
Merry hendak membantu gio membawa Barang belanjaannya . Namun gio melarangnya dan menyuruhnya untuk masuk dan menunggunya di dalam rumah . Merry pun menuruti permintaan suaminya . Gio 3 kali bolak balik kemobilnya untuk membawa barang belanjaan merry .
" kenapa kau berbelanja makanan dan manisan segini banyaknya ? " tanya gio
" bukannya kau yang tadi meminta untuk di belikan manisan ? " ucap merry
" iya tapi 1 kantung kan cukup .. Ini kenapa banyak sekali , siapa juga yang mau menghabiskannya ! " ketus gio
" kau ini sudah di belikan tapi cerewet sekali . Nanti aku yang habiskan ! " saut merry .
" oh iya gio .. Aku tadi membelikan baju untukmu . Sebentar ! " sambung merry dengan merogoh paper bag yang berisi beberapa baju . Ia mengeluarkan baju yang sempat ia beli untuk gio waktu di boutique .
" gio aku membelikan baju ini untukmu .. cepat pakailah ! " pinta merry sembari menyodorkan selembar baju berwarna merah muda .
" kau yang benar saja membelikanku baju berwarna merah mudah seperti ini . Aku tidak suka " celetuk gio
" gioo . Tapi Ini sangat lucu cepat pakailah ! " pinta merry
" merry sayang .. warna ini terlalu girly aku tidak suka menggunakan baju berwarna seperti ini ! Aku lebih suka baju yang berwarna gelap .. " ucap gio . Merry pun hanya diam kedua matanya menatap tajam gio dengan kesal .
" yasudah nanti akan ku buang " saut merry seraya membuang wajahnya , raut wajahnya terlihat kesal karna ia merasa gio tak menghargai pemberiannya . Melihat merry yang ngambek dan cemberut . Gio hanya menghela nafas panjang .
" yasudah kemarikan biar aku pakai " pinta gio
" tidak usah ! " seru merry kembali tanpa menatap wajah gio , gio menggaruk garuk kepalanya dengan kebingungan karna melihat merry ngambek kepadanya . Tangannya menyentuh halus pipi merry dan mencoba membujuknya .
" merry kenapa kau jadi marah seperti ini .. Mana kemarikan bajunya Biar aku pakai! tapi aku pakai dirumah saja ya ? " ucap gio ,
mata merry langsung melirik ke arah gio , senyuman manis menyeringai wajah cantiknya . Ia langsung menyodorkan baju nya kepada gio .
" sungguh menyusahkan saja " gumam gio lirih dengan mulut yang menggerutu kesal
" kau bilang apa barusan ? kalau kau tidak suka dan tidak mau memakainya tidak usah di pakai ! aku tidak memaksamu " celetuk merry dengan mengerucutkan bibirnya
" aku tidak bilang apa apa . aku sangat menyukai bajunya .. akan mau kok memakainya " ucap gio dengan memaksakan senyumnya , hanya demi melihat merry tidak ngambek ia terpaksa menuruti keinginan istrinya itu . Gio pun langsung mengganti bajunya tersebut . ia merasa tak terbiasa mengenakan baju yang berwarna seperti itu karna hampir semua koleksi bajunya hanya berwarna gelap seperti warna hitam atau sebagainya .
ketika merry melihat gio mengenakan baju yang ia belikan , wajahnya langsung terlihat sumringah seketika .
" gioo .. kau terlihat sangat lucu memakai baju ini " puji merry layaknya anak kecil seraya mendekap tubuh suaminya itu . Gio hanya diam saja dengan wajah yang datar karna terpaksa mengenakannya .
Gio mengambil laptopnya ia hendak bekerja di ruang depan kemudian merry pun ikut duduk disampingnya . Merry terlihat membawa buku dan beberapa makanan di tangannya .
Selama ia membaca buku tangan dan mulutnya tak henti bergerak untuk mengunyah makanan . Sesekali gio melirik istrinya tersebut . Ketika makanannya terlihat habis merry langsung kembali ke dapur untuk mengambil lagi makanan yang baru . Ia berulang kali bolak balik ke dapur untuk mengambil makanan ketika makanan yang sedang ia makan terlihat sudah habis . Bahkan tak terasa ia sudah menghabiskan 3 kantung manisan sekaligus .
" merry kenapa kau daritadi aku perhatikan makan terus ? " tanya gio dengan heran
" astaga .. bukan seperti itu ! tapi kau makan terlalu berlebihan ! Nanti perutmu sakit sayang " tutur gio
" biar saja ! kau ini terlalu banyak bicara " celetuk merry kembali . Gio hanya menggelengkan kepala melihat istrinya tersebut .
Beberapa saat kemudian merry tak melanjutkan makannya karna tiba tiba ia merasakan perutnya begah. ia langsung menutup bukunya dan meletakan buku tersebut di atas meja yang ada di depannya. Sejenak dia diam dengan perasaan aneh menghadap gio ,
" merry kau kenapa ? " tanya gio khawatir . Ia mengalihkan laptopnya di atas meja dan memegang lengan merry .
" gio .. Perutku tiba tiba sangat tidak nyaman ! " ucap mery seakan menahan sesuatu di tenggorokannya .
" tidak nyaman bagaimana ? " tanya gio heran
" rasanya aku ingin sekali muntah " ujar merry dengan menggembungkan pipinya,
" aku sudah bilang kan ! Kau tadi makan terlalu berlebihan .. " seru gio
" cepatlah pergi ke kamar mandi " imbuh gio . Merry hendak beranjak berdiri namun tiba tiba sisa sisa makanan dan cairan keluar begitu saja dari mulutnya hingga mengenai tubuh gio . sontak gio berteriak .
" astaga merrryyy " gio setengah berteriak .
Merry pun langsung berjalan cepat ke wastafel kamar mandi , ia mencoba mengeluarkan semua sisa sisa makanan dari mulutnya yang membuat perutnya begitu tidak nyaman .
Sementara Gio berdecak dan menggerutu kesal karna terkena muntahan merry . ia bergegas mengikuti merry di kamar mandi yang ada di dalam kamarnya .
Gio mencoba membantu merry mengeluarkan semua isi perutnya dengan pelan menepuk nepuk punggung istrinya tersebut . Seusai perut merry sudah nyaman merry langsung berkumur dan bernafas lega . Kemudian matanya berpusat kepada baju gio yang terlihat kotor karna terkena muntahannya .
" gioo maafkan aku . Aku benar benar tidak sengaja " ucap merry dengan memelaskan matanya . Gio hanya diam dan mengernyitkan dahinya seraya melepas baju yang ia kenakan .
" gio apa kau marah kepadaku ? " tanya merry
" iya aku marah ! Karna kau tidak mendengarkan perkataanku ! " seru gio
" gio maafkan aku " saut merry dengan menundukan pandangannya , tiba tiba senyuman usil menyeringai wajah gio . Tanpa berkata Ia langsung berlalu keluar kamar mandi mendekati lemari . Dirinya mengambil baju baru untuk ia kenakan , merry pun mengikutinya dan mulutnya tak henti untuk meminta maaf kepada suaminya tersebut .
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .
dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .
Gracias ^_^