
1 bulan berlalu
Pagi itu Andrew dan william sedang berkumpul di lapangan basket menunggu gio karna mereka bertiga sudah memiliki janji untuk bertemu dengan teman teman lainnya namun gio tak kunjung datang . Andrew dan william mencoba menghubungi gio tetapi ponselnya tidak diangkat .
" will .. Rencana untuk akhir tahun harus dibicarakan hari ini juga ! lebih baik aku hampiri gio dirumahnya , kau disini menunggu teman teman yang lainnya " pinta andrew
" baiklah .. Cepatlah kembali " ucap william , andrew pun bergegas pergi menuju rumah gio . Sesampainya ia pun turun dari mobil dan mengetuk pintu rumah gio .
Tok .. Tok .. Tok ..
Kemudian ada sautan suara dari dalam rumah tak lama kemudian terlihat bi anne membukakan pintu .
Andrew menyunggingkan senyumannya .
" tuan andrew .. Mari silahkan masuk ? " pinta bi anne
" apa giordan ada dirumah bi ? " tanya andrew
" ada tuan tetapi sepertinya tuan gio masih tidur . saya tidak berani membangunkannya " ujar bi anne
" tidak apa apa .. biar saya yang membangunkannya bi ? Karna saya sudah ada janji dengan nya " pinta andrew
" tapi tuan .. " kata bi anne dengan sedikit takut
" tidak apa apa bi " ucap andrew dengan langkah penuh semangat dirinya menghampiri gio didalam kamar . Namun saat hendak membuka pintu kamar gio ternyata pintu kamarnya terkunci dari dalam ..
Dengan keras andrew mengetuk pintu kamar gio berulang kali .
Merry dan gio terlihat masih tertidur . Mendengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya gio dan merry sontak terbangun . Gio hendak beranjak membukakan pintu kamarnya namun di hentikan oleh merry
" gio .. biar aku saja yang membukakannya .. Mungkin itu bi mia yang meminta daftar belanjaan bahan makanan " ucap merry , sembari tangannya meraih dompet di atas meja samping tempat tidurnya .
" baiklah .. " saut gio sambil menguap .
Merry pun beranjak dari tempat tidurnya dan membuka pintu kamar tersebut .
Namun Mata merry terbelalak lebar dengan terkejut saat melihat andrew sudah berdiri di depan kamarnya . Begitu juga sebaliknya . Andrew pun terkejut karna melihat merry keluar dari kamar gio .
" ka..akk andrew " ucap merry dengan terbata bata
" merry .. Kau sedang apa di kamar gio ? " tanya andrew dengan heran . Matanya tak henti menatap merry , otaknya masih berputar bertanya tanya tentangkeberadaan merry .
Sementara mulut merry terdiam seketika karna kebingungan menjawab pertanyaan andrew .
Tak lama kemudian gio menghampiri merry dengan telanjang dada .
Andrew semakin kebingungan Kedua Mata andrew tak berhenti bergerak melihat merry dan gio dengan pikiran yang masih penuh dengan pertanyaan
" merry masuklah .. " perintah gio kepada merry . Merry pun mengiyakannya dan langsung masuk kembali kedalam kamar . Gio menutup pintu kamarnya dan mendorong bahu andrew untuk mengajaknya duduk di sofa ruang depan .
" andrew kau sedang apa kemari ? " tanya gio seraya mengernyitkan dahinya
" aku dan william daritadi menunggumu di lapangan tapi kau tidak datang juga , makanya aku kemari menjemputmu .. Apa kau lupa ? Kau sudah memiliki janji dengan teman teman lainnya untuk membahas liburan akhir tahun ? " tanya andrew .
" astaga aku benar benar lupa " ucap gio dengan menepuk dahi dengan telapak tangannya
" tunggu disini .. Aku akan mandi sebentar " imbuh gio . Saat hendak berdiri dari duduknya , andrew pun menahan gio .
" gio tunggu !! Kau masih berhutang penjelasan kepadaku " seru andrew
" penjelasan apa ? " tanya gio dengan menaikan salah satu alisnya .
" penjelasan kenapa kau bisa satu kamar dengan merry ? , bukannya kau pernah bilang merry itu hanya asistenmu ? sebenarnya aku tidak percaya jika merry itu asistenmu ! Kau pasti punya hubungan khusus kan dengannya ? Sudah lama aku ingin menanyakan ini tapi aku selalu saja lupa ! " tanya andrew dengan ketus
" shitt " gio membuang muka dan menggerutu kesal
" nanti akan ku jelaskan ! " ujar gio
" noooo ! Jelaskan Sekarang ! " seru andrew , gio pun terpaksa mengurungkan niatnya untuk kembali ke kamar . Ia kembali duduk dan menggaruk garuk kepalanya dengan kebingungan .
" ayo cepat jelaskan . Sebenarnya apa hubunganmu dengan merry ? Dia benar benar asistenmu Atau dia hanya kau jadikan alat sebagai pemuas nafsumu saja ? " tanya andrew dengan sedikit mengecilkan suaranya
" tutup mulutmu itu ! Kau Jangan bicara sembarangan ! Dia itu istriku !!! " teriak gio dengan menajamkan kedua alisnya . Ia begitu marah ketika temannya itu berbicara yang tidak tidak mengenai istrinya .
" What the fuck !! Are you seriously ? " tanya andrew melebarkan matanya seakan ia tak percaya dengan perkataan yang baru saja terlontar dari mulut gio . Gio hanya diam saja dirinya masih merasa kesal . Kedua tangan andrew dengan keras memegang bahu gio .
" gio katakan kau hanya becanda kan ? " tanya andrew memastikan ucapan gio kembali .
" apa kau melihat raut wajahku sedang bercanda " tanya gio dengan menepis tangan andrew dari bahunya .
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .
dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .
Gracias ^_^