
untuk melakukan pemulihan terhadap merry dokter menyuruh merry agar dirawat inap di rumah sakit selama 1 minggu , seringkali merry memaksa untuk pulang tetapi kikan selalu membujuknya .
kala itu rey sedang bergantian menemui merry di dalam ruangannya . namun mata merry masih terlihat terpejam . ia menatap wajah anaknya dengan perasaan yang begitu bersedih . terlihat sekali di mata ayah satu anak tersebut , ia seakan begitu memikul banyak kesedihan dan pikiran yang begitu berat . matanya menyiratkan akan sebuah kebingungan yang mendalam , perasaan akan takut . rasanya rey ingin sekali berbicara kepada merry dan melampiaskan semuanya .
" merry " panggil rey seraya tangannya menyibakkan rambut anaknya tersebut . hanya satu kata panggilan yang keluar dari mulut rey , merry pun membuka matanya dengan seketika .
" papa " suara panggilan lirih itu terdengar di telinga rey .. rey mengingat dengan jelas ketika 20 tahun yang lalu saat ia mengajari seorang anak balita memanggilnya dengan sebutan kata papa ,
betapa bahagianya rey kala itu . sama seperti hari ini , rey merasa seakan ribuan duri yang telah menancapi jantungnya menghilang secara tiba tiba .
disisi lain rey terlihat bahagia , namun disisi lain ia tampak terlihat begitu bersedih .
" papa baik baik saja kan ? kenapa papa tidak beristirahat ? kenapa papa malah kemari ?" tanya merry dengan menurunkan pandangannya
" papa baik baik saja nak , papa kemari karna sangat merindukanmu " ucap rey , ia melekatkan bibirnya di kening anaknya tersebut , sembari memejamkan matanya , terlihat air hendak bergulir di pelupuk mata seorang ayah itu , namun ia mencoba menahan air itu agar tidak terjatuh . merry pun memperhatikan papanya dengan begitu heran .
" papa kenapa menangis ? " tanya merry
" tidak .. papa tidak menangis .. " ucap rey lirih seraya mengalihkan pandangannya dan mengusap matanya dengan tangan . kemudian ia memaksakan senyumnya,
" papa berbohong .. jelas jelas papa menangis . pa .. merry sudah tidak apa apa , merry baik baik saja " seru merry seraya menyentuh pipi papanya dengan lembut .
" (menghela nafas) papa hanya bahagia saja nak karna melihatmu sudah membaik " tutur rey dengan tersenyum
" terimakasih pa .. maafkan merry karna merry sudah menyusahkan papa " ucap merry lirih dengan mata yang berkaca kaca . namun rey menyangkal bahwa ia sama sekali tidak menyusahkannya .
" sayang .. di depan ada carrol apa kau ingin menemuinya ? " tanya rey
" iya pa merry ingin bertemu dengan carrol , apa papa bisa memanggilkannya untuk merry ? " pinta merry ,
" tentu saja nak papa akan memanggilnya ." ucap rey , namun saat beranjak hendak pergi meninggalkan merry , langkah kaki rey tiba tiba terhenti , matanya memusat melirik kearah meja yang terdapat sebuah amplop putih yang masih tersegel rapi diatasnya .
" sayang .. kau tidak membaca surat dari gio ? " tanya rey
" merry tidak mau membacanya , merry sangat membenci gio " seru merry dengan membuang wajahnya , rey pun memejamkan matanya .
" merry jangan berbicara seperti itu . setidaknya bacalah isi surat dari gio " tutur rey seraya meninggikan suaranya
" merry tidak mau ! kenapa papa memaksa merry " seru merry
" merry .. apa kau tau ? kau terlalu memikirikan perasaanmu hingga kau lupa memikirkan bagaimana perasaan suamimu ! apa kau tau perasaan suamimu bagaimana ? papa sungguh tidak habis pikir denganmu , kenapa kau jadi seperti ini ? ." seru rey namun mulut merry tak bergemming .
" baiklah .. papa tidak akan memaksamu " imbuh rey , ia pun berlalu meninggalkan ruangan merry .
dan air mata merry memecah kembali .
tak lama kemudian carrol masuk menghampiri merry yang sedang menangis .
" merry kau kenapa menangis .. " tanya carrol mengusap wajah merry yang tengah basah karna terguyur oleh air matanya
" carrol, tolong peluklah aku " pinta merry melebarkan tangannya , carrol pun memeleuk sahabatnya tersebut , merry menenggelamkan wajahnya di bahu carrol , tangisannya semakin menjadi jadi , carrol mencoba menenangkannya .
" merry tenanglah kau kenapa ? " tanya carrol
" merry .. semua orang sangat mengerti perasaanmu termasuk aku , mereka tau betul akan kesedihan yang kau rasakan , tetapi ada kalanya kau juga harus memikirkan tentang perasaan mereka juga . " tutur carrol ,
ia melepaskan pelukan merry dan memegang kedua bahunya ,
merry menceritakan rasa sakitnya kepada carrol ketika gio mengajak aline ke rumah sakit . ia meluapkan rasa benci dan kekecewaan terhadap suaminya tersebut . namun carrol menyangkalnya , ia menenangkan merry dan mencoba membuat merry mengerti bahwa gio sangat mencintainya , ia meluruskan kesalah pahaman antara merry dan gio . namun merry yang begitu keras kepala tak menggubris akan ucapan yang terlontar dari mulut sahabatnya tersebut
ketika merry tengah mencurahkan isi hatinya kepada sahabatnya itu , tiba tiba dokter datang menghampiri mereka berdua , dokter menyuruh carrol agar tidak membuat merry emosi , karna itu akan mempengaruhi kesehatannya .
dan dokter menyuruh merry untuk beristirahat . carrol pun dengan terpaksa berlalu meninggalkan merry keluar dari ruangannya .
merry sejenak termenung akan perkataan carrol , tatapannya begitu kosong , hatinya seakan rapuh , pandangannya tak berpaling dari arah pintu ruangannya , namun setiap kali pintu ruangan itu terbuka yang ia lihat hanya dokter dan perawat . ia hanya bisa memejamkan matanya dengan perasaan yang begitu kecewa .
mata merry yang terlihat membengkak karna menangis , tiba tiba melirik ke arah meja sampingnya . tangannya bergerak gemetar meraih surat yang ada di meja samping tersebut ,
iya benar ! surat itu .. surat yang sempat di berikan oleh kakek vinno dari gio , ia perlahan merobek sisi dari amplop tersebut dan hendak membacanya .
mohon maaf jika di beberapa episode ini ada salah penulisan kata maupun kesalahan dalam penafsiran dunia medis ,
saya sangat berterimakasih karna kemarin beberapa reader mengingatkan saya akan beberapa kesalahan penafsiran dari cerita saya .
jadi jika ada kesalahan dalam cerita saya mohon dimaafkan dan diingatkan ^_^
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
Gracias ^_^