
Keesokan siangnya di restaurant
Helena sedang makan siang bersama temannya yang bernama irene , ia teman merry juga , mereka menikmati makanan sembari berbincang bincang .
" helena .. Itu kak aline bukan sih pacarnya kak gio ? " ucap irene memberi tahu helena , helena pun menoleh ke arah aline ,
" oh iya benar , itu kak aline . sebentar aku akan memanggilnya " ucap helena , senyuman licik pun langsung menyeringai wajahnya
" kak aline " teriak helena melambaikan tangannya , aline pun masih mengamati wajah helena dari kejauhan , kemudian ia menghampiri meja helena .
" oh ternyata kau nona helena , aku kira siapa " ucap aline ,
" bagaimana kabarmu ? kita bertemu lagi " tanya helena ia pun berdiri memberi aline salam dengan mencium pipi kanan kirinya
" aku baik kau bagaimana ? " tanya aline
" aku juga baik kak , dimana kak gio kenapa kau sendirian ? " tanya helena dengan melihat ke arah sekitar
" gio mungkin bekerja , aku selesai acara pemotretan jadi sekarang break mau makan siang " ucap helena
" kalau begitu Gabung makan sama kita .saja kak , ayo silahkan duduk " pinta helena mempersilahkan aline duduk , aline pun dengan senang hati mengiyakannya .
Helena memanggilkan pelayan untuk aline , kemudian aline memesan beberapa makanan dan tak lama kemudian makanan dan minuman yang aline pesan datang . Ia pun menikmati minuman yang tadi sempat ia pesan .
" aku semalam bertemu dengan kak gio di supermarket dia sedang membeli pembalut pasti membelikan untukmu " ucap helena tersenyum , aline langsung batuk karna karna tersedak
" kak aline hati hati kalau minum ,apa kau baik baik saja ? " tanya helena menyodorkan tissue untuk aline
" iya aku baik baik saja " saut aline
" pasti untuk merry , aku sangat membencinya " gumam aline geram dalam hati
" kau beruntung sekali kak mendapatkan kak gio " puji irene , aline pun hanya tersenyum pelik menahan rasa geram
" iya tentu saja , gio sangat mencintaiku " ucap aline , hingga membuat helena begitu kesal mendengar pernyataan aline
" oh iya kak .. selesaikan makanmu aku akan pergi ke toilet perutku terasa agak sakit " kata helena sembari beranjak dari duduknya , aline pun mengiyakan , helena berjalan menuju toilet yang dengan tersenyum licik . Ia meraih ponselnya dan mengirim pesan kepada irene
[ irene .. Cepat kemarilah Buat alasan kepada kak aline kalau perutmu juga sakit ~ helena ]
" kak aline aku ke toilet sebentar ya .. Tiba tiba perutku sakit " ucap irene seraya memegang perutnya
" kenapa bisa sakit juga perut mu ? " tanya aline heran
" iya sepertinya kebanyakan makan kak , yang tadi aline pesan makanannya pedas semua " kata irene seolah menahan rasa sakit pada perutnya
" yasudah cepatlah ke toilet sana " ujar aline , irene langsung berlari ke toilet menemui helena
" ada apa kau menyuruhku kemari ?" tanya irene kepada helena
" iya aku ingin mengajakmu pulang , ayo kita lewat pintu samping " pinta helena menggandeng tangan irene
" tunggu helena .. Kita kan belum bayar makanannya ? " tanya irene
" biar saja , biar aline yang membayar semuanya " ucap helena tersenyum sinis
" helena kau jangan keterlaluan , makanan di restaurant ini sangat mahal . Dan kita tadi memesan banyak sekali makanan " seru irene
" biarkan saja , aku sangat tidak menyukai wanita itu .. Ayo cepat pergi sebelum aline kemari " pinta helena menarik tangan irene keluar , irene pun mengiyakan sembari menggelengkan kepalanya karna melihat tingkah laku licik helena
aline pun selesai makan , dirinya menunggu helena dan irene begitu lama namun mereka berdua tak kunjung muncul , jadi aline terpaksa menghampirinya di toliet , namun di toilet terlihat sangat sepi tidak ada satupun orang yang menggunakan toilet tersebut .
" dimana mereka berdua , ah sudahlah lebih baik aku kembali saja ke studio " gumam helena , ia kembali ke mejanya dan meminta tagihan bill kepada salah satu pelayan
" selamat siang nona , permisi ini total billnya 807 PS " pelayan itu menyodorkan bill kepada aline , mata aline langsung terbelalak dengan terkejut (karna itu setara 15 jt rupiah indonesia)
" WTF . yang benar saja saya hanya memesan 2 makanan dan 1 minuman kenapa bisa sebanyak ini " teriak aline ,
" iya nona ini total keseluruhan bill makanan teman anda juga " ucap pelayan tersebut
" saya tidak mau tau , saya hanya membayar makanan yang saya makan saja ! " teriak aline
" tetapi pesanan makanan anda satu bill dengan mereka nona , jadi kau harus membayar semuanya " ucap pelayan itu
" sialan .. mereka berdua sepertinya sengaja , awas kalian .. " gumam aline kesal dalam hati , aline pun merasa malu karna semua mata orang yang sedang makan di restaurant tersebut berpusat melihat kearahnya , tak ambil pusing ia memberikan kartu kredit kepada pelayan itu dengan wajah yang begitu meletup letup menahan kegeraman . tak lama kemudian pelayan itu datang kembali kepaa aline
" mohon maaf sekali nona , ini kartu kredit anda sudah over limit " kata pelayan itu sembari mengembalikan kartu kreditnya , ia mencoba memberikan beberapa kartu kredit dan juga kartu debit lain miliknya namun juga sama saja
" ya tuhan aku lupa , kondisi keuangan papa masih memburuk dan kartu debitku kemarin aku pakai untuk membiayai pengobatan mama , honorku juga belum keluar aku harus bagaimana ini , sepertinya aku harus meminta tolong gio " gumam aline dalam hati
" tunggu sebentar saya akan menghubungi kekasih saya " pinta aline meraih ponselnya dan mencoba menghubungi gio .