
gio masih menenangkan merry di dekapannya hingga merry benar benar berhenti menangis , ia berpikir bahwa ia tak seharusnya membentak istrinya seperti itu . namun gio terbawa emosi karna melihat sikap merry seperti itu .
" gio maafkan aku " ucap merry lirih
" aku sudah memaafkanmu , jangan menangis lagi . kenapa kau begitu cengeng seperti ini ? " ujar gio , ia mengangkat wajah merry dengan kedua tangannya , merry pun hanya diam saja . gio tak bergemming menatap mata istrinya yang membengkak karna menangis . ia menyibakan rambut merry dan kembali memeluknya dengan begitu erat
" aku yang salah terhadapmu , karna tidak seharusnya aku membentakmu seperti itu tadi , (menghela nafas) aku sangat mencintaimu" ucap gio lirih , ia memejamkan matanya seraya mencium kening merry , ia benar benar merasa bersalah karna membuat istrinya sampai menangis seperti itu .
" apa kau mau pergi ke pantai hem ? " tanya gio , merry mengangkat kepalanya
" tidak .. aku sangat lelah aku ingin istirahat saja " kata merry seraya menggelengkan kepalanya
" baiklah , kita di kamar saja . apa kau ingin membaca buku atau ingin bermain UNO lagi ? " tanya gio , kedua tangannya menyentuh lembut pipi merry
" ehm .. tidak , aku mau membaca buku saja . " pinta merry
" baiklah " saut gio seraya menepiskan senyumnya
" gio .. apa kau tau , aku masih sangat kesal dengan carrol " kata merry dengan mengerucutkan bibirnya
" kenapa memangnya dengan carrol ? " tanya gio
" dia tadi menelponku berulangkali hanya ingin memberitauku bahwa dia sedang berkencan dengan kak andrew , aku sangat kesal terhadapnya , gara gara dia aku sampai harus bertengkar denganmu " seru merry , gio pun tersenyum lirih
" lupakan saja masalah yang tadi , carrol hanya ingin berbagi kebahagiaan nya saja denganmu " tutur gio ,
" tapi dia sangat menyebalkan " seru merry
" sama .. kau juga menyebalkan " ucap gio dengan menggoda , merry hanya diam dan semakin mengerucutkan bibirnya . gio pun menahan tawanya .
" aku hanya bercanda sayang , jangan cemberut seperti ini ! aku jadi semakin gemas " seru gio , ia menarik wajah merry dan menggigit pipi nya , merry pun tersenyum dengan menggerutu kesal karna tingkah suaminya itu.
" tunggulah disini aku akan mengambilkan buku untukmu " pinta gio , merry pun mengiyakannya , gio beranjak dari duduknya dan mengambil beberapa buku yang sempat ia bawa di dalam koper , Ia memberikan beberapa buku itu kepada istrinya . Merry mengambil salah satu buku yang diambilkan oleh gio , kemudian ia membacanya dan dan ditemani oleh gio .
3 hari sudah merry dan gio menghabiskan waktu bersama untuk berlibur .
Siang itu gio dan merry sedang sibuk membereskan baju bajunya untuk di masukan kedalam koper , karna mereka akan check out hari itu juga , setelah dirasa semua barang milik mereka tidak ada yang tertinggal , merry dan gio bergegas meninggalkan resort tersebut , mereka kembali melakukan perjalanan pulang menuju ke rumah kurang lebih 4 - 5 jam . Selama perjalanan untuk mengusir rasa bosan gio dan merry sesekali berbincang bincang dengan di selingi candaan ringan .
* a few month later
waktu itu , sebelum berlibur merry sudah merencanakan kehamilannya kembali bersama gio . dan beberapa hari setelah berlibur merry dan gio sudah menempati rumah mereka kembali , rumah yang sempat di beli oleh gio waktu itu .
4 bulan pun berlalu , selama 4 bulan tersebut merry melakukan program hamil namun sampai saat ini pun dirinya belum juga kunjung hamil ,
begitu banyak kerisauan dan ketakutan menyelimuti hati dan pikiran merry . Bahkan hampir setiap saat ia melakukan test kehamilan namun hasilnya selalu negative hingga membuat hati merry benar benar kalut dan bersedih .
pagi itu merry melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi menghampiri gio yang sudah berpakaian rapi dan sedang terduduk di atas kursi memangku laptopnya .
" gio .. " panggil merry dengan mendudukan tubuhnya dengan begitu lemas di samping gio
" iya ? kenapa wajahmu terlihat bersedih ? " tanya gio dengan menyipitkan kedua matanya
" (menghela nafas) gio hasilnya negative lagi " ucap merry , ia menurunkan pandangannya sembari menunjukan test pack yang kala itu sedang ia genggam kepada gio .
" gio kenapa aku sampai sekarang masih belum juga hamil ? " tanya merry , air matanya membanjir seketika , karna ia masih ketakutan . Ketakutan itu setiap hari semakin menghantuinya . Gio meletakan laptop yang ia pangku diatas meja . Ia menggeser duduknya dan mendekap tubuh merry
" sayang bersabarlah ! Mungkin masih belum saatnya " tutur gio mencoba menenangkan merry. Merry memejamkan matanya dengan pilu , ia selalu mendengar kata kata itu dari mulut gio . Sabar dan sabar , sampai kapan ia harus bersabar ? Sampai gio menceraikannya ? Pikiran buruk itu terngiang di kepala merry akibat perkataan hellena waktu itu , ketakutan itu semakin hari semakin menjadi jadi .
" aku sangat takut , jika perkataan hellena benar benar terjadi " ucap merry , gio melepaskan pelukannya
" hellena ? Hellena berbicara apa memangnya kepadamu ? " tanya gio sembari mengernyitkan dahinya
" kata hellena dulu bibinya pernah melakukan transplantasi ginjal dan dia tidak bisa hamil lagi , kemudian paman hellena menceraikannya . Dan setelah aku melakukan operasi bahkan Sampai sekarang aku belum juga hamil . Gio aku sangat takut , aku benar benar takut " ucap merry. Air matanya semakin menderas .
" sayang .. Tenanglah itu tidak akan terjadi , kau pasti bisa hamil lagi . tetapi bersabarlah ! jangan mendengarkan apa kata orang lain " tutur gio , ia mencoba menenangkan merry kembali dan memeluk nya , gio mengernyitkan dahinya dengan begitu geram akan hellena .
" jadi karna hellena selama ini pikiran merry jadi terganggu . Aku tidak habis pikir dengan wanita itu " gumam gio dalam hati , gio menenangkan merry sampai merry benar benar merasa tenang .
" sayang .. aku akan pergi bekerja dulu " ucap gio , mencoba melepas pelukannya ,
" apa kau akan lama ? " tanya merry , seakan ia tidak ingin di tinggal sendiri oleh gio
" seperti biasanya , aku akan pulang sore " kata gio sembari menyibakan rambut merry yang menutupi dahinya kala itu .
" baiklah , " saut merry , ia beranjak dari duduknya dan mengambilkan jas dan dasi untuk gio
" gio .. kemarilah akan ku pasangkan dasi untukmu " pinta merry , gio pun mengiyakannya , merry mengikat simpul dasi di kera kemeja gio . kedua mata gio masih memandangi wajah istrinya yang terlihat masih bersedih . setelah memasangkan gio dasi , merry membantu gio untuk memakaikan jas hitam di tubuhnya . dan ia mengantarkan gio berangkat kerja hingga ke halaman rumah , baru saja beberapa langkah gio melangkahkan kakinya , tiba tiba ia membalikan badan dan kembali menghampiri merry .
" kenapa kembali ? apa ada yang tertinggal ? " tanya merry
" iya ada .. hatiku tertinggal dirumah " ucap gio dengan menepiskan senyumnya , merry pun tertawa lirih akan gombalan gio sepagi itu .
" kau ini bisa saja , cepat berangkatlah " kata merry dengan mencubit dada gio , gio sejenak menatap kedua mata merry . ia menghela nafas dan tangan kanannya menyentuh lembut pipi merry .
" dengarkan aku baik baik ! jangan pernah dengarkan apa kata orang lain " tutur gio lirih , seraya mencium kening merry . merry menganggukan kepalanya tanpa bersuara .
" aku berangkat dulu " pamit gio , ia pun bergegas menuju mobilnya , dan mengendarai mobil tersebut untuk pergi ke kantornya
* 1 bulan kemudian
Point of view carrol ^ andrew
Siang itu andrew sudah memiliki janji bersama carrol untuk mengajaknya pergi membeli sesuatu , andrew sudah berada di halaman depan rumah carrol untuk menjemputnya , terlihat carrol berjalan cepat menghampiri andrew .
" kak andrew aku sudah siap , oiya kau tadi bilang kalau kau mau meminta tolong kepadaku , kau mau minta tolong apa ? " tanya carrol dengan penasaran .
" aku mau minta tolong kau untuk memilihkan beberapa barang ! " ucap andrew
" barang apa ? " tanya carrol seraya Memutar otaknya dengan begitu keras
" nanti kau juga tau , ayo " ajak andrew , mereka berdua pun berangkat . Andrew melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang , ia menghentikan mobilnya di sebuah mall . Andrew mengajak carrol masuk ke dalam mall tersebut . mereka berdua menghentikan langkah kakinya di depan sebuah boutique , andrew mengajak carrol untuk masuk kedalam boutique itu .
" carrol .. aku mau minta tolong pilihkan gaun wanita yang menurutmu bagus , karna aku ingin membelikan seorang wanita gaun tetapi aku bingung memilihkannya , kau kan perempuan . kau pasti tau bagaimana selera wanita jadi aku mau meminta tolong kepadamu untuk memilihkannya " pinta andrew , wajah carrol yang awalnya terlihat begitu riang , menjadi murung seketika .
" oh .. iya , baiklah kak " ucap carrol seraya kedua matanya mengamati beberapa gaun yang terpajang di mannequin milik moutique itu .
" kak gaun ini sangat bagus " kata carrol dengan menunjukan gaun berwarna dusty pink kepada andrew .
" ehmm bisa kah kau mencobanya ? karna perawakan wanita itu seperti dirimu " pinta andrew
" aku seharusnya tidak terlalu berharap dengan kak andrew , dia sudah memiliki seorang wanita dihatinya " gumam Carrol dalam hati , ia memejamkan matanya dan menelan ludahnya dengan begitu getir
Seusai mengganti bajunya dengan gaun tersebut . carrol pun keluar menunjukan baju yang ia pilih kepada andrew . Andrew pun terkesima karna gaun yang dipilih oleh carrol sangat pantas dan menyatu di tubuh carrol .
" gaunnya sangat cantik , mungkin dia sangat cocok menggunakan gaun ini yasudah aku akan membelinya " tutur andrew , carrol hanya menganggukkan kepalanya . Andrew pun membayar gaun tersebut di kasir kemudian ia mengajak carrol pergi ke sebuah toko perhiasan
" untuk apa kita kemari kak ? Atau kau akan membelikan kekasihmu perhiasan juga ? " tanya carrol dengan menahan rasa sedihnya
" iya .. Aku akan segera melamar dia dalam waktu dekat ini , jadi aku mau meminta tolong kepadamu untuk memilihkan satu set perhiasan untuknya . Karna aku tidak begitu tau menau soal perhiasaan . Mungkin lingkar tangannya sama sepertimu jadi tolong pilihkan cincin yang pas dengan tanganmu . Bisakah kau mau membantuku lagi untuk memilihkannya ? " tanya andrew kembali . seraya memegang dan memperhatikan jari tangan carrol
deg ..
jantung carrol seakan berhenti ketika mendengar andrew akan melamar kekasihnya , dengan sekuat tenaga carrol mencoba menahan rasa sakitnya yang tiba tiba bersemayam di hatinya saat itu .
" iya kak , aku akan membantumu untuk mencarikan perhiasan " ucap carrol lirih , ia mencoba memaksakan senyumannya . namun andrew melihat carrol dengan begitu heran . karna carrol terlihat tak sebegitu riang seperti biasanya ,
" carrol .. apa kau baik baik saja ? " tanya andrew dengan memiringkan kepalanya .
" ehm .. iya , aku .. aku baik baik saja " ucap carrol lirih , carrol berjalan mendahului andrew menuju toko perhiasan tersebut , dengan jeli carrol melihat satu set perhiasan yang tengah di display di toko tersebut ,
" ya tuhan .. kenapa hatiku terasa sakit sekali seperti ini ? . " gumam carrol dalam hati , ia mencoba menyembunyikan kesedihannya meskipun tak bisa di pungkiri , selama ini carrol menyimpan perasaan terhadap andrew sudah cukup lama . bahkan ia rela tidak dekat dengan laki laki manapun , berharap andrew bisa memliki perasaan yang sama juga dengannya . namun nyatanya perasaan yang ia pendam tak terbalaskan .
" kak andrew , perhiasan ini sangat bagus jika kau berikan kepada kekasihmu " ucap carrol sembari menunjukan satu set perhiasan , yang terdiri dari cincin , gelang dan juga kalung . andrew menyuruh carrol untuk mencoba cincinnya dan ternyata cincinnya sangat muat di jari jari carrol .
" iya ini sangat bagus , baiklah aku akan membelinya " ucap andrew , ia memanggil shop keeper untuk membungkus satu set perhiasan tersebut , saat andrew berdiri didepan kasir dan hendak membayar perhiasan tersebut , tiba tiba dari belakang ada seorang perempuan yang memeluk andrew hingga membuat andrew terkejut .
" kak andrew " panggil perempuan itu , andrew membalikan tubuhnya
" nancy " seru andrew
" sayang .. kau benar benar mengagetkanku , kau disini sedang apa ? " tanya andrew gugup , ternyata perempuan itu bernama nancy ,
" apa ini kekasih kak andrew ? " gumam carrol dalam hati , hati carrol semakin hancur saat melihat andrew begitu akrab dengan nancy bahkan memanggil perempuan yang tengah di hadapannya itu dengan sebutan sayang .
" aku sedang mencari kado untuk temanku yang akan berulang tahun , kau sedang membeli perhiasan ? untuk siapa ? " tanya nancy kepada andrew dengan penasaran .
" ehm tidak , aku tidak membeli perhiasan untuk siapa siapa " ucap andrew gugup ,
carrol meraih ponselnya dan ia berpura pura menerima panggilan suara dari mamanya . saat andrew hendak memperkenalkan nancy kepada carrol tiba tiba carrol berpamitan pulang .
" kak andrew sepertinya aku harus pulang dulu , karna mama ku baru saja menelponku " ucap carrol
" kenapa terburu buru , ayo aku antar pulang " pinta andrew
" tidak usah kak , mamaku sudah menjemputku di depan mall , aku duluan ya kak " pamit carrol dengan berbohong , ia berlalu mempercepat langkah kakinya meninggalkan andrew dan juga nancy
" carrolll , tunggu ! " teriak andrew hendak mengejar carrol namun , saat hendak mengejar carrol , ia di hentikan oleh penjaga kasir toko perhiasan tersebut .
" tuan apa kau jadi membayar perhiasan ini ? " tanya penjaga kasir tersebut .
" astaga saya lupa , iya jadi nona " kata andrew , ia mengeluarkan debit card dan memberikannya kepada penjaga kasir tersebut .
" kak perempuan itu siapa ? " tanya nancy kepada andrew
" dia temanku , sudah lupakan saja . kau masih mau jalan jalan atau mau pulang denganku ? " tanya andrew
" aku masih mau jalan jalan , temani aku ya kak " pinta nancy ,
" baiklah ayo " ajak andrew , ia mengambil perhiasan yang sempat ia beli dan berlalu pergi dari toko perhiasan tersebut dan menemani nancy untuk jalan jalan .
sementara carrol ia berjalan cepat meninggalkan mall tersebut menuju ke jalan raya , ia berjalan kaki sembari menunggu taxi yang lewat . ia berjalan perlahan lahan dengan menundukan pandangannya ke bawah , hatinya begitu terluka . carrol pun tak mampu membendung rasa sakitnya . hingga ia menangis .
" carrol .. kenapa kau begitu bodoh " gumam carrol lirih seraya tangannya mengusap air mata yang jatuh bergantian membasahi pipinya . namun saat carrol berjalan di jalan raya
Tinnnn tinnn
(tiba tiba terdengar suara clackson mobil dengan begitu kencang hingga mengagetkan carrol )
mobil tersebut berhenti didepan carrol , carrol yang melihat mobil itu berhenti , seketika ia pun cepat cepat menghapus air matanya
.
.
.
.
.
hallo semua teman teman reader
saya selalu update setiap hari tetapi mohon maaf jika ada keterlambatan update karna kami para author harus menunggu revisi dari pihak mangatoon agar naskah kami lolos review dan akhir akhir ini memang semua novel terbilang cukup lambat update .
karna para editor mangatoon juga seperti kita , ingin punya waktu untuk beristirahat . mereka tidak hanya merevisi 1 novel saja tetapi ratusan novel .
jadi harap bersabar untuk menunggu update episode selanjutnya yaa ^_^ .
.
.
.
jangan lupa tinggalkan like dan koment ya agar saya lebih bersemangat update ,jika like banyak , akan saya usahakan untuk crazy up .
karna setiap kali saya crazy up kadang kalian lupa setelah membaca meninggalkan like kan saya jadi gak bersemangat wkwk .
terimakasih ^_^.
.
klik profil dan follow account mangatoon saya untuk bisa mengikuti dan melihat beberapa karya saya
wp : @novianalancaster
ig : @novianalancaster