
Andrew memperhatikan wajah gio yang terlihat masih menyatukan kedua alisnya dengan begitu tajam .
ia mengamati wajahnya dengan seksama . Dalam benaknya ia berbicara bahwa selama berteman dengan gio , dirinya sama sekali tidak pernah melihat temannya itu bercanda dalam hal apapun .
" sejak kapan kau menikah dengan merry ? " tanya andrew penasaran
" aku sudah menikah dengannya sejak 7 bulan yang lalu " saut gio seraya membuang mukanya
" yatuhannn .. Selama 7 bulan kau menikah dengan merry ? . Tapi kenapa tidak memberitauku ? Kau ini teman macam apa ? " celetuk andrew memukul pelan bahu gio
" merry yang menginginkannya agar tidak ada yang tau tentang pernikahan ini ! Sekarang kau sudah tau ! Jadi jangan memberi tau siapapun kalau aku sudah menikah dengan nya .. " ucap gio memperingatkan andrew
" kenapa memangnya ? Apa william juga tau tentang pernikahanmu ? " tanya andrew dengan penasaran .
" kau ini banyak tanya ! Tidak ada yang tau tentang pernikahanku kecuali kau , carrol dan aline ! " seru gio
" what the hell ! aline juga tau ? Terus bagaimana dengannya ? Bukannya dia kekasihmu ? dan bagaimana bisa kau menikah dengan merry ? " tanya andrew dengan kebingungan
" kau ini terlalu banyak tanya ! dia sama sekali bukan kekasihku ! dan aku menikah dengan merry karna dijodohkan .. Sudah jangan tanya lagi aku akan ke kamar untuk mandi ! Tunggulah disini " ujar gio beranjak berdiri duduknya . Ia baru beberapa melangkahkan kakinya namun ia kembali berbalik badan menghadap andrew .
" andrew .. ingatlah jangan pernah memberitau siapapun ! " kata gio memperingatkan kembali andrew , andrew pun mengangguk dengan yakin bahwa ia tak akan membocorkan rahasia pernikahan gio dengan merry .
Gio langsung masuk kedalam kamarnya , terlihat merry sedang duduk diatas tempat tidur sembari menggigit kukunya .
" gioo .. Bagaimana kak andrew ? " tanya merry dengan raut wajah yang bingung
" Bagimana apanya ? " tanya gio
sembari mengernyitkan dahinya
" apa dia tau tentang hubungan kita ? " tanya merry seraya menggigit bibir bawahnya
" ya ! aku terpaksa memberitahunya kalau kita sudah menikah ! Aku tidak mau dia berpikir yang tidak tidak tentangmu ! " ucap gio . Merry hanya diam saja dengan memandang kedua mata gio.
" aku mandi dulu karna aku ada janji pergi bertemu dengan teman temanku " ucap gio sembari telapak tangannya memegang pipi merry .
" gio .. Bisakah Kau mandi di kamar mandi yang dekat dapur ? kamar mandi ini biar aku pakai .. Aku juga mau kerumah mama untuk belanja bersamanya " pinta merry
" iya pakailah ! Aku akan mandi di belakang .. " ucap gio . Merry pun mengambilkan baju dan handuk untuk gio , gio langsung bergegas keluar kamar untuk mandi di kamar mandi belakang . Merry pun juga langsung masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamarnya itu .
Seuasai mandi merry keluar dari kamar mandi Dengan tubuh yang terbalut handuk ia memilah milah bajunya yang terlipat rapi di dalam lemari , namun saat hendak memakai baju tiba tiba pintu kamar terbuka dan terlihat gio masuk kedalam kamar . Sontak merry langsung menyembunyikan tubuhnya di bilik lemari .
" gio .. Kenapa kau tidak mengetuk pintu terlebih dulu " teriak merry
" maaf aku lupa " saut gio
" keluarlah kamar dulu ! aku mau ganti baju !! " pinta merry
" kalau kau mau ganti baju ya ganti saja ! Kenapa harus menyuruhku keluar ! " ujar gio sembari menggosok gosok dan mengeringkan rambutnya yang basag dengan handuk
" tidakk mau .. aku malu !! Cepat keluarlah " teriak merry kembali
" gioooo .. Kau ini sungguh menyebalkan. cepat keluarrrrrr ! " pinta merry dengan kesal
" iya aku keluar . Kau ini menyusahkan saja ! Cepatlah ! " ucap gio menahan tawanya ia langsung bergegas keluar dari kamarnya .
Melihat gio yang sudah keluar dari kamar , merry pun cepat cepat mengenakan pakaiannya.
tiba tiba ponsel merry berdering . Ada 1 pesan masuk dari kikan .
[ nak .. Kamu tidak perlu ke rumah mama , setelah ini mama yang akan menjemputmu . Biar kita diantar papa , karna sekalian papa mau berangkat ke kantor ~ Mama ]
[ Baiklah ma .. Akan Merry tunggu ❤ ~ Merry ]
Selang beberapa menit .
" Tok..tok..tok.. Merry apa kau sudah memakai bajumu ? " tanya gio dari luar kamar
" sudah .. Masuklah " saut merry seraya menyisir rambutnya di depan cermin .
Melihat istrinya sedang menguncir rambutnya didepan cermin . Gio pun tersenyum menghampiri dan memeluknya dari belakang .
" ayo cepatlah .. Akan aku antar kau terlebih dulu ke rumah mama " ucap gio dengan lirih , merry pun langsung membalikan tubuhnya menghadap ke gio .
" tidak usah .. Mama baru mengirim pesan kalau mama yang akan menjemputku kemari nanti kita akan diantar oleh papa ke mall , karna papa sekalian berangkat ke kantor " ucap merry
" baiklah nanti pulangnya akan ku jemput , aku berangkat dulu .. " pamit gio sembari mencium pipi merry .
" ayo aku antar kedepan " pinta merry memegang lengan gio .
" tidak usah .. Jangan keluar masih ada Andrew di depan ! " seru gio
" oh iya nanti belikan aku manisan " imbuh gio , merry pun mengiyakannya . Gio mencium pipi istrinya lagi dan langsung berlalu keluar kamarnya . Ia menghampiri andrew yang kala itu sedang duduk menunggu didepan sofa .
" ayo kita berangkat " ajak gio
" merry mana ? Aku ingin berpamitan dengannya " pinta andrew dengan matanya bergerak kesana kemari melihat ke dalam rumah gio .
" tidak usah pamit . dia sedang sibuk , ayo cepatlah " seru gio . ia berjalan mendahului andrew . Andrew pun mengikuti gio . Mereka mengendarai mobilnya masing masing menuju ke lapangan .
jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE saya akan sangat berterimakasih dan akan semakin bersemangat untuk update episode selanjutnya .
jangan lupa untuk comment saran , kritikan maupun pendapat kalian . saya akan menerima apapun kritik dan saran dari kalian jika comment kalian terbilang sopan dan masih dalam batas wajar . itu akan menjadi nilai tambah saya untuk memperbaiki cerita saya kedepannya
klik dan follow profil mangatoon saya untuk bisa melihat karya novel saya yang lainnya .
dan jangan lupa membaca kelanjutan cerita dari novel saya yang berjudul amoera is my lady .
Gracias ^_^