
Tak lama kemudian gio berteriak memanggil merry dari dalam kamarnya . Merry pun langsung menghampiri suaminya tersebut
" iya gio ada apa ? " tanya merry
" bantu aku memasangkan dasi " pinta gio sembari menyodorkan dasinya
" aku tidak bisa memasang dasi " ucap merry
" bisaaa !! kau ini belum mencoba sudah bilang tidak bisa, cepat kemari dan pasangkan ! " pinta gio
Merry pun mengambil dasi yang gio berikan kemudian ia mengalungkan dasi tersebut di kera kemeja gio , gio pun mengajari merry bagaimana cara memasang dasinya .
" itu kau bisa memasang dasi ! kalau kau bisa memasang dasi sendiri kenapa menyuruh ku ? " celetuk merry dengan wajah kesal , gio langsung membongkar kembali ikatan dasinya
" giooo kenapa di bongkar lagi dasinya kan itu sudah rapi ? " teriak merry
" sudah .. Cepat coba pasang lagi ! " pinta gio kembali
" kau ini sungguh menyusahkanku saja " ketus merry , ia mencoba memasang kembali dasi gio dengan wajah yang cemberut , gio tak henti memperhatikan wajah merry dengan menahan senyumnya . Hingga membuat merry salah tingkah
" jangan melihatku seperti itu " celetuk merry , gio tak henti menahan tawanya . merry pun akhirnya bisa memasang dasi suaminya itu dengan rapi
" sekarang sudah bisa kan memasang dasi ? " tanya gio , merry pun mengangguk dan mengiyakannya
" kalau begitu setiap aku pergi ke kantor kau harus memasangkan dasi untukku " pinta gio
" giooo .. kau kan bisa sendiri memasang dasi kenapa harus menyuruhku ? " tanya merry
" apa gunanya aku menikahimu ? jadi terserah aku ! " seru gio menggoda ,
merry pun hanya diam ia menatap gio dengan wajah yang masih cemberut. Gio pun semakin tidak bisa menahan tawanya, Ia langsung memegang kedua pipi merry
" kau itu sungguh menggemaskan jika cemberut seperti ini " ucap gio sembari mencium pipi merry ,
merry pun tersenyum malu dan Wajahnya langsung memerah seketika .
" gioo .. kau ini menyebalkan ! aku akan kembali kedepan menemani carrol " ucap merry dengan tersenyum malu
" kenapa kau senyum senyum sendiri ? " tegur carrol
" ha ? Tidak apa apa kok " saut merry tersenyum ,
Kemudian gio keluar dari kamarnya dengan membawa tas dan beberapa file ditangannya , Merry yang melihat gio hendak berangkat ia langsung beranjak dari duduknya dan menghampirinya .
" merry aku berangkat dulu " pamit gio
" hati hati , kabari aku jika sudah sampai " pinta merry
" iya .. Aku berangkat dulu kau jangan lupa makan " pinta gio , ia langsung mencium merry ,
Carrol yang melihat gio mencium merry matanya langsung terbelalak seketika seakan tidak percaya . Merry pun mengantar gio sampai ke depan dan melambaikan tangannya , setelah gio sudah melajukan mobilnya . Carrol langsung menghampiri merry
" merry apa aku tidak salah lihat ? " tanya carrol memegang keras kedua pipi merry
" salah lihat apa ? " tanya merry sembari mengernyitkan dahinya
" kak gio tadi menciummu ? Ahhhhh merry aku juga ingin di cium kak giooooo " ucap carrol memejamkan matanya dan menggoyang goyangkan pipi merry .
Namun ketika ia membuka matanya carrol pun langsung terdiam karna melihat merry melotot seakan hendak menerkamnya .
" Oopss .. merry aku hanya bercanda percayalah ehehe " sambung carrol dengan tertawa pelik
klik profil dan follow account mangatoon saya untuk bisa mengikuti update beberapa novel saya .
follow juga ig saya @novianalancaster
dan jangan lupa untuk membaca novel saya yang berjudul AMOERA IS MY LADY
Thanks a lot ..
maaf tidak bisa balas satu persatu komen kalian 😘