketahanannya , apa kau mau aku make over ? " pinta elyn tersenyum penuh harap


" nooo ! " jawab merry


" ayo dong kak merry ," pinta elyn sembari mengatupkan kedua tangannya


" carrol atau kamu  saja kan bisa ! kenapa harus aku?  " ketus merry


" merry .. wajahku sudah penuh dengan make up jadi tidak mungkin kalau aku hapus , jadi lebih baik kau saja " saut carrol


" nooooooooo " teriak merry , carrol masih memaksanya namun merry bersikeras tidak mau


" Carrol sudahlah , kakak sudah tidak menyayangiku  , makanya tidak mau  " ujar elyn dengan memasang  wajah yang bersedih , hingga membuat merry tidak enak hati


" (menghela nafas) elyn kakak sangat sangat sayang kepadamu .. kalian ini kenapa suka sekali memaksa ? " ucap merry


" Baiklah kakak mau tapi sebentar kakak ke kamar mandi dulu " sambung merry , ia pun beranjak dari duduknya meninggalkan elyn dan carrol , ketika merry masuk kedalam kamar mandi , carrol dan elyn nampak bergerak kegirangan sambil tertawa tanpa mengeluarkan suara , kemudian merry keluar dari kamar mandi .. elyn dan carrol berpura pura diam


" kakak ayo kemarilah " pinta elyn


" elyn jangan disini, di kamar yang kalian tempati saja . Takutnya nanti gio pulang lagi" pinta merry , carrol dan elyn pun mengiyakannya . ia pun bergegas mendahului carrol dan elyn ke kamar atas


 


" uhhh kakakku memang cantik " puji elyn kegirangan


" kau ini terlalu berlebihan " celetuk merry memutarkan kedua bola matanya


" merry pakailah ini " pinta carrol menyodorkan sehelai kain berwarna merah


" lingerie ? Untuk apa aku memakai ini " tanya merry dengan heran


" aku tadi membeli beberapa lingerie waktu di boutique bersama carrol dan aku juga membelikan untukmu " kata elyn memperlihatkan 3 lingerie untuk merry


" aku ngga mau , itu terlalu sexy untuk dikenakan , aku lebih  nyaman menggunakan piama  " saut merry


" kalau begitu yang ini saja ini lebih tertutup  " ucap carrol menunjukan lingerie dress yang warnanya merah juga


" elyn , carrol bukannya aku ngga mau tapi aku tidak terbiasa menggunakan lingerie " ucap merry ia hendak menolaknya


" kakak , kau benar benar tidak menghargai pemberianku " saut elyn memasang wajah bersedih


" ( menghela nafas ) baiklah kemarikan " pinta merry dengan terpaksa , carrol pun menyodorkan lingerienya


" kenapa warnanya merah semua sih ? " tanya merry


" karna warnanya tinggal merah semua kak " saut elyn


" cepat pakailah mer " pinta carrol  merry pun terpaksa mengiyakannya ia pergi ke kamar mandi mengganti piamanya dengan lingerie kemudian Terdengar suara mesin mobil dari depan rumah dan suara  ketukan pintu


" elyn sepertinya itu kak gio . Lebih baik kau yang bukakan pintu untuknya " pinta carrol  elyn pun mengiyakannya , ia bergegas ke depan untuk membukakan pintu gio


" hai kak gio " sapa elyn tersenyum genit


” kemana merry ” tanya gio


" ada di kamar mandi kak " jawab elyn tersenyum , gio pun berlalu meninggalkan elyn pergi ke kamarnya dan elyn pun mengikutinya dari belakang


" ngapain kamu mengikuti ku ? " tanya gio


" ehmmm kak gio mau dibuatkan sesuatu atau apa ? Biar aku bilangkan ke kak merry " tanya elyn  , gio merasa ada yang aneh , dirinya diam sejenak memeperhatikan keanehan elyn


" suruh merry buatkan kopi saja , " pinta gio , elyn pun mengiyakannya dan langsung kembali ke kamar atas , merry pun sudah mengganti piamanya dengan lingerie dress , ia terlihat begitu cantik dan terlihat sedikit  sexy dengan tubuh di balut kain tipis berwarna merah yang sudah menyatu dengan tubuhnya


" merry lingerie ini sangat pantas kau kenakan , kau terlihat sangat cantik " puji carrol , elyn pun juga ikut memujinya


" kak merry .. Kak gio sudah datang , dia minta dibuatkan kopi " pinta elyn


" baiklah sebentar aku akan ganti pakaianku dulu  " saut merry , ia hendak masuk kembali kedalam kamar mandi , namun dihentikan oleh carrol


" ehh ngga usah ganti pakaian mer pakai ini saja " pinta carrol sembari menghalangi jalan merry


" iya kak .. Pakai ini saja , daripada kak gio menunggu lama " saut elyn


" carrol , elyn .. Aku tidak terbiasa menggunakan lingerie seperti ini " teriak merry


" makanya biasakan mulai dari sekarang " tutur carrol


" aku ngga mau , minggirlah " teriak merry


" kak lagi pula kan ini lingerienya tidak terlalu tembus pandang daripada yang tadi , udah deh kak nanti saja ganti pakaiannya , kak gio sudah menunggu kopinya " pinta elyn membujuk , carrol juga tak henti memaksanya