
Merry pun tertidur diatas sofa ruang depan , dengan buku yang tergeletak diatas perutnya .
Saat gio hendak tertidur ia baru menyadari bahwa merry tidak berada di dalam kamarnya .
Gio pun keluar dari kamar dan mencari merry , ia melihat merry tengah tidur diatas sofa . ia sejenak menghela nafas . Gio pun menghampirinya , ia menyingkirkan buku yang sempat merry baca dan meletakannya diatas meja .
Dan gio mencoba mengangkat tubuh merry bermaksud memindahkannya ke dalam kamar , namun saat hendak mengangkat tubuh merry , gio terkejut saat melihat betis merry memar. Gio pun mengangkat tubuh merry dan cepat cepat memindahkannya di dalam kamar .
Ia perlahan menyentuh luka memar yang terdapat di betis merry .
" kenapa kau sangat ceroboh sekali " gumam gio , ia beranjak berdiri dan mengambil kotak P3K , ia mengambil sebuah salep dan mencoba mengoleskan salep tersebut di betis merry yang memar . Seusai mengobati luka memar merry . Gio pun merebahkan tubuhnya di samping istrinya tersebut . Tak butuh waktu lama gio akhirnya ikut tertidur juga .
* Keesokan paginya
merry pun terbangun dan ia sudah mendapati dirinya sudah berada diatas tempat tidur yang ada didalam kamarnya.
Dan luka memar di betisnya akibat benturan meja pun sedikit memudar .
Namun merry tak melihat gio di sampingnya .
Merry pun beranjak turun dari tempat tidur bermaksud untuk mencari gio , namun gio terlihat baru saja keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada dan handuk terbalut di lehernya .
" ehm , kau dari kamar mandi ! apa kau mau pergi bekerja ? " tanya merry
" iya " ucap gio , ia pun berlalu mendekati lemari
" biar aku siapkan baju untukmu , tunggulah " pinta merry , gio pun menganggukan kepalanya tanpa bersuara . Merry mengambil kemeja berwarna merah maroon dan juga celana panjang. Ia menyodorkan pakaian tersebut kepada gio . Gio pun dengan cepat mengenakan pakaian itu .
" kenapa kakimu bisa sampai memar ? " tanya gio seraya mengancingkan kemejanya .
" ia semalam kakiku terbentur meja " ucap merry . Merry mengambil dasi dan hendak memasangkan dasi tersebut di kera gio .
" tidak usah biar ku pasang sendiri nanti " ucap gio , ia menyaut dasi itu dari tangan merry .
" ayo sarapanlah dulu " ajak merry
" nanti saja .. Aku terburu buru , aku berangkat kerja dulu " pamit gio . Merry pun dengan bersedih mengiyakannya , ia mengantar gio berangkat hingga ke halaman rumah .
Ia kembali ke dalam kamar dan membersihkan tubuhnya , kemudian merry bersiap siap berpakaian rapi dan mengambil tasnya . sepertinya ia hendak pergi .
sebelum pergi , merry menghampiri bi mia terlebih dahulu di dapur untuk berpamitan ..
" bi .. Merry mau ke supermarket sebentar ya " pamit merry
" nyonya apa tidak sarapan dulu ? " tanya bi mia
" nanti saja bi setelah pulang dari supermarket " ucap merry
" baiklah nyonya .. Hati hati ya nyonya . " tutur bi mia .merry pun mengiyakannya , ia berlalu pergi meninggalkan rumah dan berjalan kaki menuju ke supermarket yang letaknya tak cukup jauh dari rumahnya tersebut .
saat perjalanan merry terasa sangat begitu lelah , terlihat sangat jelas sekali Keringat bercucuran deras di dahinya ..
" huh kurang sedikit sampai tapi aku sangat lelah sekali , lebih baik aku beristirahat dulu " gumam merry , ia mencari tempat duduk dan mendudukan tubuhnya sebentar . Tiba tiba suara ponsel merry pun berdering dengan nyaring . Ia cepat cepat merogoh isi tas nya dan meraih ponsel miliknya tersebut .
Terlihat di layar ponsel itu ada satu panggilan masuk yang tak lain panggilan masuk tersebut dari carrol .
" hallo merry .. Kau dimana ? " sapa carrol dengan mengeraskan suaranya
" apa kau bisa pelan sedikit kalau berbicara ? Aku sedang berada di jalan " saut merry
" jalan mana ? Ini aku sedang di rumahmu tapi kata bi mia kau pergi ke supermarket " kata carrol
" iya memang , aku mau pergi ke supermarket , tapi aku sekarang masih dijalan setelah pertigaan jalan raya yang dekat dengan rumahku , aku duduk di samping pohon cemara " ucap merry
" oh baiklah .. tunggu disana ! Aku akan menghampirimu " pinta carrol
" iya cepatlah " saut merry , ia pun mengakhiri panggilannya bersama sahabatnya itu .
5 menit kemudian terlihat mobil carrol berhenti tepat di depan merry , carrol pun turun dari mobilnya dan menghampiri merry
" merry kenapa kau duduk disini sendirian ? " tanya carrol .
" aku sangat lelah berjalan makanya aku istirahat duduk disini sebentar , kau ada apa mencariku ? " tanya merry
" aku hanya ingin menemanimu saja , karna disaat seperti ini kau pasti butuh teman " ucap carrol
" terimaksih .. Kau memang sahabat yang paling bisa mengertikanku " saut merry seraya menyunggingkan senyumnya
" apa kau mau ke supermarket euresia ? " tanya carrol
" ehem " merry mengiyakannya dengan berdehem
" yasudah . Ayo biar aku antar saja dirimu " ajak carrol
" baiklah , maaf jadi merepotkanmu " saut merry ,
" hah kau ini seperti dengan siapa saja " celetuk carrol
" ayo cepat naik " imbuh carrol sembari menggandeng tangan merry menuju ke mobilnya ,
mereka berdua pun masuk kedalam mobil , carrol melajukan mobilnya menuju ke arah supermarket , wajah merry terlihat bersedih . Ia daritadi hanya diam saja karna pikirannya masih terganggu akan kepergian kakek vinno .
" merry " panggil carrol
" hemm ? " saut merry dengan mendongakan wajahnya
" kau melamun ? " tanya carrol
" ehmm tidak kok " ucap merry seraya menghela nafas panjangnya
Setibanya di supermarket carrol memarkirkan mobilnya kemudian ia mengajak merry turun dan masuk kedalam supermarket tersebut .
Merry berbelanja semua kebutuhan dan perlengkapan rumah
Carrol yang awalnya hanya ingin mengantar merry saja , dirinya jadi ikut terbawa emosi untuk ber belanja juga . seusai berbelanja mereka berdua pun keluar dari supermarket menuju ke parkiran mobil , terlihat carrol dan merry begitu banyak membawa kantong keresek yang berisi belanjaan mereka masing masing .
" ini semua gara gara dirimu , aku jadi ikut berbelanja sebanyak ini . mama pasti akan memarahi ku kalau tau " ucap carrol menggerutu kesal
" salah siapa , kau ikutan berbelanja " celetuk merry
" jelas jelas ini salahmu kau mengajakku kemari " saut carrol
" apa kau bilang barusan ? jelas jelas kau sendiri yang meminta mengantarkanku kemari . sekarang kau menyalahkanku ? " tanya merry dengan melotot
" merry aku kan hanya bercanda hehe " kata carrol terenyum takut
" kau berani menyalahkanku lagi akan ku masukan kau ke dalam trolly " seru merry , carrol pun tertawa pelik dan takut akan merry
Saat merry dan carrol sudah sampai di parkiran mobil , tiba tiba terdengar suara wanita yang memanggil manggil nama merry . Carrol dan merry pun menoleh ke asal suara tersebut , ternyata pemilik suara itu tak lain ialah aline , ia pun berjalan melangkahkan kakinya dengan cepat menghampiri merry dan carrol .
" kenapa harus bertemu dengan si benalu satu ini " gumam carrol dengan kesal .
" carrol sudahlah " saut merry .
Aline pun semakin mepercepat langkah kakinya , kemduai ia menegur sapa carrol dan juga merry
" hai merry .. Hai carrol " sapa aline
" ada apa ? " tanya merry dengan wajahnya yang begitu datar
" aku hanya menyapa saja , kebetulan tadi aku sedang berbelanja dan tidak sengaja melihat kalian . Yaaa aku pikir bukan kalian , tapi aku perhatikan kembali ehh ternyata memang benar kalian , jadi aku cepat cepat mengikutimu kemari " ucap aline , merry hanya diam saja seakan tidak senang berbicara dengan aline .
" itu saja ? " tanya merry
" ehmm .. gio kan baru saja berduka karna kepergian kakek lalu kenapa kau malah asyik berbelanja dengan sahabatmu ini ? Seharusnya kau menemani gio ! Bukan malah sibuk dengan duniamu sendiri . Gio kan suamimu " tutur aline
" itu terserah aku ! " seru merry
" hei wanita penjilat lebih baik tutup mulutmu itu tidak usah sok baik memberi nasehat kepada merry " saut carrol dengan geram , ia melototkan kedua matanya kepada aline
" aku tidak berbicara dengan dirimu lebih baik kau diamlah ! " seru aline .kepada carrol
" aku yang sangat kenal betul dengan gio mulai dari dia kecil ! bagaimana dia kesepian tanpa keluarganya , sekarang dia harus kehilangan kakek nya , keluarga yang ia punya satu satunya , gio punya istri tapi tidak bisa mengertikannya . Bahkan tidak bisa memberikan anak untuknya , my poor gio " seru aline seraya melipat kedua tangannya diatas perut .
" hei jaga mulutmu itu " teriak carrol dengan menunjukan jarinya di wajah aline
" untuk apa aku menjaga mulutku ? Memang benar kan ? Bahkan merry sampai sekarang belum juga hamil , iya kan merry ? " tanya aline tersenyum licik . Merry hanya diam saja , nafasnya begitu berat dadanya terasa sakit saat mendengar kata kata aline .
" merry .. Semua manusia itu tidak hanya membutuhkan cinta , tetapi juga sebuah keluarga . Begitu juga dengan Gio ! dia tidak hanya butuh cinta tetapi dia juga butuh sebuah keluarga ! Tapi kau tidak bisa memberikan keluarga untuknya . Kau ini istri macam apa ? , jika aku jadi dirimu aku sudah menyuruh gio untuk menikah lagi " tutur aline
" alineeeeeeee " teriak carrol
" carrol sudah biarkan saja , ayo kita pergi " pinta merry , air mata meleleh seketika
" tapi merr , wanita ini sudah keterlaluan " seru carrol
" carrol .. biarkan saja , ayo " ajak merry ia menarik tangan carrol dan mencoba menepis air matanya . aline pun tersenyum semakin licik melihat merry dan carrol berlalu pergi meninggalkannya .
sementara merry dan carrol pun masuk kembali kedalam mobil . Merry merasa sakit dan terluka akan perkataan aline , dadanya terasa begitu sesak . Air matanya mengalir tak tertahankan .
" merry jangan di masukan hati kata kata aline " pinta carrol , merry terdiam sejenak
" merry " panggil carrol seraya menyentuh bahu merry
" carrol .. Yang diucapkan oleh aline itu benar aku tidak bisa memberikan kebahagiaan untuk gio , aku tidak bisa memberikannya sebuah keluarga , dia sudah tidak memiliki keluarga lagi " ucap merry air matanya semakin membanjir .
" merry jangan bilang seperti itu " kata carrol , ia pun memeluk tubuh merry dan mencoba menenangkannya .
" carrol .. Coba saja waktu itu aku tidak sakit , aku pasti bisa memberikan anak untuk gio dan kakek juga pasti sudah bisa melihat anak kami , carrol .. kenapa hidup ini tidak adil " ucap merry dengan sesenggukan .
saat carrol merasa merry sudah cukup tenang , carrol mengemudikan mobilnya dan sejenak mengajak merry untuk singgah di rumahnya ,
" istirahatlah dirumahku dulu , nanti sore akan ku antarkan pulang " pinta carrol , dengan mata yang masih membengkak dan suara yang serak merry mengiyakan permintaan carrol .
mereka berdua pun turun dari mobil , carrol menyuruh pembantunya untuk menurunkan barang belanjaan milik carrol ,
saat carrol dan merry hendak masuk kedalam rumah . tiba tiba sebuah mobil berhenti di halaman rumah carrol tepat di samping mobil milik carrol , pemilik mobil itu ternyata tak lain ialah andrew .
" yatuhan kenapa kak andrew kemari " gumam carrol dalam hati .
" carrol itu kak andrew kan ? " tanya merry
" iya merr " saut carrol . andrew pun turun dari mobil , ia melangkahkan kakinya dengan cepat menghampiri carrol dan juga merry .
" carrol .. merry .. " sapa andrew
" kak andrew , kau sedang apa kemari ? " tanya carrol
" aku hanya ingin menemuimu " ucap andrew , carrol terdiam sejenak menatap merry .
" tidak mungkin jika aku menolak kedatangan kak andrew di depan merry " gumam carrol dalam hati ,
" ehmm tunggu sebentar , aku akan mengantarkan merry agar istirahat ke dalam kamarku " ucap carrol .
" merry , apa kau habis menangis ?" tanya andrew , ia menyipitkan kedua matanya memperhatikan wajah merry yang terlihat begitu senduh .
" ehm tidak kak " ucap merry dengan menggelengkan kepalanya , andrew melihat ke arah carrol , ia menaikan kedua alisnya mencoba menanyakan merry namun carrol menggelengkan kepalanya kepada andrew bermaksud mengkode agar andrew tak bertanya lebih kepada merry , karna carrol takut merry akan bersedih kembali ,
" baiklah merr , lebih baik kau istirahat , kau terlihat tampak tidak sehat " tutur andrew . merry pun menganggukan kepalanya tanpa bersuara .
" silahkan masuk dan duduk kak , aku akan kembali " ucap carrol , andrew pun mengiyakannya , ia mendudukan tubuhnya diatas sofa untuk menunggu carrol , sedangkan carrol mengantarkan merry untuk masuk kedalam kamarnya ,
" ayo istirahatlah " pinta carrol
" carrol .. apa kau akan pergi meninggalkanku ke jepang ? " tanya merry , matanya terlihat berkaca kaca . carrol sejenak terdiam .
" tidak ! aku akan menundanya untuk sementara waktu , sampai aku merasa kau benar benar baik " ucap carrol lirih
" terimakasih banyak , kau yang memang paling bisa mengertikanku " ucap merry seraya memeluk tubuh carrol ia pun melelehkan air matanya , begitu juga carrol ia ikut menangis karna begitu tak tega melihat merry .
" oh iya carrol aku sangat lapar sekali apa kau ada sesuatu untuk dimakan ? " tanya merry dengan sedikit manja . carrol pun tersenyum .
" apa kau mau aku ambilkan makanan ringan ? sambil menunggu masakan bibi matang ? karna bibi masih memasak , nanti jika masakannya sudah matang kita makan sama sama " tanya carrol
" ehem .. iya aku mau " ucap merry ,
" baiklah tunggu disini aku akan mengambilkan makanan untuk mu " ucap carrol berlalu keluar kamarnya dan ia pun mengambilkan makanan untuk merry . seusai mengambil makanan di lemari es , carrol pun kembali ke kamarnya untuk memberikan makanan tersebut kepada merry .
" ini makanlah " kata carrol menyodorkan makanan kepada merry , ia pun mendudukan tubuhnya di samping merry
" terimakasih " saut merry , saat merry hendak memakan makanan ringan itu , kedua mata merry pun melirik ke arah carrol .,
" kau sedang apa masih disini ? " tanya merry
" ya menemanimu lah , kenapa kau begitu bodoh sekali " seru carrol
" pergilah , temani kak andrew sana dia kan sedang menunggumu si luar " pinta merry
" astaga .. yaampun merry kenapa aku sampai lupa jika di luar ada kak andrew " ucap carrol sembari menepuk dahinya .
" yasudah sana temui dia " ucap merry seraya mengunyah makanan di dalam mulutnya .
" apa kau tidak apa apa aku tinggal sendirian ? " tanya carrol
" tidak apa apa ! aku baik baik saja , cepat sana " seru merry ,
" oh iya carrol .. ku mohon jangan beritau kak andrew tentang masalah hari ini , aku takut nanti kak andrew akan memberitau gio " imbuh merry , carrol pun mengiyakan perkataan merry dan berlalu meninggalkan kamarnya untuk menemui andrew di ruang depan .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
terimakasih banyak kemarin sudah mau menyempatkan untuk menjawab pertanyaan saya .
mohon maaf saya gak bisa balas satu persatu komentar kalian .
dan rata rata semua pada koment gak bosen sama alur cerita ini . hanya ada beberapa sih yang bosen mungkin 1 : 100
tapi ya tetep dong ngga mungkin aku panjangin 😂😂😂😂😂😂
mau bahas beberapa koment nih wkwk
~ thor episodenya jangan terlalu panjang nanti ceritanya malah ngawur !
- nah bener nih ..
lagian gak mungkin juga dong aku bikin cerita ngawur sama aja matiin karyaku . kalau ceritanya udah kelar ya pasti aku tamatin kok 😂
~ semakin lama semakin berbelit belit disitu situ aja mulu langsung dong ke point. gausah pakai adegan sedih sedihan yang bahagia aja . romantis gitu . salah updatenya lama banget .
- berbelit belit ? hmm padahal ceritaku ini tiap episode gak stuck disitu situ aja loh \, tapi yaa itu memang tergantung penilaian kalian pribadi sih .
sebenernya juga pingin langsung aku ceritain ke pointnya aja ,
tapi gimana lagi ini alur cerita sudah sesuai dengan apa yang aku susun , kalau aku ngikutin sesuai alurmu aduhh berantakan dong ceritaku wkwk ,
bikin cerita sendiri aja kan lebih enak , lebih jelas , gak perlu nunggu lama , iya kannnnn 😂
~ kak banyakin adegan mesumnya dong masa gio dan merry udah nikah tapi cuman gitu gitu aja
- astaghfirullah wkwkwk masalahnya disini banyak banget dedek dedek gemessss di bawah umur \, dan novel ku ini lebih tidak mengarah ke 21+
adegan dewasa mungkin ada tetapi hanya ada di episode tertentu 😂😂😂😂
~ tolong dong kak tambahin konfliknya , konfliknya kurang menantang .. gak kayak di novel sebelah .
- hmm .. aku juga suka konflik tapi aku gak suka yang berkepanjangan .
~ kak author tolong ceritain andrew dan carrol
- tenang saja ,, sebelum aku tamatkan novel ini , kisah couple carrol dan andrew akan aku ceritakan sampai kelar . jadi ikutin aja alurnya ya wkwk
~ ceritanya terlalu pendek bikin bosen nunggu ! salah nunggu up nya lama banget eh ternyata cuma satu episode doang ..
- astaga bikin ngelus dada wkwk \, padahal aku udah update setiap hari
dipikir ngetik gak pakai mikir apa ? kalau cuman ngetik doang mah enak , lah ini aku ngetik sambil mikir loh ngga ngasal ngetik doang . duhh bikin gemess aja 😂😂😂
dan untuk masalah update kan sudah aku jelaskan tuh di beberapa episode waktu lalu kalau harus menunggu revisi dari editor mangatoon
Dan setiap weekend jangan terlalu berharap banyak ! karna editor mangatoon setiap weekend pada libur jadi update tidak menentu .
para editor juga sama sama manusia seperti kita mereka juga butuh istirahat dan libur sama seperti kalean kalean semua 😂😂
~ kak update dua episode dong
- oh siap scroll aja \, pokoknya jangan lupa habis baca tekan like wkwkwk
terimakasih