My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
Membujuk



Gio masih menenangkan merry , ia membaringkan setengah badan disampingnya dan menemani istrinya tersebut hingga tertidur .


Kedua matanya tak lepas memandangi raut wajah merry . Sesekali tangannya mengusap lembut perut merry . Setiap kali melihat merey menangis hatinya terasa begitu terluka .


" Gioo .. " merry mengigau  dengan lirih , ia mengernyit kesakitan . Gio pun panik dan mencoba membangunkannya .


" Merry .. Kau kenapa ? " tanya gio panik , ia mencoba membangunkan merry dengan menepuk nepuk lembut pipinya . Namun merry tak membuka matanya ia masih mengernyit seakan menahan rasa sakit , gio tetap mencoba membangunkannya . Namun Rasa sakit yang merry rasakan tiba tiba menghilang merry pun melanjutkan tidurnya kembali dengan tenang .


Gio memejamkan mata dan menelan ludahnya dengan begitu keras.


" aku tidak akan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi kepadamu .. Tidak akan pernah " gumam gio dalam hati , ia mencium merry dengan penuh rasa takut .


 


 


Gio beranjak mengambil ponselnya .


Gio mengirimkan pesan singkat kepada papanya bahwa untuk sementara waktu ia akan mengajak merry tinggal di rumah papanya tersebut dan rey pun mengiyakannya .


 


 


Keesokan paginya .


Dirumah alka dan cathrine


Alka , cathrine dan elyn sedang menikmati sarapan pagi sembari berbincang bincang .


" oh iya .. Mami lupa memberitau kalian kabar bahagia " ucap cathrine


" kabar apa mi ? " tanya elyn sembari mengunyah makanan di mulutnya ,alka pun menyaut juga dengan  penasaran .


" kakakmu merry sekarang sedang hamil " ujar cathrine seraya melebarkan senyumnya


" ah benarkah mi ? Yeayyyy Jadi elyn akan punya keponakan dong ? " seru elyn kegirangan


" syukurlah .. Semoga merry dan bayinya diberi kesehatan " saut alka tersenyum .


" sayang .. apa kau tau betapa senangnya aku dan kikan saat mengetahui kabar ini " ucap cathrine kepada alka


" aku sudah tau ! " seru alka


" mamii .. elyn juga ingin sekali menikah " ucap elyn dengan meletakan tangannya di dagu .


" bicara apa kau ini , kau ini masih kecil ! selesaikan kuliahmu dulu " tutur cathrine


" tapi kakak kan juga masih kecil  tapi sudah menikah , kakak  juga tidak menyelesaikan kuliahnya !


mami .. elyn  sangat lelah dan bosan kuliah , elyn ingin menikah saja  " seru elyn dengan mengerucutkan bibirnya


" elyn .. menikah itu bukan untuk  kesenangan semata dan  bukan juga untuk  pelarian pengusir rasa bosan! menikah itu perkara kesiapan mental , menikah itu pekerjaan yang sangat melelahkan dan memiliki jangka waktu yang begitu panjang ! karna kelak kau tidak hanya mengurus dirimu sendiri , melainkan keluargamu ! kau saja masih bergantung kepada mami , bagaimana bisa kau mau menikah muda . mau di kemanakan suamimu dan anak anakmu nanti ? " celetuk cathrine


" jangan kau banding bandingkan usiamu dengan kakakmu , tunggu 1 - 2 tahun lagi baru kau boleh menikah ! " saut alka


" baiklah " ucap elyn dengan memutar kedua bola matanya


" elyn ..  cepat habiskan makanmu setelah itu kita pergi ke rumah mama kikan , nanti katanya  kakakmu akan kesana " ujar cathrine , elyn pun mengiyakannya


 


Gio dan merry sudah bangun dan mereka berdua berada di meja makan untuk sarapan bersama , raut wajah merry tak seperti biasanya . sejak bangun tidur ia hanya diam saja , sama sekali tak berbicara kecuali sesuatu yang dianggapnya penting untuk ia bicarakan . tangannya tak henti memainkan sendok diatas piring yang ada di hadapannya .


kedua mata gio tak lepas memperhatikannya .


" aku tidak nafsu untuk  makan  ! " ucap merry lirih , gio yang kala itu duduk dan makan berhadapan dengan merry , ia meletakan sendoknya dan  beranjak  mengubah posisi duduknya untuk duduk di samping merry , ia pun menyibakkan rambut merry .


" sayang , ayo makanlah sedikit akan ku suapi , kalau kau tidak makan nanti kau akan sakit  " pinta gio , tangannya meraih piring dan menyendokan sesuap makanan untuk merry


" gio .. aku sama sekali tidak lapar , kenapa kau memaksaku " seru merry


" mungkin kau tidak lapar tapi anak kita pasti lapar , ayo buka mulutmu ? kau tidak ingin kan anak kita merasa lapar ?  " tutur gio , ia terpaksa membujuk merry agar istrinya itu mau makan , sejenak merry menatap mata gio , mendengar kata tentang anaknya . ia langsung membuka mulutnya . gio pun menepiskan senyumnya ketika istrinya tersebut mau makan .


seuasi makan merry dan gio kembali ke kamarnya , gio hendak pergi ke kantor dan sekalian mengantar merry ke rumah mamanya.


" bersiap siaplah .. kita pergi kerumah mama " pinta gio sembari membalutkan jas di tubuhnya


" apa kau akan pergi bekerja hari ini ? " tanya merry lirih ,


" iya .. Aku akan pergi kekantor sebentar , tapi sebelum itu aku akan mengantarmu terlebih dulu ke rumah mama   " ucap gio


"  bisakah hari ini kau libur dulu ? Aku ingin kau menemaniku ! " pinta merry memelas


" tidak bisa sayang .. Aku hari ini ada pekerjaan penting di kantor " tutur gio dengan menyibakan rambut merry . Merry pun menatap gio kesal


" yasudah pergilah sana , aku akan berangkat sendiri ke rumah mama  " seru merry membuang mukanya .


" merry aku ke kantor hanya sebentar saja setelah pekerjaanku selesai aku akan pulang " ucap gio , namun merry hanya diam saja . Gio mengerjap kebingungan .


" Kenapa kau jadi marah seperti ini ? Apa kau mau ikut ke kantor bersamaku " tanya gio dengan bingung . Merry pun melirikan matanya ke arah gio .


" memangnya aku boleh ikut ? "  tanya merry


" tentu saja .. bawalah beberapa buku agar kau tidak merasa bosan disana  " ucap gio  seraya menepiskan senyumnya , merry pun dengan raut wajah yang senang mengiyakannya .


 


 


 


 


 


 


jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya  akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .


jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar  . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya


 


jangan lupa untuk membaca kelanjutan cerita **amoera is my lady **


 


 


Gracias ^_^